Minggu 27 September 2020

Ratusan Perempuan di Peru Hilang Selama Lockdown

PERU,FOKUSJabar.id: Sebanyak 915 perempuan dan anak perempuan dilaporkan hilang di Peru selama masa karantina wilayah (lockdown) Covid-19, Selasa (4/8/2020) waktu setempat.

komisioner hak perempuan Peru, Isabel Ortiz mengatakan, para korban hilang itu terdiri dari 309 perempuan dan 606 anak perempuan dalam laporan antara 16 Maret hingga 30 Juni 2020.

“Angka ini sudah mengkhawatirkan,” kata Ortiz.

Ortis mengatakan, pencatatan harus tetap dijalankan untuk menelusuri jejak mereka yang hilang.

BACA JUGA: WHO Keluarkan Panduan Pelaksanaan Perayaan Idul Adha Ditengah Covid-19

“Kami mengetahui jumlah perempuan dan anak perempuan yang hilang, namun kami tidak mempunyai informasi terperinci tentang berapa banyak yang telah ditemukan. Kami tidak mempunyai catatan yang tepat dan mutakhir,” ujar Ortiz.

Dia menambahkan hal itu harus dilakukan bagaimana pun keadaan perempuan hilang itu hingga ditemukan–entah masih hidup atau meninggal dunia, serta apakah mereka korban perdagangan seks, kekerasan dalam rumah tangga, atau pembunuhan perempuan.

“Kami mengetahui jumlah perempuan dan anak perempuan yang hilang, namun kami tidak mempunyai informasi terperinci tentang berapa banyak yang telah ditemukan. Kami tidak mempunyai catatan yang tepat dan mutakhir,” ujar Ortiz.

“Dalam beberapa kasus, pelaku (kekerasan atau pembunuhan) adalah orang yang melaporkan bahwa korban hilang,” kata Ortiz menjelaskan.

Komisi nasional untuk pencatatan orang hilang akan memungkinkan terjadinya pertukaran silang informasi dengan kasus kejahatan terhadap perempuan lainnya untuk membantu penemuan korban dan mengidentifikasi pelaku.

Negara-negara di seluruh dunia melaporkan adanya peningkatan kasus kekerasan dalam rumah tangga selama masa pembatasan sosial akibat pandemi COVID-19.

Dan menurut Ortiz, di wilayah Amerika Latin dan Karibia, kasus pembunuhan perempuan serta kekerasan terhadap perempuan memang tinggi karena kultur kejantanan (macho culture) dan norma sosial yang mengatur peran perempuan.

(Agung/ANT)

Artikel Lainnya

Ini Loh 10 Ikan Mas Hias Paling Populer dan Banyak Diburu

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ikan mas hias (Carassius auratus auratus) merupakan ikan air...

Arkhan Ghifari Relawan Cilik Covid-19 dari Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Bocah berumur tiga tahun asal Garut, Jabar, Arkhan Ghifari Dzakiandra hebohkan Dunia Maya (Dumay), khususnya pengguna Instagram (IG) melalui tayangan media audiovisual-nya. Video yang...

Jokowi: Pilkada Tidak akan Ditunda

JAKARTA,FOKUSJabar.co: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah akan tetap dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, Senin (21/9/2020). Pernyataan Jokowi...

Ini Dia Karomah Makam Raden Syeh H Abdul Wajah Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Makam Waliyullah Raden Syeh H Abdul Wajah yang berlokasi di Gunungsari, Desa Panyingkiran, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jabar, setiap malam Jumat Kliwon ramai dikunjungi para...

3.233 Pegawai Pemkot Bandung Swab Test, 326 Positif Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, 3.233  Pegawai Pemkot Bandung telah selesai jalani uji usap. Hasilnya, jumlah pegawai yang positif...

Kasus Covid-19 Meningkat, Kota Tasikmalaya Belum Terapkan PSBM

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Seiring peningkatan kasus Covid-19, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada dengan penyebaran virus mematikan ini. Meski...

Tak Ada Laga Uji Coba, Persib Gelar Game Internal

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, memastikan tidak akan ada pertandingan uji coba pada akhir pekan ini. Meski tidak ada laga uji coba, namun...