Selasa 22 September 2020

Ballon d’Or 2020 Resmi Ditiadakan

PRANCIS,FOKUSJabar.id: Penghargaan pemain terbaik dunia versi majalah Prancis France Football, Ballon d’Or 2020, positif ditiadakan. Majalah tersebut mengumumkan keputusan itu melalui laman resminya.

“Pada situasi-situasi luar biasa, peraturan-peraturan luar biasa. Untuk pertama kali dalam sejarah, yang dimulai pada 1956, Ballon d’Or France Football tidak akan dianugerahkan pada 2020 karena tidak terdapat kondisi adil yang cukup,” demikian pernyataan France Football.

Ballon d'Or 2020 fokusjabar
Tweet France Football di akun resminya terkait pembatalan penganugerahan Ballon d’Or 2020. (FOTO: Tangkap Layar Twitter)

“(Lionel) Messi dan (Megan) Rapinoe serta (Mattijs) De Ligt dan Alisson harus menunggu selama setahun. Para pemenang edisi terakhir Ballon d’Or tidak akan memiliki suksesor pada akhir tahun,” kata Frace Football menambahkan.

BACA JUGA: Messi Raih El Pichichi Empat Musim Beruntun 

Rapinoe merupakan pemenang Ballon d’Or sebagai pesepak bola putri terbaik 2019, De Ligt merupakan pemenang Trofi Kopa sebagai pemain terbaik di bawah 21 tahun, dan Alisson memenangi Trofi Yashin sebagai kiper terbaik.

France Football merinci alasan-alasan mengapa mereka tidak memberikan penghargaan itu pada 2020.

Pertama, karena tidak ada tahun tunggal kompetisi yang dapat diperlakukan seperti tahun biasa. Kedua, karena Ballon d’Or bukan hanya menjunjung nilai olahraga, namun juga keteladanan, solidaritas, dan tanggung jawab.

Hal yang menjadi sorotan France Football sebagai pihak yang menganugerahkan bola emas, yakni bergulirnya kompetisi di berbagai negara tidak dapat menjadi patokan. Ada kompetisi yang diperpendek, dan ada juga yang lebih panjang. Sehingga sulit untuk menghitung statistiknya secara adil.

Selain itu dari segi penghitungan, hanya Januari dan Februari yang dapat dipakai untuk menilai kinerja para pemain. Jumlah yang terlalu sedikit.

Terakhir, France Football mengatakan dari 220 juri yang tersebar di seluruh dunia, sebagian di antaranya mungkin terdistraksi atau fokusnya teralihkan akibat pandemi.

 

(Ageng/ANT)

Artikel Lainnya

Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar Bertambah

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar bertambah...

bjb Pangandaran NgaDigi Solusi Transaksi Non Tunai

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bank bjb bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran meluncurkan program "bjb Pangandaran NgaDigi” sebagai upaya untuk mencegah penularan virus Covid-19. “bjb Pangandaran NgaDigi” merupakan aktifitas...

Jamaah Pengajian UAS di Kota Banjar disiram Air Keras

BANJAR, FOKUSJabar.id: Salah seorang jemaah pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kota Banjar, Jabar disiram air keras oleh orang tidak dikenal, Selasa (15/9/2020). Kejadian bermula ketika...

Ditinggal Salat Jumat Rumah di Ciamis Hangus Terbakar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rumah milik warga di Desa Raksabaya Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis terbakar, Jumat (18/9/2020). Kebarakan terjadi ketika ketika rumah ditinggalkan oleh pemiliknya Salat Jumat.  "Kejadian bermula...

Menkop dan UKM Dukung Program Kewirausahaan PTI

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menkop dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki mengatakan, demi mewujudkan keadilan ekonomi, setiap gerakan massa yang digalakkan kelompok harus bertransformasi ke dalam konsep...

5 Manfaat Peace Lily dan Perawatannya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Peace Lily tidak termasuk dalam anggota Lilium spp, melainkan keluarga Araceae. Bunga bernama ilmiah Spathiphyllum wallisii ini memiliki warna putih yang menawan. Selain warnanya...

Wamenag: Setop Polemik Penceramah Bersertifikat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sempat gaduh soal polemik sertifikasi bagi penceramah, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akhirnya mengklarifikasi permasalahan tersebut. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan, saat...