BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi kerjasama yang di lakukan Primer Koperasi Angkatan Udara (Primkopau) dengan layanan transportasi online, Grab untuk melayani pengguna jasa di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung.
Bandara Husein Sastranegara pun menjadi bandara ketiga setelah Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma yang telah menjalankan layanan tersebut.
BACA JUGA:
Siapa Kampiun Super League 2025/26, Persib atau Borneo FC?
Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menuturkan, kehadiran armada Grab di Bandara Husein Sastranegara akan semakin mempermudah wisatawan untuk datang ke Kota Bandung.
Pihaknya berharap kerjasama antara Grab dengan Primkopau bisa memberikan pelayanan prima bagi para wisatawan yang datang ke Kota Bandung.
“Dalam setahun, Kota Bandung dikunjungi 7 juta wisatawan. Dengan keberadaan layanan ini, semoga memudahkan wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Kota Bandung. Dan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung juga,” kata Oded di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung, Senin (5/2/2018).
Dia berharap kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang di lakukan bisa menghadirkan pelayanan yang baik.
” Siapa pun bisa memperoleh layanan yang baik,” tegasnya.
Execution General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Husein Sastranegara PT Angkasa Pura II Andika Nuryaman menambahkan, para calon penumpang dapat menggunakan layanan Grab melalui fitur GrabNow.
Penumpang cukup mengunjungi titik penjemputan Grab di terminal kedatangan bandara dan akan di layani petugas Grab untuk melakukan pemesanan.
“Di sana di sediakan juga petugas yang akan membantu memindahkan barang bawaan. Tarifnya pun sesuai yang tertera di aplikasi yang sudah di setujui sejak awal. Armada GrabCar resmi di bandara internasional Husein Sastranegara pun dapat dengan mudah di kenali dengan stiker khusus Primkpoau di jendela belakang,” kata Andika.
Sementara itu, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, para calon penumpang Grab atau GrabCar di bandara tetap harus punya aplikasi Grab di ponsel.
BACA JUGA:
Siapa Kampiun Super League 2025/26, Persib atau Borneo FC?
Namun untuk memesan layanan, pengguna jasa di arahkan ke titik penjemputan yang nantinya akan di bantu oleh petugas.
“Dari Angkasa Pura II sudah menyediakan area khusus antrean armada taksi online. Dan para pengemudi GrabCar di bawah naungan Primer Koperasi Angkatan Udara (Primkopau) di pastikan telah memenuhi standar sebagai armada taksi online sesuai aturan pemerintah,” pungkas Ridzki.
(Ageng/LIN)


