Senin 30 November 2020

Pemkot Bandung Siapkan Surat Edaran Protokol Kesehatan Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku tengah menyiapkan surat edaran sebagai tindaklanjut intruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait protokol kesehatan pengendalian Covid-19.

Meski demikian, Ema ogah berkomentar banyak terkait sanksi pemberhentian kepala daerah jika gagal dalam melaksanakan protokol kesehatan. Pihaknya hanya bisa memastikan jika seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bandung harus menjadi teladan penerapan protokol kesehatan.

“Saya tidak ingin berkomentar jauh soal itu (pemberhentian kepala daerah). Soal intruksi, kita akan patuhi, siapapun juga, bukan hanya kepala daerah. Namanya ASN harus menjadi orang teladan dalam hal apapun, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan,” kata Ema di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Jabar, Kamis (19/11/2020).

Ema mengaku, telah menemui Wali Kota Bandung Oded M Danial sekaligus memberikan arahan agar seluruh ASN menjadi teladan masyarakat, termasuk mengingatkan dan menghindari kerumunan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dipastikan tengah menyiapkan soal surat edaran.

BACA JUGA: Surat Edaran Kemendikbud Tentang Larangan Demo Dikecam Mahasiswa

“Kembali saya tekankan, seluruh aparat, khususnya di kewilayahan dan dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus menjadi teladan. Kalau saya, mari menjadi masyarakat yang teladan bagi siapapun. Saat ini kasus positif aktif Covid-19 terus mengalami kenaikan di setiap hari, karena itu masyarakat harus tetap waspada,” kata Ema.

Ema menambahkan, Pemkot Bandung telah menjalankan secara proposional terkait penerapan sanksi protokol kesehatan. Seperti hukuman sosial, denda dan teguran.

Tak hanya itu, pihaknya pun meminta pelaku usaha untuk taat aturan dengan menutup jam operasionalnya tepat waktu.

“Saya terus mengingatkan kepada mereka (pelaku usaha) agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Aparat kewilayahan saya minta jangan ragu dan masyarakat bisa menjadi informan. Saya berharap mereka lebih baik tutup sendiri, jangan sampai di tutup oleh kita. Di sini perlu kesadaran semua pihak,” Ema menegaskan.

(Yusuf Mugni/Ageng)

Artikel Lainnya

Penebangan Pohon Keramat Bikin Warga Sadewata Geram

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pohon keramat di Dusun Babakan, Desa Sadewata, Kecamatan...

Episode 1 Drakor The Uncanny Counter, Superhero Pemburu Roh Jahat

BANDUNG, FOKUSJabar.id: The Uncanny Counter drama Korea (drakor) garapan baru OCN, telah menayangkan episode pertamanya, Sabtu (28/11/2020). Drama bergenre superhero ini dibintangi Jo Byung Gyu...

Pemkot Bandung Bakal Perbanyak Kampung Wisata Kreatif

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal memperbanyak Kampung Wisata Kreatif, Selasa (24/11/2020). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniansar mengatakan, Hal...

Ini Dia Pemain Terbaik UEFA 2020, Lionel Messi Peringkat 4

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Nominasi pemain sepakbola terbaik Union of European Football Associations (UEFA) musim kompetisi 2019-2020 tidak lagi menjadi milik Lionel Messi, Neymar dan Cristiano Ronaldo....

Kemenpora Sosialisasi Youth Fun Juggling Competition 2020

BANDUNG,FOKUSJabar.id:  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia bekerja sama dengan PSSI menggelar kegiatan Sosialisasi Youth Fun Juggling Competition 2020. Kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh...

Disdagin: Stok Bahan Pokok Di Kota Bandung Aman Sampai Akhir 2020

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah memastikan stok bahan pokok sampai akhir tahun 2020 aman. "Pasokan aman, tersedia tidak usah...

Ajak Warga Pakai Masker, Polisi di Tasikmalaya Pasang Spanduk Imbauan

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: - Ajak warga pakai masker dan menerapkan 3M Polisi dari jajaran Polsek Indihiang Tasikmalaya memasang spanduk di titik-titik startegis bertuliskan "Ayo Memakai...