Selasa 20 Oktober 2020

Buruh di Kota Banjar Minta Pemerintah Terbitkan UU Cipta Kerja Untuk DPR

BANJAR,FOKUSJabar.id: Forum Serikat Buruh (FSB) Kota Banjar meminta Pemerintah menerbitkan UU Cipta Kerja khusus anggota DPR di seluruh Indonesia, salah satu point yang menarik dalam tuntutan tersebut adalah meminta tidak ada fasilitas istri simpanan bagi anggota DPR.

Hal tersebut terjadi saat FSB Kota melakukan aksi penolakan yang ke sekian kalinya di halaman kantor DPRD Kota Banjar Selasa (13/10/2020). Dalam Aksi tersebut Forum yang meliputi buruh di Kota Banjar menuntut 13 point untuk pemerintah menerbitkan UU Ciptaker Khusus DPR.

Ketua FSB Kota Banjar Toni menegaskan bahwa pemerintah jangan hanya menerbitkan UU Omnibus Law  yang merugikan kaum buruh dan rakyat kecil, akan tetapi pihaknya meminta untuk diterbitkannya UU Cipta Kerja khusus anggota DPR.

“Tendangan dibalas tendangan, kami menuntut pemerintah menerbitkan undang-undang khusus anggota DPR,” katanya saat ditemui usai aksi di halaman kantor DPRD Kota Banjar, Selasa (13/10/2020).

Dalam tuntutan tersebut FSB menyantumkan 13 point untuk diterbitkan dalam UU Omnibus Law atau Cipta kerja khusu anggota DPR, diantaranya sebagai berikut:

  1. Gaji Anggota Dewan harus sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)
  2. Tidak ada tunjangan anggota DPR
  3. Tidak ada pensiun anggota DPR
  4. Tidak ada cuti anggota DPR
  5. Anggota DPR bolos satu kali harus di PHK
  6. Anggota DPR bolos 3 kali, Penjara
  7. Tidur saat rapat,PHK
  8. Tidak ada biaya perjalanan dinas
  9. Tidak ada mobil dinas
  10. Tidak ada rumah dinas
  11. Tidak ada fasilitas istri simpanan
  12. Korupsi Rp.1 rupiah, gantung di Monas
  13. Masa kontrak DPR 6 bulan

Uu cipta kerja fokusjabar
Surat tuntutan penerbitan UU Cipta Kerja khusus DPR.

BACA JUGA: Wali Kota Banjar Tolak UU Cipta Kerja Dihadapan Mahasiswa

Selain itu, kata Toni mengatakan masa aksi hari ini dilakukan oleh FSB dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Banjar yang sama menolak keras pengesahan undang-undang yang merugikan masyarakat kecil.

“Kami FSB dan GMBI Kota Banjar menolak keras undang-undang Omnibus Law dan ingin undang-undang tersebut segera di cabut,” kata dia.

Sementar itu, Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R Kalyubi mengatakan akan menindak lanjuti aspirasi yang dibawa dalam aksi penolakan UU Cipta Kerja.

“Atas nama pribadi dan sebagai ketua DPRD Kota Banjar akan menindak lanjuti apa yang menjadi keresahan masyarakat dengan pengesahan undang-undang Omnibus Law tersebut,” katanya.

“Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pusat,” katanya menambahkan.

(Budiana/Anthika Asmara)

 

Artikel Lainnya

Komunitas Ciamis Galang Dana dan Sosialisasi Prokes

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Peduli korban banjir dan longsor Tasikmalaya, sejumlah komunitas...

20 Warga Pangandaran diberi Sembako Gegara Bermasker

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id:  Warga Kabupaten Pangandaran yang patuhi protokol kesehatan diberikan reward berupa sembako sebagai bentuk peningkatan disiplin protokol kesehatan terutama penggunaan masker. Pemberian sembako kepada masyarakat...

Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Kecamatan Lakbok

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di wilayah Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jabar, tim gabungan Polsek Lakbok dan Koramil 1315/Lakbok serta unsur pemerintahan setempat menggelar...

Peran Masyarakat Desa Dalam Perubahan Perilaku Pencegahan Pandemi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perubahan perilaku pencegahan pandemi Covid-19 menjadi salah satu kunci utama yang perlu tergerak di masyarakat sampai ke tingkat desa. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Gugus...

Soal Oplas Wajah hingga Bokong, Nita Thalia Bongkar Aib Suami

JAKARTA,FOKUSjabar.id: Nita Thalia menanggapai pernyataan pasangannya Nurdin Rudythia yang mengatakan tak sanggup membiayai kebutuhan Nita soal kecantikan, Kamis (15/10/2020). "Ya mungkin kan 20 tahun itu...

Prof. Endang: Belajar Tanpa Henti Kunci Sukses dalam Kehidupan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Prof. Endang Danial merupakan salah satu guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang memasuki masa pensiun dan akan mengakhiri masa baktinya. Dalam pidato...

Genjot Pemulihan Ekonomi, Bank bjb Dorong Pembiayaan UMKM

BANDUNG,FOKUSJabar.id: bank bjb menggelar sosialisasi produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha alumni pelatihan Balai Latihan Kerja Mandiri (BLKM) di Kantor BLKMPJabar, Jalan...