Sabtu 6 Maret 2021

Akibat Pergerakan Tanah, 39 KK di Pakenjeng Garut Mengungsi

GARUT,FOKUSJabar.id: Akibat pergerakan tanah memaksa 39 Kepala Keluarga (KK) atau 121 warga Kampung Kombongan RT02/03, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) memindahkan barang-barang berharga ke tempat-tempat yang dianggap lebih aman, Jumat (15/1/2021).

Demikian dikatakan Kepala Desa (Kades) Pakenjeng, Rina Achlan. Menurut Dia, saat hujan mereka mengungsi dan membawa barang-barang berharga ke bangunan Sekolah Dasar (SD) Kombongan dan tempat tinggal saudaranya.

pergerakan tanah fokusjabar.id
Pergerakan tanah di Pakenjeng

“Sebanyak 39 KK (121 jiwa)  memindahkan barang-barang berharga ke bangunan SD Kombongan dan rumah saudara-saudaranya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena pergerakan tanah yang sudah mencapai 1,5 meter,” kata Rina Achlan melalui sambungan telpon, Jumat (15/1/2021) malam.

BACA JUGA: Gempa Mamuju-Majene, Warga Mengungsi di 15 Lokasi

Rina mengimbau warganya tetap tenang dan waspada serta berdoa meminta kepada sang pencipta alam agar diselamatkan dari bencana tersebut.

“Tetap tenang, waspada dan memohon doa kepada Allah SWT. Saat ini kami upayakan warga berada di tempat aman,” kata Kades Pakenjeng.

“Saat hujan, kami imbau warga sekitar untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Jangan tinggal di rumah dulu,” kata Dia menambahkan.

Menurut Rina, kondisi pergerakan tanah tersebut sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

(Andian/Bambang)

Artikel Lainnya

Akibat Pergerakan Tanah, 39 KK di Pakenjeng Garut Mengungsi 1