spot_imgspot_img
Jumat 16 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8052

Airlangga Hartanto Berpeluang Besar Dampingi Jokowi

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pengamat Politik dari Unpad Yogi Suprayogi Supandi menyebut bahwa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato berpeluang besar dipilih menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Demikian diungkapkan Yogi seiring dengan kekuatan partai Golkar yang menurutnya berpeluang.

“Sosok Airlangga Hartanto sangat berpeluang besar dipilih menjadi Cawapesnya Pak Jokowi,” kata Yogi saat menjadi pemateri pada diskusi politik ‘Partai Golkar dan Peta Politik Jawa Barat Menuju Pemilu 2019’di Bandung, Kamis (19/7/2018).

Kendati begitu, kebesaran partai bukan salah satu tolok ukur seseorang terpilih. Terlebih ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi peta politik 2019.

Sebagai kandidat Capres di Pilpres 2019, kata Yogi, Jokowi mendapatkan banyak dukungan dari partai politik.

Setidaknya ada 10 nama yang dimunculkan Parpol untuk dimunculkan untuk mendampingi Jokowi. Di antara nama tersebut, yakni Airlangga Hartato, Romy Romahurmuziy, Sri Mulyani.

“Tinggal Golkar yang belum walaupun sudah menyatakan dukungan. Kinerja tim pemenangan sangat berpengaruh pada kemenangan Jokowi dan pasangannya kelak,” kata dia.

Kaitannya dengan politik identitas, Yogi memprediksi bakal mewarnai Pilpres 2019.

“Jadi kalau mau menjadi pelengkap, Airlangga sepertinya harus merubah diri menjadi sosok yang bisa menutupi kelemahan Jokowi,” kata dia.

Menurut dia, sosok Jokowi lebih dikenal masyarakat sebagai tokoh nasionalis, sehingga wakilnya akan lebih ideal jika sosoknya agamis.

Sedangkan sosok Airlangga, dipandang sebagai sosok dari kalangan profesional dan nasionalis.

” Saran saya alangkah baiknya Partai Golkar yang dikomandoi oleh Airlangga menjadi King Maker dalam Pilpres, seperti yang dilakukan oleh Jusuf Kalla,” jelas dia.

Ketua DPD II Golkar Kota Bandung Deden Y Hidayat mengatakan bahwa peluang Airlangga menjadi Cawapres bagi Jokowi di Pilpres tahun besar sangat besar.

“Kalau kami ditanya sebesar apa peluangnya, maka kami jawab ukurannya sangat besar. Tapi yang pasti, politik identitas tidak bisa digodok oleh Golkar, karena Golkar itu partai nasionalis, terbuka, demokratis dan profesional,” tegas Deden.

(LIN)

DPP Kabupaten Garut Optimistis Juara Umum Kontes Ternak ke-37 se-Jawa Barat

0
Foto Bam's

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Kepala Seksi (Kasi) Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Garut, Lukman optimistis raih juara umum pada kontes ternak ke-37 se-Jawa Barat tahun 2018, Selasa-Kamis (17-19/7/2018).

Kontes tersebut diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat. Tujuannya, untuk memotivasi dan mendukung para peternak dalam menghasilkan bibit unggul yang produktif sekaligus meningkatkan daya saing produksi ternak.

Menurut Lukman, Kabupaten Garut membawa  24 ekor ternak domba, kambing (4 ekor), sapi perah (6 ekor) dan sapi potong sebanyak 3 ekor.

“ Kita diunggulkan dibeberapa kategori kejuaraan. Diantaranya, Domba Raja Kasep, Raja Pedaging, Sapi Perah dan Potong. Kita optimis raih juara umum,” ucap Lukman, Kamis (19/7/2018).

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika mengatakan, event kontes ternak tersebut tidak sebatas kontes. Namun, bagian dari edukasi dan dorongan para peternak serta lingkungan sekitarnya agar ketersediaan bibit-bibit unggul di Jawa Barat tetap terjamin dan terjaga.

” Kontes ini untuk melestarikan, mengembangkan serta menumbuhkan rasa kesadaran, perhatian dan kepedulian seluruh komponen masyarakat terhadap kemajuan dan peningkatan sektor peternakan di Jawa Barat kedepan,” katanya di Lapang upacara Kompleks Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu (18/7/2018).

Pihaknya berharap, melalui event tersebut, para peternak terus bergairah dan bersemangat dalam melakukan pembibitan. Semisal, Domba Garut, Domba Priangan, Sapi Pasundan, Ayam Pelung dan Ayam Wareng.

” Potensi-potensi inilah yang perlu dikembangkan,” ujar Dewi Sartika.

Menurut dia, kontes ternak tersebut diikuti seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Barat. Sedikitnya 570 ternak seperti Domba, Sapi Potong, Sapi Perah, Kambing serta Ayam dengan jumlah peternak 430 orang ambil bagian.

” Event tersebut melombakan ternak jenis pejantan, ratu bibit hingga petetan. Total hadiah sebesar Rp200 juta,” pungkas Dewi.

(Bam’s)

Bandung Juara Pimpin Raihan Medali Kajati Jabar-Karate Open Championship 2018

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kontingan Bandung Juara untuk sementara menjadi pengumpul medali emas terbanyak pada hari pertama Sirkuit Karate Jabar III bertajuk ‘Kajati Jabar-Karate Open Championship 2018’ di Grha Laga Tangkas, komplek SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (18/7/2018). Dari 13 medali emas yang sudah diperebutkan, kontingen Bandung Juara berhasil meraih empat medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu.

Raihan empat medali emas bagi kontingen Bandung Juara, disumbangkan dari nomor kata perorangan usia dini putri atas nama, Chantika. Atlet karate asal perguruan Inkado ini berhasil mengalahkan atlet karate perwakilan Forki Majalengka 1, Kezia Putri yang harus puas dengan medali perak.

Medali emas kedua disumbangkan Layla Putri dari nomor kata perorangan pemula putri setelah mengalahkan atlet No-Kachi Karate Team, Aura Adelia Putri di babak final. Lalu dari nomor kata perorangan senior putra, kontingen Bandung Juara meraih medali emas ketiga yang disumbangkan Revan Herdianto.

Dan medali emas keempat di hari pertama kejuaraan bagi kontingen Bandung Juara disumbangkan Zenita. Pada babak final nomor kata perorangan senior putri, Zenita berhasil mengalhkan atlet Forki Kota Bekasi, Delia Febriani.

Raihan medali emas kontingen Bandung Juara, dibuntuti oleh kontingen No-Kachi Karate Team asal Kabupaten Bandung dengan torehan dua medali emas. Dua medali emas bagi kontingen No-Kachi Karate Team disumbangkan trio karateka, Deni-Zeldi-Tegar dari nomor kata beregu senior putra serta Salman M. Sepvian di nomor kata perseorangan junior putra.

Manager Tim Bandung Juara, Erick M Zaki menuturkan, pencapaian yang diraih atletnya sudah sangat baik. Keikutsertaan timnya pada kejuaraan kali ini sebagai ajang ujicoba tim karate Kota Bandung untuk persiapan Porda Jabar XIII/2018 sekaligus sebagai ajang pembinaan dan pembibitan atlet.

“Peluang kami masih ada di beberapa nomor yang belum memasuki babak final. Kami tetap mewaspadai kontingen lain karena dari sisi jumlah atlet, kita mengirim atlet lebih sedikit. Tapi pencapaian ini sudah sangat kami syukuri dan berharap bisa terus ditingkatkan,” ujar Erick saat ditemui di sela-sela kejuaraan, Rabu (18/7/2018).

Sirkuit Karate Jabar III bertajuk ‘Kajati Jabar-Karate Open Championship 2018’ sendiri masih memperebutkan beberapa medali emas. Baik di nomor kata maupun kumite di setiap kategori usia yang dipertandingkan. Sirkuit Karate Jabar III bertajuk ‘Kajati Jabar-Karate Open Championship 2018’ sendiri memperebutkan 70 medali emas, 70 medali perak, dan 140 medali perunggu di nomor kata dan kumite di kelas pra-usia dini, usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, hingga senior putra maupun putri dengan total hadiah uang pembinana mencapai Rp70 juta.

(ageng)

Kajati Jabar-Karate Open Championship Akan Jadi Agenda Rutin Kejati

0
(FOKUSJabar/Ageng)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Sebanyak 1.008 karateka mengikuti perhelatan Sirkuit Karate Jabar III bertajuk ‘Kajati Jabar-Karate Open Championship 2018’ di Graha Laga Tangkas, komplek SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu-Jumat (18-20/7/2018).
Kejuaraan tersebut akan menjadi agenda rutin tahunan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.
Kepala Kejati Jabar, Raja Nafrizal menuturkan, kejuaraan kali ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa ke-58 atau hari lahirnya Kejaksaan Republik Indonesia pada tanggal 22 Juli 1960.
Berbarengan dengan pelaksanaan Sirkuit Karate Jabar III, pihak KONI Jabar bersama dengan Pengprov FORKI Jabar menginisiasi kegiatan dan bekerjasama dengan Kejati Jabar.
” Kejaksaan pun menyambut baik dan ingin ikut memberikan kontribusi dalam pembinaan atlet karate di Jawa Barat. Apalagi cabang olahraga karate di Jabar ini sudah membuktikan prestasinya dengan meraih gelar juara umum pada ajang PON XIX tahun 2016 lalu. Untuk itu., kita pun berkomitmen untuk menjadikan Kajati Jabar-Karate Open Championship ini sebagi agenda rutin tahunan sebagai bentuk peran serta dalam pembinaan olahraga karate di Jawa Barat,” ujar Raja saat ditemui usai membuka kejuaraan, Rabu (18/7/2018).
Selain prestasi yang sudah ditorehkan, lanjut Raja, karate pun menanamkan nilai-nilai luhur yang juga dimiliki Kejati. Seperti sportivitas, jujur, saling menghargai, saling menghormati, dan sopan santun yang memang harus dimiliki oleh setiap masyarakat.
“Nilai-nilai ini yang akan membantu proses penegakan hukum dan membantu membentuk karakter masyarakat yang patuh terhadap hukum. Karena itu, kami sangat menyambut baik kerjasama yang ditawarkan KONI dan FORKI Jabar dalam penyelenggaraan even karate ini. Untuk itu, secepatnya kita membuat nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan KONI Jabar sehingga even Kajati Jabar-Karate Open Championship ini menjadi agenda rutin setiap tahun,” terangnya.
Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin menambahkan, selain menanamkan nilai luhur bagi para atlet yang outputnya pada ketaatan hukum, even kejuaraan ini pun menjadi bagian dari pembinaan atlet sejak usia dini. Pasalnya, satu-satunya komponen dasar untuk melihat kemampan atlet serta memelihara dan meningkatkan prestasi atlet yakni melalui kompetisi. Dengan semakin banyak kompetisi, maka akan semakin banyak mendapatkan atlet-atlet terbaik.
“Beliau (Kajati) sudah menyambut baik keinginan kami agar agenda ini menjadi agenda rutin Kejati setiap tahun melalui MoU. Kita pun berharap langkah yang dilakukan Kejati Jabar ini bisa diikuti oleh instansi lain di Jabar sehingga 64 cabang olahraga anggota KONI Jabar dimiliki oleh setiap instansi. Sekarang Kejati Jabar dengan cabang olahraga karate, semoga kedepan ada instansi lain dengan cabang olahraga yang lain,” pungkas Ahmad.
Kajati Jabar-Karate Open Championship 2018  yang berlangsung hingga Jumat (20/7/2018) diikuti 1.008 atlet karate yang berasal dari 64 kontingen mewakili 27 pengcab FORKI kota/kabupaten serta perguruan karate di Jawa Barat.  Sebanyak 70 medali emas, 70 medali perak, dan 140 medali perunggu akan diperebutkan mulai dari kelas pra-usia dini, usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, hingga senior putra maupun putri dengan total hadiah uang pembinana mencapai Rp70 juta.
(ageng/bam’s)

Daftarkan 50 Nama Bacaleg, PKS Lampaui Batas Minimun Calon Perempuan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung mendaftarkan 50 nama calon untuk bersaing pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Dari 50 nama calon tersebut, sebanyak 36 persen merupakan calon perempuan.

“Ada 18 calon perempuan yang kita daftarkan dan itu sudah melebihi batas minimum yang ditetapkan berdasarkan undang-undang yakni 30 persen calon perempuan,” ujar Ketua DPD PKS Kota Bandung, Tedy Rusmawan saat ditemui usai menyerahkan berkas pendaftaran calon di kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Rabu (18/7/2018).

Tedy menuturkan, pihaknya sudah melengkapi seluruh persyaratan administrasi setiap calon. Mulai dari ‎surat keterangan kepolisian, tes kesehatan hingga surat keterangan pengadilan.

“Persyaratan itu sudah diurus secara kolektif oleh partai sehingga membantu mengurangi beban ‎para bakal calon dewan. Semua persyaratan Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) itu sudah kami serahkan ke KPU,” terangnya.

“Kami harap masyarakat semakin tahu dan sadar kalau saat ini sedang berlangsung proses pendftaran bakal calon anggota legislatif yang akan dipilih pada 17 April 2019 nanti,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

15 Parpol Serahkan Berkas Pencalonan Pileg 2019 ke KPU Kota Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung sudah mulai membuka pendaftaran untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Pada Rabu (18/7/2018), sebanyak 15 partai politik (parpol) pun sudah menyerahkan berkas pencalonan untuk Pileg 2019 ke sekretariat KPU Kota ‎Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

‎Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Ali Mubarok mengatakan, parpol yang mendaftar untuk pelaksanaan Pileg 2019 sebanyak 16 parpol. Namun hanya 15 parpol yang menyerahkan berkas pencalonan legislatif.

“Satu parpol yang tidak menyerahkan berkas pencalonan untuk anggota legislatif yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI),” ujar Rifqi saat ditemui di sekretariat KPU Kota ‎Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (18/7/2018).

‎Ke-15 parpol tersebut, lanjutnya, mendaftarkan calon anggota legislatif dengan kuota maksimal atau 100 persen sebanyak 50 orang. Saat ini, pihaknya sedang melakukan tahap verifikasi persyaratan pendaftaran calon legislatif.

“Untuk nomor urut sendiri, itu jadi hak prerogatif dari parpol masing-masing sehingga saat pendaftaran ke kami sudah ada dan tidak bisa diubah,” terangnya.

‎Usai tahapan verifikasi administrasi, dilanjutkan dengan perbaikan persyaratan jika memang ada persyaratan yang kurang. Proses berikutnya yakni menunggu tanggapan masyarakat terkait calon yang diajukan setiap parpol.

“Dari beberapa tahapan tersebut, akan ada calon yang terverifikasi dan berkurang tergantung dari tanggapan masyarakat. Kalau tidak ada, 50 calon yang didaftarkan parpol akan bersaing di Pileg 2019,” tuturnya.

‎Untuk partisipasi masyarakat, Rifqi mengaku lebih baik dibanding gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada). Berdasarkan pengalaman gelaran sebelumnya, partisipasi masyarakat mencapai 77 persen karena setiap calon secara aktif mensosialisasikan dirinya dan berupaya menarik simpati masyarakat.

“Kami harap semua calon yang sudah didaftarkan parpol punya kualitas baik dengan ‎trek rekor yang baik untuk menjadi perwakilan masyarakat dalam mengawal proses pembangunan di Kota Bandung,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Saat Tandang, Persib Akan Bawa Pemain Lebih Banyak

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni tiga pertandingan tandang secara beruntun di Liga 1 2018 menghadapi Barito Putera, Persebaya Surabaya dan PS TIRA.

Jadwal pertandingan yang cukup padat ini membuat pelatih akan membawa pemain dengan jumlah lebih banyak dari laga tandang sebelumnya.

Menurut pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, jumlah pemain yang dibawa lebih banyak dari biasanya untuk mengantisipasi jika ada pemain yang mengalami kelelahan ataupun cedera.

“Pemain harus melakukan maintenance sendiri. Makanya coach akan memberikan pemain dengan seperti biasanya. Contohnya biasanya away dengan 18 pemain sekarang bisa lebih,” kata Yaya, Rabu (18/7/2018).

“Tujuannya apabila ada yang capai bisa dirotasi,” tambah staf pelatih yang sebelumnya mengantarkan Persib meraih gelar juara ISL 2014 ini.

Selain mempersiapkan program dan membawa banyak pemain, staf pelatih juga mengingatkan pemainnya untuk menjaga asupan makanan. Agar kondisi kebugaran tetap terjaga.

“Kita juga harus lihat pemulihan yang bagus. Dan tidak kalah penting menu makanan,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)