spot_imgspot_img
Jumat 14 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 92

Gelombang Tinggi Hantam Pangandaran, Lampu Navigasi di Muara Sungai Cikidang Rusak

0
Gelombang Pangandaran fokusjabar.id
Gelombang tinggi di Pangandaran rusak tiang lampu

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Gelombang tinggi di sertai cuaca berkabut melanda perairan Pangandaran, Senin (27/7/2026) pagi.

Kondisi tersebut menyulitkan aktivitas nelayan dan menyebabkan kerusakan pada fasilitas di muara Sungai Cikidang.

BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Minta Pemda Pangandaran Beri Insentif dan Benahi Fasilitas Pacuan Kuda Legok Jawa

‎Berdasarkan pantauan Sar Barakuda, menunjukkan gelombang besar terus menerjang pemecah gelombang. Air laut berwarna gelap dengan buih putih menghantam struktur beton dan tiang lampu navigasi di ujung dermaga.

‎Ketua SAR Barakuda, Sakio melaporkan kondisi tersebut.

‎”Pantauan Sar Barakuda pada pagi hari ini terlihat cuaca penuh dengan kabut dan gelombang juga sangat tinggi,” kata Sakio.

‎Menurut Sakio, tingginya gelombang membuat satu unit lampu navigasi di muara Sungai Cikidang mengalami kerusakan.

‎”Ini menyulitkan untuk para nelayan yang keluar Sungai Cikidang. Nah sementara tiang lampu atau lampu lift yang merah ini putus satu di terjang gelombang kemarin malam,” jelasnya.

‎Sakio mengatakan, tiang lampu berwarna merah di ujung dermaga tampak miring. Beberapa bagian rangkanya juga sudah berkarat dan terkena hantaman ombak secara langsung.

‎Sakio mengimbau para nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi gelombang masih tinggi.

BACA JUGA:

Setara Mobil Mewah! Harga Kuda Pacu di Indonesia Tembus Rp750 Juta per Ekor

‎Hingga saat ini, gelombang di perairan Pangandaran masih terpantau tinggi. BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Barat.

‎Warga dan wisatawan juga diimbau untuk tidak mendekat ke bibir pantai dan area pemecah gelombang demi keselamatan.

(Sajidin)

Nazriel Alfaro Bersyukur Tampil di Laga Perdana Piala Presiden 2026

0
Nazriel Alfaro Syahdan Persib fokusjabar.id
Nazriel Alfaro Syahdan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang muda Persib Bandung, Nazriel Alfaro Syahdan mengatakan, tampil pada laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 menjadi momen berharga bagi dirinya.

Dia merumput sekitar 20 menit sebagai pemain pengganti. Meski begitu, Nazriel Alfaro Syahdan mengaku bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih Igor Tolic.

BACA JUGA:

Persib vs Arema, Igor Tolic Senang Bobotoh dan Suporter Tamu Bisa Berdampingan

Terlebih, Tim kebanggaan Bobotoh berhasil memetik kemenangan 1-0 atas Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar).

Bagi pemain yang menjalani musim keduanya bersama tim senior, kemenangan menjadi pelengkap sempurna dari kesempatan yang di berikan.

“Alhamdulillah senang. Terlebih Persib bisa mendapatkan tiga poin. Tim bermain cukup bagus juga,” ungkapnya.

Masuk di babak kedua, Nazriel tampil lugas mengawal lini tengah. Penampilannya menjadi sinyal positif bahwa para pemain muda siap bersaing memperebutkan tempat di skuad utama musim ini.

Meski durasi bermainnya belum panjang, Nazriel menilai setiap menit di lapangan merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Kesempatan tersebut menjadi modal penting baginya untuk terus berkembang. Terlebih Maung Bandung akan menjalani musim yang padat di empat kompetisi.

Pemain jebolan Akademi Persib ini menyadari persaingan di lini tengah musim ini tidak akan mudah. Kehadiran pemain-pemain senior dan sejumlah rekrutan anyar membuat setiap kesempatan bermain menjadi sangat berarti.

Karena itu, Nazriel memilih menjadikan kepercayaan dari pelatih sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

BACA JUGA:

Igor Tolic Fokus Hadapi DPMM FC di Piala Presiden 2026

“Target Nazriel, jika di kasih kepercayaan Coach Igor, harus bisa membuktikan dan memberikan performa terbaik di setiap pertandingan,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Bek tengah asal Prancis, Gabriel Mutombo tak bisa menyembunyikan rasa puas setelah menjalani laga kompetitif pertamanya bersama Persib Bandung.

Gabriel Mutombo mengawali kiprahnya dengan hasil manis setelah mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka Grup A.

Dia juga menikmati pencapaian lain yang tak kalah penting bagi seorang pemain bertahan. Yakni, tim kebanggaan menang tanpa kebobolan.

Menurut Gabriel Mutombo, clean sheet menjadi bukti bahwa koordinasi antarpemain di lini belakang berjalan dengan baik.

“Laga pertama saya sangat bagus. Kami menang 1-0 dan mencatatkan clean sheet. Ini modal yang baik untuk pertandingan selanjutnya. Lini belakang bertahan dengan sangat baik,” kata Mutombo.

Mantan pemain Ratchaburi FC itu menilai, solidnya pertahanan Maung Bandung merupakan hasil kerja sama seluruh pemain.

(Bambang Fouristian)

Gabriel Mutombo Puas Debut Bersama Persib Bandung

0
Gabriel Mutombo debut persib fokusjabar.id
Gabriel Mutombo (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bek tengah asal Prancis, Gabriel Mutombo tak bisa menyembunyikan rasa puas setelah menjalani laga kompetitif pertamanya bersama Persib Bandung di Piala Presiden 2026.

Gabriel Mutombo mengawali kiprahnya dengan hasil manis setelah mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Sabtu (25/7/2026).

BACA JUGA:

Persib Awali Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan, Ini Kata Igor Tolic

Dia juga menikmati pencapaian lain yang tak kalah penting bagi seorang pemain bertahan. Yakni, tim kebanggaan menang tanpa kebobolan.

Menurut Gabriel Mutombo, clean sheet menjadi bukti bahwa koordinasi antarpemain di lini belakang berjalan dengan baik.

“Laga pertama saya sangat bagus. Kami menang 1-0 dan mencatatkan clean sheet. Ini modal yang baik untuk pertandingan selanjutnya. Lini belakang bertahan dengan sangat baik,” kata Mutombo.

Mantan pemain Ratchaburi FC itu menilai, solidnya pertahanan Maung Bandung merupakan hasil kerja sama seluruh pemain.

Kata Dia, disiplin dalam menjaga organisasi permainan membuat Arema FC kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Mutombo berharap penampilan positif tersebut dapat menjadi fondasi bagi Persib Bandung untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan DPMM FC, Selasa (28/7/2026).

Dia optimistis, tim asuhan Igor Tolic bisa terus meningkatkan performa seiring semakin kuatnya chemistry antarpemain.

Tak hanya itu, Mutombo juga di buat terkesan oleh atmosfer pertandingan. Bagaimana tidak, laga debutnya di Indonesia langsung di sambut ribuan Bobotoh yang memenuhi Stadion yang tak henti memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

“Atmosfer stadion sangat gila. Untuk sebuah laga perdana bagi saya, atmosfernya sungguh luar biasa,” ungkapnya.

Sorak-sorai Bobotoh, menjadi pengalaman yang berbeda di bandingkan yang pernah ia rasakan selama berkarier di luar negeri. Dukungan luar biasa dari tribun memberikan motivasi tambahan bagi dirinya untuk tampil maksimal.

Pada pertandingan tersebut, Mutombo juga beberapa kali terlihat aktif memberikan instruksi kepada rekan-rekannya di lini belakang. Namun, ia menolak anggapan bahwa dirinya menjadi satu-satunya pemimpin di sektor pertahanan.

BACA JUGA:

Igor Tolic Fokus Hadapi DPMM FC di Piala Presiden 2026

“Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik. Jika bisa memberikan kepemimpinan, saya akan mencobanya. Namun pada dasarnya, setiap pemain di lini belakang mampu melakukan hal itu,” tegasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Pelatih Persib, Igor Tolic mengatakan, pada pertandingan perdana anak asuhnya tampil cukup bagus dan menikmati jalannya laga.

“Pendapat saya tentang pertandingan ini, saya pikir ini adalah pertandingan yang sangat bagus. Terutama untuk di pertandingan pertama,” kata Igor Tolic.

“Saya melihat apa yang tidak sering saya lihat sebelumnya, yaitu para pemain menikmati bermain satu sama lain,” Dia menambahkan.

Igor Tolic mengatakan, persiapan timnya untuk tampil di turnamen pramusim 2026/2027 hanya ada sekitar dua pekan. Meski demikian, mereka berusaha untuk memahami satu sama lainnya.

“Beberapa dari mereka baru berkumpul bersama selama dua minggu. Tetapi Anda juga dapat melihat bahwa mereka mencoba untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain di lapangan,” ujarnya.

Igor mengatakan, pada babak pertama pertandingan turnamen pramusim Piala Presiden 2026 anak asuhnya tampil bagus. Sehingga bisa mencetak gol lewat sontekan Uilliam Barros.

“Dan sejauh apa yang saya lihat. Terutama pada babak pertama, terlihat sangat bagus. Beberapa kombinasi permainan sangat luar biasa,” ujarnya.

(Bambang Fouristian)

Piala Presiden 2026: Persebaya Surabaya Tumbangkan Debut Shin Tae-yong

0
Persebaya surabaya piala presiden 2026 fokusjabar.id
Persebaya vs Persija Jakarta (foto: web)

SURABAYA, FOKUSJabar.id: Persebaya Surabaya sukses mengalahkan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026.

Pertandingan debut Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam.

BACA JUGA:

Bedah Kekuatan Persebaya vs Persija di Piala Presiden 2026

Debut Shin Tae-yong berakhir dengan hasil yang mengecewakan.  Kekalahan tersebut lahir melalui situasi yang tidak biasa.

Satu-satunya gol dalam pertandingan justru berasal dari gol bunuh diri bek Persija, Radovan Pankov.

Gol tercipta pada menit ke-64 setelah terjadi miskomunikasi antara Pankov dan kiper Aqil Savik.

Umpan balik yang di lepaskan Pankov mengarah ke gawang sendiri karena Aqil sudah berada di luar posisinya. Sehingga bola meluncur tanpa mampu di hentikan.

Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut menegaskan, kekalahan ini sebagai bahan evaluasi penting bagi timnya.

Shin Tae-yong berharap, koordinasi antarpemain dapat semakin baik. Sehingga kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

Dia meminta Pankov tidak terus memikirkan kesalahan tersebut. Menurutnya, seluruh pemain harus segera bangkit karena perjalanan Persija di turnamen ini masih panjang.

Selain gol bunuh diri, pertandingan juga di warnai kontroversi setelah Persija sempat mencetak gol pada pengujung laga. Namun, wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol tersebut tanpa melakukan pengecekan melalui VAR.

Bek Persija Jakarta, Rio Fahmi mengakui timnya memang belum berada dalam kondisi terbaik.

Menurutnya, waktu persiapan yang singkat membuat para pemain masih berupaya membangun kekompakan sekaligus meningkatkan kondisi fisik.

“Ini bukan pertandingan mudah bagi kami karena baru latihan sekitar satu sampai dua minggu. Kami belum ada persiapan fisik maksimal. Tetapi saya percaya, tim ini bisa melangkah lebih jauh dan lebih baik lagi ke depannya,” katas Rio Fahmi.

Fokus tim berjuluk Macan Kemayoran sepenuhnya di arahkan untuk persiapan menghadapi Port FC.

Hasil tersebut membuat Persija sementara tertahan di posisi ketiga klasemen Grup B Piala Presiden 2026.

Sedangkan Persebaya surabaya menempati peringkat kedua di bawah Port FC yang sebelumnya sukses membuka turnamen dengan kemenangan atas PSMS Medan.

BACA JUGA:

Maruarar Sirait: Piala Presiden 2026 Tanpa Uang Negara

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menyebut, strategi pressing tinggi menjadi kunci kemenangan kontra Persija Jakarta.

Menurutnya, gol semata wayang tersebut lahir dari tekanan agresif yang memaksa lawan melakukan kesalahan fatal di lini belakang.

Tavares menegaskan, timnya mampu menciptakan lebih banyak peluang di bandingkan tim tamu sepanjang pertandingan.

Meski demikian, Tavares mengaku terkejut dengan tingginya intensitas laga yang seharusnya masih berstatus pramusim.

“Ini pertandingan yang sangat intens untuk ukuran pramusim. Saya punya rencana melakukan beberapa pergantian pemain. Tetapi karena intensitas pertandingan sangat tinggi, saya tidak bisa memasukkan pemain yang sudah saya rencanakan,” ungkap Dia.

(Bambang Fouristian)

Dicky Candra Hadiri UKT Perisai Diri Tasikmalaya, Target Rekrut 1.000 Anggota Baru

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Para Pesilat Perisai Diri (PD) Kota Tasikmalaya, sedang menampilkan aktraksi dan jurus mematikan, dalam kegiatan UKT 2026 (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, menghadiri agenda Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sekaligus Sarasehan Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri (PD) Cabang Kota Tasikmalaya.

Kegiatan bernuansa khidmat dan penuh kebersamaan ini mengambil tempat di kampus SMKN 3 Kota Tasikmalaya, Jalan Tamansari, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Minggu (26/7/2026).

Baca Juga: Tugu Koperasi Tasikmalaya Resmi Direvitalisasi dan Jadi Cagar Budaya Nasional

Kehadiran Dicky Candra membakar semangat para pesilat. Para peserta menyajikan beragam atraksi serta jurus khas Perisai Diri yang memukau para tamu undangan di lokasi.

Para pesilat menampilkan keahlian memainkan senjata toya, kipas, payung, jurus tangan kosong, hingga kombinasi dua pedang. Demonstrasi pematahan benda keras mengandalkan teknik tenaga dalam menjadi penutup atraksi spektakuler tersebut.

Pentingnya Menjaga Jati Diri Bangsa

Dalam sambutannya, Ia menegaskan bahwa olahraga pencak silat merupakan warisan leluhur yang membutuhkan pelestarian secara berkelanjutan.

“Perisai Diri merupakan gerakan pencak silat yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan budi luhur, serta rasa kekeluargaan dan persaudaraan,” ungkapnya, Minggu (26/7/2026).

Ia mengajak masyarakat agar terus mempertahankan serta mengembangkan seni bela diri Nusantara ini.

“Mungkin kita boleh mengagumi bela diri yang lahir dari luar, namun jangan sampai lupa jati diri sebagai anak bangsa. Perisai Diri adalah bela diri asli Nusantara yang banyak masyarakat gemari,” ujarnya.

Ia mengapresiasi keberhasilan Perisai Diri yang merambah lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Langkah ini menjadi strategi efektif dalam membenteng kebudayaan lokal.

Ia menilai pembinaan pencak silat tidak sekadar mengasah ketangkasan fisik, melainkan juga menempa karakter dan melatih kesabaran peserta didik.

“Pendekatannya santun dan merakyat. Selain seni bela diri, anak-anak juga mendapat pengetahuan dan etika. Bahaya kalau seorang jawara kuat secara fisik tapi kosong ilmu dan kesabaran,” paparnya.

Ia juga menyoroti penanaman nilai spiritual dan keimanan yang menjadi ciri khas pembinaan di Perisai Diri.

“Yang paling berkesan itu filosofi ‘kunci silat adalah shalat’. Ketenangan lahir dari salat. Ini bekal bagus bagi para pesilat, agar percaya diri sekaligus menjaga tradisi Sunda,” imbuhnya.

Perisai Diri Tasikmalaya Patok Target 1.000 Anggota Baru

Ketua Perisai Diri Cabang Kota Tasikmalaya, Gungun Anantaguna, menjelaskan bahwa UKT periode ke-80 ini mengumpulkan 236 pesilat dari berbagai jenjang tingkatan.

“UKT ini agenda rutin enam bulanan. Selain evaluasi, kita juga pakai momen ini untuk menyusun strategi dan teknik,” kata Gungun.

Sesi sarasehan menghadirkan para pembina ekstrakurikuler, guru, dan Ketua OSIS dari berbagai sekolah guna merumuskan penguatan olahraga silat di lingkungan pendidikan.

“Targetnya, Perisai Diri akan merekrut sebanyak 1.000 anggota baru pada September 2026 di seluruh sekolah se-Kota Tasikmalaya,” tutur Gungun.

“Langkah ini kami lakukan agar budaya pencak silat terus hidup di setiap generasi, dan gen Z. Kita ingin silat jadi olahraga di negeri sendiri,” lanjutnya.

Gungun menyampaikan penghargaan atas dukungan penuh Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kehadiran Wakil Wali Kota memberikan suntikan motivasi besar bagi seluruh keluarga besar Perisai Diri.

Mengusung tema “Kita Perisai Diri, Kita Keluarga”, pengelola merancang perhelatan ini sebagai wadah silaturahmi sekaligus evaluasi pembinaan demi melahirkan atlet silat berprestasi.

(Seda)

Susi Pudjiastuti Dorong Pacuan Kuda Pangandaran Masuk Kalender Nasional

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana konferensi pers

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, mendorong penyelenggara agar menetapkan ajang pacuan kuda di Gelanggang Legok Jawa, Kabupaten Pangandaran, sebagai agenda tahunan tetap yang masuk kalender nasional. Konsistensi jadwal menjadi kunci utama keberhasilan pergelaran serta dampak besarnya bagi daerah.

“Dan jangan berhenti Pak. Kalau ini nanti jeda setahun, jeda setahun lagi. Kalau kita marketing mau jalan, mau sukses, you have to continue constant. Ada lagi, ada lagi,” tegas Susi usai menyaksikan Indonesia Derby 2026, Minggu (26/7/2026).

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Minta Pemda Pangandaran Beri Insentif dan Benahi Fasilitas Pacuan Kuda Legok Jawa

Susi menekankan pentingnya mengunci tanggal pelaksanaan yang sama setiap tahun agar ajang ini menjadi rujukan utama bagi tingkat nasional maupun internasional.

“Kalau bisa tanggalnya sama setiap tahun. Sehingga menjadi kalender nasional. Itu kita minta. Pak Arief tinggal minta sama menteri siapa yang mencatatkan kalender nasional kuda pacu di Pangandaran. Selesai,” ujarnya.

Jadwal Pasti Mudahkan Investor dan Tarik Minat Pemilik Kuda Jepang

Susi meyakini bahwa kepastian jadwal akan memudahkan para pemilik kuda dan investor dalam merancang rencana investasi jangka panjang.

“Jadi kita nanti investasi apa semua mudah karena sudah ada kepastian orang bisa mengatur jadwal,” tambahnya.

Susi membuktikan tingginya minat pasar luar negeri dengan memboyong langsung rekannya dari Jepang ke arena pacuan. Keluarga rekannya tersebut mengoleksi lima hingga enam ekor kuda pacu di negaranya.

“Hari ini saya bawa teman dari Jepang yang mana mereka keluarganya tuh memiliki kuda pacu 5 sampai 6 ekor. Gitu, itu tertarik melihat begini,” kata Susi.

Susi mengamati bahwa nilai jual kuda pacu di Indonesia saat ini masih sangat kompetitif. Investor luar negeri memandang harga pasar domestik masih menawarkan peluang besar.

“Jadi ya masih banyak ruang tumbuh. Masih banyak karena harganya tuh belum maksimum begitu jadi siapa saja mau terjun tuh masih murah gitu mau investasi di peternakan kuda, di industri pacuan kuda.”

Jadikan Pangandaran Kiblat Utama Pacuan Kuda Indonesia

Susi menegaskan bahwa Legok Jawa Pangandaran memegang keunggulan alamiah yang tidak ada tandingannya di daerah lain.

“So, saya ingin Pangandaran menjadi agenda utama iya iya untuk pacuan kuda di Indonesia. Yang lain oke, tapi Pangandaran nomor satu gitu. Maunya itu. So, karena sudah gampang pekerjaannya. Promosiinnya gampang, bener enggak?,” tuturnya.

Susi turut mengajak insan media dan pejabat daerah agar terus menggemakan potensi besar ini ke publik luas.

Melihat kesuksesan Indonesia Derby 2026 yang menyedot 40 ribu penonton serta 158 kuda dari 13 provinsi, Susi berharap Pemda Pangandaran, Pordasi, dan Sarga.co segera menetapkan Pangandaran sebagai kiblat utama olahraga pacuan kuda nasional.

(Sajidin)

Susi Pudjiastuti Minta Pemda Pangandaran Beri Insentif dan Benahi Fasilitas Pacuan Kuda Legok Jawa

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana di gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran agar memberikan dukungan konkrit demi menggenjot potensi arena pacuan kuda Legok Jawa. Langkah ini meliputi kucuran insentif bagi pemilik kuda hingga pembenahan fasilitas serta kebersihan lokasi usai gelaran event.

Menurut Susi, Pemda Pangandaran perlu merancang insentif berupa hadiah materi yang menggiurkan guna menarik daya pikat pemilik kuda dari berbagai penjuru daerah.

Baca Juga: Fantastis! Dua Kuda Finalis Indonesia Derby 2026 Pangandaran Laku Rp1,5 Miliar

“Iya support kita sebagai orang Pangandaran salah satunya dengan memberikan insentif mengatraktsi para pemilik kuda untuk datang di pacuan kuda di Pangandaran dengan memberikan hadiah misalnya dengan jumlah dalam hal materi,” kata Susi, Minggu (26/7/2026).

Susi meyakini bahwa besaran nominal hadiah akan memicu kedatangan pemilik kuda pacu hebat dari berbagai pelosok Nusantara ke Pangandaran.

Antisipasi Masalah Sampah dan Arus Lalu Lintas

Di luar urusan insentif, Susi menaruh perhatian besar pada tata kelola pasca-acara. Membludaknya puluhan ribu penonton berpotensi memicu timbulan sampah dan kemacetan parah jika pengelola tidak mengantisipasinya sejak awal.

“Yang kedua ya nanti saya akan berpikir dengan Pemda bantu apa untuk pengelolaan dari sisi sampah, dari sisi kebersihan, outflow inflow karena makin banyak orang, maka akan makin banyak kan itu impact-impact-nya banyak,” ujarnya.

Susi berupaya menjaga nama baik Pangandaran agar tidak tercoreng oleh keluhan publik di media sosial.

“Dan apa yang bisa dibuat lebih baik? Jangan sampai nanti habis pulang ini ada banyak yang komplain di media sosial, tidak bagus untuk Pangandaran,” tegas Susi.

Susi Siap ‘Serang’ Bupati dan Ketua DPRD Demi Kemajuan Daerah

Susi berniat langsung menjalin komunikasi dengan jajaran pimpinan daerah untuk menyampaikan masukan serta keluhan para pengunjung di lapangan.

“Jadi habis ini nanti saya akan minta. Tadi udah komplain-komplain sama Ketua DPRD, bentar lagi ketemu Bupati, saya komplain gitu. Ya saya bisanya nyerang kan, tapi kalau lebih baik kan jadi bagus dong enggak apa-apa. Kecerewetan saya pakai supaya semua jadi lebih baik,” ungkap Susi sambil tertawa.

Sebagai warga lokal sekaligus pencinta olahraga berkuda, Susi menegaskan kesiapannya untuk menyokong pengembangan arena Legok Jawa secara maksimal.

“Dan saya akan berkontribusi everything dalam kapasitas kita sebagai masyarakat, sebagai pengusaha, sebagai orang yang cinta olahraga berkuda akan ya dengan cara saya akan berusaha untuk berkontribusi semaksimal mungkin gitu,” kata Susi menutup pembicaraan.

Ajang Indonesia Derby 2026 di Legok Jawa sendiri menghadirkan 158 kuda dari 13 provinsi serta menyedot perhatian sekitar 40 ribu penonton. Publik berharap event ini rutin bergulir guna menggerakkan roda ekonomi dan pariwisata Pangandaran.

(Sajidin)