spot_imgspot_img
Jumat 16 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8055

Tak Penuhi Syarat, Partai Garuda Gagal Masuk Pileg 2019

0
ilustrasi (web)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Partai Garuda harus puas tidak memiliki kader yang bersaing di pemilihan legislatif 2019 Kota Banjar. Hal itu karena partai berlambang bintang itu tidak sanggup menunjukkan syarat pendaftaran calon ke KPU Kota Banjar hingga batas akhir pendaftaran kemarin.

“Berkasnya dikembalikan, kerena karena tidak memenuhi persyaratan,” kata Ketua KPU Dani Danial Kota Banjar, Rabu (18/7/2018).

Danial mengatakan bahwa pihaknya terlah berkali-kali memberikan pemahaman serta informasi aturan dan langkah terkait pendaftaran Bacaleg melalui Parpol.

Untuk diketahui, dari 16 Parpol yang terdaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di Kota Banjar, hanya 14 Parpol yang lolos pada pendaftaran Bacaleg.

“Adapun Parpol yang tidak masuk, bahkan tidak mendaftar ke KPU, yakni PKPI dan Partai Garuda. Kalau PKPI memang tidak ada pengurus daerahnya,” kata dia.

(Boip/LIN)

DPRD Kota Bandung Akan Tindaklanjuti Kenaikan Harga Daging dan Telur Ayam

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nenden Sukaesih mengatakan dalam waktu dekat akan mengadakan rapat kerja bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung guna memecahkan masalah kenaikan harga telur dan ayam.

“Secepatnya akan melaksanakan rapat kerja dengan Dinas Ketahanan Pangan (Kota Bandung), kita akan pecahkan bersama masalah ini, khususnya di Kota Bandung,” kata Nenden, Rabu (18/7/2018).

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Lepas 440 Jemaah Haji Kloter Pertama

Lewat Kerjasama tersebut Nenden berhara bisa mengetahui apa yang harus dilakukan pemerintah kedepannya.

“Apakah kenaikan harga ini bisa ditanggulangi, bagaimana caranya, kan kita harus dapat keterangan dulu dari Dinas Ketahanan Pangan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan operasi pasar untuk menelusuri penyebab kenaikan harga telur dan daging ayam.

“Kita akan lakukan operasi pasar, berbincang dengan pedagang, ingin tahu permasalahannya seperti apa. Apakah sinkron tidak, pendapat pedagang dengan peternak, takutnya ada juga sindikat yang membuat masyarakat resah, sehingga harganya naik,” ungkapnya.

(Agung)

Cegah Korupsi, DPRD Perpanjang Kerjasama dengan APIP dan APH

0
(Dok Humas DPRD Jawa Barat)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: DPRD Provinsi Jawa Barat menandatangi kerja sama antara Koordinasi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait pencegahan tindak pidana korupsi.

“Ada penandatanganan APIP dengan APH dalam penanganan pengaduan masyarakat pada penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten kota se- Jawa Barat di Gedung Sate dan kami mengapresiasi langkah preventif pemerintah terhadap upaya pencegahan korupsi,” kata Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Syahrir di Bandung, Rabu (18/7/2018).

Syaharir mengatakan, kerjasama tersebut berjalan baik dan saat ini memasuki penandatanganan yang ke-10 kalinya di Provinsi Jawa Barat. Dia berharap langkah ini akan diikuti oleh provinsi lainnya.

“Kerja sama ini sangat baik sekali, kita (Jawa Barat-red) masuk ke perjanjian kerjasama provinsi yang ke-10. Tentunya ini akan diikuti oleh provinsi provinsi lainnya,” kata Syahrir.

Walau berjalan Baik, Syahrir menerangkan bentuk kerjasama ini harus dibakukan dalam bentuk kerjasama dengan kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat sehingga kedepannya akan lebih terarah antara DPRD, APIP dan APH.

“Ini nanti akan mengedepankan kesepahaman dalam suatu penindakan ataupun pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah,” kata dia.

(Agung)

Program Penanganan PMKS di Kota Bandung Belum Optimal

0
Program Mengatasi Permasalahan PMKS di Kota Bandung Belum Optimal (foto Ageng)
Program Mengatasi Permasalahan PMKS di Kota Bandung Belum Optimal (foto Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Forum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Bandung Tulus Raharo menilai, program penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Bandung belum dilakukan optimal. Sehingga permasalahan PMKS di Kota Bandung selalu terjadi, terutama menjelang dan saat hari-hari besar keagamaan.

“Ini terlihat dari banyaknya kucuran bantuan Kemensosyang tidak tepat sasaran. Banyak masyarakat yang seharusnya berhak menerima, namun tidak menerima. Begitupun sebaliknya. Karena itulah, PMKS selalu menjadi permasalahan yang terjadi di Kota Bandung,” tegas Tulus saat ditemui di kediamannya, komplek KPAD Gegerkalong, Rabu (18/7/2018).

Belum tepatnya program maupun bantuan dalam penanganan PMKS, kata dia, disebabkan beberapa faktor. Salah satunya pemakaian data kemiskinan di Kota Bandung yang masih mengandalkan dari BDT (Basis Data Terpadu) yakni data hasil verifikasi tahun 2011.

“Ini sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini, sehingga dibutuhkan update data kemiskinan terbaru,” terang pria yang sudah berkecimpung dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial dalam 9 tahun terakhir ini.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat persoalan PMKS di Kota Bandung seolah tidak pernah habis, bahkansemakin meningkat. Hal itu terlihat dengan semakin maraknya gelandangan, pengemis, hingga pengamen di setiap perempatan jalan di Kota Bandung.

‎”Memang kita akui PMKS jalanan itu dari luar Kota Bandung. Tapi itu wajar karena Kota Bandung sudah dianggap sebagai ‘lumbung’ bagi mereka. Karena itu, dibutuhkan penanganan ekstra dari Pemkot Bandung menangani persoalan PMKS ini,” tegas dia.

(Ageng/LIN)

Masuk Bursa Pileg, Wakil Wali Kota Banjar Mengundurkan Diri

0
FOKUSJabar/Boip)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Banjar, Darmadji Prawirasetia dikabarkan mundur dari jabatanya.

Demikian ditegaskan Ketua DPD PKS Kota Banjar Budi Kusmono, Selasa (17/07/2018).

Budi menyebut bahwa Darmadji mundur dari jabatannya karena sudah menjadi salah satu bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PKS untuk Dapil 1 (Banjar-Purwaharja).

“Kabat Wakil Wali Kota Banjar mengundurkan diri, itu benar,” tegas dia.

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Lepas 440 Jemaah Haji Kloter Pertama

Sementara itu, Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Muklis mengatakan bahwa berdasarkan PKPU No 20/2018 pasal 7  dengan klausul bagi Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil, Wali kota/Wakil harus mengundurkan diri dari jabatanya.

(BOIP/LIN)

Kader Partai Idaman Gabung, DPD PAN Garut Targetkan Delapan Kursi DPRD

0
DPD PAN Garut saat daftar ke KPU

GARUT, FOKUSJabar.id : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Garut adalah Partai Politik (Parpol) terakhir yang mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Selasa (17/7/2018) sekitar pukul 23.12 WIB.

Ketua DPD PAN Garut, Babay Tamimi mengaku, Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 partai-nya kebanjiran Bacaleg, sehingga panitia penjaringan mesti kerja ekstra melakukan seleksi.

BACA JUGA:

CV Graha Kiara Sari Bantah Wanprestasi Investasi MBG di Sukarame Garut

“ Mohon maaf bagi para Bacaleg yang tidak terjaring,” ucap Babay yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu (18/7/2018).

Babay menarget delapan kursi DPRD Garut, dua kursi DPRD Provinsi dan dua kursi DPR RI. Target tersebut optimistis tercapai menyusul kinerja Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang juga menjabat Ketua MPR RI yang banyak melakukan lobi-lobi politik dengan para tokoh bangsa, cendekiawan, Ormas dan para alim ulama.

“ Alhamdulillah, Bang Zul bisa menyakinkan Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama sehingga bergabung dan mendukung PAN. Bahkan, tidak sedikit kadernya bisa menjadi Bacaleg dari PAN,” katanya.

Senada disampaikan Sekretaris DPD PAN Garut, Ade Suryana. Dia mengaku bangga animo masyarakat untuk menjadi wakil rakyat cukup banyak dan melebihi kuota.

“ Alhamdulillah, kuota 50 Bacaleg terpenuhi. Begitupun Bacaleg dari unsur perempuan sudah terpenuhi 30 persen. Insya Allah, target Ketua DPD PAN Garut tercapai,” ungkap Ade.

Sekretaris KPPD PAN Garut, Fauzi Syafaat menambahkan, bergabungnya para kader dan pengurus Partai Idaman, tentunya dapat menambah energi positif bagi perolehan suara PAN di Pileg 2019 mendatang.

“ Bergabungnya mereka, tentu saja sangat positif dan akan menambah perolehan suara PAN,” singkatnya.

Sementara mantan Ketua DPC Partai Idaman Garut, Aep Saepudin menghaturkan terima kasih kepada DPD PAN yang telah mengakomodir kader partai besutan Rhoma Irama bergabung sekaligus menjadi Bacaleg PAN.

“ Saya telah mengundurkan diri dari Ketua Partai Idaman terhitung sejak 20 Juni 2018 lalu,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

‎Gomez: Selamat Ulang Tahun Viking

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Selasa (17/7/2018) hari ini, salah satu organisasi Bobotoh, Viking Persib Club (VPC) berulang tahun ke-25.

Pelatih Persib, Mario Gomez mengucapkan selamat ulang tahun bagi kelompok supporter terbesar tim Maung Bandung ini. Menurutnya, Viking merupakan salah satu lement penting di Persib.

“Tentu, selamat ulang tahun Viking karena ini kelompok yang penting bagi semua Bobotoh di Bandung,” kata Gomez, Selasa (17/7/2018).

Gomez menambahkan, kehadiran Bobotoh menjadi penambah semangat baginya. Sehingga, pelatih asal Argentina ini sangat berharap bisa tetap mendampingi tim Maung Bandung.

“Saya ingin berada di sini lama, bertahun-tahun selama yang saya bisa karena saya punya perasaan yang bagus dengan Bobotoh dan Viking dan kelompok suporter lainnya di Bandung,” ucapnya.

“Untuk sekarang saya senang berada di sini dan berharap Viking terus eksis pada tahun-tahun berikutya,” tambahnya.

(Arif/Bam’s)