Sabtu 26 September 2020

Wapres: Pembentukan DOB harus Selektif

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Wakil Presiden (Wapres) Indonesia,  Ma’ruf Amin mengatakan, moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dilakukan atas pertimbangan kondisi keuangan negara, ditambah dengan realokasi anggaran penanganan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). 

“Faktor kepentingan politik dan kebutuhan masyarakat harus bisa terhimpun dan dilakukan dengan tetap memperhitungkan kemampuan keuangan negara,” kata Ma’ruf Amin di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Baca Juga: NasDem Desak Pemda Garut Percepat Pembangunan Fly Over Malangbong

Pertimbangan lainnya, pemerintah untuk tidak memekarkan daerah adalah masih ada DOB yang belum optimal dalam menjalankan pembangunan. Karenanya, evaluasi terus dilakukan pemerintah pusat terhadap daerah-daerah tersebut.

“Termasuk juga pertimbangan teknis lainnya sebagai hasil evaluasi daripada bentukan DOB pada periode sebelumnya,” kata Wapres yang juga selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). 

Menurut dia, pembentukan DOB ke depannya akan dilakukan lebih selektif dengan memperhatikan kepentingan strategis nasional.

“Pemekaran DOB sebenarnya merupakan bagian dari solusi menyeluruh terhadap penyelesaian masalah yang ada,” katanya.

Sementara Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nono Sampono meminta pemerintah membuka kesempatan pemekaran DOB terbatas. Terutama untuk Kalimantan, Papua dan Papua Barat.

“Permasalahan di Kalimantan, khususnya wilayah perbatasan, sama strategisnya dengan Papua. Jadi kami usulkan agar pemekaran terbatas juga memasukkan Kalimantan, selain Papua dan Papua Barat,” kata Nono.

DPD juga menyampaikan kepada Wapres terkait rekomendasi pembentukan DOB. Yakni, 16 calon provinsi baru, 130 calon kabupaten baru dan 27 calon kota baru.

(Bambang/Ant)

Artikel Lainnya

Dalam 5 hari, Pasien Positif Corona di Kota Banjar Tembus 8 orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota...

Banjir Bandang di Sukabumi Hanyutkan Rumah Penduduk

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Banjir bandang terjadi Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (21/9/2020). Banjir yang disebabkan intensitas hujan yang tinggi itu terjadi di Desa Cisaat,...

Ribuan Rutilahu di Ciamis Segera Diperbaiki

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Jabar melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) segera merehabilitasi ribuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Menurut...

Arkhan Ghifari Relawan Cilik Covid-19 dari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Bocah berumur tiga tahun asal Garut, Jabar, Arkhan Ghifari Dzakiandra hebohkan Dunia Maya (Dumay), khususnya pengguna Instagram (IG) melalui tayangan media audiovisual-nya. Video yang...

Menteri Agama RI Positif Covid-19

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Menteri Agama Fachrul Razi terkonfirmasi positif Corona. Kendati begitu, kondisi fisiknya dalam keadaan baik. Demikian disampaika Staf Khusus Menag Kevin Haikal seperti dilansir...

Ini Kondisi Henhen Jelang Kick Off Liga 1 2020

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain belakang Persib Bandung, Henhen Herdiana mengatakan kondisinya mengalami peningkatan dari fisik hingga mental bertanding menjelang kick off lanjutan kompetisi Liga 1...

DPR Akan Panggil Dua Menteri

JAKARTA,FOKUSJabar.id: DPR akan menggelar rapat gabungan memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) dan Menteri Pertanian (Mentan) terkait Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih. "Memang harus ada rapat...