Senin 22 Februari 2021

Pemkot Banjar Cari Solusi Dampak Pandemi Covid-19

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pandemi Covid-19 sangat berdampak kepada seluruh masyarakat Kota Banjar Jawa Barat (Jabar). Hampir semua lini sektor mengalami keterpurukan yang sangat mengerikan. 

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat terus mencari solusi atau terobosan dalam mengatasi pemulihan ekonomi di setiap sektor. 

Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih mengatakan, selama dilanda pandemi Covid-19 memang berdampak hampir kepada semua lini. Namun masih ada sektor yang bertahan bahkan tidak terdampak. Yakni, Pertanian dan Peternakan.

BACA JUGA: Kemendikbud Permudah Peserta KIP Kuliah Daftar SNMPTN

“Di Banjar sektor pertanian dan peternakan masih bertahan. Bahkan naik sampai 24 persen. Ini sangat luar biasa,” kata Wali Kota seusai penaburan ikan sebanyak 220 ribu bibit di Situ Leutik, Senin (22/2/2021).

“Sektor pertanian dan peternakan meningkat, tapi pariwisata dan industri terpuruk hingga 40 persen,” kata dia menambahkan.

Menurut Wali Kota, pihaknya terus mencari evaluasi serta solusi mencari upaya dan terobosoan dalam mengatasi keterpurukan tersebut.

“Untuk jumlah pengangguran, nanti kita tanya dulu di data BPS (Badan Pusat Statistik). Intinya kita masih mencari solusi dalam mengatasi sektor yang terpuruk ini,” kata Ade.

Ade Menambahkan, Kota Banjar merupakan daerah yang memiliki angka kemiskinan yang paling rendah se-Jawa Barat (5,5 persen).

“Kita saat ini sudah paling rendah angka kemiskinan. Nah belum tahu nih saat ini ketika sudah adanya pandemi,” imbuhnya. .

(Budiana Martin/Bambang)

Artikel Lainnya

Pemkot Banjar Cari Solusi Dampak Pandemi Covid-19 1