spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 10

BPJS Kesehatan Cikarang Siap Tanggung Korban Kecelakaan KRL Bekasi

0
Bekasi, FOKUSJabar.id
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Erwin Fadilah

BEKASI,FOKUSjabar.id: Penanganan medis bagi para korban kecelakaan KRL di wilayah Bekasi Timur terus menjadi prioritas. Menanggapi situasi tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Cikarang menyatakan kesiapan penuh untuk menjamin biaya perawatan para korban, termasuk memberikan kemudahan bagi peserta yang status kepesertaannya sedang tidak aktif.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Erwin Fadilah, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat merespons kebutuhan mendesak para korban. Dalam kondisi darurat, BPJS Kesehatan menyediakan mekanisme khusus untuk mengaktifkan kembali status kepesertaan warga agar akses perawatan tidak terhambat.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Desak Pengamanan Perlintasan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

“Jika ada peserta yang statusnya non-aktif namun sangat membutuhkan perawatan segera, kami sudah menyiapkan mekanisme aktivasi kembali. Kami siap membantu mempercepat prosesnya demi kemanusiaan,” ujar Erwin, Rabu (29/04/2026).

Erwin mengungkapkan, pihaknya baru saja membantu aktivasi kepesertaan satu korban yang memerlukan perawatan lanjutan secara cepat. Langkah ini diambil melalui koordinasi lintas sektor bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Terkait skema penjaminan, Erwin menjelaskan bahwa dalam kasus kecelakaan transportasi publik, Jasa Raharja tetap menjadi penjamin utama. Namun, BPJS Kesehatan akan bertindak sebagai pendukung (support) lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penjamin pertama tetap pihak terkait seperti Jasa Raharja. Namun, jika diperlukan dukungan pembiayaan tambahan dari BPJS, kami pastikan akan mencover selama sesuai dengan indikasi medis,” jelasnya.

Menariknya, BPJS Kesehatan juga memberikan jaminan bagi korban yang berdomisili di Kabupaten Bekasi namun memiliki identitas (KTP) luar daerah. Menurut Erwin, sistem BPJS yang bersifat nasional memungkinkan koordinasi antar-pemerintah daerah berjalan lancar tanpa hambatan administrasi bagi pasien.

“BPJS memiliki akses nasional. Selama ada koordinasi dengan Pemda Bekasi untuk memberikan pelayanan, kami siap memberikan jaminan. Prinsipnya, selama ada indikasi medis, pasti kami tanggung,” pungkas Erwin.

(Jingga Sonjaya)

Hibah Jumbo Kabupaten Tasikmalaya Disahkan, DPRD Pastikan Kontrol Ketat

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
ketfot: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Nanang Romli, S.Ip

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: DPRD Kabupaten Tasikmalaya resmi menyetujui penghibahan sejumlah aset strategis milik daerah dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (29/4/2026) lalu. Keputusan ini merujuk pada usulan Bupati Tasikmalaya dan regulasi mengenai pengelolaan barang milik daerah yang tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2019.

Aset yang dilepas pemerintah daerah kali ini memiliki nilai fantastis dan cakupan yang luas, di antaranya:

  • Sektor Keagamaan: 39 unit kendaraan roda empat senilai Rp6,56 miliar untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta lahan seluas 10.000 meter persegi di Desa Pamoyanan bagi organisasi Persatuan Islam (PERSIS).
  • Sektor Pendidikan: Lahan seluas 10.075 meter persegi di Kecamatan Cipatujah untuk pengembangan Universitas Padjadjaran (Unpad).
  • Sektor Kesehatan: Gedung seluas 1.307 meter persegi untuk operasional Palang Merah Indonesia (PMI).

Baca Juga: Fiskal Daerah Terbatas, Viman Alfarizi Andalkan Sinergi Ulama untuk Bangun Kota Tasikmalaya

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli, menegaskan bahwa persetujuan dewan merupakan syarat mutlak bagi hibah yang nilainya melebihi Rp5 miliar. Langkah ini sebagai fungsi kontrol legislatif terhadap penggunaan kekayaan daerah.

“Bupati tidak bisa memutuskan sendiri untuk hibah bernilai besar. Persetujuan DPRD adalah representasi suara masyarakat untuk memastikan penggunaan aset tersebut dengan tepat,” jelas Nanang, Kamis (30/4/2026).

Aspek Fundamental Menyentuh Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Nanang menambahkan, hibah ini sangat strategis karena menyentuh aspek fundamental seperti layanan kesehatan dan pendidikan. Ia berharap aset tersebut mampu mempercepat akses layanan primer hingga pemanfaatan teknologi medis yang ramah bagi disabilitas dan lansia.

Senada dengan Nanang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi PKB, Ami Fahmi, menyatakan bahwa persetujuan ini merupakan hasil kerja kolektif antara eksekutif dan legislatif. Meski bersifat hibah murni tanpa pembagian keuntungan (sharing profit), Ami menegaskan bahwa harus ada timbal balik berupa manfaat nyata bagi warga.

“Jika tidak ada keuntungan finansial bagi daerah, maka manfaat sosialnya harus terukur. Misalnya, peningkatan layanan kesehatan bagi warga kurang mampu atau kemudahan akses pendidikan,” tutur Ami.

DPRD berkomitmen untuk terus mengawal dan mengawasi pemanfaatan aset-aset tersebut agar tidak terjadi penyalahgunaan.

“Poin intinya, aset yang lepas harus kembali manfaatnya kepada masyarakat luas,” pungkasnya.

(Farhan K)

Warga Ciamis Siap-siap! Rokhmat Ardiyan Bawa Program 2.000 Sambungan Listrik Gratis Tahun Ini

0
Screenshot

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Anggota DPR RI, Rokhmat Ardiyan, melakukan kunjungan kerja maraton di Kabupaten Ciamis untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto terealisasi dengan tepat sasaran. Legislator dari Fraksi Gerindra ini turun langsung ke lapangan guna memantau distribusi bantuan serta ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Tugas saya adalah mengawal agar seluruh program Bapak Presiden Prabowo benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah,” tegas Rokhmat saat ditemui di Sekretariat Fraksi Partai Gerindra Ciamis, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Agun Rangkul Mantan Narapidana di Ciamis, Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI untuk Hapus Stigma

Salah satu agenda utamanya adalah meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di MTs Negeri 1 Ciamis. Rokhmat mengecek detail mulai dari dapur produksi yang sudah lengkap dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hingga komposisi nutrisi pada makanan siswa. Meski mengapresiasi kualitas protein, sayur, dan buah yang disajikan, ia mencatat adanya beberapa poin teknis yang perlu segera dievaluasi agar distribusi semakin sempurna.

Selain pendidikan, ketahanan pangan menjadi sorotan. Rokhmat mendatangi gudang Bulog dan memastikan stok beras di Ciamis aman untuk enam bulan ke depan. Ia juga memuji kebijakan harga gabah yang kini menguntungkan petani.

“Dulu harga gabah tertinggi hanya Rp4.500, sekarang serendah-rendahnya sudah mencapai Rp6.500. Ini bukti nyata keberpihakan Presiden terhadap kesejahteraan petani,” tambahnya.

Program Listrik Gratis PLN

Rokhmat juga membawa kabar baik bagi warga kurang mampu melalui program pemasangan listrik gratis hasil kerja sama dengan PLN. Khusus untuk Kabupaten Ciamis, ia menargetkan pemberian lebih dari 2.000 sambungan listrik tanpa biaya. Ia mengimbau warga yang membutuhkan segera melapor agar bisa segera terbantu.

Dalam kunjungan ini, bantuan konkret senilai ratusan juta rupiah juga digelontorkan. Bantuan meliputi dana pembangunan sekretariat Rp100 juta dan 500 paket sembako untuk kader ranting. Kemudian bantuan satu ekor sapi dan armada bentor untuk menunjang kebersihan lingkungan.

Sebagai penggerak ekonomi desa, Rokhmat mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, koperasi adalah solusi cerdas untuk menciptakan lapangan kerja baru tanpa mematikan pelaku UMKM yang sudah ada. Ia menegaskan bahwa subsidi energi berupa BBM dan LPG yang mencapai ratusan triliun rupiah adalah wujud kehadiran negara untuk rakyat kecil.

(Mia)

Kawal Ketat May Day 2026, Polres Cimahi Siagakan Polisi untuk Pengawalan Rombongan Buruh

0
Cimahi, FOKUSjabar.id
Foto: Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra (tengah). (Arif)

CIMAHI,FOKUSjabar.id: Ribuan buruh dari wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersiap memadati Jakarta untuk merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026). Massa yang tergabung dalam 14 federasi dan serikat buruh ini akan bertolak menuju kawasan Monas untuk menghadiri agenda May Day Fiesta.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra, mengungkapkan bahwa berdasarkan data registrasi, sebanyak 5.724 buruh dipastikan berangkat menggunakan armada 104 bus. Pergerakan massa ini akan dimulai secara bertahap sejak Kamis (30/4/2026) tengah malam hingga Jumat subuh.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Standarisasi 600 Day Care untuk Perkuat Perlindungan Anak

“Kami mencatat ada 27 titik kumpul pemberangkatan di wilayah Cimahi dan KBB. Keberangkatan paling awal mulai pada pukul 00.00 WIB malam ini,” ujar Niko saat memberikan keterangan, Kamis (30/4/2026).

Untuk meminimalkan kemacetan, rombongan bus buruh akan terbagi melalui tiga akses gerbang tol utama. Yakni Gerbang Tol Baros, Gerbang Tol Padalarang, dan Gerbang Tol Pasir Koja.

Polres Cimahi tidak main-main dalam mengawal pergerakan ini. Sebanyak 460 personel kepolisian siaga untuk mengamankan jalannya pemberangkatan. Wakapolres Cimahi, Kompol Zulkarnaen memimpin langsung pengamanan dengan pola pengamanan melekat.

“Pola pengamanan kami mulai dari titik kumpul. Bahkan, ada anggota yang kami sandingkan di dalam bus untuk memastikan situasi tetap kondusif selama perjalanan pergi hingga kembali lagi ke rumah masing-masing,” tegas Niko.

Niko juga memastikan bahwa untuk tahun ini, konsentrasi massa buruh sepenuhnya terserap ke Jakarta. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima laporan adanya aksi massa atau demonstrasi di wilayah hukum Polres Cimahi.

Meski demikian, petugas tetap siaga di sejumlah titik strategis di Cimahi dan KBB untuk mengantisipasi sisa aktivitas warga. Kapolres mengimbau kepada seluruh peserta May Day agar tetap menjaga ketertiban. Terlebih menjaga keselamatan selama merayakan hari bersejarah bagi kaum pekerja tersebut.

(Arif)

Fiskal Daerah Terbatas, Viman Alfarizi Andalkan Sinergi Ulama untuk Bangun Kota Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, saat memberikan sambutan di hadapan para alim Ulama dalam kegiatan silaturahmi bersama ulama dan umaroh di Aula Utama Kantor Bappelitbangda Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa peran alim ulama dan tokoh masyarakat merupakan pilar strategis dalam menggerakkan roda pembangunan daerah. Hal tersebut ia sampaikan dalam agenda Silaturahmi Akbar Ulama dan Umaro se-Kota Tasikmalaya yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bappelitbangda, Kamis (30/4/2026).

Acara lintas generasi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara, Ketua DPRD H. Aslim, serta para mantan Wali Kota seperti Budi Budiman dan Syarif Hidayat. Pertemuan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi demi menjaga predikat Tasikmalaya sebagai Kota Santri yang religius dan kondusif.

Baca Juga: Ketua DPC PPP Terpilih Wajib Nyalon Wali Kota Tasikmalaya

“Maju atau mundurnya kota ini tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi sangat bergantung pada doa, dukungan, dan cinta para ulama serta tokoh masyarakat terhadap Kota Tasikmalaya,” ujar Viman Alfarizi.

Viman secara terbuka memaparkan tantangan yang sedang pemerintah hadapi. Ia mengakui bahwa saat ini bantuan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi tidak lagi melimpah seperti periode-periode sebelumnya.

“Meskipun kondisi fiskal daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja, kami tetap optimis. Di tengah keterbatasan anggaran, sinergi antara ulama dan umaro adalah kunci utama. Kita akan mengoptimalkan potensi lokal dan kolaborasi semua elemen untuk membangkitkan ekonomi daerah,” tambahnya.

Ulama Sebagai Garda Terdepan Penjaga Ketentraman Masyarakat

Dalam forum dialog tersebut, Viman memposisikan ulama sebagai garda terdepan penjaga moral dan ketenteraman masyarakat. Baginya, rasa aman dan nyaman adalah modal dasar pembangunan yang tidak bisa ternilai dengan uang.

Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya, K.H. Nono Nurul Hidayat, menyambut baik langkah transparan Pemkot Tasikmalaya. Menurutnya, pembangunan daerah memerlukan legitimasi moral agar tetap berada di jalur yang benar.

“Pertemuan ini sangat istimewa karena kita membangun komitmen bersama. Dengan duduk satu meja, perbedaan pendapat justru menjadi kekuatan, kritik menjadi masukan berharga, dan doa menjadi energi bagi pemerintah untuk mewujudkan Tasikmalaya yang lebih sejahtera,” ungkap K.H. Nono.

Melalui forum ini, Pemkot Tasikmalaya berharap para tokoh agama terus berkontribusi aktif dalam merumuskan kebijakan publik, sehingga program-program prioritas daerah dapat terakselerasi meski dalam kondisi keterbatasan anggaran.

(Seda)

Petugas Balawista dan Pemandu Wisata Air di Pangandaran Kini Harus Berlisensi BNSP

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: by web

PANGANDARAN,FOKUSjabar.id: Standar keselamatan di destinasi wisata air Kabupaten Pangandaran kini memasuki babak baru. Seluruh petugas Balawista serta pemandu wisata tirta diwajibkan memiliki sertifikasi kompetensi resmi guna menekan angka kecelakaan dan menjamin keamanan wisatawan.

Instruktur sekaligus Asesor BNSP yang juga menjabat Sekretaris Balawista Jawa Barat, Asep Kusnidar, menegaskan bahwa sertifikasi profesi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban mutlak. Aturan ketat ini merujuk pada Peraturan Menteri Pariwisata (Permenpar) Nomor 6 Tahun 2025.

Baca Juga: Tingkatkan Estetika Wisata, PLN Tanam Kabel Bawah Tanah 3,2 KM di Pantai Pangandaran

“Pengelola wisata memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan personelnya tersertifikasi. Jika diabaikan, mereka akan terbentur sanksi yang diatur dalam Permenpar terbaru tersebut,” tegas Asep, Kamis (30/4/2026).

Kebijakan ini tidak hanya menyasar penjaga pantai (Balawista) di Pantai Pangandaran saja. Para pemandu wisata air di berbagai objek wisata populer seperti Citumang, Green Canyon, Ciwayang, hingga Santirah juga wajib mengantongi lisensi kompetensi yang teruji.

Asep menjelaskan bahwa sertifikasi ini sangat krusial mengingat aktivitas wisata air di Pangandaran memiliki risiko tinggi. Tanpa penanganan dari tenaga profesional yang memiliki standar kompetensi, keselamatan pengunjung menjadi taruhannya.

“Setiap pemandu wisata tirta harus memiliki kemampuan yang telah tervalidasi secara resmi. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus memberikan kepastian jaminan keselamatan bagi siapa pun yang berkunjung,” tambahnya.

Melalui penerapan aturan ini, pemerintah berharap standar keamanan di seluruh destinasi wisata air Pangandaran meningkat secara signifikan. Selain memberikan rasa aman bagi wisatawan, langkah ini strategis untuk menjaga reputasi dan keberlanjutan sektor pariwisata Pangandaran di mata dunia.

(Sajidin)

Tingkatkan Estetika Wisata, PLN Tanam Kabel Bawah Tanah 3,2 KM di Pantai Pangandaran

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Suasana rapat kordinasi antara pemerintah pangandaran bersama pihak PLN

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kawasan wisata Pantai Pangandaran akan segera memiliki wajah baru yang lebih rapi dan estetis. PT PLN (Persero) berencana memulai proyek penanaman kabel listrik bawah tanah pada Juli 2026 mendatang guna menghilangkan pemandangan kabel udara yang semrawut sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik di destinasi unggulan tersebut.

Tim Leader Teknik ULP PLN Pangandaran, Imam Sholihin, menjelaskan bahwa proyek strategis ini mencakup perbaikan jaringan secara menyeluruh hingga ke ujung pantai atau Pos 1, tepat sebelum kawasan Cagar Alam.

Baca Juga: Anggota DPR RI Ida Nurlaela Bangun Kembali Hunian Marnes Pangandaran

“Proyek ini bertujuan untuk menata kawasan wisata agar lebih indah. Sekaligus memperkuat pasokan energi listrik di sepanjang garis pantai,” ungkap Imam saat ditemui di TIC Pangandaran, Kamis (30/4/2026).

Imam mengungkapkan, sistem jaringan listrik di Pantai Pangandaran saat ini masih bersifat radial. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan listrik membutuhkan waktu yang cukup lama apabila terjadi gangguan di lapangan.

“Karena sistem sebelumnya masih radial, penanganan saat listrik padam bisa memakan waktu lama. Oleh sebab itu, kami mengajukan peningkatan jaringan agar respon pemulihan bisa jauh lebih cepat,” tambahnya.

Sebagai solusi konkret, PLN akan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) bawah tanah sepanjang 3,2 kilometer. Penarikan kabel akan mulai dari Gardu Akustik di kawasan Grand Pangandaran hingga mencapai Hotel Horison Grand Palma dengan kedalaman galian mencapai 1 meter.

Penerapan sistem SKTM ini harapannya tidak hanya meningkatkan fleksibilitas jaringan, tetapi juga meminimalkan durasi pemadaman jika terjadi kendala teknis. Proyek ini dalam trget pengerjaan mulai pada Juli 2026. Selama proses konstruksi berlangsung, PLN mengimbau masyarakat dan pelaku wisata untuk berhati-hati. Kemudian ikut serta mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan demi kepentingan bersama.

(Sajidin)