SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah Sumedang Tuti Ruswati meminta seluruh ASN mempercepat digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos). Langkah ini menjamin masyarakat berhak menerima bantuan secara penuh.
Akurasi data menjadi penentu utama keberhasilan program perlindungan sosial daerah.
Saat ini angka kemiskinan Kabupaten Sumedang mencatatkan angka 8,81 persen atau sekitar 105 ribu jiwa. Namun, data pemerintah mencatat penerima bantuan sosial mencapai 400 ribu orang.
“Berarti harus ada pendataan dan verifikasi ulang agar penerima perlinsos betul-betul yang berhak menerima,” ujar Tuti saat memimpin Apel Pagi Gabungan di Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (10/8/2026).
ASN Wajib Mendampingi Pendaftaran Warga
Tuti menginstruksikan seluruh ASN bertindak sebagai Liaison Officer (LO) Perlinsos. ASN mendampingi proses pendaftaran masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Kalau ada tetangga atau masyarakat di lingkungan yang membutuhkan pendampingan, silakan dibantu pendaftarannya,” katanya.
Hingga 10 Agustus 2026, pendaftaran perlinsos menembus angka 21,69 persen dari target 99.415 KK. Sementara itu, pendaftaran warga kelompok desil 1–4 telah mencapai 59,85 persen.
Tuti memuji kinerja ASN dan pihak kecamatan yang mendorong capaian tersebut. Namun, ia mendesak wilayah bernilai rendah untuk memacu percepatan kerja.
Efisiensi Anggaran dan Peran ASN
Tuti menegaskan bahwa sistem digital mengurangi potensi kesalahan distribusi bantuan secara signifikan. Daerah lain yang menerapkan sistem ini berhasil memangkas 40 persen penerima tak layak.
“Keberhasilan kita mengefektifkan dan mengefisienkan anggaran tergantung kepada perlinsos ini,” tegasnya.
Sekda juga mewajibkan seluruh ASN mengantongi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mendukung program daerah.
Ia mengingatkan bahwa ASN tidak berhak menerima bantuan sosial dari negara. ASN justru wajib membantu pemerintah menyukseskan penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Negara sudah memberikan hak kepada bapak dan ibu berupa gaji dan tunjangan. Kewajiban kita adalah ikut menyukseskan perlindungan sosial,” ujarnya.
(SumedangKab/Irfansyahriza)



