BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, mulai kembali memperluas konektivitas penerbangan. Setelah rute menuju sejumlah kota di luar Pulau Jawa kembali dibuka, Pemerintah Kota Bandung menargetkan penerbangan internasional mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kondisi infrastruktur Bandara Husein Sastranegara saat ini sudah sangat baik untuk mendukung peningkatan layanan penerbangan.
Menurutnya, pembenahan yang dilakukan saat ini lebih banyak menyasar aspek desain, branding, dan tampilan bandara.
Baca Juga: Farhan Bolehkan Sumbangan 17 Agustus di Kota Bandung Dengan Catatan
“Bandara Husein Sastranegara infrastrukturnya sudah sangat baik, tinggal dipoles. Saat ini kami sedang berdiskusi secara intensif mengenai desain, termasuk ukuran huruf, branding, dan sebagainya. Untuk penerbangan internasional diperkirakan mulai Oktober,”kata Farhan, Rabu (12/8/2026).
Farhan menyebut, penerbangan dari Bandung menuju sejumlah kota di luar Pulau Jawa juga sudah kembali berjalan pada 6 dan 7 Agustus 2026, penerbangan perdana dari Bandung menuju Lampung dan Palembang telah dilakukan.
“Pada tanggal 6 dan 7 Agustus, sudah ada penerbangan perdana menuju Lampung dan Palembang. Artinya, penerbangan dari Bandung sudah bisa keluar pulau,” katanya.
Farhan menambahkan, pada 14 Agustus mendatang akan kembali terdapat penerbangan yang dilayani maskapai Wings. Selain itu, Garuda Indonesia dan Citilink juga akan melayani penerbangan menggunakan pesawat jet.
Baca Juga: Penertiban PKL Kota Bandung Tak Disertai Kompensasi, Ini Alasannya
Sementara untuk penerbangan internasional, pembukaan rute masih menunggu izin dari asosiasi internasional terkait.
Sejumlah negara menjadi target awal penerbangan internasional dari Bandung. Singapura dan Malaysia menjadi dua rute yang diprioritaskan.
“Belum boleh. Izinnya harus datang dari asosiasi internasional terkait. Sudah pasti Singapura dan Malaysia. Tetapi saya ingin menambah rute ke Thailand, khususnya Phuket atau Thailand Selatan,” jelasnya.
(Yusuf Mugni)



