Kendati demikian, Kasatlantas Porlestabes Bandung AKBP Agung Reza Pratidina mengatakan, akan melakukan pengamanan dan imbauan kepada masyarakat Kota Bandung agar tidak merayakan tahun baru di atas Flyover. Terlebih sangat membahayakan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Tahun-tahun sebelumnya banyak yang sengaja berhenti di flyover, baik Paspati maupun Pelangi. Itu berbahaya, karena jembatan itu untuk perlintasan kendaraan dan tonasenya sudah dibatasi. Kalau dibiarkan takutnya membahayakan,” jelas Reza di Bandung, Rabu (26/12/2018).
Selain itu, khusus di wilayah flyover pihak kepolisian akan membuat pagar betis untuk menghalau masyarakat sampai akhir pergantian tahun.
Untuk pengamanan menjelang tahun baru 2019, Porlestabes Bandung terjunkan 1.217 personel gabungan antara Porli dan intansi terkait lainya.
“Kita sudah melibatkan personel pengamanan Oprasi Lilin Lodaya 2018 sebanyak 1.217,” jelas dia.
Selain flyover, masih ada dua lokasi yang menjadi pusat perhatian keramaian saat malam tahun baru, yakni Jalan Asia Afrika dan wilayah Dago.
“Mulai dari Jalan Asia Afrika kemudian Dago itu yang biasa jadi titik pusat keramaian masyarakat. Nanti kami akan gelar personel agar tidak ada kegiatan masyarakat yang menggunakan badan jalan, sehingga arus lalu lintas berjalan lancar, “pungkasnya.
(Yusuf Mugni/LIN)



