CIAMIS, FOKUSJabar.id : – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sub Bagian (Kasubag) Rumah Tangga Seekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Rian mengakui, mobil dinas operasional jabatan Bupati Ciamis bernomor polisi Z 1 T telat membayar pajak.
Menurutnya, keterlambatan membayar pajak itu lantaran adanya kekosongan jabatan di bagian Rumah Tangga Setda Ciamis. Sehingga pembayaran pajak mobil dinas Bupati Ciamis tidak terkontrol.
“Benar (mobil Dinas Bupati Ciamis telat membayar pajak). Karena ada kekosongan jabatan, pada saat ini saya menjabat sebagai Plt Kasubag Rumah Tangga dan menjabat sebagai Kasubag Perlengkapan di lingkungan Setda Ciamis, uja Rian di kantornya, Senin (14/10/2019).
Dia mengungkapkan, ada 45 kendaraan dinas di lingkungan Setda Ciamis. Namun hanya satu yang terlambat. Yaitu mobil dinas Bupati Ciamis. Namun, dia menegaskan, saat ini pihaknya sudah melunasi pajak mobil dinas tersebut.
Sebelumnya, mobil dinas Bupati Ciamis menjadi sorotan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lantaran telat membayar pajak. HMI Ciamis melihat mobil Dinas Bupati Ciamis dari aplikasi Sikendis Manis (Sistim Informasi Kendaraan Dinas Mantap dan Dinamis). Aplikasi tersebut merupakan bentuk pelayanan bagi pemangku kepentingan untuk memperoleh informasi kendaraan dinas yang menampilkan siapa pemakai atau penanggungjawabnya.
Menurut Rian, dengan adanya aplikasi Sikendis Manis semua mobil kendaraan dinas jabatan maupun operasional bisa terkontrol. Rian juga mengaku tahu ada keterlambatan mobil dinas Bupati Ciamis saat menjadi sorotan masyarakat.
“Intinya kami terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mengontrol masalah pembayaran kendaraan pajak dinas. Sehingga saya tahu dan langsung melunasi pajaknya,” katanya.
Meski Rian mengaku Setda Ciamis sudah melunasi mobil dinas Bupati, namun saat FOKUSJabar.id mengecek aplikasi Sikendis Manis pada Senin (14/10/2019) sekitar pukul 12.00 WIB., mobil berplat nomor Z 1 T bermerk Misubishi Pajero Sport Dakar tahun 2015. Di dalam keterangan aplikasi Sikendis Manis mobil tersebut masih terlambat membayar pajak.
(Ibenk)



