Selasa 22 September 2020

Indra Sjafri Sebut Shin Tae-Yong Terlalu Banyak Bicara

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri menuding manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-Yong terlalu banyak bicara kepada media Korea Selatan usai kembali ke negaranya pada April 2020.

Dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (20/6/2020), Indra Sjafri mengatakan, sikap Shin menunjukkan jika dia tidak percaya diri dengan janjinya ketika mempresentasikan program sebagai kandidat pelatih timnas Indonesia.

“Dia ini sebenarnya banyak alasan saja, karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan federasi kita. PSSI ingin timnas senior Juara Piala AFF 2020, memperbaiki peringkat FIFA, serta timnas U-19 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021. Sementara kandidat lain saat itu, Luis Milla, tidak bisa menjamin hal tersebut. Pembohong namanya kalau ada seorang pelatih bisa menjamin juara dalam sepak bola,” ujar Indra Sjafri.

Dalam satu minggu terakhir, Shin Tae-Yong beberapa kali mengeluarkan komentar mengenai timnas Indonesia dan PSSI di media Korea Selatan.

BACA JUGA: Kompetisi Liga 1 2020 Dipastikan Bergulir Kembali

Seperti pada Selasa (16/6/2020), Shin Tae-Yong mengutarakan keinginan agar timnas Indonesia dapat menjalani pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan kepada Kantor Berita Korsel, Yonhap. Padahal, PSSI berkeras jika TC harus dilaksanakan Indonesia.

Dua hari kemudian, media daring Korsel JoongAng Ilbo dan Naver Sports memuat wawancara eksklusif dengan Shin. Dalam artikel tersebut, juru taktik timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu melontarkan beberapa kritik terhadap PSSI termasuk soal beberapa kali mengganti kebijakan dan gaji yang terlambat.

PSSI cuma mau memberikan tanggapan soal usulan Shin soal TC di Korsel.

“Dalam ‘virtual meeting’, kami sudah memberikan masukan agar program timnas senior dan U-19 berjalan bersamaan. Sementara di Korea masih ada pandemi Covid-19, belum tentu kita orang Indonesia bisa masuk ke Korea. Masa masih seleksi harus jauh-jauh ke luar negeri? Terlalu banyak orangnya, juga bagaimana nanti teknis pemulangannya kalau ada yang dicoret? Nanti baru setelah tim terbentuk dan masuk program uji coba, PSSI akan mendukung sepenuhnya mau menggelar TC di mana saja,” terang Indra Sjafri.

Bukan cuma itu, Indra Sjafri menyebut jika Shin Tae-Yong beberapa kali bersikap kurang etis dan seenaknya sendiri.

“Kami ini tadinya menghormati Shin, tetapi lama-lama yang bersangkutan bersikap seenaknya sendiri,” tutur pria yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan AFF U-22 2019 itu.

Shin, lanjut Indra, setidak-tidaknya dua kali menunjukkan sikap tidak terpuji ketika rapat jarak jauh dengan PSSI yang juga diikuti Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Salah satunya, Shin pernah rapat sambil mengemudikan mobil dengan telepon genggam kecil. Padahal, semua pengurus PSSI mengikuti rapat dengan suasana formal. Kemudian, Shin Tae-Yong pun pernah mangkir dari rapat karena urusan pribadi.

“Alasannya, dia ada janji melihat resor. Ini menunjukkan ketidakprofesionalan dia. Apalagi dia tetap kita gaji sangat besar, lo, meski selama masa Covid-19 dipotong 50 persen. Ini, kok, diajak rapat susah sekali,” tegasnya.

PSSI pun mempertanyakan kapan Shin Tae-Yong dan empat asisten pelatih timnas Indonesia yang berasal dari Korea Selatan yaitu Kim Hae-Woon, Kim Woo-Jae dan Lee Jae-Hong dan Gong Oh-Kyun, bisa kembali ke Tanah Air.

“Padahal kami sangat memerlukan kehadirannya di Indonesia untuk menjalankan pekerjaannya, tetapi malah kami yang disuruh mendatangi dia ke Korea untuk menggelar TC di sana,” pungkasnya.

(ars/ant)

Artikel Lainnya

Bupati Ciamis Tekankan Hidup Bersih Cegah Covid-19

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan bahwa kebersihan baik...

Menkop dan UKM Dukung Program Kewirausahaan PTI

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menkop dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki mengatakan, demi mewujudkan keadilan ekonomi, setiap gerakan massa yang digalakkan kelompok harus bertransformasi ke dalam konsep...

Soal Covid -19 Pemkab Pangandaran Gelar Rapat Koordinasi

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Menghadapi Pilkada Kabupaten Pangandaran yang akan dihelat 9 Desember mendatang, pemerintah kabupaten Pangandaran menggelar rapat koordinasi tentang penegakan hukum terkait protokol kesehatan. Rapat...

Terpilih Aklamasi, Gunaryo Pimpin Organisasi Triathlon Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelaran Musyawarah Provinsi (Musprov) I Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jabar memilih Gunaryo secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov FTI Jabar masa bakti 2020-2024....

Terpapar Corona, Putra Wali Kota Jambi Meninggal

JAMBI,FOKUSJabar.id: M Fabiansyah, Putra Wali Kota Jambi Syarif Fasha dikabarkan meninggal dunia, Senin (21/9/2020). Kabar duka tersebut pertama kali kali tersiar saat disampaikan di group...

Ratusan Massa di Tasikmalaya Tolak Deklarasi KAMI

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan massa yang tergabung dalam Paguyuban Warga Tasikmalaya Bersatu berunjukrasa di kawasan Taman Makam Pahlawan Karoeng, Jalan Sutisna Senjaya, Empangsari, Kecamatan, Tawang Tasikmalaya,...

Tekan Covid-19, 5 Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup Mulai Besok

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menutup lima ruas jalan mulai Jumat (18/9/2020) besok. Penutupan akan dilakukan pada pukul 09.00...