Sabtu 19 September 2020

KLB Dihadiri Jokowi dan Megawati, Prabowo Jadi Ketua Umum Gerindra

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra yang digelar di komplek Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020), dihadiri Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarno Putri dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Kedua tokoh PDIP yang menjadi rival Partai Gerindra pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 tersebut memberikan sambutan secara virtual.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyampaikan rasa terima kasih melalui Video Tape (VT) ata undangan Partai Gerindra untuk memberikan sambutan secara virtual. “Yang saya hormati, sahabat saya, Ketua Umum Partai Gerindra, Bapak Prabowo Subianto serta seluruh jajaran pengurus, peserta, dan tamu undangan. Terima kasih atas undangan dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara secara virtual dalam forum pengambilan keputusan tertinggi Partai Gerindra ini,” ujar Megawati.

Megawati yakin KLB Partai Gerindra akan berjalan sukses dan menghasilkan keputusan yang menguatkan seluruh konsolidasi politik nasional kebangsaan Indonesia. Pasalnya, Partai Gerindra memiliki fondasi ideologi Pancasila yang ditujukan agar Indonesia lebih berdaulat, lebih berdiri di atas kaki sendiri, dan makin menunjukkan kepribadian bangsa yang berkarakter patriotisme sebagai landasan pergerakan.

Kedua tokoh PDIP ini tak lagi membahas terkait rivalitas kedua partai di ajang Pilpres 2019. Keduanya justru memberi dorongan kepada seluruh elemen di Partai Gerindra agar terus eksis mengisi kepakan Garuda pada masa depan dan terus memperjuangkan kemajuan Indonesia Raya.

“Semoga makin menguatkan kepakan sayap garuda, ikut serta berjuang membawa kemajuan Indonesia Raya,” kata Megawati.

Presiden Jokowi menyampaikan smabutannya secara virtual. Selain mengajak turut serta dalam pembangunan Indonesia Maju, Presiden Jokowi pun mengajak Prabowo dan seluruh kader Partai Gerindra membantu negara dalam melawan dampak pandemi Covid-19.

“Saya mengajak seluruh kader Partai Gerindra di mana pun berada, baik yang sekarang menjadi kepala daerah maupun legislatif, untuk tetap menempatkan kesehatan keselamatan rakyat menjadi prioritas. Penyebaran Covid-19 harus mampu kita kendalikan,” ujar Jokowi secara virtual kepada peserta KLB Partai Gerindra.

BACA JUGA: Jokowi Puji Semangat Inovasi Anak Bangsa Hadapi Pandemi

Jokowi berharap kader Gerindra dapat selalu mengingatkan masyarakat Indonesia tetap waspada agar Indonesia tidak masuk atau mengalami gelombang kedua (second wave) yang memperlambat perekonomian untuk pulih kembali. Kunci agar tak terjadi gelombang kedua, diakui Jokowi, adalah dengan berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, ekonomi rakyat seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus dapat dibangkitkan agar mampu menggerakkan roda perekonomian di tengah masyarakat.

“Dengan cara apa? Dengan cara membeli produk-produk buatan dalam negeri, membeli produk petani, membeli produk nelayan, membeli produk-produk UMKM,” kata Presiden.

Jokowi berharap penyerapan produk UMKM dapat membangkitkan perekonomian nasional sehingga Indonesia terbebas dari ancaman resesi pada kuartal selanjutnya.

“Bukan hanya penguatan daya beli petani nelayan dan UMKM, melainkan akan menjadi mesin penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional bagi kuartal ke-3 ini,” kata dia.

Pada kuartal ekonomi ke-2, Indonesia telah terkontraksi secara tajam yaitu minus 5,32 persen. Kendati demikian, semua elemen tidak boleh menyerah dan harus mengupayakan bangkit pada kuartal ke-3.

“Kita bisa reborn sehingga tidak jatuh ke jurang resesi,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, saat ini 215 negara di dunia, termasuk Indonesia, tengah menghadapi situasi ketidakpastian berupa krisis kesehatan sekaligus krisis ekonomi yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Jokowi menekankan jika tidak ada satu pun negara yang siap dalam menghadapi krisis seperti ini.

“Kita harus menyadari kemampuan kita bertahan dan keluar dari krisis pangan sangat tergantung pada perjuangan kita sendiri,” ujarnya.

Beberapa negara dengan ekonomi maju mengalami penurunan produktivitas yang cukup dalam. Berdasarkan data terbaru, kata Presiden, pertumbuhan ekonomi Prancis minus 19 persen, India minus 18,9 persen, Inggris minus 17,9 persen, Uni Eropa minus 14,4 persen, Singapura minus 12,6 persen, dan lain sebagainya.

Kepala Negara mengajak segenap bangsa dan negara untuk terus optimis jika Indonesia bisa mengatasi persoalan pandemi Covid-19. Hal itu karena Indonesia adalah bangsa pejuang.

“Semangat inilah yang harus terus kita gelorakan saat menghadapi situasi yang sangat-sangat sulit ini,” kata Jokowi.

KLB Partai Gerindar sendiri menghasilkan keputusan menunjuk kembali Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Prabowo menyatakan siap memimpin partai berlambang kepala garuda itu untuk periode 2020—2025.

Hal itu disampaikan Prabowo usai mendengarkan aspirasi dan dukungan dari seluruh DPD dan DPC Partai Gerindra yang meminta Prabowo memimpin kembali partai dalam sidang pleno ketiga KLB Partai Gerindra, Sabtu (8/8/2020).

(Ageng/ANT)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Podomoro Klaim Bisnis Properti Meningkat dimasa Pendemi Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bisnis properti dimasa pandemi Covid-19 justru meningkat, padahal...

PMI Bogor Punya Tim Penanganan Jenazah Covid-19

BOGOR,FOKUSJabar.id: Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor membentuk tim penanganan jenazah pasien Covid-19 di 416 desa se-Kabupaten Bogor, Jabar. Hal ini dalam rangka peringatan...

10 Tips Mempercantik Diri Sederhana, Wanita Wajib Coba

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wanita remaja biasanya memiliki kulit yang cukup baik sehingga sangat mudah untuk mempercantik diri, terlebih wanita remaja masih dalam masa-masa pertumbuhan, kebanyakan wanita...

Camat Dolo Selatan: Warga Terdampak Banjir Sigi Butuh Air Bersih

SIGI,FOKUSJabar.id: Camat Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Ali Nurdi mengatakan, korban bencana banjir saat ini membutuhkan air bersih menyusul sumber dan jaringan...

PSBB Proporsional Depok Ditetapkan Hingga Akhir September

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional hingga 29 September 2020. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang...

Penanganan Covid-19 di Indonesia tak Bisa Dibandingkan dengan Negara Lain

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia yang merupakan negara kepulauan tidak bisa dibandingkan dengan negara lain. Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi0 dalam...

Makam Eyang Cangragati Banyak Dikunjungi Peziarah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Makam Eyang Cangragati Banyak Dikunjungi Peziarah, Makam tempat disemayamkanya Eyang Cangragati yang berada di lingkungan Sawah Nusa Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis...