spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 92

APBD Kota Tasikmalaya 2026 Defisit Rp27,4 Miliar, Viman Ungkap Cara Menyelesaikannya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, saat menyampaikan rancangan perubahan APBD Kota Tasikmalaya 2026, di Aula Rapat Paripurna Gedung DPRD Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramdhan, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Ia memaparkan rancangan tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (11/9/2026).

Ketua DPRD H. M. Aslim memimpin rapat yang dihadiri jajaran pejabat Pemkot Tasikmalaya, unsur Forkopimda, pimpinan BUMD, BUMN, perwakilan BJB, Polres Tasikmalaya Kota, Kodim 0612/Tasikmalaya, serta para camat dan lurah.

Baca Juga: Sempat Mangkrak, Pemkab Tasikmalaya Targetkan SOR Kaliki Tuntas Desember 2026

Viman mengawali penyampaiannya dengan mengutip aturan pengelolaan keuangan daerah, yakni PP Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, dan Permendagri Nomor 14 Tahun 2025.

“Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, pergeseran antar organisasi, program, kegiatan, hingga jenis belanja, serta keadaan darurat atau luar biasa,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan.

“Perubahan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), dilakukan dengan tujuan untuk melakukan penyesuaian terhadap rancana keuangan daerah, apabila terjadi perkembangan tidak sesuai dengan dengan asumsi awal,” tambahnya.

Rincian Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah

Viman memaparkan secara transparan penyesuaian angka dalam Raperda Perubahan APBD 2026:

  • Pendapatan Daerah: Naik Rp11,6 miliar (0,79%) dari Rp1,475 triliun menjadi Rp1,486 triliun. Kenaikan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp467,2 miliar dan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp1,019 triliun.
  • Belanja Daerah: Bertambah Rp19,5 miliar (1,28%) dari Rp1,525 triliun menjadi Rp1,545 triliun. Belanja operasi naik menjadi Rp1,458 triliun, belanja modal melonjak 58,23% menjadi Rp84,8 miliar, sedangkan belanja tidak terduga turun menjadi Rp1,9 miliar.
  • Pembiayaan Daerah: Penerimaan pembiayaan turun menjadi Rp52 miliar karena penyesuaian SiLPA hasil audit BPK RI. Pengeluaran pembiayaan berkurang menjadi Rp20,7 miliar untuk penyertaan modal, sehingga pembiayaan neto tercatat Rp31,2 miliar.

Posisi Defisit dan Sinergi Penyelesaian

Akibat penyesuaian anggaran ini, APBD Kota Tasikmalaya 2026 masih mengalami defisit sebesar Rp27,4 miliar. Viman menyerahkan Raperda ini kepada DPRD untuk pembahasan lebih lanjut.

“Kami sampaikan Raperda ini paling lambat minggu kedua September sesuai Permendagri. Selanjutnya mohon pimpinan dan anggota DPRD dapat menindaklanjuti melalui pembahasan dan pengkajian secara bersama,” paparnya.

Ia menekankan pentingnya empat nilai utama dari tausiah rapat paripurna, yakni ikhtiar, tawakal, sabar, dan bersyukur.

“Dengan 4 poin ini, insyaallah defisit APBD kita senilai Rp27,4 miliar akan kita selesaikan bersama. Semoga pembangunan Kota Tasikmalaya tetap berjalan sesuai progres demi pertumbuhan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

(Seda)

Stok Obat Ciamis Aman hingga Akhir 2026, Dinkes Pastikan 40 Obat Esensial Tersedia

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Stok Obat Ciamis Aman hingga Akhir 2026, Dinkes Pastikan 40 Obat Esensial Tersedia (Ilustrasi WEB)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menjamin ketersediaan stok obat-obatan untuk pelayanan kesehatan masyarakat sepanjang tahun 2026 dalam kondisi aman.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr. Rizali Sofyan, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Iwan Deniawan, menyampaikan kepastian tersebut.

“Alhamdulillah stok obat esensial untuk seluruh Puskesmas dan Poliklinik milik Pemerintah Kabupaten Ciamis hingga akhir tahun 2026 ini terbilang aman,” ungkap Iwan, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Pramuka Jadi Senjata Kemenag Ciamis Tanamkan Moderasi Beragama, Ini 4 Indikatornya

Perencanaan RKO Akurat dan Standar DOEN

Iwan menjelaskan bahwa keberhasilan menjaga ketersediaan obat ini berkat perencanaan yang matang. Pihaknya telah menyusun Rencana Kebutuhan Obat (RKO) sejak tahun 2025.

Sistem perencanaan tersebut membantu Dinas Kesehatan memprediksi kebutuhan medis secara tepat.

“Karena sesuai dengan RKO tahun 2025 jadi ketersediaan obat essensial di tahun 2026 ini sudah ter prediksi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa instansinya menyediakan 40 jenis obat esensial di seluruh Puskesmas. Pengadaan obat ini mengacu pada Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) sesuai regulasi pelayanan dasar kesehatan masyarakat.

Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Lapangan

Kepastian stok obat ini terkonfirmasi langsung dari sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah Ciamis.

Kepala Puskesmas Cipaku, Mimin Sutisna Daryanto, membenarkan kelancaran pasokan obat di wilayah kerjanya.

“Alhamdulillah stock aman untuk tahun 2026 ini,” kata Mimin.

Mimin menyebut parasetamol sebagai jenis obat yang paling banyak dikonsumsi oleh para pasien di Puskesmas Cipaku sepanjang tahun ini.

Dukungan pasokan obat yang lancar juga dirasakan oleh Puskesmas Sadananya. Kepala Puskesmas Sadananya, H. Dian Haeruman, menyatakan pihaknya tidak menemui kendala terkait ketersediaan obat esensial untuk melayani warga.

(Diky)

Pramuka Jadi Senjata Kemenag Ciamis Tanamkan Moderasi Beragama, Ini 4 Indikatornya

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketfot: Istimewa

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kementerian Agama Kabupaten Ciamis terus mendorong penguatan moderasi beragama di kalangan peserta didik. Pihaknya menilai kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah menjadi ruang efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut.

Kepala Kankemenag Kabupaten Ciamis sekaligus Ketua Mabisaka, H. Yayan Herdiana, menekankan peran vital pembina Pramuka. Ia menyampaikan hal itu saat mengisi materi Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) di MAN 5 Ciamis, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: 13 Tahun Mengabdi di Kankemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim Tinggalkan Pesan Menyentuh Jelang Pindah Tugas

Menurut Yayan, Pramuka tidak hanya mengasah keterampilan dan kedisiplinan. Kegiatan ini juga membentuk pola pikir serta karakter peserta didik.

“Urgensi kegiatan Pramuka di Kementerian Agama ini erat hubungannya dengan tiga hal utama, yaitu penguatan karakter religius, moderasi beragama, dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Yayan.

Empat Indikator Utama Moderasi Beragama dalam Pramuka

Yayan memaparkan empat indikator utama moderasi beragama untuk peserta didik:

  • Komitmen Kebangsaan: Menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan kesetiaan pada NKRI.
  • Toleransi: Mengajarkan siswa menghargai perbedaan serta menjaga kelestarian alam.
  • Anti-Kekerasan: Mencegah perilaku bullying dan paham radikal di sekolah.
  • Adaptif terhadap Kearifan Lokal: Menghormati budaya dan tradisi masyarakat setempat.

Yayan mengingatkan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan sesama dan lingkungan.

“Kerukunan bukan hanya hubungan antarmanusia, tetapi juga bagaimana kita menjaga hubungan dengan alam dan Tuhan. Ini yang perlu terus kita tanamkan kepada peserta didik,” katanya.

Ia juga mendorong pembina agar membiasakan musyawarah dan kerja kelompok. Cara ini efektif mencegah perundungan dan radikalisme di lingkungan pendidikan.

Gembleng 52 Pembina Pramuka se-Kabupaten Ciamis

Sebanyak 52 pembina Pramuka tingkat MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Ciamis mengikuti pelatihan KML ini. Yayan berharap para peserta menerapkan nilai-nilai tersebut ke dalam aktivitas rutin siswa.

“Yang kita bangun bukan hanya anak yang terampil dalam Pramuka, tetapi juga generasi yang sehat, kuat secara rohani, cerdas, toleran, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman,” tegasnya.

Kegiatan KML ini bertujuan meningkatkan profesionalisme pembina dalam merancang program Pramuka.

Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Ciamis, Kepala Pusdiklatcab, Kasi Penmad Kemenag Ciamis, serta para Kepala Madrasah turut hadir mengawal pembekalan tersebut.

(Mia)

13 Tahun Mengabdi di Kankemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim Tinggalkan Pesan Menyentuh Jelang Pindah Tugas

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketfot: Kenal Pamit Kepala Kemenag Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kepemimpinan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Ciamis resmi berganti. Yayan Herdiana kini memimpin Kemenag Ciamis menggantikan Asep Lukman Hakim yang mengemban amanah baru di Kankemenag Kabupaten Tasikmalaya.

Acara Kenal Pamit Pejabat Kankemenag Ciamis berlangsung hangat di Aula Kankemenag Ciamis pada Kamis (10/9/2026).

Jajaran pejabat, ASN Kankemenag Ciamis, perwakilan Kankemenag Pangandaran, dan Kankemenag Tasikmalaya menghadiri acara tersebut. Kemudian juga sejumlah mitra seperti perbankan, Baznas, ormas Islam, dan lembaga pendidikan turut hadir meramaikan suasana.

Baca Juga: Bantu Anak Stunting di Rancah Ciamis, ASN Patungan Sedekah untuk Sediakan Makanan Bergizi

Yayan Herdiana Siap Perkuat Fondasi dan Sinergi

Dalam sambutannya, Yayan menegaskan komitmennya untuk tidak memulai program dari nol. Ia memilih melanjutkan dan meningkatkan berbagai capaian yang telah dirintis pimpinan sebelumnya.

“Saya datang ke Ciamis bukan untuk memotong keberhasilan yang telah ada. Saya datang untuk menguatkan, kemudian meneruskan, serta meningkatkan apa yang telah dibangun oleh pendahulu saya, Bapak Haji Asep Lukman Hakim,” kata Yayan.

Mantan Kepala Kankemenag Pangandaran ini mengusung tiga pilar utama dalam masa kepemimpinannya:

  • Memperkuat fondasi kerja yang sudah ada.
  • Membangun sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
  • Menjaga energi kerja demi hasil yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kesan Mendalam Asep Lukman Hakim Setelah 13 Tahun Mengabdi

Asep Lukman Hakim mengutarakan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran Kankemenag Ciamis. Ia mencatat total pengabdian lebih dari 13 tahun di Ciamis dalam beberapa periode tugas.

Ia menyampaikan bahwa seluruh keberhasilan lembaga merupakan buah kerja keras tim.

“Tanpa bantuan rekan-rekan sekalian, para pejabat, dan tim yang handal, saya di Ciamis tidak ada apa-apa. Bahkan keberhasilan Kemenag Ciamis adalah hasil kerja tim bersama,” ujarnya.

Asep juga meminta maaf atas segala kekurangan selama menjabat. Meski kini bertugas di Tasikmalaya, ia berjanji tetap menjaga tali silaturahmi dengan keluarga besar Kankemenag Ciamis.

“Jadi, saya siap untuk memberikan support kepada Pak Haji Yayan. Terlebih khusus untuk warga Ciamis, saya mohon tetap mengakui saya sebagai bagian dari keluarga besar Kankemenag Ciamis,” katanya.

Rotasi kepemimpinan ini menandai babak baru bagi Kankemenag Ciamis. Kehadiran Yayan Herdiana membawa harapan baru untuk memperkuat kinerja lembaga melalui kolaborasi yang lebih solid.

(Mias)

Sempat Mangkrak, Pemkab Tasikmalaya Targetkan SOR Kaliki Tuntas Desember 2026

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: SOR Kaliki Tasikmalaya akan rampung pada Desember 2026 ini.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Masa depan Sarana Olahraga (SOR) Kaliki di Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, kini menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi melanjutkan proyek fasilitas olahraga yang sempat mangkrak tersebut.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memasukkan penuntasan proyek ini ke dalam skala prioritas daerah. Pihaknya menggenjot pengerjaan fisik mulai anggaran perubahan dan menargetkan selesai pada Desember 2026.

Baca Juga: AI Makin Canggih, Polres Tasikmalaya Ingatkan Pelajar: Jangan Biarkan Teknologi Gantikan Cara Berpikir

Langkah ini menjaga investasi daerah agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pembangunan Tribun dan Akses Jembatan Nurul Yakin

Pemerintah daerah tidak hanya fokus menyelesaikan tribun penonton stadion. Pihaknya juga membangun infrastruktur penunjang berupa jalan dan jembatan strategis.

Pemkab Tasikmalaya merancang jembatan baru bernama Jembatan Nurul Yakin. Jembatan ini menghubungkan kompleks Gedung Bupati langsung dengan kawasan SOR Kaliki.

Fasilitas tersebut mempermudah mobilitas warga dan pejabat menuju pusat kegiatan olahraga. Seluruh pengerjaan fisik tetap mengacu pada Detail Engineering Design (DED) awal agar kualitas bangunan terjaga.

Evaluasi Proyek Mangkrak Beranggaran Rp86 Miliar

Pembangunan SOR Kaliki telah bergulir sejak 2014 dan menelan anggaran hingga Rp86 miliar. Namun, masyarakat belum bisa memanfaatkan stadion tersebut secara optimal.

Bupati Cecep menyoroti rendahnya nilai manfaat dari proyek masa lalu tersebut. Ia menegaskan penggunaan anggaran negara harus menghasilkan dampak positif bagi publik.

“Pemerintah mengeluarkan uang harus ada kebermanfaatan. Yang penting sekarang bangun dulu, jadi dulu, setelah jadi ada kebermanfaatan untuk masyarakat,” ujar Cecep, Jumat (11/9/2026).

Komitmen Duet Cecep-Asep Selesaikan Proyek Daerah

Pasangan Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi berkomitmen menuntaskan proyek terbengkalai.

Langkah cepat ini menjadi bentuk penghormatan terhadap cita-cita para pendahulu. Pasangan pimpinan ini ingin masyarakat Tasikmalaya segera menikmati fasilitas publik yang representatif.

(Abdul Latif)

Fun Run HUT ke-81 TNI di Cimahi Targetkan Ribuan Peserta dan Rekor MU

0
Fun Run HUT TNI ke-81 di Cimahi Targetkan Ribuan Peserta dan Rekor MU
Fun Run HUT TNI ke-81 di Cimahi Targetkan Ribuan Peserta dan Rekor MU

CIMAHI,FOKUSJabr.id: Panitia penyelenggara siap menggelar Fun Run HUT TNI ke-81 pada 20 September 2026. Acara bertempat di Lapangan Arhanud, Cimahi, Jawa Barat.

Kegiatan ini membidik ribuan peserta dari berbagai kalangan. Masyarakat umum, prajurit TNI, dan anggota Polri siap memadati lokasi acara.

Baca Juga: NEO rheumacyl Peduli UMKM 2026 Buka Kesempatan bagi 20 Pelaku Usaha untuk Jualan Bebas Komisi

Penyelenggara mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI adalah Prestasi Olahraga Indonesia”. Tema ini menjadi bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan daya juang prajurit. Prestasi olahraga TNI turut mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional.

Ruang Kebersamaan TNI, Polri, dan Masyarakat

Fun Run HUT TNI ke-81 menjadi ajang olahraga yang inklusif. Acara ini mempererat persatuan antara unsur pertahanan, keamanan, dan warga.

Melalui ribuan langkah bersama, kegiatan ini menyebarkan pesan kebersamaan dan sportivitas. Olahraga menjadi jembatan untuk menumbuhkan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Misi Khusus Memecahkan Rekor MURI

Acara di Cimahi ini membawa misi besar. Terlebih penyelenggara menargetkan rekor MURI untuk kategori Fun Run serentak di 30 kota dengan peserta terbanyak.

Proses verifikasi akan mengikuti seluruh aturan resmi dari pihak MURI. Upaya ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga.

Bertabur Hadiah dan Informasi Pendaftaran

Panitia menyiapkan beragam doorprize serta grand prize menarik bagi para peserta. Kemudian masyarakat umum bisa mendaftar dengan biaya Rp75.000. Biaya tersebut sudah mencakup BIB, medali, dan goodie bag.

Peserta dapat mengambil Race Pack pada 19 September 2026, sehari sebelum acara.

Pendaftaran dibuka secara daring melalui dua tautan resmi:

Calon peserta juga dapat memindai kode batang pada poster resmi acara. Fun Run ini menjadi simbol sinergi, persatuan, dan semangat juang seluruh elemen bangsa.

(Rilis)

NEO rheumacyl Peduli UMKM 2026 Buka Kesempatan bagi 20 Pelaku Usaha untuk Jualan Bebas Komisi

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Foto: Seorang pembeli sedang melihat produk UMKM berupa jersey. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran vital dalam perekonomian Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat lebih dari 64 juta UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional pada Maret 2026. Sektor ini juga menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional.

Data Kementerian Kominfo pada Januari 2026 menunjukkan sekitar 27 juta UMKM telah bertransisi ke ekosistem digital. Pelaku usaha memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga: Jelang El Clasico Lawan Persija, Pelatih Persib Igor Tolic Bidik Tiga Poin di GBK

Tantangan Potongan Biaya Layanan di Marketplace

Proses berjualan secara daring menghadirkan tantangan baru bagi para pedagang. Pada 2026, biaya layanan marketplace berkisar antara 10 persen hingga 18 persen per transaksi. Angka ini belum memperhitungkan biaya promosi atau iklan.

Sejumlah platform terus menyesuaikan biaya administrasi dan komisi produk. Kondisi tersebut menuntut pelaku UMKM makin cermat mengelola margin usaha agar bisnis tetap bertahan.

Solusi Bebas Komisi Lewat Tempomart.com

Menjawab tantangan tersebut, PT Tempo Scan Pacific Tbk menggelar program NEO rheumacyl Peduli UMKM sekaligus membuka akses pasar melalui Tempomart.com.

General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk, Diana Theodora, menyampaikan komitmen perusahaan pada Jumat (11/9/2026).

“Kami ingin membantu UMKM bukan sekadar memiliki toko online, tetapi juga meningkatkan visibilitas, menjaga margin, dan membangun bisnis yang lebih siap bertumbuh,” ungkap Diana.

Program ini membebaskan komisi penjualan selama enam bulan di Tempomart.com. Peserta juga menerima paket dukungan bisnis, modal, pelatih penjualan daring, hingga voucer diskon dan gratis ongkos kirim.

Tempomart.com sendiri merupakan platform online commerce milik Tempo Scan Group sejak 2019. Ekosistem ini menawarkan komisi yang jauh lebih efisien ketimbang e-commerce lain.

Program CSR Berkelanjutan untuk Inovasi Lokal

Deputy Managing Director Sales & Marketing PT Tempo Digital Nusantara, Suli Anggara, menegaskan pentingnya kolaborasi ekosistem digital ini.

“Sebagai perusahaan nasional yang telah berkarya selama lebih dari tujuh dekade, Tempo Scan terus mengembangkan kemampuan distribusi dan teknologi untuk menghadirkan akses yang lebih luas serta memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia agar dapat terus bergerak, berkembang, dan menangkap peluang baru,” kata Suli.

Program CSR NEO rheumacyl Peduli UMKM telah memasuki penyelenggaraan ketujuh sejak 2020. Panitia membuka pendaftaran sejak Agustus hingga Oktober 2026 melalui situs resmi www.neorheumacyl.com/PeduliUMKM.

Sebanyak 20 UMKM terpilih hasil seleksi akan mendapatkan pembinaan khusus dan mulai berjualan di Tempomart.com.

(Arif)