spot_imgspot_img
Senin 30 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 94

Peringatan Keras Dishub Kota Bandung Bagi Jukir Nakal Pasar Baru

0
dishub kota bandung@fokusjabar.id
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi.(fokusjabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, memastikan pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap juru parkir (jukir) yang di duga melakukan penarikan parkir dua kali di kawasan Pasar Baru Jalan Tamim.

Rasdian mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 3 Februari 2026 dan lokasinya berada di kawasan parkir on street Pasar Baru.

“Videonya sudah saya lihat. Kejadiannya tanggal 3 Februari di Jalan Tamim, itu memang kawasan parkir on street Pasar Baru. Harusnya satu kali langsung masuk, bayar satu kali,” kata Rasdian Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Ini Syarat dan Tujuan Mudik Gratis 2026 Pemkot Bandung

Rasdian menjelaskan, berdasarkan laporan yang di terima, jukir yang bertugas saat itu merupakan pengganti sementara karena jukir utama sedang sakit. Di duga, jukir pengganti tersebut belum memahami sepenuhnya aturan parkir yang berlaku.

“Informasinya dari Pak Yogi, jukir yang biasa bertugas sedang sakit dan di gantikan anaknya. Mungkin karena belum tahu ketentuannya, jadi main pukul rata,”katanya.

Dinas Perhubungan Kota Bandung telah memanggil jukir tersebut untuk di berikan pembinaan dan di minta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Namun, apabila pelanggaran serupa kembali terjadi, Dinas Perhubungan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga: 61 ASN Kota Bandung Purna Tugas, Wali Kota Tekankan Integritas Birokrasi

“Sudah di panggil dan dil akukan pembinaan. Dia juga di minta membuat pernyataan. Kalau nanti ada pengulangan lagi, akan langsung di keluarkan,”ucapnya.

Rasdian menambahkan, retribusi parkir on street hanya di kenakan satu kali. Pengguna parkir tidak boleh di tarik biaya kembali selama masih berada dalam satu kawasan parkir yang sama.

“Jadi parkir itu satu kali bayar. Tidak boleh di tarik lagi. Mungkin waktu kendaraan mau keluar, itu di ambil lagi karcisnya. Padahal seharusnya tidak,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Ini Syarat dan Tujuan Mudik Gratis 2026 Pemkot Bandung

0
bandung@fokusjabar.id
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung kembali menyiapkan program mudik gratis 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.(fokusjabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kota Bandung kembali menyiapkan program mudik gratis 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Program ini memberikan kesempatan bagi warga Kota Bandung untuk pulang ke kampung halaman tanpa biaya menggunakan armada bus yang telah di sediakan pemerintah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, bahwa pendaftaran mudik gratis di buka mulai 24 Februari hingga 6 Maret 2026.

Baca Juga: 61 ASN Kota Bandung Purna Tugas, Wali Kota Tekankan Integritas Birokrasi

Pendaftaran di lakukan secara offline di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Asia Afrika setiap Senin-Jumat pada pukul 08.00 WIB-15.00 WIB, sedangkan pada Sabtu di buka pukul 08.30 WIB-15.00 WIB.

“Kalau tidak ada perubahan tanggal 24 hari ini, kalau enggak lusa. Bukanya offline saja di JPO Asia Afrika. Paling 2–3 hari sudah habis,”kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi Selasa (24/2/2026).

Adapun syarat utama bagi calon peserta mudik gratis adalah memiliki KTP Kota Bandung atau surat keterangan domisili di Kota Bandung.

Tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Bandung menyediakan total 5 armada bus dengan total kouta 250 orang. Setiap bus akan di isi sekitar 50 penumpang.

“Kurang lebih 250 orang. Jadi satu bus itu 50 orang. Tujuannya sama seperti tahun kemarin,”katanya.

Rute mudik gratis mencakup sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, seperti Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, serta Yogyakarta dan Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Percepat Pengolahan Sampah Mandiri Hingga 500 Ton Per Hari

Khusus tujuan Yogyakarta, Dinas Perhubungan menyiapkan dua jalur, yakni jalur utara melalui Cirebon, Tegal, Brebes, dan Semarang, serta jalur selatan melalui Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Majenang, dan Purwokerto.

Sebelum pemberangkatan, seluruh armada bus akan menjalani ramp check atau uji kelaikan kendaraan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang.

“Rencananya nanti tanggal 17 Maret nanti kita akan melakukan pelepasan di Balai Kota langsung oleh pak Wali,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Bupati Garut Evaluasi Pengelolaan Wisata Pantai Santolo

0
Bupati garut pantai Santolo fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai gelar dialog terbuka dengan warga Desa Pamalayan untuk membahas berbagai permasalahan di kawasan wisata Pantai Santolo.

Dialog terbuka di gelar di Aula Stasiun Lapangan Uji Roket Pameungpeuk, BRIN, Jalan Cilauteureun, Kecamatan Cikelet, Senin (23/2/2026) kemarin.

BACA JUGA:

Bupati Garut Bakal Bangun Pabrik Pakan di Lokasi Lahan Pertanian

Bupati Garut menyatakan, Pemda dan elemen masyarakat Desa Pamalayan memiliki visi yang sama. Yakni, menjadikan Pantai Santolo sebagai destinasi wisata yang unggul.

“Intinya kita semua sepakat ingin menciptakan Pantai Santolo sebagai tempat wisata yang aman, damai, tertib dan nyaman. Dengan begitu, wisatawan akan merasa senang dan tertarik untuk kembali datang ke sini,” ungkapnya.

Bupati menyoroti permasalahan utama terkait prosedur petugas ticketing yang di nilai tidak sesuai aturan oleh masyarakat setempat.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Panen Raya Jagung di Mekarmukti Jaga Stabilitas Pangan

Pihaknya berjanji akan segera melakukan langkah konkret untuk membenahi manajemen di lapangan.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait keberadaan petugas ticketing. Harus ada langkah nyata ke depan supaya kondusivitas wilayah tetap terjaga,” tutup Bupati.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Bupati mengaku prihatin terhadap kondisi sosial ekonomi di Garut Selatan yang di nilai masih jauh dari harapan.

Menurutnya, masalah kemiskinan ekstrem, angka putus sekolah hingga tingginya angka kematian ibu dan anak menjadi pemicu utama perlunya pembangunan yang lebih signifikan.

“Harus ada akselerasi. Dan akselerasi itu selalu membutuhkan dana yang besar,” ungkap Syakur.

Bupati menyebut, program pertanian dan peternakan di Garut Selatan belum memberikan hasil optimal karena lemahnya proses hilirisasi.

Komoditas lokal seringkali di jual mentah tanpa adanya aktivitas yang memberikan nilai tambah (value added).

Secara spesifik, Bupati Garut mengidentifikasi Jagung sebagai komoditas paling strategis untuk saat ini.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Bakal Bangun Pabrik Pakan di Lokasi Lahan Pertanian

0
Bupati garut Pakan fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke wilayah selatan, Senin (23/2/2026) kemarin.

Syakur memberikan arahan kepada Kepala Desa di wilayah Kecamatan Mekarmukti, Caringin dan Kecamatan Bungbulang bertepat di Aula Kantor Kecamatan Mekarmukti.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Panen Raya Jagung di Mekarmukti Jaga Stabilitas Pangan

Bupati Garut menekankan perlunya langkah lompatan (akselerasi) untuk mengatasi persoalan mendasar di wilayah selatan.

Dia mengaku prihatin terhadap kondisi sosial ekonomi di Garut Selatan yang di nilai masih jauh dari harapan.

Menurutnya, masalah kemiskinan ekstrem, angka putus sekolah hingga tingginya angka kematian ibu dan anak menjadi pemicu utama perlunya pembangunan yang lebih signifikan.

“Harus ada akselerasi. Dan akselerasi itu selalu membutuhkan dana yang besar,” ungkap Syakur.

Bupati menyebut, program pertanian dan peternakan di Garut Selatan belum memberikan hasil optimal karena lemahnya proses hilirisasi.

Komoditas lokal seringkali di jual mentah tanpa adanya aktivitas yang memberikan nilai tambah (value added).

Secara spesifik, Bupati Garut mengidentifikasi Jagung sebagai komoditas paling strategis untuk saat ini.

Jagung merupakan bahan baku utama pakan ternak yang sangat di butuhkan untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jagung saat ini lagi seksi karena komoditi yang di perlukan untuk mendukung bidang yang lain,” katanya.

BACA JUGA:

Wakil Bupati Garut Ajak ASN Tingkatkan Ibadah

Syakur berencana mengadopsi model ekosistem terintegrasi seperti yang di terapkan di Blitar. Yakni membangun pabrik pakan di lokasi yang dekat dengan lahan pertanian jagung dan sentra peternakan.

Dengan begitu, ongkos produksi dapat di tekan secara drastis.

“Di Blitar sudah ada ekosistem. Jadi pakan dan peternakannya di situ. Sehingga ongkos produksi jadi murah dan ketika di jual secara keseluruhan harga telur di Blitar lebih murah dari Garut karena semua tergabung terintergrasi,” imbuhnya.

Melalui integrasi sektor pertanian jagung dan peternakan ayam pedaging, Garut Selatan tidak hanya menjadi penonton. Namun menjadi pemain utama dalam rantai pasok pangan nasional yang pada akhirnya akan menekan angka kemiskinan.

(Bambang Fouristian)

Kata Bojan Hodak Soal Debut Dion Markx

0
Bojan Hodak Dion fokusjabar.id
Bojan Hodak (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak memberikan komentar mengenai penampilan Dion Markx yang tampil saat menghadapi Persita Tangerang.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (22/2/2026), Dion Markx menjalani debutnya.

BACA JUGA:

Federico Barba Fokus Hadapi Persita Tangerang

Dion Markx dalam debutnya bersama Persib tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua menit 87 menggantikan Berguinho.

“Lihat, dia baru mulai berlatih bersama kami dan saya memberikannya menit,” kata Bojan Hodak.

Pada pertandingan tersebut, Bojan Hodak menugaskan Dion Markx bermain sebagai bek kanan. Padahal dia merupakan bek tengah.

Menurut Bojan Hodak, Dion Markx merupakan pemain yang bisa bermain di beberapa posisi. Sehingga, dalam laga tersebut bermain sebagai bek kanan.

“Dia adalah pemain yang bisa bermain di beberapa posisi,” ucap Bojan Hodak.

“Dan yang paling penting untuk diperhatikan adalah dia datang dari liga yang berbeda, negara yang berbeda. Jadi dia harus bisa merasakan dulu liga di sini,” jelasnya.

“Ada kesempatan baginya dan ini memberikan opsi bagi kami untuk posisi pemain muda jika pemain yang lainnya tidak bisa bermain,” katanya.

BACA JUGA:

Persib Bandung Incar 3 Poin kontra Persita, Misi Balas Dendam

Pada musim ini, Persib memiliki jadwal pertandingan yang padat, sehingga hadirnya Dion Markx dan pemain muda lainnya bisa menjadi opsi.

“Seperti yang saya katakan juga, kami menghadapi banyak pertandingan. Musim ini kami memainkan Nazriel, Robi, Kakang, Fitrah juga main untuk satu pertandingan,” ucapnya.

“Jadi di untuk di masa depan, kami bisa mempersiapkannya dan bermain di laga dengan level yang lebih tinggi,” jelasnya.

(Arif)

Bupati Ciamis Awali Tarawih Keliling di Masjid Al Hidayah Lakbok

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Kegiatan Tarling perdana dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Cintaratu

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi mengawali agenda Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 Hijriah. Kecamatan Lakbok menjadi lokasi pertama pelaksanaan Tarling yang digelar di Masjid Besar Al Hidayah, Desa Cintaratu, Senin (23/2/2026).

Kegiatan Tarling perdana tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kepala desa se-eks Kewadanan Banjarsari.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Harga Cabai dan Ikan di Ciamis

Kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan pemerintah dengan masyarakat dalam menyambut sekaligus mengisi bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, mHerdiat mengungkapkan bahwa masa pemerintahannya pada periode kedua kini telah berjalan satu tahun. Namun, ia mengakui pada awal periode tersebut pemerintah daerah menghadapi pada tantangan berat. Khususnya kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mengalami defisit.

“Selama hampir satu tahun ini ruang gerak kami sangat terbatas karena kondisi APBD tidak baik-baik saja. Defisit anggaran berdampak pada tersendatnya sejumlah pembangunan, baik infrastruktur jalan maupun fasilitas pendidikan,” ujarnya.

Meski demikian, Herdiat menegaskan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan secara bertahap agar roda pembangunan kembali berjalan optimal. Terlebih pelayanan publik tetap terjaga.

Pada kesempatan tersebut, Herdiat juga menyerahkan sejumlah insentif sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada berbagai elemen masyarakat. Insentif untuk guru DTA, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), imam masjid desa, imam masjid kecamatan, serta ketua RT dan RW.

Selain insentif, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan Al-Qur’an kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Kemudian juga memberi paket sembako kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa.

Herdiat menegaskan, pemberian insentif tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah yang terus terjaga konsistensinya setiap tahun.

“Kami tentu ingin meningkatkan nominal bantuan, namun kemampuan anggaran saat ini masih terbatas. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih maksimal dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Prokopim Ciamis)

Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Harga Cabai dan Ikan di Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot; Harga Cabe Merah lokal yang naik sedangkan harga Daging Ayam Brooler turun di Pasar Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Harga cabai merah lokal di Pasar Manis Ciamis mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan pasar, sementara pasokan dari petani dan bandar besar menurun akibat dampak cuaca ekstrem.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai merah lokal kini dijual pedagang sebesar Rp65.000 per kilogram. Sebelumnya, komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp60.000 per kilogram.

Baca Juga: Perkuat Karakter Islami, SDN 4 Sindangrasa Ciamis Gelar Pesantren Ramadan

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah lokal. Sejumlah jenis ikan segar juga mengalami lonjakan harga di pasar tradisional tersebut.

Kepala UPTD Pasar Manis Ciamis, Dana Sudiana, mengatakan harga ikan mas segar saat ini telah mencapai Rp40.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya Rp35.000 per kilogram.

“Selain ikan mas, harga ikan mujair juga naik dari Rp33.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara ikan gurame dari Rp70.000 kini mencapai Rp75.000 per kilogram,” ujar Dana, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, kenaikan harga cabai merah lokal dan ikan segar tersebut telah ia laporkan kepada pimpinan sebagai bahan pemantauan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Dana menyebutkan, harga daging ayam broiler justru mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

“Daging ayam broiler sekarang turun dari Rp45.000 menjadi Rp43.000 per kilogram,” ungkapnya.

Pihak pengelola pasar terus memantau perkembangan harga guna mengantisipasi lonjakan lebih lanjut, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.

(Husen Maharaja)