BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pilihan Cabang Olahraga (Cabor) di Jawa Barat bertambah seiring dengan dilantiknya Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Indonesia (Hapkindo) Jawa Barat masa bakti 2018-2022 di Fave Hotel, Jalan Pasirkaliki Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018) malam.
Kepengurusan Hapkindo Jabar dibawah pimpinan Darwin Suratman ini pun bertekad tampil sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV tahun 2022.
Memimpin Cabor asal Korea dan terbilang baru di Indonesia, diakui Darwin menjadi tantangan tersendiri. Memiliki latar belakang di Cabor beladiri, Taekwondo, Darwin cukup optimis membawa Hapkido berkembang dan berprestasi.
“Target kita di kepengurusan ini yakni menjadi olahraga yang dipertandingkan di Porda XIV tahun 2022 nanti. Baik sebagai olahraga eksebisi, syukur-syukur bisa menjadi olahraga resmi Porda XIV,” ujar Darwin saat ditemui usai dilantik sebagai Ketua Umum Pengprov Hapkindo Jabar 2018-2022.
Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, pihaknya akan berjuang bersama 26 pengurus provinsi Hapkindo lain agar Cabor Hapkido ini resmi sebagai anggota KONI. Dengan demikian, Pengprov Hapkindo Jabar pun akan menjadi anggota resmi KONI Jabar.
“Usai pelantikan ini, kita pun akan membentuk pengcab-pengcab Hapkindo di kota dan kabupaten di Jabar. Setidaknya sudah ada sekitar tujuh dojo Hapkido yang bisa kita jadikan sebagai Pengcab Hapkindo. Yakni di Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Karawang,” tuturnya.
Dengan modal tujuh dojo (tempat latihan) di tujuh kota, pihaknya akan secepatnya melakukan pembentukan kepengurusan. Sehingga di tahun 2019, ditargetkan dua pertiga kota/kabupaten di Jabar pun sudah memiliki kepengurusan Hapkindo.
“Tak hanya itu, kita pun kan terus kembangkan sumber daya manusianya yakni atlet dan pelatih. Dengan jumlah penduduk yang cukup banyak, kita yakin bisa bersaing dengan provinsi lain. Diantaranya di kejurnas yang sudah digelar sebanyak tiga kali,” tegasnya.
Wakil Ketua PP Hapkindo, Widi Nugroho mengaku jika pihaknya sangat yakin jika cabang olahraga Hapkido bisa berkembang pesat di Jabar. Pasalnya, Jabar memiliki potensi itu dengan ketersediaan sarana prasarana memadai hingga sumber daya manusia yang mumpuni.
Dengan dilantiknya kepengurusan Hapkindo Jabar 2018-2022, pihaknya pun optimistis akan lahir atlet-atlet Hapkido berprestasi dari Tanah Pasundan. Saat ini, Hapkido sudah memiliki beberapa talenta atlet potensial dan beprestasi di level kejuaraan dunia.
“Jabar itu punya banyak perguruan tinggi dan Hapkido bisa dikenalkan di kampus-kampus. Kalau untuk pelatih, kita bisa dukung Jabar dengan menggelar short course hingga pertengahan tahun 2019. Saya yakin akan muncul talenta atlet potensial baru dari Jabar dan kita harap bisa muncul saat Kejunas Hapkido pada September 2019 mendatang,” pungkas Widi.
(ageng/bam’s)


