spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8367

Masuk ke Pasar Cibinong, Cagub Jabar TB Hasanuddin Kenalkan 7 Program Hasanah

0
Cagub Jabar TB Hasanuddin saat blusukan di Pasar Cibinong, KAbupaten Bogor (Foto IST)
Cagub Jabar TB Hasanuddin saat blusukan di Pasar Cibinong, KAbupaten Bogor (Foto IST)

BOGOR, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) blusukan di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (15/3/2018). Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau kestabilan harga bahan pokok di pasar tradisional.

Di sela blusukannya, Hasan menyampaikan tujuh program unggulan yang akan digulirkan dalam membangun daerah dan masyarakat Jabar. Salah satunya program Imah Reumpeg (Rumah Tegap) dengan menyiapkan Down Payment (DP) 1 persen dan cicilan rendah.

“Program Imah Rempeg ini merupakan langkah kita untuk menyejahterakan rakyat, yakni dengan menyediakan rumah yang aman dan nyaman untuk ditinggali,” kata Hasan.

Kaitannya dengan DP 1 persen, hal itu kata dia sinergis dengan program Presiden Joko Widodo yang akan diaplikasikan di Jawa Barat. Rencananya perumahan itu akan dibangun dengan aset-aset mili pemerintah daerah Jawa Barat yang tersebar di ribuan titik.

“Aset-aset Pemprov Jabar ini banyak, kenapa tidak kita gunakan untuk kepentingan rakyat,” jelas dia.

Selain Imah Reumpeg, Cagub yang berpasangan dengan Anton Charliyan ini pun mempunyai program BogaGawe, Jabar Sebeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Turkamling dan Budaya serta Molotot.com.

(LIN)

Vandalisme Menjadi Penghambat Ciamis Raih Adipura

0
Vandalisme Menjadi Penghambat Ciamis Meraih Adipura. (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Aksi vandalisme keindahan kota yang sedang ditata Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk penilaian Adipura menjadi penghambatnya. Salah satu tempat yang menjadi sasaran corat-coret orang tidak bertanggung jawab itu adalah tugu atlet Si Obor yang berada di bundaran Stadion Galuh Ciamis.

Di tugu Si Obor itu terpampang tulisan “Hantu Adalah Kenangan,” dicoreti menggunakan cat pilox. Padahal hari ini adalah hari pertama Kabupaten Ciamis menjalani penilaian untuk Adipura.

“Vandalisme bisa mengancam Kabupaten Ciamis tidak mendapatkan Adipura karena itu mengganggu K3 (Kebersihan, Keamanan, dan Ketertiban). Penilaian Adipura hari ini dimulai,” ujar Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Ciamis, Bayu Rukmana, saat dihubungi FOKUSJabar.id, Kamis (15/3/2018).

Sebenarnya, kata Bayu yang membuat coretan sehingga merusak keindahan tempat umum itu adalah orang kreatif yang mempunyai jiwa seni. Hanya saja tidak bisa bertanggung jawab karena tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya.

“Mereka, pelaku vandalisme itu punya seni tinggi cuma salah penempatan. Beberapa titik sasaran vandalisme orang tidak bertanggung jawab itu sudah kita hapus dan di cat ulang,” ucap Bayu.

Bayu mengaku sulit mengendalikan aksi vandalisme. Padahal dirinya sudah beberapa kali melakukan himbauan kepada warga agar menjaga keindahan tempat umum dengan tidak melakukan aksi vandalisme.

“Kita sudah melakukan himbauan. Tapi kan namanya juga manusia, ya begitu. Tapi upaya dari kita, berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penindakan kalau ada pihak-pihak yang melakukan vandalisme,” kata Bayu.

(Ibenk/Bam’s)

Deddy Mizwar Siap Dorong Rotan Majalengka Berorientasi Ekspor

0
Cagub AJbar nomor urut 4 Deddy Mizwar saat berkunjung ke perajin Rotan di Majalengka (Foto IST)
Cagub AJbar nomor urut 4 Deddy Mizwar saat berkunjung ke perajin Rotan di Majalengka (Foto IST)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar akan mendorong potensi rotan Majalengka agar berorientasi ekspor.

Menurut dia, peluang besar menanti, tetapi menuntut para perajin rotan Majalengka untuk lebih meningkatkan kreativitas dan inovasi pengembangan produk agar bisa berdaya saing.

“Kreativitas dan inovasi produk harus semakin dikembangkan. Ini penting agar para perajin rotan Majalengka bisa berdaya saing,” jelas Deddy saat berkunjung ke perajin rotan Majalengka, Kamis (15/3/2018).

Deddy menyebut bahwa potensi kerajinan rotan Majalengka sangat besar untuk dikembangkan, terlebih Majalengka akan menjadi destinasi wisatawan, seiring dengan selesainya pembangunan bandara Kertajati. Kendati begitu, kata dia, potensi itu harus lebih digali lagi.

Tidak hanya masalah kreativitas dan inovasi saja, namun keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) pun harus lebih ditingkatkan, terlebih kompetisi usaha saat ini sangat ketat.

“Meningkatkan daya saing dengan keterampilan membuat kreasi rotan. Apalagi nanti pembangunan bandara internasional dan pelabuhan selesai dan terintegrasi, sehingga diperlukan SDM yang benar-benar handal,” kata dia.

Dengan beroperasinya bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban di Subang. Para perajin akan memiliki pintu untuk ekspor dan produknya memiliki daya saing.

“Insya Alloh ada pelabuhan Patimban 2020. Jadi tidak harus kirim lewat Tanjungpriok. Daya saing tadi karena transportasi lebih murah. Apalagi di Majalengka ada BIJB. Sehingga transportasi jadi lebih murah dan berdaya saing tinggi,” tutur Deddy.

Menurut dia, saat ini daya saing perajin belum kompetitif karena ongkos transportasi yang mahal. Hal tersebut disebabkan tingginya biaya operasional dan ekspor.

“Masa ekspor harus ke jakarta dulu, artinya Jabar belum mandiri. Tapi ke depan membuat kemandirian Jabar, internasional airport ada di Majalengka, dan pelabuhan ada.
Kita harapkan nanti industri rotan bisa jauh lebih berkembang dan bisa jadi kunjungan wisata. SDM dan kualitas produk harus dikembangkan guna menyongsong peluang yang ada,” kata dia.

“Termasuk pengelolaanya, jangan-jangan ini jadi destinasi wisata, karena ada airport Majalengka. Kreativitas harus dikembangkan, harus beragam, makanya uji kelayakan kompetensi jadi penting, kalau enggak susah juga nantinya,” tambah Deddy.

Sementara itu koordinator perajin rotan Majalengka Kadi Kardi mengatakan, rotan di Majalengka saat ini sudah setaraf dengan pusat industri lainnya, seperti halnya kerajinan rotan Cirebon, Jogja dan Solo.

“Sekarang ini kerajinan rotan Majalengka sudah diakui. Hanya saja masalah SDM nya saja, karena tenaga kerja terampilnya masih kurang,” kata Kadi Kardi.

Pihaknya berharap ada dorongan dan perhatian dari pemerintah dalam mendorong pengembangan SDM perajin rotan di Majalengka. Apalagi kalau BIJB dan Pelabuhan selesai beroperasi.

“Tentunya ini harus ada dorongan dari pemerintah,” tegas dia.

(LIN)

Cagub Deddy Mizwar Siap Bersaing dengan PDIP di Majalengka

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) mengaku optimis raihan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 di Kabupaten Majalengka maksimal.

Deddy mengakui, Majalengka merupakan basis politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bahkan, Majalengka dikuasai dengan basis suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014.

“Dalam Pileg PDIP menang, tapi dalam Pilgub belum tentu PDIP. Kenyataan dari survei sekarang ini tidak menunjukan angka pilihan legislatif di PDIP,” ujar Deddy Mizwar, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya, potensi suara mengambang di Majalengka menjadi kesempatan bagus untuk memenangkan persaingan dengan PDIP. Deddy menambahkan, mesin pemenangannya di kawasan Pantura sudah memetakan kantung kantung suara.

“Jadi ada masa mengambang yang jkalau Pilgub berbeda pilihannya dengan Pileg. Justru di kantong – kantong seperti itulah harus masuk, harus dioptimalkan di sana,” katanya.

“Semuanya masih bisa digoyang, semuanya gak ada yang gak bisa berubah, karena perubahan adalah keniscayaan,” tambahnya.

(Adie/Bam’s)

Demiz Tegaskan Persentase Kemenangan Pilgub Jabar Bukan Asal Ceplas Ceplos

0

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id : Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) menegaskan, keyakinannya bisa mendapatkan raihan suara 54 persen di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018, bukan sebatas bayangan kasar.

Menurutnya, dari strategi pemenangan yang sudah dijalankan oleh semua partai pengusung di daerah – daerah, berjalan sesuai yang direncanakan.

“Artinya, saya ngomong bukannya tanpa perhitungan kenapa minimal 54 persen. Karena ini semua sudah masuk dalam strategi,” tegas Deddy di Majalengka, Kamis (15/3/2018).

Bahkan, lanjut Deddy, figur – figur Partai pengusung mulai dari Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terjun langsung dalam pemenangan Pilgub Jawa Barat, memperkuat kans kemenangan.

“Beberapa kali AHY datang, beberapa kali SBY datang dan dimana – mana (berkampanye). Ini sudah masuk dalam hitungan kita semua. Makanyya saya tidak ngomong sembarangan,” katanya.

(Adie/Bam’s)

Lawan Arema, Persib Turunkan Pemain yang Sudah Dikontrak

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi Arema FC pada pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (18/3/2018).

Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, pada pertandingan uji coba tersebut pihaknya tidak akan menurunkan pemain seleksi yakni M Al Amin Syukur Fisabillah dan Bobby Satria.

Pelatih asal Argentina menuturkan, pada pertandingan uji coba menghadapi Arema, Persib akan menurunkan pemain yang sudah terikat kontrak.

“Tidak (dimainkan). Hanya pemain yang sudah dikontrak Persib yang akan main di pertandingan lawan Arema nanti. Tidak ada pemain trial di sana,” kata Gomez, Kamis (15/3/2018).

Persib sendiri menggelar pertandingan uji coba menghadapi Arema untuk persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 2018. Sebelumnya, Maung Bandung sudah berujicoba dengan tim dari liga 2 dan 3.

(Arif/Bam’s)

Fisabillah dan Bobby Belum Pasti Direkrut, Ini Kata Pelatih Persib

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez belum bisa memberikan penilaian kepada dua pemain yang saat ini ikut seleksi, M Al Amin Syukur Fisabillah dan Bobby Satria.

Menurut Gomez, kedua pemain tersebut belum dipastikan akan direkrut. Bahkan, tidak manutup kemungkinan keduanya tidak lolos seleksi jika penampilannya tidak seusai dengan kebutuhan tim.

“Dari dua pemain itu, kemungkinan kita hanya ambil satu pemain. Itu juga tidak pasti, bisa atau tidak saya ambil, tergantung nanti,” jelas Gomez, Kamis (15/3/2018).

Pelatih yang sempat menangani Johor Darul Ta’zim (JDT) memiliki kriteria untuk merekrut pemain yang berposisi sebagai bek. Salah satunya memiliki postur tubuh yang tinggi.

“Saya pikir, seorang pemain bek tengah haru‎s kuat, tinggi badan yang bagus, punya kecepatan dan kemampuan melompat,” ucap pelatih berusia 61 tahun ini.

(Arif/Bam’s)