spot_imgspot_img
Senin 8 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Temui Siswa Korban Bullying, Prabowo: “Presiden Pun Sering Diejek”

BALI, FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Dalam dialog langsung dengan para peserta didik, Presiden menyoroti pentingnya memiliki mental yang kuat ketika menghadapi ejekan maupun perundungan.

BACA JUGA:

Indonesia Emas 2045 tidak Akan Tercapai Tanpa Penataan Daerah

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang di tujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Selain melihat secara langsung kegiatan belajar, Prabowo juga menyempatkan diri berbincang dengan para siswa mengenai pengalaman dan perjalanan hidup mereka.

Suasana pertemuan berlangsung hangat ketika sejumlah siswa berbagi cerita di hadapan Presiden. Salah satu kisah yang muncul berasal dari seorang siswa bernama Gede Bagus yang mengaku pernah menjadi sasaran ejekan sebelum mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Mendengar pengalaman tersebut, Prabowo memberikan dukungan moral agar siswa tidak larut dalam rasa kecewa atau kehilangan kepercayaan diri akibat perlakuan yang di terimanya.

Menurut Presiden, pengalaman mendapatkan ejekan tidak hanya di alami oleh pelajar, tetapi juga dapat di rasakan oleh siapa saja. Termasuk dirinya sebagai kepala negara.

Prabowo kemudian membagikan pengalamannya saat menghadapi kritik dan ejekan yang datang selama menjalankan aktivitas di ruang publik maupun setelah menjadi Presiden Republik Indonesia.

“Gede Bagus, kamu dulu di ejek gak apa-apa. Jangankan kamu, saya juga sering di ejek sampai sekarang. Presiden pun sering di ejek, gak apa-apa,” kata Prabowo.

BACA JUGA:

Purbaya Gandeng Investor Global, Surat Utang Indonesia Dipromosikan di Cina dan Inggris

Pernyataan tersebut di sampaikan sebagai bentuk penyemangat kepada para siswa agar tidak menjadikan perundungan sebagai hambatan dalam meraih cita-cita.

Prabowo menegaskan, hal terpenting adalah menjaga keteguhan hati dan tetap memiliki niat baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Presiden juga mengingatkan para siswa agar tidak membalas ejekan dengan kemarahan ataupun tindakan negatif.

Ia menilai, sikap santun dan kemampuan mengendalikan diri merupakan nilai yang perlu di jaga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

“Yang penting hatimu teguh, hati kita baik. Kalau kita di ejek kita balas dengan sopan santun. Semakin di hina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan. Di hina, sopan, jangan kecil hati.” katanya.

Prabowo menegaskan, kritik maupun ejekan tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan semangat. Menurutnya, selama seseorang memiliki tujuan yang baik dan tetap berpegang pada nilai positif, hinaan tidak perlu di jadikan beban yang melemahkan langkah ke depan.

Tidak hanya berbicara mengenai perundungan, Prabowo juga mendorong para siswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

Ia mengingatkan pentingnya disiplin, menghormati guru, menghargai orang tua, serta terus berusaha meningkatkan kemampuan diri melalui pendidikan.

Kunjungan ke SRMP 17 Tabanan menjadi momentum bagi Presiden untuk memberikan motivasi secara langsung kepada para siswa.

Melalui dialog yang berlangsung terbuka, Prabowo menekankan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Termasuk mereka yang pernah menghadapi ejekan maupun perundungan.

Dengan keteguhan hati, sikap santun dan semangat belajar yang kuat, para siswa di harapkan mampu menghadapi berbagai tantangan serta terus melangkah menuju cita-cita yang di inginkan.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru