Sabtu 24 Oktober 2020

Studi Terbaru: Orang dengan Golongan Darah O lebih Kebal Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dua Penelitian terbaru memperkuat bukti golongan darah O lebih ‘kebal’ Covid-19, Kamis (15/10/2020). Sebelumnya, sebuah studi juga menyatakan hal yang sama.

Sebuah penelitian di Denmark mencatat, di antara 7.422 orang yang dites positif COVID-19, hanya 38,4 persen yang memiliki golongan darah O.

Peneliti Denmark mengatakan, orang dengan golongan darah O memiliki lebih sedikit faktor pembekuan utama yang membuat mereka kurang rentan terhadap masalah koagulasi dalam darah. Penggumpalan darah telah menjadi pendorong utama keparahan Covid-19.

“Kami tidak tahu apakah ini semacam perlindungan dari kelompok O, atau apakah itu semacam kerentanan pada golongan darah lainnya,” kata Dr Torben Barington, penulis senior makalah Denmark dan profesor klinis di Rumah Sakit Universitas Odense dan Universitas Denmark Selatan, seperti dilansir Detik.

“Temuan dari dua studi baru ini memberikan bukti yang lebih konvergen bahwa golongan darah mungkin berperan dalam kerentanan seseorang terhadap infeksi COVID-19 dan peluang mereka terkena serangan COVID-19 yang parah,” kata Dr Amesh Adalja, peneliti senior di Pusat Keamanan Kesehatan Universitas Johns Hopkins di Baltimore, yang tidak terlibat dalam studi apa pun.

BACA JUGA: 5 Tips Isolasi Mandiri bagi OTG

Bahkan, disebutkan orang yang meiliki golongan darah O disebut tidak berisiko mengalami sakit parah jika terpapar covid-19.

Studi lainnya, para peneliti di Kanada menemukan di antara 95 pasien yang sakit kritis karena Covid-19, pasien dengan golongan darah A atau AB sebanyak 84 persen, membutuhkan alat bantu pernapasan, dibandingkan dengan pasien golongan darah O atau B, sebanyak 61 persen.

Sebuah studi terpisah, yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine Juni lalu juga menemukan data genetik pada beberapa pasien Covid-19.

Orang sehat dengan golongan darah A memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi COVID-19 dan golongan darah O berada di risiko yang lebih rendah terpapar COVID-19.

“Studi genetik sebelumnya, dipasangkan dengan dua studi baru dalam Blood Advances, memberi kesan bahwa ini adalah fenomena nyata yang kita lihat,” kata Adalja.

(Agung)

 

Artikel Lainnya

Polres Ciamis Selidiki Penyebab Ambruknya Atap Lantai Dua IGD RSUD

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis masih melakukan penyelidikan terkait ambruknya atap...

Bank bjb Jalin Kesepakatan Kredit Produktif dengan KADIN Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bank bjb menjalin kesepakatan penyaluran kredit produktif dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jabar. Kesepakatan terwujud melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama di The Trans...

Penginjak Batu di Situs Ciungwanara Dilaporkan ke Kemendikbud

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis menindaklanjuti penginjak batu lambang peribatan yang berada di Situs Ciungwanara Bojong Galuh, Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten...

NPCI Ciamis Bertekad Lahirkan Atlet Internasional

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kepengurusan National Paralympic Committe Of Indonesia (NPCI) Ciamis bertekad untuk melahirkan atlet disabilitas hingga level internasional. Hal tersebut diungkapkan Ketua NPCI Ciamis Oman...

Ini Rahasia Bodygoals Lisa Blackpink dan Personil Lainnya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Memiliki paras yang cantik serta tubuh langsing bak Lisa Blackpink dan personil lainnya, tentu menjadi idaman seluruh wanita di dunia termasuk Indonesia. Bagaimana tidak,...

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 kembali digelar selama enam hari, Senin-Sabtu (19-24/10/2020), dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat terhadap Pasar...

Pilkada Pangandaran Masuki Tahap Pembuatan “Susu”

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pilkada Pangandaran memasuki tahap pencetakan surat suara (Susu), pencetakan akan dimulia setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyetujui contoh Susu yang telah diajukan.. "Kita akan...