spot_img
Selasa 4 Mei 2021
spot_img
spot_img

Larangan Mudik, Pengusaha Angkutan Di Ciamis Rumahkan Karyawan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Akibat aturan larangan mudik salah satu Perusahaan Otobus (PO) Gapuraning Rahayu terpaksa akan merumahkan sebagian karyawannya. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

“Untuk menekan angka kerugian, kami pun terpaksa harus mengurangi jatah operasional, tentunya sebagian karyawan harus kita rumahkan. Perusahaan juga tetap akan menjalankan protokol kesehatan dalam beroperasinya,” kata Manajer Operasional Perusahaan Otobus (PO) Gapuraning Rahayu (GR), Mochamad Fadli, Rabu (28/4/2021).

Dengan merumahkan sebagian karyawannya perusahaan berharap armada bisa tetap beroperasi dengan ketentuan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Larangan Mudik Lebaran Diterapkan, Jalur Tikus di Ciamis Diperketat

Menurut Fadli, aturan peniadan mudik bagi perusahaan otobus sangat berdampak negatif, yang mana manajemen terpaksa harus mengambil sikap merumahkan karyawan, terutama para sopir.

Meski dirumahkan sementara waktu, pihak manajemen akan tetap memberikan kompensasi terhadap para karyawannya.

“Minimal kita akan berikan sembako kepada para Sopir. Bagaimanapun kita berharap semua armada bisa tetap beroperasi dengan tetap mematuhi prokes,” katanya.

Fadli menambahkan, dampak buruk larangan mudik bagi perusahaan, pihak manajemen juga bercermin pada tahun lalu. Saat itu PO Gapuraning Rahayu mengalami kerugian cukup besar akibat larangan mudik.

Mengingat, jumlah armada sebanyak 150 dengan berbagai jurusan, hampir semuanya tidak bisa beroperasi.

Fadli mengakui, Pendemi ini sangat menyulitkan para pengusaha. Terutama pada moment seperti akhir pekan termasuk Lebaran. Dengan larangan mudik ini tentu sangat berdampak bagi perusahaan.

“Samapai sejauh ini kita bertahan dengan menjual aset yang ada,” kata Fadli.

(Riza M Irfansyah/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

spot_img