spot_img
Selasa 22 Juni 2021
spot_img
spot_img

Vaksinasi Covid-19 Selesai, NPCI Jabar Makin Yakin Capai Target Peparnas XVI

BANDUNG,FOKUSJabar.id: National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Jawa Barat telah selesai menggelar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi kontingen Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI Jabar. Total, 276 orang yang tergabung di Pelatda Peparnas XVI Jabar telah menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

“Jumlah tersebut adalah sebagian dari kontingen Peparnas XVI Jabar yang menjalani vaksinasi covid-19 di Arcamanik, sebagian lagi sudah menjalaninya di lokasi lain dan beberapa karena terpapar Covid-19 dalam dua bulan terakhir,” kata Sekretaris NPCI Jabar, Agung Fajar Bayu Ajie saat ditemui usai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi atlet PON XX dan Peparnas XVI Jabar di gedung Youth Center, komplek SPOrT Jabar, jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (30/4/2021)

Vaksinasi Covid-19 yang dijalani atlet, pelatih dan ofisial kontingen, kata Agung, membuat pelaksanaan latihan lebih leluasa, aman dan nyaman. Dengan demikian, pencapaian target NPCI Jabar pada gelaran Peparnas XVI pada bulan Oktober 2021 nanti di Papua diharapkan bisa tercapai.

“Ya, lebih tenang dan aman setelah vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini. Tapi kita tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Tidak otomatis jadi kebal virus corona juga, karena kemungkinan terpapar tetap ada,” kata dia.

BACA JUGA: Satgas COVID-19 Jabar Apresiasi Tenaga Medis di Labkes Jabar

fokusjabar.id npci jabar vaksinasi covid-19 peparnas xvi
Salah seorang atlet Peparnas XVI NPCI Jabar mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19. (FOTO: Ageng)

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menjadi kewajiban bagi semua atlet, pelatih dan ofisial Peparnas XVI Jabar, hingga jajaran pengurus NPCI Jabar untuk bisa hadir dan tampil di PON XX. Pasalnya, surat penyataan sudah menjalani vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu syarat untuk bisa masuk ke Papua sebagai tuan rumah PON XX.

“Tapi kita juga berharap, vaksinasi Covid-19 ini pun dilakukan jajaran kepanitian PON XX di Papua termasuk masyarakatnya. Dengan demikian, kita semua benar-benar aman,” Agung menambahkan.

Terkait munculnya varian baru virus corona di India, Agung mengaku jika pihaknya cukup optimis tidak terpapar. Selain telah menjalani vaksinasi Covid-19 sebagai pembentukan imunitas baru, juga karena aktivitas olahraga yang sudah menjadi kegiatan rutin.

“Karena kita ini bergelutnya di olahraga, maka tubuh kita senantiasa diolah dan berkeringat sehingga diharapkan virus corona tidak kena ke kita. Intinya, Insha Allah, antibodi kita kuat. Apalagi setelah dua kali vaksin ini,” kata Agung.

(Ageng)

Artikel Lainnya

spot_img