spot_imgspot_img
Selasa 18 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perpustakaan dan Gudang SDN 5 Karangpawitan Pangandaran Rusak Parah

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kondisi sejumlah fasilitas di SDN 5 Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar) sudah tidak layak pakai.

‎Pantauan di lokasi, Selasa (18/8/2026), beberapa bangunan seperti perpustakaan dan gudang mengalami kerusakan cukup parah dan sudah lama belum tersentuh perbaikan.

‎BACA JUGA:

Kuda Bersayap Hingga Tikus Raksasa Turun ke Jalan, Warga Pangandaran Rayakan HUT ke-81 RI

‎Sejumlah lantai pecah, atap kayu penyangga genteng mengalami keropos sehingga rawan ambruk.

‎Di dalam ruangan perpustakaan, rak buku kayu masih terisi, amun sebagian sudah miring dan berantakan. Lantai keramik juga retak-retak hampir di seluruh bagian.

‎Padahal ruang tersebut seharusnya menjadi tempat nyaman bagi siswa untuk membaca. Dengan kondisi keramik retak dan atap yang rusak, jelas tidak layak di gunakan.

‎Seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Anggi mengatakan, kondisi tersebut memerlukan rehab secepatnya. Ia khawatir bangunan lapuk itu bisa ambruk dan membahayakan peserta didik.

‎”Untuk kondisinya ada beberapa bangunan yang kurang layak. Seperti, keramik dan atap bangunan perpustakaan. Kemudian bangunan gudang juga sama. Atapnya harus segera di perbaiki,” ujar Anggi.‎

Dia menyebut, secara keseluruhan SDN 5 Karangpawitan memiliki 8 ruang kelas di tambah ruang perpustakaan dan gudang.

Untuk ruang kelas, kondisinya masih aman dan layak di gunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

‎”Kalau ruangan kelaas aman semuanya. Cuma perpustakaan dan gudang yang sudah rusak,” katanya.

‎Ia menambahkan, kerusakan pada atap perpustakaan dan gudang sudah terjadi sejak lama. Sejak ia bertugas di sekolah tersebut pada 2015 lalu, kedua bangunan tersebut belum pernah di rehab.

‎”Saya dari 2015 datang ke sini. Sampai sekarang belum ada perbaikan untuk gudang dan perpustakaan,” ungkapnya.

‎BACA JUGA:

Libur HUT ke-81 RI, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pangandaran

‎Terkait upaya perbaikan, pihak sekolah mengaku sudah berulang kali mengajukan usulan rehabilitasi melalui sistem Dapodik. Namun hingga kini belum ada realisasi.

‎”Mengajukan sudah dari Dapodik cuma mungkin belum di realisasi atau gimana. Setiap tahun ajaran sudah di ajukan tapi belum ada,” jelas Anggi.

‎Kerusakan pada fasilitas penunjang seperti perpustakaan dan gudang ini di harapkan segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Dengan begitu, seluruh sarana di SDN 5 Karangpawitan bisa berfungsi optimal untuk menunjang proses pembelajaran siswa.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru