Selasa 22 September 2020

Kapolres Tasikmalaya: Perobek Al-Quran Alami Gangguan Jiwa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Warga Kota Tasikmalaya sempat geger karena menemukan sobekan-sobekan ayat suci Al-Quran yang berserakan di sepanjang jalan Galunggung, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Tawang. Tepatnya di depan Alfamart dan Bakso Wong Cilik, Kamis (19/12/2019) lalu.

Awal penemuan robekan Al-Quran oleh Akbar Faturrohman dan Yogi Sugiono, saat keduanya melintas ke jalan Galunggung. Mereka kumpulkan semua dan dimasukan ke dalam kantong plastik. Selanjutnya, dilaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota.

Kejadian tersebut sempat menjadi viral di Media Sosial. Masyarakat mengecam dan mendesak kepolisian segera menangkap pelakunya. 

Baca Juga: Buronan FBI Ditangkap Polisi Indonesia Usai Booking 3 ABG

Atas kejadian tersebut, Polres Tasikmalaya Kota langsung bergerak cepat mencari pelaku. Akhirnya pelaku yang diketahui berinisial ERN (33), warga Cibangun, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasik berhasil ditangkap, Kamis (19/12/2019) sore hari.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto mengatakan, kita bergerak cepat untuk mencari dan menangkap pelaku agar tidak menimbulkan gejolak dan persepsi negatif.

” Ya, pelakunya sudah kita tangkap, Kamis sore. Saat ini pelaku diamankan untuk dilakukan penyelidikan terkait motif apa yang mendasari pelaku melakukan aksinya,” ungkap Kapolres, Jumat (20/12/2019).

Berdasarkan keterangan, pelaku mengambil sebuah Al-Quran di salah satu masjid dan dibawa ke tempat tinggalnya. Bagian tengah Al-Quran dia ambil dengan maksud untuk mencontoh untuk menulis di atas kertas.

” Entah kenapa, karena merasa lelah menulis Al-Quran di kertas. Lalu lembaran Al-Quran yang dibawa pelaku dilipat dan disobek-sobek kemudian dibuang dengan cara dilempar-lempar ke udara di sepanjang jalan,” sambung Kapolres.

Kapolres mengimbau agar seluruh elemen masyarakat tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut dan tetap bersama-sama untuk menjaga kenyamanan dan kondusivitas Kota Tasik.

” Pelakunya sudah ditangkap dan diketahui mengalami gangguan jiwa. Namun demikian, tetap kita tetap lakukan penyidikan. Pelaku dapat dijerat dengan pasal 156A huruf a KUHP dengan ancaman paling lama 5 (lima) tahun kurungan,” tegas Kapolres.

(Seda/Bam’s)

Artikel Lainnya

Dalam 5 hari, Pasien Positif Corona di Kota Banjar Tembus 8 orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota...

Uji Coba, Persikotas Dibobol PSGC Tiga Gol

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: PSGC Ciamis mengalahkan Persikotas Tasikmalaya dengan skor 3-0 pada laga uji coba di stadion Galuh Ciamis, Sabtu (19/9/2020). Laga uji coba digelar tanpa...

Wali Kota Bandung: Tidak Bisa Senaknya Berikan Kesimpulan Terkait Masker Scuba dan Buff

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Soal larangan penggunaan masker scuba dan buff, Wali Kota Bandung, Jabar, Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait. "Nanti...

Rudy Nyatakan Kabupaten Garut Darurat Covid-19

GARUT,FOKUSJabar.id: Penyebaran virus Corona (Covid-19) terus mengalami peningkatan di Kabupaten Garut dalam per hari. Tercatat, pada hari ini, di satu kampung sebanyak 21 orang...

Menkop dan UKM Dukung Program Kewirausahaan PTI

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menkop dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki mengatakan, demi mewujudkan keadilan ekonomi, setiap gerakan massa yang digalakkan kelompok harus bertransformasi ke dalam konsep...

Positif Corona, Camat Kelapa Gading Meninggal Dunia

JAKARTA,FOKUSJabar.id: M Hermawan, Camat Kelapa Gading, Jakarta Utara meninggal dunia, Sabtu (19/9/2020). Almarhum dikabarkan positif Covid-19. M Hermawan wafat pada pukul 11.50 WIB di Rumah...

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diberi HandPhone oleh Gubernur Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Odading Mang Oleh viral di media sosial setelah dipromosikan Ade Londok dengan gaya khasnya. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) dan istrinya, Atalia Praratya...