spot_imgspot_img
Minggu 3 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 9

Pemkot Depok Bakal Perbaiki Rutilahu di Cimanggis

0
Pemkot Depok Rutilahu fokusjabar.id
Wali Kota Depok saat meninjau Rutilahu di Cimanggis (foto: depok.go.id)

DEPOK, FOKUSJabar.id:  Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi tempat tinggal warga. Khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

Salah satu upaya tersebut terlihat melalui kunjungan langsung ke Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

BACA JUGA:

Pemkot Depok Keluarkan SE Kurban Disituasi Covid-19

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Pemkot Depok dalam memastikan kondisi hunian masyarakat tetap aman dan layak untuk di tinggali.

Selain itu, kunjungan langsung juga menjadi sarana untuk melihat kondisi riil di lapangan.

Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Camat Cimanggis, Rahmat Maulana meninjau rumah milik Nenek Mardiyah di RT04/05 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis.

Kunjungan tersebut di lakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi rumah yang masuk dalam kategori Rutilahu.

Pemerintah berencana memberikan bantuan melalui alokasi anggaran untuk memperbaiki tempat tinggal tersebut.

Melalui peninjauan tersebut, pemerintah dapat menilai langsung kebutuhan yang di perlukan dalam proses perbaikan rumah. Hal ini penting agar bantuan yang di berikan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi yang ada.

BACA JUGA:

Viral Sekeluarga Makan Kertas di Depok, Ini Kata Wali Kota

Selain meninjau kondisi bangunan, suasana hangat juga terlihat saat Wali Kota berbincang langsung dengan Nenek Mardiyah. Interaksi tersebut mencerminkan pendekatan humanis yang di lakukan pemerintah kepada masyarakat.

Wali Kota Depok juga menyerahkan bantuan berupa sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut di harapkan dapat meringankan beban hidup.

Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat menjadi bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dan responsif.

Hal ini juga menjadi upaya untuk memastikan bahwa setiap warga mendapatkan perhatian yang layak.

Program perbaikan Rutilahu merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah, di harapkan proses renovasi rumah dapat segera direalisasikan. Sehingga, Nenek Mardiyah dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan memadai.

(Jingga Sonjaya)

Bupati Garut Bicara Soal Peran Strategis Dinas Sosial

0
Bupati garut Dinas sosial fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai memberikan arahan kepada pegawai Dinas Sosial (Dinsos).

Syakur mengatakan, tujuannya ke Dinas Sosial untuk memperkuat soliditas internal pascapelantikan Kepala Disnos, Marlinda Siti Hana.

BACA JUGA:

Bupati Garut Pimpin Rakor Aplikasi Sagarut

Menurut Bupati Garut, sosok Marlinda bukan orang baru di lingkungan Dinsos. Sehingga adaptasi bisa berjalan lebih cepat.

Dinas Sosial adalah salah satu instansi paling strategis di Pemerintah Kabupaten Garut. Karenanya, performanya menjadi tolok ukur bagi masyarakat dalam merasakan kehadiran negara di tengah kesulitan mereka.

“Jadi kalau Dinas Sosial berfungsi dengan baik. Maka seluruh masyarakat akan mendapatkan atau merasakan hadirnya negara. Baik yang mendapatkan musibah bencana, kemiskinan ekstrem maupun pemberdayaan sosial,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Pesan Menyentuh Bupati Garut untuk 2 Kepala Desa PAW

Menyikapi kondisi geografis Kabupaten Garut yang memiliki intensitas bencana tinggi (banjir dan tanah longsor), Bupati Garut meminta Dinsos untuk lebih sigap dan cepat tanggap.

Dia memposisikan Dinas Sosial sebagai titik sentral dalam penanganan dampak bencana. Termasuk dalam urusan rumah roboh dan bantuan sosial darurat lainnya.

Meskipun ada pembagian teknis antardinas, masyarakat hanya ingin melihat solusi nyata dan cepat saat terjadi musibah.

BACA JUGA:

Bupati Garut Siap Tindak Lanjuti Catatan DPRD

Syakur berpesan agar ada perhatian lebih terhadap penanganan kelompok masyarakat yang kurang beruntung. Baik anak yatim piatu maupun para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik dan mental.

Penanganan yang manusiawi dan tepat sasaran terhadap mereka merupakan prioritas utama dalam menjalankan amanah pelayanan sosial.

Hal tersebut demi mewujudkan masyarakat Garut yang lebih sejahtera dan terlindungi.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Pimpin Rakor Aplikasi Sagarut

0
Bupati Garut aplikasi Sagarut fokusjabar.id
Bupati dan Wakil Bupati Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai gelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan aplikasi Sagarut di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota.

Aplikasi Sagarut di rancang untuk mengukur respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat sekaligus menjadi pusat layanan digital terpadu.

BACA JUGA:

May Day 2026: Bupati Garut Instruksikan Pengamanan Humanis

Bupati Garut menegaskan, selama ini banyak program pembangunan dan penanganan masalah yang telah di lakukan SKPD. Namun tidak terdokumentasi atau terukur secara transparan di mata publik.

“Ketika masyarakat menuntut dan kita sudah kerjakan, tidak semua tahu. Dengan aplikasi ini, kita punya mekanisme secara transparan untuk melihat SKPD melakukan evaluasi serta mengantisipasi supaya hal tersebut tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Meskipun menargetkan digitalisasi penuh, pihaknya meminta masyarakat bersabar karena proses ini di lakukan secara bertahap. Mulai dari penguatan layanan administrasi publik hingga rencana digitalisasi tiket (e-ticketing).

“Digitalisasi adalah keinginan kita semua. Namun kami memutuskan untuk melakukannya secara bertahap agar hasilnya maksimal. Kami berharap melalui Sagarut, harapan masyarakat akan pelayanan publik yang prima dapat terpenuhi dan terukur,” katanya.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina menambahkan, rencana pengembangan tahun kedua Sagarut fokus pada pelayanan publik.

Wabup menyoroti perlunya integrasi sistem e-ticketing untuk meminimalisir permasalahan di sektor pariwisata dan fasilitas olahraga.

Wabup menginginkan Sagarut menjadi Top of Mind atau rujukan utama warga Garut saat ingin melakukan pengaduan atau bertanya mengenai layanan kependudukan secara terstruktur.

BACA JUGA:

Pesan Menyentuh Bupati Garut untuk 2 Kepala Desa PAW

“Karena Saya dan Bupati manusia tidak mungkin buka media sosial terus menerus. Jangan sampai ada anggapan bahwa saya tidak pernah membalas keluhan dari masyarakat. Media sosial peran utamanya adalah untuk memberikan informasi. Oleh karena itu harus ada kanal lain terkait dengan pengaduan maupun bagaimana masyarakat bisa tanya jawab yang lebih terstruktur,” ungkap Putri Karlina.

Dia berharap, sinergi antara pihak pengembang (developer) dengan seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Garut semakin kuat agar fitur-fitur di dalam Sagarut dapat segera di luncurkan dan di gunakan secara luas oleh masyarakat.

(Bambang Fouristian)

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sumedang Turun Signifikan

0
angka kematian ibu dan bayi fokusjabar.id
Bupati Sumedang (foto: web)

SUMEDANG, FOKUSJabar.id: Upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Jabar) menunjukkan perkembangan yang positif dalam beberapa tahun terakhir.

Perbaikan ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA:

bank bjb dan Pemkab Sumedang Teken MoU

Isu kesehatan ibu dan anak masih menjadi perhatian penting. Mengingat dampaknya yang langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah secara keseluruhan.

Oleh karena itu, berbagai langkah terus di lakukan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sumedang menempatkan penurunan angka kematian ibu dan bayi sebagai prioritas yang harus di tangani secara serius, sistematis dan konsisten.

Berdasarkan data dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, angka kematian ibu mengalami penurunan bertahap. Dari sebelumnya tercatat 22 kasus, turun menjadi 21 kasus hingga akhirnya berkurang signifikan menjadi 14 kasus pada tahun 2025.

Sementara itu, angka kematian balita sempat mengalami kenaikan dari 196 kasus menjadi 202 kasus. Namun, kondisi tersebut kemudian berhasil di tekan hingga menjadi 173 kasus.

“Capaian ini bukanlah hasil akhir. Justru harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih keras dan lebih terarah. Karena setiap kematian ibu dan bayi adalah persoalan serius yang harus di cegah,” kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Dony menegaskan, tujuan utama dari penyelenggaraan pemerintahan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dapat di lihat melalui indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi ukuran kemajuan suatu daerah.

“Saat ini IPM Kabupaten Sumedang berada di angka 75,5 poin. Ini patut di syukuri karena menempatkan Sumedang pada peringkat ketiga se Jawa Barat,” tuturnya.

BACA JUGA:

Bupati Sumedang Siapkan Cadangan Pangan Berbasis Data Real-Time

Dia menjelaskan, IPM terdiri dari pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

Dalam sektor kesehatan, beberapa indikator penting yang menjadi perhatian meliputi angka harapan hidup, angka kematian ibu serta angka kematian balita.

“Data kematian ibu dan balita harus menjadi rujukan utama dalam pengambilan kebijakan. Prinsipnya adalah good data, good decision and good result. Evaluasi data tahun 2025 harus menjadi dasar komitmen bersama untuk menurunkan angka kematian ibu dan balita pada tahun ini,” jelasnya.

Bupati menekankan bahwa forum yang di gelar tidak sekadar menjadi ruang diskusi semata. Ia berharap, kegiatan tersebut mampu melahirkan komitmen bersama yang di wujudkan dalam langkah nyata di lapangan.

“Keberhasilan penurunan angka kematian ibu dan bayi sangat di tentukan oleh keseriusan, konsistensi serta kolaborasi seluruh pihak,” tegasnya.

Pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong berbagai program yang mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi. Namun demikian, keberhasilan program sangat bergantung pada peran aktif seluruh pihak terkait.

“Setiap ibu dan bayi berhak mendapatkan keselamatan serta pelayanan terbaik. Mari pastikan tidak ada lagi yang kehilangan kesempatan hidup hanya karena sistem yang belum optimal. Jangan biarkan satu nyawa pun hilang akibat keterlambatan yang sebenarnya bisa kita cegah,” katanya.

(Jingga Sonjaya)

Grab for School Solusi Larangan Siswa Bawa HP di Kota Tasikmalaya

0
Grab for School Tasikmalaya fokusjabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan dan Direktur Operasional Grab Indonesia Richard Aditya, fotoe bersama siswa yang menerima uang apresiasi dari Grab Indonesia (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) punya solusi terhadap larangan membawa HandPhone (HP) bagi anak didik. Yakni, Grab for School.

Grab for School untuk menjawab rasa kekhawatiran para orang tua soal mobilitas anak tanpa ponsel.

BACA JUGA:

Fiskal Daerah Terbatas, Viman Alfarizi Andalkan Sinergi Ulama untuk Bangun Kota Tasikmalaya

Sebagai informasi, saat ini sejumlah sekolah di wilayah Kota Tasikmalaya telah menerapkan larangan membawa HP bagi siswa.

Kebijakan tersebut di ambil untuk menjaga kualitas proses belajar mengajar dan menciptakan ketertiban di lingkungan sekolah.

Tanpa distraksi notifikasi dan media sosial, siswa di harapkan lebih fokus belajar di dalam kelas.

Namun aturan itu memunculkan dilema baru. Banyak orang tua khawatir kesulitan memantau anaknya saat pulang sekolah.

Biasanya, HP jadi alat komunikasi utama untuk menjemput atau memastikan anak sampai rumah dengan aman dan selamat.

Menjawab keresahan itu, Direktur Operasional Grab Indonesia, Richard Aditya mengenalkan Grab for School sebagai layanan khusus antarjemput siswa tanpa perlu membawa HP pribadi ke Sekolah.

“Program ini di rancang untuk mendukung kepatuhan terhadap regulasi sekolah. Sekaligus jadi solusi atas kekhawatiran orang tua mengenai pergerakan anak,” ungkap Richard Aditya.

Dia menjelaskan, lewat Grab for School  pemesanan perjalanan di lakukan melalui sistem sekolah atau wali kelas, bukan dari HP siswa.

Orang tua tetap bisa memantau perjalanan anak secara real-time lewat aplikasi di ponsel mereka. Semua driver yang tergabung sudah terverifikasi dan mendapat pelatihan khusus untuk layanan antaranak sekolah.

Untuk menyosialisasikan program ini, Richard Aditya bersama Wali Kota Tasikmalaya,Viman Alfarizi Ramadhan menyerahkan laptop secara simbolis ke SMAN 1 dan SMPN 2 Kota Tasikmalaya.

“Laptop ini akan di gunakan anak-anak sekolah untuk melakukan pemesanan grab melalui sistem aplikasi untuk pengantaran pulang ke rumah. Pemesanan pun jadi tidak antre karena sudah di sediakan beberapa laptop,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Ketua DPC PPP Terpilih Wajib Nyalon Wali Kota Tasikmalaya

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengapresiasi langkah Grab Indonesia dalam menyediakan layanan antarjemput anak sekolah.

“Saya apresiasi dan terima kasih bagi perusahaan Grab Indonesia yang telah memberikan support dan layanan antarjemput untuk pelajar melalui program Grab for School,” katanya.

“Grab for School memberikan kemudahan dan kelancaran peserta didik pulang ke rumahdengan aman dan selamat,” Viman menambahkan.

Menurutnya, larangan membawa HP ke sekolah bagi anak-anak kita jangan sampai membuat orang tua jadi khwatir karena tidak bisa komunikasi selama anakanya berada di sekolah atau tidak dapat memantau pergerakan mereka.

“Kita ingin lingkungan sekolah tertib dan anak-anak lebih fokus belajar. Meski begitu, keselamatan dan kenyamanan pulang-pergi sekolah juga harus menjadi perhatian kita. Dan Grab for School bisa menjadi win-win solution,” ujarnya.

Program Grab for school di sambut baik pihak sekolah yang ada di Kota Tasikmalaya.

Kepala SMPN 2 Kota Tasikmalaya, Affi Endah Navilah mengatakan, program Grab for School sangat membantu menjembatani aturan sekolah dengan kebutuhan orang tua dan anak didik.

“Anak-anak tetap disiplin dan lebih fokus saat KBM berlangsung walaupun mereka tidak bawa HP. Namun mobilitas mereka tetap aman dan terpantau saat pulang sekolah karena sudah di antar pihak grab,” jelas Affi.

Dia mengaku, Grab Indonesia tidak hanya menyediakan program for school. Namun juga berkontribusi dalam membantu kebutuhan-kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.

“Kami sangat terbantu. Sejumlah kebutuhan prasarana sekolah di bantu Grab Indonesia. Termasuk memberikan uang apresiasi bagi siswa yang rutin menggunakan Grab for school dan siswa yang berprestasi di sekolah,” terangnya.

Grab Indonesia menargetkan program ini di perluas ke semua sekolah yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya secara bertahap.

Dengan Grab for School, aturan larangan siswa membawa HP ke sekolah tetap jalan, orang tua juga tenang dan anak-anak tetap aman dan selamat sampai rumah.

(Seda)

Pelatih Persib: Babak Pertama vs Bhayangkara tak Sesuai Rencana

0
Persib bhayangkara fokusjabar.id
Pelatih Persib, Bojan Hodak. (foto: Arif)

LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Bhayangkara FC pada pertandingan tandang Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026).

Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 4-2 tersebut, Persib sempat tertinggal lebih dulu dua gol dari Bhayangkara FC melalui Bernard Doumbia menit 6 dan Mousa Sidibe menit 26.

BACA JUGA:

Misi Balas Dendam jadi Target Pelatih Bhayangkara FC

Namun Persib berhasil bangkit dan mencetak empat gol melalui Federico Barba menit 45+2, Rosembergne “Berguinho” da Silva menit 49, Beckham Putra Nugraha menit 60 dan Adam Alis Setyano menit 89.

Tambahan tiga poin membuat Persib pada pekan ke-30 kembali ke puncak klasemen dengan 69 poin.

Pelatih Persib, Bojan Hodak mengakui, di babak pertama anak asuhnya bermain tidak sesuai harapan.

“Kami memulai pertandingan dengan cara yang salah. Tidak melakukan dengan tepat apa yang sudah kami sepakati untuk tidak di lakukan,” ungkapnya.

“Kami memberi mereka banyak ruang untuk serangan balik dan kita tampak seperti mengulang hal buruk pada laga sebelumnya. Bahwa setiap saat kita baru mulai bermain setelah lawan mencetak gol,” ujarnya.

Setelah tertinggal dua gol, skuad Maung Bandung mulai bangkit dan bisa tampil sesuai dengan strategi yang diterapkan.

Sehingga, Persib bisa menciptakan banyak peluang dan mencetak empat gol selain menutup pertandingan dengan kemenangan.

BACA JUGA:

Persib Bandung Siap Hadapi Tekanan Berat Bhayangkara FC

“Jadi usai tertinggal 2-0, baru kami mulai bermain. Menciptakan tiga, empat peluang babak pertama, tapi hanya mencetak satu gol. Baru di babak kedua, saya pikir pertandingan berjalan satu arah,” katanya.

“Saya tidak melihat mereka mempunyai peluang apa-apa kecuali gol yang dianulir itu. Jadi secara keseluruhan bagus, tiga poin, dan kami bisa fokus pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.

(Arif)

Menang vs Bhayangkara, Kapten Persib Fokus Hadapi PSIM

0
persib psim fokusjabar.id
Gelandang Persib, Marc Klok. (foto: Arif)

LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas Bhayangkara FC pada pertandingan tandang Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026).

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok bersyukur timnya bisa meraih kemenangan atas Bhayangkara FC. Terlebih sebelumnya skuad Maung sempat tertinggal dua gol.

BACA JUGA:

Persib Bandung Siap Hadapi Tekanan Berat Bhayangkara FC

Namun, berkat kerja keras dan semangat tinggi akhirnya skuad Persib Bandung bisa bangkit dan mencetak empat gol.

Empat gol Persib pada laga tersebut di cetak Federico Barba menit 45+2, Rosembergne “Berguinho” da Silva menit 49, Beckham Putra Nugraha menit 60 dan Adam Alis Setyano menit 89.

Kemenangan atas Bhayangkara FC membuat Persib kembali naik ke puncak klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan mengumpulkan 69 poin.

Marc Klok menuturkan, setelah pertandingan tersebut skuad Maung Bandung harus fokus menatap laga selanjutnya menghadapi PSIM Yogyakarta.

“Satu final sudah selesai. Sekarang ada empat final lagi di depan. Sangat sederhana, lupakan hari ini dan fokus pada laga selanjutnya,” tegas Marc Klok.

BACA JUGA:

Marc Klok: Tandang ke Bhayangkara FC untuk 3 Poin

Pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 kompetisi Super League 2025/2026 dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin 4 Mei 2026.

(Arif)