BANJAR, FOKUSJabar.id: Direktur RSUD Kota Banjar, Eka Lina Liandari belum bisa memberikan keterangan mengenai unggahan video akun TikTok @manusiaplural yang viral.
Konfirmasi mengenai masalah video viral itu di lakukan baik melalui pesan WhatsApp (WA) maupun datang langsung ke RSUD Kota Banjar.
BACA JUGA:
Pengalaman Pasien BPJS di RSUD Kota Banjar Picu Ramai Keluhan Warganet
Direktur RSUD Kota Banjar tidak memberikan respons ketika di konfirmasi melalui WA.
Menurut pengakuan petugas keamanan, Direktur RSUD Kota Banjar sedang mengikuti rapat.
“Bu Direktur lagi rapat,” ungkap petugas keamanan, Rabu (16/9/2026).
Piutang Rp439 Juta Masih Menunggu Jawaban
Salah satu persoalan yang membutuhkan penjelasan adalah klaim mengenai piutang pasien umum RSUD Kota Banjar yang di sebut mencapai sekitar Rp439 juta untuk periode Januari hingga September 2026.
Informasi tersebut sebelumnya mencuat melalui unggahan akun TikTok @manusiaplural dan unggahan Youtube @ManusiaPlural.
Angka tersebut tentu membutuhkan klarifikasi resmi. Publik perlu mengetahui apakah nilai tersebut benar tercatat sebagai piutang, bagaimana mekanisme pencatatannya, siapa yang bertanggung jawab terhadap pengelolaannya serta bagaimana proses penagihan dan penyelesaian piutang di lakukan.
BACA JUGA:
Keluarga Besar Alumni Fakultas Ekonomi Unpad Angkatan 70 Silaturami ke Wali Kota Banjar
Dugaan yang di sampaikan dalam unggahan media sosial masih perlu di buktikan melalui data dan pemeriksaan.
Oleh karena itu, keterangan dari pihak RSUD Kota Banjar menjadi penting agar pemberitaan tidak berhenti pada klaim sepihak.
Kondisi tersebut membuat pertanyaan publik mengenai persoalan piutang RSUD Kota Banjar masih belum mendapatkan jawaban resmi.
Sebab, semakin menjadi perhatian publik sebuah persoalan, semakin penting pula adanya penjelasan resmi dari pihak yang menjadi sorotan.
(Agus Purwadi)



