CIAMIS, FOKUSJabar.id: Mahasisiswa dari sejumlah Universitas tumpah ruah di Alun – alun Ciamis, Kamis (26/9/2019), untuk menyerukan anti tindak refresif terhadap rekan seperjuanganya yang tengah melakukan demontrasi di Jakarta.
Ditengah terik matahari yang menyengat kulit, ratusan masa membentuk lingkarang di jalur jalan Alun-alun Ciamis dan satu-persatu serukan keluh kesah terkait ketidak adilan yang terjadi ditengah masyarakat
Dalam aksi damai yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut, disambut positif oleh sejumlah pedagang di Alun-alun Ciamis, seperti salahsatunya pedagang Es Doger Mang Abad, yang pada siang hari ini mendapat kuntungan lebih.
” Alhamdulilah, hari ini bisa habis lebih cepat, mahasiswa banyak yang beli,” ucap pria asal Lingkungan Karang Gedang Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamus, ketika ditemui disela-sela melayani pembeli.
Mang Abad menjelaskan, biasanya dalam satu hari bisa menjual sekitar 20 sampai 30 gelas Es Doger atau sekitar Rp100 ribu sampai Rp 150 ribu, untuk siang hari ini sekitar 50 gelas sudah terjual.
” Alhamdulilah hari ini ada rejeki berkat aksi yang dilakukan mahasiswa, sudah hamoir 50 gelas terjual, bisa pulang lebih awal ketemu anak istri,” ungkapnya.
Mang Abad mengakui, ketika melihat di TV terkait RUU KUHP, memang sepenuhnya tidak bisa difahami, harus dilakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar inti dari pembentukan aturan itu tersampaikan dengan baik.
(Irfansyah Riza/DAR)



