spot_img
Kamis 29 Februari 2024
spot_img
More

    Honda Luncurkan Mobil Listrik Mungil

    JEPANG,FOKUSJabar.id: Honda Motor Co. Ltd memutuskan membuat kendaraan listrik perdana mereka. Berbeda dengan kebanyakan produsen mobil yang membuat mobil listrik sport utility vehicle (SUV) hingga pikap, Honda justru memproduksi dimensi yang lebih kecil.

    Mobil yang dijuluki dengan Honda e ini telah dirilis di pasar Eropa pada awal bulan ini. Nampaknya, produsen otomotif asal Jepang ini tidak mengikuti jejak Tesla Inc dengan sedan Model 3-nya yang mendominasi pasar baterai EV, maupun Audi AG dan Hyundai Motor Co yang fokus pada SUV dengan jarak tempuh yang jauh.

    Dengan biaya baterai yang tinggi membuat kendaraan EV berada di ujung tombak untuk pasar mobil premium. Lebih dari itu, banyak produsen mobil yang mengembangkan model serba guna yang lebih besar dan beberapa di antaranya dapat berkendara sejauh 570 kilometer dengan sekali pengisian daya.

    Dalam hal ini, Honda e hanya memiliki kapasitas baterai kira-kira setengah dari Tesla Model 3 dan hanya dapat mengemudi hingga sejauh 280 kilometer per sekali pengisian.

    “Sebagian besar EV menggunakan baterai berkapasitas besar, tetapi seringkali, banyak dari kapasitas itu tidak digunakan selama berkendara di kota,” kata chief engineer Honda e, Tomofumi Ichinose, Jumat (28/8/2020).

    BACA JUGA: Yamaha Luncurkan Dua Motor Dengan Teknologi MotoGP Di Indonesia

    “Kami mempertanyakan apakah kendaraan yang lebih besar cocok untuk daerah perkotaan, dan percaya kalau yang lebih kecil adalah pilihan yang lebih baik untuk kota,” Ichinose menambahkan.

    Hadir dengan desain yang retro, mobil ultra-kompak yang membangkitkan model klasik Honda N360 dan N600 dari tahun 1960-an. Mobil listrik ini hadir dengan dua pintu sebagai city car kelas atas.

    Dibanderol sekitar 33.000 euro atau setara dengan Rp572,758 juta, jauh lebih tinggi dari Renault Zoe ZE50 yang memiliki dimensi lebih luas dan memiliki jarak tempuh lebih jauh.

    Ichinose mengatakan, insinyur Honda telah memprioritaskan penanganan yang akurat dan tajam untuk memungkinkan putaran balik yang mudah di jalan sempit. Kaca spion samping telah diganti dengan tampilan interior untuk menghindari benturan dan goresan selama parkir.

    Model ini hanya akan dijual di Eropa dan Jepang, dan mulai dijual pada akhir Oktober. Honda mengharapkan penjualan tahunan hanya sekitar 10 ribu di Eropa, dan 1.000 di Jepang.

    (Ageng/ANT)

    Berita Terbaru

    spot_img