Sabtu 19 September 2020

PPP Tak Akan Usung Mantan Pecandu Narkoba di Pilkada

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan tidak akan mengusung calon kepala daerah yang pernah terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, 9 Desember 2020.
Wakil Ketua Umum PPP, Reni Marlinawati mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap para kandidat bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftar ke partai berlambang Ka’bah tersebut. Pihaknya pun akan memperketat proses seleksi.
“Misalnya di kemudian hari ternyata dia (calon kepala daerah) ada rekam jejak tentang masalah (narkoba) itu, tentu akan menjadi evaluasi. Tapi hari ini, kita melakukan upaya penjaringan-penjaringan seleksi terhadap para kandidat, tentu (jejak rekam narkoba) menjadi salah satu keharusan bebas dari narkoba,” ujar Reni di Jakarta, Rabu (8/7/2020).
Menurut Reni, secara etika dan kepatutan, mantan pecandu narkoba tidak boleh menjadi pemimpin. Sekalipun yang bersangkutan sudah bertobat. Narkoba, lanjutnya, merupakan kejahatan luar biasa yang harus diperangi semua elemen masyarakat.
“Narkoba itu kan sudah menjadi musuh bersama, dan siapapun yang terlibat di dalam masalah itu, kan diberikan sanksi, diberikan hukuman yang sangat berat,” terangnya.
Reni menegaskan PPP menyambut positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang pecandu narkoba maju sebagai calon kepala daerah.
Sebagai partai Islam yang mengharamkan terhadap narkoba, Reni menegaskan partainya siap menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan final dan mengikat MK tersebut.
“Saya kira keputusan MK harus kita hormati walau bagaimanapun. Pokonya kita hormatilah putusan MK,” tegasnya.
Untuk diketahui, larangan pecandu narkoba maju di pilkada diputuskan MK. Putusan Mahkamah berawal ketika mantan Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi mengajukan permohonan uji materi.
Pemohonan uji tersebut tentang syarat pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Pasal 7 ayat (2) huruf i Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.
Pasal itu melarang bagi seseorang dengan catatan tercela mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Dan pemakai dan bandar narkoba dianggap perbuatan tercela.
MK menyebut pemakai narkoba dilarang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah. Kecuali dengan alasan kesehatan si pemakai yang dibuktikan dengan keterangan dari dokter. Selain pengguna dan bandar narkoba, perbuatan tercela dalam putusan Mahkamah tersebut juga termasuk judi, mabuk dan berzina.
(ars/ant)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Hari Pertama PSBM, Warga Cimahi Banyak Tak Pakai Masker

CIMAHI,FOKUSJabar.id: Hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM)...

2 Pencuri HandPhone di Aceh Ditangkap Polisi

BANDA ACEH,FOKUSJabar.id: Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim AKP Ryan Citra Yudha mengatakan, pihaknya menangkap dua terduga pencuri HandPhone (HP). SAF...

Positif Corona, Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dikabarkan meninggal dunia, Rabu (16/9/2020). Sebelumnya, Sekda DKI Saefullah menjalani perawatan intensif karena Covid-19. "Saudara kita, sahabat baik...

BMKG: Kamis (17/9/2020) Suhu Jakarta 23-34 Derajat Celcius

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta cerah dan berawan, Kamis (17/9/2020). Berdasarkan laman BMKG, cuaca di enam wilayah DKI...

Selandia Baru Resmi Hadapi Resesi

SELANDIABARU,FOKUSJabar.id: Perekonomian di Selandia Baru memasuki resesi setelah nilai produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II turun 12,2 persen. Nilai tersebut tidak jauh dari...

Mantan Kades Nagarajaya Ciamis Ditangkap Polisi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sat Reskrim Polres Ciamis ungkap kasus korupsi dan menahan seorang pelaku berinisial AH (50), mantan Kades Nagarajaya, Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, Jabar. Menurut Wakapolres...

PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya Jamin Air Bersih Cukup Hingga Kemarau

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: PDAM Tirta Sukapura Tasikmalaya menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat akan tetap aman dan mencukupi dalam memenuhi kebutuhan, untuk menghadapi musim kemarau nanti. Pelaksana...