spot_imgspot_img
Senin 30 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 97

Perkuat Karakter Islami, SDN 4 Sindangrasa Ciamis Gelar Pesantren Ramadan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
etpot: Siswa siswi SDN 4 Sindangrasa Ciamis saat mengikuti Pesantren Ramadhan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Mengisi Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, SDN 4 Sindangrasa menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan bertema “Ramadan Bersama Al-Qur’an, Lancar Bacaan, Kuat Hafalan”. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai religius sekaligus memperkuat karakter keislaman para peserta didik.

Kepala SDN 4 Sindangrasa, Siti Yuyum R., menjelaskan bahwa pihak sekolah memilih melaksanakan Pesantren Ramadan langsung di lingkungan sekolah. Keputusan tersebut lahir dari kesepakatan bersama antara paguyuban orang tua siswa, pihak sekolah, dan para siswa.

Baca Juga: Petik Kelapa Berujung Maut, Warga Ciamis Tewas Jatuh ke Pinggir Sungai

“Kesepakatan bersama ini kami ambil agar kegiatan tetap berjalan efektif, nyaman, dan mudah diikuti seluruh siswa,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Pelaksanaan Pesantren Ramadhan melibatkan para ustaz dan ustazah dari lembaga diniyah yang berada di sekitar lingkungan sekolah. Menurut Siti, para pengajar tersebut memiliki kompetensi dan keilmuan yang mumpuni di bidang keagamaan.

“Kami bekerja sama dengan ustaz dan ustazah yang sudah berpengalaman agar materi tersampaikan dengan baik dan mudah siswa pahami,” katanya.

Pesantren Ramadhan SDN 4 Sindangrasa berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026, terintegrasi dengan waktu kegiatan belajar mengajar (KBM). Selama kegiatan, siswa menerima berbagai materi keagamaan. Mulai dari baca tulis Al-Qur’an, praktik salat Dhuha, hafalan surah, hingga pembiasaan ibadah harian.

Siti menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung. Dengan metode tersebut, harapannya siswa terbiasa menjalankan ibadah secara konsisten serta semakin fasih membaca Al-Qur’an.

“Kami berharap Pesantren Ramadhan ini mampu menambah wawasan keagamaan siswa. Kemudian dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terbentuk karakter Islami sejak dini,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Petik Kelapa Berujung Maut, Warga Ciamis Tewas Jatuh ke Pinggir Sungai

0
CIAMIS, FOKUSJAbar.id
Ilustrasi WEB

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Wawan (55), warga Dusun Ciheras, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, meninggal dunia setelah jatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian sekitar sepuluh meter. Korban mengalami luka parah di bagian kepala.

Warga menemukan tubuh korban dalam kondisi terkapar di atas bebatuan di pinggir Sungai Cimuntur, tepatnya di RT 11/12 Dusun Ciheras, Desa Selacai, Kabupaten Ciamis, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Hujan Deras Picu Jalan Amblas, Akses Cimaragas–Cidolog Ciamis Ditutup Sementara

Anggota Polsek Cipaku, Aiptu Rusmayadi, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan penemuan jasad pria paruh baya tersebut pada siang hari. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Saat tiba di lokasi, kami melihat korban dalam posisi terlentang di atas bebatuan dengan kondisi kepala mengeluarkan darah,” ujar Rusmayadi.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal di sekitar tempat kejadian perkara dan menggali keterangan dari sejumlah saksi. Hasilnya mengarah pada dugaan kecelakaan saat korban memanjat pohon kelapa.

“Korban berniat memetik kelapa. Saat berada di atas, tali pengaman yang digunakan korban diduga putus pada ketinggian sekitar sepuluh meter,” jelasnya.

Akibat putusnya tali pengaman tersebut, korban terjatuh dan menghantam bebatuan di tepi Sungai Cimuntur. Benturan keras menyebabkan luka berat di kepala yang akhirnya merenggut nyawa korban di lokasi kejadian.

(Husen Maharaja)

Hujan Deras Picu Jalan Amblas, Akses Cimaragas–Cidolog Ciamis Ditutup Sementara

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Hujan Deras Picu Jalan Amblas, Akses Cimaragas–Cidolog Ciamis Ditutup Sementara

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Akses utama yang menghubungkan Kecamatan Cimaragas dan Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, terputus total. Seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas akibat kerusakan jalan yang cukup parah.

Kapolsek Cimaragas, Iptu Anton Basuki, menjelaskan bahwa amblasnya jalan terjadi di Dusun Cikupa, Desa Raksabaya, tepatnya di kawasan Tikungan Arit. Peristiwa tersebut muncul setelah hujan deras mengguyur wilayah Cimaragas dan sekitarnya sejak malam hari.

Baca Juga: Ciamis Diterjang Bencana, 29 Rumah Terdampak

“Curah hujan tinggi memicu pergerakan tanah hingga menyebabkan badan jalan amblas,” ujar Anton, Senin (23/2/2026).

Ia mengungkapkan, sebelum amblas, lokasi yang sama juga sempat mengalami longsor tebing. Material longsoran menutup sebagian badan jalan dan memperparah kondisi struktur jalan di titik tersebut.

“Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kedalaman amblas hampir mencapai 50 sentimeter, sehingga sangat berbahaya jika tetap dilalui kendaraan,” jelasnya.

Guna mencegah kecelakaan, pihak kepolisian menutup total jalur Cimaragas–Cidolog. Untuk sementara, petugas mengalihkan arus lalu lintas melalui jalur alternatif Caringin, Desa Ciparay.

“Pengendara dari arah Cimaragas menuju Cidolog, maupun sebaliknya, kami arahkan melewati jalur Caringin,” tambah Anton.

Petugas kepolisian bersama warga setempat kini bersiaga di lokasi untuk membantu pengendara serta memastikan pengalihan arus berjalan lancar. Selain itu, petugas juga memasang papan petunjuk arah agar pengguna jalan tidak kebingungan saat melintas jalur alternatif.

(Husen Maharaja)

Sebanyak 96 Kandidat Berebut Kursi Dirut PDAM Kota Bandung

0
bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Balai Kota Jalan Wastukencana Kota Bandung Senin (23/2/2026.(FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung masih berlangsung dan di lakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai lembaga profesional. Sebanyak 96 orang tercatat mendaftar untuk posisi tersebut.

Farhan mengatakan, hingga saat ini proses seleksi belum mencapai tahap akhir karena masih dalam tahap penyaringan kandidat secara menyeluruh.

“Itu memang sedang dalam masa seleksi. Seleksinya masih belum selesai. Ini seleksinya serius pisan, sampai melibatkan lembaga psikologi dan tes kesehatan fisik,”kata Farhan di Balai Kota Bandung Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Lima Warga Kota Bandung Jadi Korban TPPO NTT

Selain posisi Dirut, seleksi Dewan Pengawas PDAM juga menarik minat besar, dengan jumlah pendaftar sekitar 60 orang.

“Total yang daftar untuk dirut ada 96 orang. Untuk dewas itu ada sekitar 60-an,”katanya.

Farhan menjelaskan, bahwa proses seleksi melibatkan berbagai institusi kredibel guna memastikan kualitas dan integritas calon pimpinan PDAM. Lembaga yang terlibat di antaranya Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), lembaga psikologi, Universitas Padjadjaran, Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga Kementerian Dalam Negeri.

“Nanti hasil kerucutnya saya tunggu, karena ini melibatkan banyak pihak. RSHS terlibat, lembaga psikologi, Universitas Padjadjaran terlibat, BKN terlibat, Kementerian Dalam Negeri pun terlibat,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan berbagai lembaga tersebut penting karena Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk PDAM, kini berada di bawah pengawasan dan regulasi yang lebih ketat dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut Farhan menegaskan, sosok Direktur Utama yang di butuhkan adalah pemimpin yang inovatif dan mampu memperluas cakupan layanan air bersih di Kota Bandung.

Target Minimal 50 Persen

Saat ini, layanan PDAM baru mampu menjangkau sekitar 38 persen kebutuhan masyarakat. Ke depan, Pemkot Bandung menargetkan cakupan layanan dapat meningkat hingga minimal 50 persen.

“Sosok yang inovatif, karena kita baru bisa meng-cover 38 persen. Kita harus bisa cari terobosan untuk bisa meng-cover minimal 50 persen,”ungkapnya.

Baca Juga: Dari Gotong Royong Warga, KTM Buruan Sae Bandung Jadi Model Pertanian Perkotaan Terpadu

Selain penyediaan air bersih, Pihaknya juga menekankan pentingnya pengembangan sistem pengelolaan air limbah, baik limbah rumah tangga maupun industri.

Termasuk pemanfaatan air hasil olahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi air bersih non-konsumsi yang dapat di manfaatkan sektor industri.

Ia menambahkan, PDAM Kota Bandung juga memiliki fasilitas laboratorium uji kualitas air yang di nilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dan dapat menjadi modal penting dalam pengembangan layanan ke depan.

(Yusuf Mugni)

Lima Warga Kota Bandung Jadi Korban TPPO NTT

0
bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Balai Kota Jalan Wastukencana Kota Bandung Senin (23/2/2026.(FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan memberikan pendampingan kepada warga asal Kota Bandung yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti di ketahui, sebanyak 13 perempuan asal Jawa Barat yang menjadi korban TPPO di NTT yaitu asal dari Kota Bandung, Cianjur, dan Indramayu. Berdasarkan data dari Kepolisian sebanyak 5  orang di antaranya asal Kota Bandung.

Saat ini, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menjemput langsung 13 korban TPPO di Maumere NTT. Kemudian setelah pulang nanti, korban asal Kota Bandung akan di beri pemdampingan oleh petugas DP3A.

Baca Juga: Dari Gotong Royong Warga, KTM Buruan Sae Bandung Jadi Model Pertanian Perkotaan Terpadu

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penanganan korban merupakan tanggung jawab Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung. Ia memastikan Disnaker akan segera menindaklanjuti dan memberikan pendampingan yang di perlukan.

“Ini tugas dari Disnaker, maka langsung menjadi pekerjaan rumah. Nanti dari Pak Yayan (Kadisnaker) akan mencari informasi dan langsung menjemput Insya Allah,”kata Farhan di Balai Kota Bandung Senin (23/2/2026).

Pihaknya  juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat, Dedimulyadi yang telah membantu menyelamatkan warga Kota Bandung tersebut.

“Nuhun Pak Gubernur sudah menyelamatkan warga kami,” katanya.

Pemkot Bandung Langkah Antisipasi

Farhan menegaskan, bahwa Pemkot Bandung akan melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satunya dengan mendorong Dinas Ketenagakerjaan melakukan terobosan dan inovasi dalam penempatan tenaga kerja.

Menurutnya, penempatan kerja tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah tenaga kerja yang terserap, tetapi juga harus memperhatikan kualitas, keamanan, dan kepastian perlindungan bagi pekerja.

Baca Juga: Kelola Sampah dari Hulu, Wali Kota Bandung Gandeng Hartono Soekwanto dan Irfan Hakim

“Ketika saya menyampaikan kepada Kadisnaker yang baru, harus melakukan terobosan inovatif dalam rangka penempatan kerja yang tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya inovasi dalam pelaksanaan job fair agar benar-benar memberikan peluang kerja yang aman dan kredibel bagi masyarakat.

“Job fair tidak hanya sekadar di gelar, tapi juga harus ada terobosan dan inovasinya. Ini bagian dari upaya kita mengantisipasi agar tidak ada lagi warga Bandung menjadi korban TPPO,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Wakil Bupati Garut Ajak ASN Tingkatkan Ibadah

0
Wakil Bupati Garut fokusjabar.id
Putri Karlina

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Putri Karlina hadir dalamacara Tadarusan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masjid At-Tauhid Sekretariat Daerah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (23/2/2026).

Putri Karlina mengajak ASN untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat keimanan. Sekaligus meningkatkan kinerja dan integritas dalam melayani masyarakat

BACA JUGA:

Jalan Raya Menuju Cibatu Garut ‘Bikin Bete’ Pengendara

Dalam suasana religius tersebut, Wakil Bupati Garut memberikan arahan yang cukup mendalam dan penuh refleksi kepada jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Mari kita semua untuk meningkatkan ibadah selama bulan Ramadan,” kata Putri Karlina.

Menurut Dia, Tadarus Al Quran sangat penting di bulan Ramadan. Selain dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Selain itu, dapat membantu memahami isi Al Quran dan meningkatkan spiritualitas.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut: Panen Raya Jagung di Mekarmukti Jaga Stabilitas Pangan

0
Bupati Garut panen jagung fokusjabar.id
Panen Raya Jagung dan Penanaman Pohon Sukun Yonif TP 890/GS bersama Forkopimda dan Masyarakat "Sinergi TNI dan Rakyat untuk Ketahanan Pangan"

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung di lahan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti (GS), Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Senin (23/2/2026).

Syakur menyebut, panen raya Jagung merupakan strategi besar untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional. Khususnya di wilayah Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ingatkan 42 Pejabat Struktural, Jabatan adalah Amanah

“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas kita untuk menjaga ketahanan pangan. Saya berharap, kegiatan ini bisa menjadi pilot project dan tempat bagi masyarakat untuk belajar bagaimana melakukan olah tanam yang baik dan benar. Sehingga jagung yang di hasilkan bisa menghasilkan prioritas yang unggul,” kata Bupati Garut.

Dia mengatakan, visi Bupati agar kawasan tersebut bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan pembangunan pertanian di Garut.

Komandan Yonif TP 890/GS, Letnan Kolonel Inf Ade Fian Agestiyono menjelaskan, panen raya Jagung merupakan hasil dari optimalisasi lahan tidur sekitar 150 hektar.

Tujuan program tersebut untuk memperkuat ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Mekarmukti. Sekaligus menjadi bukti kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat.

“Hal ini merupakan kewajiban kami selaku institusi TNI dan bakti kami untuk masyarakat. Salah satunya dalam menanam jagung,” tegas  Ade Fian.

BACA JUGA:

Legalisasi Aset, Bupati Garut Datangi ATR/BPN

Ia juga mengimbau untuk senantiasa bersinergi antara TNI, Polri, Pemda dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan produksi pangan nasional, mendorong kesejahteraan petani lokal, memperkuat kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat hingga memberikan edukasi budidaya jagung yang baik bagi warga.

“Semoga hasil panen jagung ini membawa keberkahan dan meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)