spot_imgspot_img
Jumat 14 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 95

Rakerda PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, 10 Kursi DPRD jadi Target

0
Rakerda PAN Ciamis fokusjabar.id
Rakerda PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, Targetkan 10 Kursi DPRD

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang di rangkaikan dengan pelantikan relawan serta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Ciamis, di Aula Gedung KH Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.

BACA JUGA:

Kwarcab Pramuka Ciamis Siapkan Generasi Tangguh untuk Jambore Nasional XII

Rakerda di hadiri Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah, jajaran pengurus DPD PAN Ciamis, anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Ciamis, pengurus DPC, relawan serta kader PAN dari berbagai wilayah.

Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah mengapresiasi capaian PAN Ciamis yang berhasil meraih tujuh kursi DPRD.

Menurutnya, raihan tersebut menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Barat dan menunjukkan soliditas kader yang patut di contoh daerah lain.

“PAN Ciamis telah membuktikan mampu menjadi salah satu DPD terbaik di Jawa Barat. Dengan semangat kader yang luar biasa, saya optimistis target 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029 bukan sesuatu yang mustahil,” tegas Ahmad Najib.

Menurut Dia, target tersebut dapat di capai apabila seluruh kader terus menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi organisasi dan aktif hadir di tengah masyarakat melalui program Bantu Rakyat, yang menjadi salah satu agenda utama DPW PAN Jawa Barat.

BACA JUGA:

Swasembada Pangan, Ciamis Perkuat Sinergi Penyuluh dan Petani Capai Target LTT

Ahmad Najib juga meminta seluruh struktur partai segera menuntaskan proses konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi agenda politik mendatang.

Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, Komar Hermawan mengatakan, Rakerda menjadi forum penting untuk menyatukan langkah seluruh kader dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kami akan terus menjaga soliditas seluruh kader hingga tingkat DPC dan relawan. Kebersamaan menjadi modal utama untuk mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan kursi PAN pada Pemilu 2029,” kata Komar.

BACA JUGA:

Inovasi Muharam Karya Penyuluh Ciamis Dongkrak Hasil Panen Padi dari 3 Ton Jadi 7,5 Ton per Hektare

Ia menambahkan, keberhasilan PAN meraih tujuh kursi DPRD Kabupaten Ciamis merupakan hasil kerja keras seluruh kader. Karena itu, semangat kebersamaan harus terus di pelihara agar target politik ke depan dapat tercapai.

Melalui Rakerda tersebut, PAN Ciamis menegaskan komitmennya untuk memperkuat mesin partai, memperluas konsolidasi hingga akar rumput serta mempersiapkan strategi pemenangan guna meraih target 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029.

(Mia)

5 Pilar Rancangan Fondasi Pemerintahan DOB Garut Utara

0
Pemerintahan garut utara fokusjabar.id
Uus Sumirat

GARUT, FOKUSJabar.id: Setiap daerah memiliki kesempatan untuk mengubah sejarahnya. Bagi masyarakat Garut Utara, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) merupakan momentum yang tidak hanya menandai lahirnya sebuah entitas pemerintahan baru.

Namun membuka peluang untuk membangun peradaban birokrasi yang lebih maju, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

BACA JUGA:

PM Gatra Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Cibatu Garut

Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Paguyuban Masyrakat Garut Utara (PM Gatra), Uus Sumirat menegaskan, pemekaran daerah bukanlah tujuan akhir.

Kata Dia, esensi sesungguhnya adalah menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat, pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu, keberhasilan DOB Garut Utara tidak boleh hanya di ukur dari berdirinya kantor pemerintahan atau terbentuknya perangkat daerah Namun dari kualitas tata kelola pemerintahan yang di bangun sejak awal.

Menurutnya, rencana pembentukan DOB merupakan momentum yang sangat berharga bagi masyarakat Garut Utara.

Lebih dari sekadar pemekaran administratif, DOB adalah kesempatan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkab sejarah, keberhasilan sebuah DOB tidak di tentukan oleh status administratif semata. Keberhasilannya bergantung pada kualitas fondasi yang di bangun sejak awal.

Oleh karena itu, pembentukan DOB Garut Utara harus di maknai sebagai titik awal untuk melahirkan pemerintahan yang berintegritas, profesional, akuntabel dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Di sinilah perlunya di bangun fondasi pemerintahan DOB Garut Utara yang mampu menjawab semua tantangan zaman. Jika fondasi tersebut di bangun dengan baik, bukan tidak mungkin akan tumbuh menjadi salah satu contoh pemerintahan daerah terbaik di Indonesia.

“Ini kesempatan emas bagi seluruh elemen masyarakat Garut Utara untuk meletakkan fondasi pemerintahan yang kokoh. Yakni di bangun di atas lima pilar utama (integritas, profesionalisme, praktik Good Governance, Spiritual Leadership dan Pride of Service),” kata Uus Sumirat.

“Kelima pilar tersebut akan menentukan wajah pemerintahan Garut Utara puluhan tahun ke depan,” dia menambahkan.

Kepercayaan Publik

Kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi pemerintahan yang baru lahir. Tanpa kepercayaan, kebijakan yang baik pun akan sulit memperoleh dukungan.

Oleh karena itu, integritas harus menjadi nilai dasar yang melekat pada setiap penyelenggara pemerintahan.

BACA JUGA:

Curug Kancil Cibatu Mutiara Terpendam Garut Utara

Uus menyebut, integritas bukan hanya berarti bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Namun adanya kesesuaian antara ucapan, kebijakan dan tindakan.

“Aparatur pemerintahan harus mampu menjaga kejujuran, menjunjung etika, memegang teguh amanah serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” katanya.

Pemerintahan yang di bangun di atas integritas akan melahirkan budaya organisasi yang sehat, meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi pemerintah daerah.

Profesionalisme untuk Menghasilkan Kinerja Berkualitas

Uus mengtakan, pemerintahan yang baik memerlukan aparatur yang memiliki kompetensi, kapasitas dan komitmen tinggi.

Profesionalisme menjadi syarat mutlak agar setiap kebijakan dapat di laksanakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Prinsip meritokrasi harus menjadi dasar dalam pengisian jabatan. Sehingga promosi dan pengembangan karier di dasarkan pada kompetensi, prestasi dan integritas. Artinya bukan pada kedekatan politik ataupun hubungan pribadi.

Profesionalisme juga berarti kemampuan pemerintah dalam memanfaatkan teknologi informasi, mengelola keuangan daerah secara efisien, menyusun perencanaan berbasis data serta mengambil keputusan secara objektif.

“Dengan birokrasi yang profesional, Garut Utara dapat bergerak lebih cepat dalam menjawab tantangan pembangunan,” ungkap Uus Sumirat.

Good Governance sebagai Budaya Tata Kelola

Walaupun berkembang dari dunia korporasi, prinsip-prinsip Good Governance  telah di adopsi secara luas dalam sektor publik karena mampu menciptakan organisasi yang sehat, transparan dan akuntabel.

Lima prinsip Good Corporate Governance (GCG), transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan keadilan sangat relevan menjadi budaya kerja pemerintahan DOB Garut Utara.

BACA JUGA:

Bupati Garut: SKPD Percepat Tindak Lanjut Evaluasi Kinerja Pemerintahan

Transparansi mendorong keterbukaan informasi. Sehingga masyarakat mengetahui bagaimana anggaran di kelola dan bagaimana kebijakan di buat.

Akuntabilitas memastikan setiap pejabat bertanggung jawab atas keputusan dan penggunaan sumber daya publik.

Tanggung jawab mengharuskan setiap kebijakan berpihak kepada kepentingan masyarakat dan sesuai dengan hukum.

Independensi menjaga birokrasi dari intervensi yang tidak semestinya dan keadilan menjamin setiap warga memperoleh pelayanan tanpa diskriminasi.

“Jika kelima prinsip tersebut di terapkan secara konsisten sejak awal, Garut Utara tidak hanya akan memiliki pemerintahan yang bersih. Namun juga yang di percaya masyarakat dan di hormati oleh berbagai pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Spiritual Leadership

Uus menambahkan, keberhasilan pemerintahan tidak hanya di tentukan oleh sistem yang baik. Tetapi juga oleh karakter pemimpinnya.

Spiritual Leadership mengajarkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar menjalankan kewenangan administratif. Melainkan sebuah amanah yang harus di jalankan dengan nilai-nilai moral, kejujuran, keteladanan, kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pemimpin yang memiliki kecerdasan spiritual akan memandang jabatan sebagai sarana untuk melayani, bukan untuk di layani. Sehingga mampu menginspirasi aparatur melalui keteladanan, membangun budaya kerja yang penuh empati,dan menciptakan lingkungan organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Bagi masyarakat Garut Utara yang di kenal religius dan menjunjung tinggi budaya gotong royong, Spiritual Leadership merupakan pendekatan yang sangat sesuai untuk membangun pemerintahan yang berkarakter.

Pride of Service

Hakikat pemerintahan adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap aparatur pemerintah harus memiliki Pride of Service. Yaitu, kebanggaan dalam memberikan pelayanan terbaik.

Budaya ini menempatkan masyarakat sebagai mitra yang harus di hormati, bukan sebagai pihak yang di persulit.

Pelayanan publik harus cepat, sederhana, ramah, adil, mudah di akses dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi.

“Ketika aparatur merasa bangga karena mampu membantu masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas. Maka akan lahir budaya birokrasi yang positif. Kepuasan masyarakat meningkat, kepercayaan publik tumbuh dan citra pemerintah daerah menjadi semakin baik,” imbuhnya.

Pride of Service bukan sekadar slogan. Tetapi harus menjadi identitas setiap perangkat daerah di Garut Utara.

Integritas, profesionalisme, Good Corporate Governance, Spiritual Leadership dan Pride of Service bukanlah konsep yang berdiri sendiri. Kelimanya saling melengkapi dan membentuk ekosistem pemerintahan yang unggul.

BACA JUGA:

Cibatu Garut Punya Potensi Wisata Arung Jeram Sungai Cimanuk

Integritas menjadi fondasi moral. Profesionalisme menghasilkan kinerja yang berkualitas. Good Corporate Governance membangun sistem yang transparan dan akuntabel. Spiritual Leadership memberikan arah dan keteladanan. Pride of Service menghadirkan pelayanan publik yang membanggakan.

Jika lima pilar tersebut di integrasikan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan. Mulai dari rekrutmen aparatur, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, pelayanan publik hingga evaluasi kinerja, maka Garut Utara memiliki peluang besar menjadi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi. Tetapi juga unggul dalam tata kelola pemerintahan.

Fondasi Pemerintahan Menentukan Masa Depan Daerah

Setiap bangunan yang kokoh selalu berdiri di atas fondasi yang kuat. Demikian pula sebuah pemerintahan. Masa-masa awal pembentukan DOB merupakan periode yang sangat menentukan arah pembangunan untuk puluhan tahun ke depan.

Pada fase inilah sistem pemerintahan, budaya birokrasi, tata kelola keuangan serta kualitas pelayanan publik mulai di bentuk.

Karena itu, proses penataan kelembagaan tidak boleh hanya berorientasi pada pembentukan struktur organisasi. Yang jauh lebih penting adalah membangun budaya kerja yang mengedepankan integritas, disiplin, transparansi dan tanggung jawab.

Aparatur pemerintah harus di pilih berdasarkan komitmen,  kompetensi, profesionalisme dan moral yang kuat. Sehingga birokrasi mampu bekerja secara efektif dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

BACA JUGA:

Ade Husna: Politik dan Dunia Usaha Harus Ikut Memikul Perjuangan Garut Utara

Masyarakat tentu berharap, DOB Garut Utara tidak mengulang berbagai persoalan yang masih di hadapi sejumlah daerah lain. Seperti birokrasi yang lambat, pelayanan yang berbelit-belit, rendahnya akuntabilitas atau praktik korupsi.

Garut Utara harus menjadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk membangun sistem pemerintahan yang modern, efisien dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

(Bambang Fouristian)

Bocil Asal Sidarahayu Ciamis Tewas di Bendung Manganti Sungai Citanduy

0
Bendung Manganti sungai citanduy fokusjabar.id
Korban tenggelam saat dievakuasi personel SAR

CIAMIS, FOKUS,Jabar.id: Seorang Bocah Cilik (Bocil) bernama Kefin (7) warga Dusun Manganti Desa Sidarahayu Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) di temukan sudah tak bernyawa di Bendung Manganti Sungai Citanduy.

Menurut warga sekitar, Ardi, saat itu korban bersama empat temannya bermain sepeda di kawasan Bendung Manganti.

BACA JUGA:

Kwarcab Pramuka Ciamis Siapkan Generasi Tangguh untuk Jambore Nasional XII

Mereka berencana akan berenang di aliran Sungai Citanduy. Namun untuk menuju lokasi, mereka harus berjalan melewati bebatuan yang licin dan berlumut.

BACA JUGA:

“Untuk menuju lokasi berenang di aliran Sungai Citanduy harus melewati bebatuan yang licin dan berlumut,” katanya, Minggu (26/7/2026)

Ardi menuturkan, saat ke empat anak itu berjalan menuju lokasi berenang, Kevin dan Rafi terpeleset karena menginjak bebatuan yang berlumut.

“Saat keduanya terjatuh, Kevin langsung tenggelam. Sedangkan Rafi berhasil di selamatkan pemancing yang berada di lokasi itu,” ucapnya.

Setelah berhasil menyelamatkan Rafi, tidak lama kemudian masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

“Kevin berhasil di temukan Tim gabungan setelah beberapa saat tenggelam. Korban di temukan sudah dalam kondisi meniggal dunia,” jelasnya.

BACA JUGA:

Inovasi Muharam Karya Penyuluh Ciamis Dongkrak Hasil Panen Padi dari 3 Ton Jadi 7,5 Ton per Hektare

Kapolsek Lakbok, Iptu Tri Widianto membenarkan kejadian ada anak meninggal tenggelam di Bendung Manganti itu.

“Iya tadi ada empat anak berniat berenang. Namun satu orang terjatuh dan tenggelam,” ungkapnya.

(Husen Maharaja) 

Kwarcab Pramuka Ciamis Siapkan Generasi Tangguh untuk Jambore Nasional XII

0
Kwarcab Pramuka Ciamis fokusjabar.id
Ketua KwarcabGerakan Pramuka Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ciamis terus memantapkan persiapan kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.

Salah satunya melalui kegiatan training center di Aula Dasa Darma Pramuka Ciamis, Minggu (26/7/2026).

BACA JUGA:

Swasembada Pangan, Ciamis Perkuat Sinergi Penyuluh dan Petani Capai Target LTT

Sebanyak 32 anggota Pramuka Penggalang di bekali kemampuan teknis, mental dan karakter sebelum bertolak ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan pembekalan tersebut di buka langsung oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, Nanang Permana di dampingi Wakil Ketua Bidang Bina Muda, Wawan AS Arifien.

Ketua Kwarcab Ciamis, Nanang Permana mengatakan, training center menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh peserta siap menghadapi rangkaian kegiatan Jambore Nasional.

Menurutnya, selain mengasah keterampilan kepramukaan, pembekalan juga di arahkan untuk membentuk pribadi yang disiplin, mandiri serta mampu menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan tingkat nasional.

“Peserta di harapkan mengikuti seluruh arahan dan pembekalan dengan sungguh-sungguh. Ini menjadi bekal agar mereka memiliki kesiapan saat mengikuti Jamnas di Cibubur nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kontingen Kwarcab Ciamis berjumlah 32 peserta yang terbagi ke dalam dua regu putra dan dua regu putri.

“Mereka akan di dampingi satu pimpinan kontingen serta empat pembina pendamping. Terdiri dari dua pembina putra dan dua pembina putri,” tuturnya.

Nanang berharap seluruh peserta mampu mengikuti seluruh agenda Jambore Nasional dengan baik sekaligus menunjukkan karakter Pramuka Ciamis yang tangguh, berprestasi dan berakhlak.

Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwarcab Ciamis, Wawan AS Arifien menambahkan, persiapan kontingen telah di lakukan sejak beberapa waktu lalu. Kini memasuki tahap pemantapan melalui kegiatan training center.

Ia menilai, pembentukan mental menjadi salah satu aspek yang paling penting karena peserta akan menjalani aktivitas selama beberapa hari jauh dari orang tua.

BACA JUGA:

Damkar Banjarsari Ciamis Tangkap Ular Berbahaya dari Rumah Warga

“Anak-anak harus mampu mandiri, beradaptasi dengan lingkungan baru serta hidup bersama teman-teman dari berbagai daerah. Pengalaman itu menjadi bagian dari proses pembentukan karakter mereka,” katanya.

Wawan menjelaskan, kontingen Kwarcab Ciamis di jadwalkan di berangkatkan pada 11 Agustus 2026.

Pelepasan akan di lakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) yang juga Bupati Ciamis bersama Ketua Kwarcab Ciamis di Gedung PKK.

Adapun pelaksanaan Jambore Nasional XII akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Menurutnya, Jamnas bukan hanya menjadi ajang berkumpulnya anggota Pramuka dari seluruh Indonesia. Tetapi juga wadah memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap keberagaman bangsa.

Kontingen Ciamis sendiri merupakan anggota Pramuka Penggalang tingkat SMP/MTs yang berasal dari berbagai Kwartir Ranting (Kwarran).

“Setiap Kwarran mengirimkan satu hingga dua peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi untuk mewakili daerah pada Jambore Nasional XII Tahun 2026,” pungkasnya.

(Mia)

Maruarar Sirait: Piala Presiden 2026 Tanpa Uang Negara

0
Maruarar Sirait fokusjabar.id
Maruarar Sirait

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, penyelenggaraan Piala Presiden 2026 berhasil menghimpun dana sponsor sebesar Rp60 milyar dan tanpa menggunakan anggaran negara.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap industri sepak bola Indonesia yang kini semakin berkembang.

BACA JUGA:

Menakar Kekuatan Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026

Maruarar Sirait menilai, transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan turnamen pramusim ini. Bahkan, seluruh proses keuangan di audit oleh auditor internasional PricewaterhouseCoopers (PwC).

Hal itu disampaikan Ara saat pembukaan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Sabtu (25/7/2026).

“Kita bersyukur sama Tuhan Yang Maha Esa karena kita manusia hanya bisa berusaha. Mohon maaf kalau masih banyak kekurangan, Pak Erick. Kita berusaha yang terbaik untuk menjaga arahan Presiden Prabowo,” kata Maruarar.

Dia menyampaikan, arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang paling utama adalah memastikan penyelenggaraan berlangsung transparan dan profesional.

“Nomor satu, benar-benar transparan. Jadi kita di audit oleh PricewaterhouseCoopers (PwC), auditor yang levelnya internasional. Yang kedua, kita tidak menggunakan uang negara,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, ia melaporkan Kepada Ketua Umum PSS,  Erick Thohir bahwa hingga saat ini dana sponsor telah terkumpul mencapai Rp60 miliar.

Dana tersebut berasal dari sejumlah perusahaan besar. Seperti Triputra, Astra, Barito Group, Adaro, Emtek dan Berau.

Meningkatnya dukungan sponsor menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap pengelolaan sepak bola Indonesia.

“Memang industri olahraga ini juga makin berkembang dan maju di bawah Presiden Prabowo dan Pak Erick. Karena kepercayaan nomor satu, transparansi nomor satu,” ucapnya.

Selain sponsor, ia juga menyoroti pentingnya sinergi seluruh elemen sepak bola. Mulai dari klub, manajemen, pelatih, pemain hingga suporter untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan profesional.

BACA JUGA:

Jelang Piala Presiden Elite 2026, Panitia Puji Pelayanan Imigrasi Sambut Tiga Klub Asing

Ara optimistis rating siaran Piala Presiden 2026 akan tinggi. Lantaran tim peserta di ajang ini berasal dari empat negara (Indonesia, Brunei Darussalam, Singapura dan Thailand).

Menurutnya, rating menjadi salah satu faktor penting yang dapat menarik minat pengiklan dan sponsor untuk terus mendukung kompetisi.

“Ratingnya mudah-mudahan bagus ya, karena rating itu adalah juga dasar orang mau pasang iklan. Saya yakin hari ini bagus sekali yang nonton,” ungkapnya.

Ajang Piala Presiden 2026 juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan. Ia senang melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk-produk UMKM yang hadir di stadion.

“UMKM-nya ada dua jenis. Yang sudah namanya bagus dan yang di pilih yang akan juga bagus ke depannya. Dan senangnya adalah ramai dan laku,” katanya.

Maruarar juga mengapresiasi dukungan aparat keamanan dari TNI hingga Polri yang turut menyukseskan penyelenggaraan turnamen yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 di Bandung dan Surabaya ini.

Ia menegaskan, Piala Presiden merupakan hiburan rakyat yang terjangkau. Harga tiket pertandingan di banderol Rp50 ribu. Sehingga dapat di nikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Saya rasa ini betul-betul hiburan rakyat. Tiketnya bisa terjangkau sama masyarakat. Ada hiburan yang berkualitas dan terjangkau tiketnya, aman. Kemudian makanannya juga enak, bersih,” katanya.

Setelah dari Bandung, pihaknya berencana meninjau pertandingan di Surabaya. Sedangkan untuk lokasi semifinal dan final masih akan di bahas bersama Ketua Umum PSSI.

Erick Thohir Apresiasi Penyelenggaraan Piala Presiden

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Maruarar Sirait dan seluruh tim penyelenggara Piala Presiden.

Berkaca dari Piala Presiden, Erick Thohir berharap semakin banyak pihak yang berinvestasi dalam industri sepak bola nasional.

BACA JUGA:

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Ara dan timnya. Sayang cuma satu Pak Ara, saya pengennya ada sembilan Pak Ara supaya investasi di sepak bola makin banyak,” ujar Erick.

Menurut Dia, bergulirnya berbagai kompetisi seperti Piala Presiden dan Liga akan memperkaya jam terbang pemain, klub serta seluruh elemen sepak bola Indonesia.

Pihaknya juga mengapresiasi keseriusan klub-klub peserta yang di undang pada Piala Presiden 2026. Termasuk klub-klub legendaris seperti Persib Bandung, PSMS Medan, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya dan Arema FC serta tim luar negeri.

“Dan terbukti hari ini penonton hampir mencapai 24.000. Ini sebuah rata-rata penonton Persib untuk pertandingan kelas yang sangat positif,” ungkapnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Piala Presiden.

Selain itu, Erick juga mengapresiasi para sponsor yang mempercayakan pengelolaan turnamen kepada panitia.

Kepercayaan yang terus meningkat dari pemerintah, sponsor dan masyarakat menurutnya menjadi modal penting bagi kemajuan sepak bola Indonesia yang semakin profesional dan kompetitif.

(Arif)

Bedah Kekuatan Persebaya vs Persija di Piala Presiden 2026

0
Persebaya piala presiden 2026 fokusjabar.id
Laga Pembuka Grup B Piala Presiden 2026

SURABAYA, FOKUSJabar.id: Duel klasik antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 akan di langsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (26/7/2026) pada pukul 19.30 WIB.

Pertandingan pembuka Grup B Piala Presiden 2026 menjadi sorotan karena menjadi momen ujian atau debut bagi pelatih baru Persija, Shin Tae-yong.

BACA JUGA:

Jelang Piala Presiden Elite 2026, Panitia Puji Pelayanan Imigrasi Sambut Tiga Klub Asing

Laga nanti bukan cuma soal bola, tapi juga gengsi, sejarah dan pembuktian siapa yang lebih siap hadapi Liga 1 2026/2027.

Kedua tim di prediksi menurunkan skuad terbaik karena Piala Presiden jadi barometer awal musim.

Statistik dan Rekor Pertemuan Terakhir

Secara keseluruhan dari 18 pertemuan resmi, Persebaya Surabaya sedikit unggul dengan 6 kemenangan. Sementara Persija Jakarta meraih 4 kemenangan dan 8 laga imbang.

Namun dalam tren kompetisi terkini (khususnya Liga Super 2025/2026), Persija tampil lebih dominan atas Bajul Ijo.

Laga pramusim ini juga sarat gengsi karena kedua tim membawa wajah-wajah skuad baru untuk menguji kesiapan taktik sebelum kompetisi liga resmi bergulir penuh.

Selain itu, laga bertajuk klasik sepak bola Indonesia itu di perkirakan berlangsung sengit.

Meski begitu, Persebaya sedikit lebih di unggulkan berkat persiapan yang lebih matang serta keuntungan tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Persebaya memasuki turnamen pramusim ini setelah menjalani laga uji coba melawan PSIS Semarang yang berakhir imbang 2-2.

Pelatih Bernardo Tavares menilai, hasil tersebut bukan gambaran sesungguhnya dari perkembangan tim. Pasalnya, proses membangun permainan berjalan sesuai rencana meski masih terdapat beberapa kekurangan yang harus di benahi.

“Jika hanya melihat hasilnya memang belum terlalu baik. Tetapi jika melihat proses permainan, saya menemukan banyak hal positif sekaligus beberapa hal yang masih harus kami perbaiki,” kata Bernardo.

BACA JUGA:

FIFA Resmi Cabut Registration Ban Persib Bandung, Registrasi Pemain Kembali Dibuka

Penampilan Alex Martins di lini depan, Yann Kevin Mabella di sektor serang serta Diogo Ramalho sebagai pengatur permainan menjadi modal positif bagi Green Force menjelang laga perdana.

Kehadiran Yuran Fernandes juga di proyeksikan memperkuat pertahanan Persebaya bersama Risto Mitrevski untuk membendung agresivitas lini depan Persija.

Shin Tae-yong Masih Mencari Formasi Terbaik

Persija datang ke Surabaya dengan waktu persiapan yang lebih singkat. Pasalnya, Shin Tae-yong masih membangun chemistry bersama skuad hasil perombakan besar.

Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu memiliki keuntungan karena telah mengenal karakter sejumlah pemain. Seperti Witan Sulaeman, Pratama Arhan, Victor Dethan dan Rio Fahmi saat menangani Timnas Indonesia.

“Persiapan kami untuk pertandingan nanti belum terlalu sempurna. Tetapi kami tetap akan bekerja keras,” tegas Shin Tae-yong.

Persija juga di pastikan belum di perkuat kiper anyar Nadeo Argawinata. Sedangkan Rizky Ridho dan beberapa pemain lainnya masih membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Meski tanpa pemain berlabel timnas Indonesia, Gustavo Almeida, Witan Sulaeman, Victor Dethan serta sejumlah pemain asing anyar tetap menjadi ancaman serius bagi pertahanan Pesebaya Surabaya.

(Bambang Fouristian)

Dekranasda Tasikmalaya Apresiasi Sinergi Pelaku Usaha Lokal di Jayantara Priangan Timur 2026

0
Dekranasda Tasikmalaya fokusjabar.id
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tasikmalaya, Ny. Hj. Retno Widyastuti, SE (tengah) berfoto bersama dengan tim Seven Barber

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Retno Widyastuti mengapresiasi keterlibatan pelaku usaha lokal yang turut ambil bagian dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut istri Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin ini, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Tetapi juga memerlukan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.

BACA JUGA:

Ribuan Kreator Ikut, JNE Content Competition 2026 Beri Kejutan Hadiah Umrah untuk Pemenang Terbaik

Salah satu bentuk sinergi itu terlihat dalam gelaran Jayantara Priangan Timur 2026, ketika Seven Barber berpartisipasi membantu penataan gaya rambut para talenta muda dan peserta Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Tasikmalaya.

Retno menilai, hasil penataan yang di tampilkan mampu memperkuat penampilan para peserta tanpa menghilangkan karakter mereka sebagai representasi generasi muda Tasikmalaya.

“Penataannya sangat keren dan proporsional. Hasil kerjanya tampak natural dan sangat pas sesuai dengan karakter usia para talenta muda kita,” ujarnya di kawasan Gedung Bupati Tasikmalaya (Gebu).

Ia berharap, semakin banyak pelaku usaha daerah yang terlibat dalam berbagai agenda pembangunan maupun kegiatan budaya.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berkarya sekaligus membawa nama Kabupaten Tasikmalaya ke tingkat yang lebih tinggi.

Retno juga berpesan agar para finalis Moka yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat mampu memperkenalkan potensi daerah. Mulai dari kerajinan, budaya hingga berbagai kekayaan lokal yang di miliki Tasikmalaya.

“Ke depan, saya mendorong agar produk-produk kerajinan dan budaya khas Tasikmalaya bisa terbang lebih tinggi dan melesat di banding tahun-tahun sebelumnya,” kata Dia.

Pemilik Seven Barber, Revy Haviz mengatakan, keikutsertaan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan yang melibatkan kreativitas dan potensi generasi muda.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun daerah yang produktif, inovatif serta memiliki daya saing.

BACA JUGA:

Satlantas Polres Tasikmalaya Salurkan Bantuan Kambing dan Ribuan Benih Ikan untuk Panti Asuhan

“Keikutsertaan kami dalam rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tasikmalaya merupakan komitmen untuk mendukung berbagai program daerah yang memacu kemajuan,” ujar Revy.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut merupakan kelanjutan dari sinergi yang telah terjalin sebelumnya.

Dalam ajang Jayantara Priangan Timur 2026, tim Seven Barber di percaya membantu penataan rambut para penampil dan peserta Jajaka Kabupaten Tasikmalaya.

Pendampingan serupa juga akan terus di berikan kepada finalis Moka yang akan mengikuti Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat.

Finalis Moka Jawa Barat asal Kabupaten Tasikmalaya, Iqbal Nurhidayat dan Suci Princessa Nagari mengaku bersyukur atas dukungan yang mereka terima selama proses persiapan menuju tingkat provinsi.

Iqbal mengatakan, pendampingan yang di berikan sejak tahapan seleksi hingga berbagai kegiatan resmi menjadi salah satu faktor yang menambah rasa percaya diri saat tampil di hadapan publik.

“Sampai saat ini menjelang puncak Pasanggiri Moka Jabar, khususnya saya pribadi terus mendapat pendampingan dalam hal penampilan. Dukungan ini sangat berarti dan meningkatkan rasa percaya diri kami,” ungkapnya.

BACA JUGA:

TPS Dadaha Kota Tasikmalaya Ditutup, Warga Kini Bisa Berolahraga Tanpa Bau Sampah

Ia menambahkan, para finalis di jadwalkan memasuki masa karantina mulai 18 Agustus 2026. Sedangkan malam puncak Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat akan di gelar pada 22 Agustus 2026.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Tasikmalaya. Kami optimistis dapat memberikan hasil terbaik untuk daerah,” pungkasnya.

(Farhan K)