spot_imgspot_img
Minggu 29 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 80

Kecamatan Cijeungjing Borong Juara Festival Seni Religi Lasqi NJ Ciamis

0
Kecamatan Cijeungjing fokusjabar.id
Penyerahan hadiah (foto: Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kecamatan Cijeungjing tampil gemilang dengan memborong gelar juara dalam Festival Seni Religi yang di gelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (Lasqi NJ) Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Dominasi tersebut mengukuhkan Kecamatan Cijeungjing sebagai salah satu kekuatan seni religi terbaik di ajang yang berlangsung meriah di Alun-alun Ciamis.

BACA JUGA:

Turun ke Jalan Saat Hujan, BRI Ciamis Tebar 1.000 Takjil Bersama Gandara Group

Ajang bernuansa Islami ini sukses menghadirkan bakat-bakat terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Ketua Pelaksana Festival Seni Religi, Jenal Mudakir bersyukur atas kelancaran acara tersebut.

“Alhamdulillah, acara Festival Ramadan yang di gelar DPD Lasqi NJ Ciamis telah berakhir dan menghasilkan para juara terbaik. Terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang sudah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Daftar Juara Qasidah Rebana Etnik

Pada kategori Qasidah Rebana Etnik, persaingan berlangsung ketat. Kecamatan Cijeungjing tampil gemilang dengan meraih juara pertama.

Juara dua dari Kecamatan Panawangan dan juara ketiga Kecamatan Cikoneng. Sementara juara favorit di raih Kecamatan Cipaku dan Baregbeg.

BACA JUGA:

Ramadhan Jadi Ladang Rezeki, Pasutri Ciamis Bertahan Puluhan Tahun Olah Kolang Kaling

Tak hanya di kategori Rebana, Kecamatan Cijeungjing juga menunjukkan dominasinya di cabang Pop Religi.

Juara pertama di raih oleh Ayesha Shakira dari Cijeungjing. Juara kedua Kecamatan Panumbangan dan juara ketiga dari Kecamatan Lumbung.

“Luar biasa, Kecamatan Cijeungjing banyak melahirkan artis-artis berbakat,” tambah Jenal.

Para juara nantinya akan mewakili Kabupaten Ciamis pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQH) Jawa Barat yang di perkirakan di gelar pada Mei atau Juni mendatang.

Khusus Rebana Etnik, di harapkan dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Ciamis di tingkat provinsi.

Nunuy Siti Nurazizah, perwakilan Qasidah Rebana Etnik dari Cijeungjing, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian timnya.

“Perasaan kami sangat senang dan bangga. Perjuangan latihan setiap hari bersama teman-teman tidak sia-sia. Kami harus memikirkan koreografi, kekompakan dan menyatukan rebana dengan musik etnik yang tentu membutuhkan energi besar. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” tuturnya.

Dia berharap, ke depan Lasqi NJ Ciamis dapat menghadirkan lebih banyak cabang lomba.

“Musik religi itu bukan hanya qasidah rebana dan solo vokal. Ada gambus dan lainnya. Semoga ke depan semakin banyak mata lomba dan semakin meriah. Untuk kecamatan yang belum ikut, ayo ikut dan ramaikan,” ajaknya.

Harapan dan Langkah ke Nasional

Ayesha Shakira, juara pertama Pop Religi, mengaku tak menyangka bisa meraih kemenangan.

“Gak nyangka dan senang banget bisa mendapatkan kesempatan berlomba di acara Lasqi. Semoga ke depan bisa berpartisipasi lagi,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan rencana besarnya. Pada April mendatang, dirinya akan mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional dalam ajang yang akan di gelar di Bali.

“Harapan saya untuk para penyanyi di Ciamis, terus latihan, jangan patah semangat, ikuti lomba-lomba dan cari pengalaman sebanyak mungkin,” pungkasnya.

(Mia)

Persib Menang Telak, Bojan Hodak Sebut Sosok Sergio Castel

0
persib fokusjabar.id
Peatih Persib, Bojan Hodak (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 setelah mengalahkan Madura United dengan skor 5-0.

Pertandingan pekan ke-23 tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).

BACA JUGA:

Strategi Igor Tolic Berbuah Manis

Lima gol Persib di cetak, Ramon “Tanque” De Andrade Souza menit 13 dan 33, Uilliam Barros Pereira (45+2), Andrew Jung (80) dan Frans Putros (89).

Pelatih Persib, Bojan Hodak yang menyaksikan laga tersebut dari tribun VIP meras puas dengan penampilan anak asuhnya.

Bojan Hodak mengatakan, kepercayaan diri pemain depan Persib sudah mulai kembali. Hal itu tak lepas dari hadirnya Sergio Castel.

“Sangat bagus kami bisa menang besar. Penting juga bagi para striker untuk mencetak gol karena mereka butuh kepercayaan diri,” ujar Bojan Hodak.

Hadirnya pemain baru, Sergio Castel dinilai memberikan warna baru di dalam tim dan membuat pemain depan berlomba-lomba menunjukkan kualitasnya.

Bergabungnya Sergio Castel menciptakan tekanan dan persaingan sehat di dalam tim yang dampaknya memacu setiap pemain untuk memberikan kemampuan terbaiknya.

“Ini bagus, kami membawa Sergio (Castel) dan membuat yang lainnya berada di bawah tekanan,” ucapnya.

BACA JUGA:

Beckham Bersyukur Persib Menang dan Clean Sheet

Hasil maksimal pada pertandingan pekan ke-23 kompetisi Super League 2025/2026 menjadi modal positif untuk laga selanjutnya.

Persib selanjutnya akan melakoni pertandingan tandang Super League 2025/2026 menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (2/3/2026).

“Jadi semuanya bermain bagus, semua mencetak gol, ini bagus bagi kami menatap laga di depan,” tegasnya.

(Arif)

Umuh Muchtar Puas Persib Menang Telak 5-0 atas Madura United

0
persib bandung Umuh Muchtar fokusjabar.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, puas dengan kemenangan yang diraih skuad Maung Bandung saat menghadapi Madura United.

Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, setelah mengalahkan Madura United dengan skor 5-0.

BACA JUGA:

Beckham Bersyukur Persib Menang dan Clean Sheet

Pertandingan pekan ke-23 tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).

Lima gol Persib di cetak, Ramon “Tanque” De Andrade Souza menit 13 dan 33, Uilliam Barros Pereira (45+2), Andrew Jung (80) dan Frans Putros (89).

“Ya, kalau main puas dan tidak puas, ya puasnya jadi kita menang, gitu kan ya,” kata Umuh Muchtar.

Meski demikian, pria yang akrab di sapa Pak Haji ini menilai masih ada kekurangan dari penampilan skuad Maung Bandung pada laga tersebut.

Hanya saja kekurangan tersebut tidak terlalu fatal, sehingga skuad Maung Bandung bisa mengamankan poin penuh.

“Tapi kalau tidak puas selalu ada kekurangan, tapi kekurangan ini tidak fatal dan tidak ada masalah, yang penting kita dapat 3 poin,” ujarnya.

Melihat skor akhir pada pertandingan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini merasa puas.

BACA JUGA:

Persib Bandung Menang Telak vs Madura, Ramon Tanque Brace

Karena kemenangan atas Madura United di pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menjadi skor terbesar Persib di musim ini.

“Apalagi kalau, poinnya (gol) ya itu lebih besar ya puas lah, saya puas, kalau melihat peramainan kemarin, ya gitu,” ungkapnya.

“Kadang-kadang bisa mendapatkan dengan baru, bisa dapat poin banyak, gitu,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Umuh Muchtar mengingat pemain untuk tetap fokus lantaran perjuangan Persib di Super League masih panjang.

Dalam laga terdekat, Persib akan melakoni laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Umuh Muchtar mengingatkan pemain untuk kembali kerja keras, agar bisa membawa pulang kemenangan guna menjaga posisi puncak klasemen.

(Arif)

Meski Hujan Gerimis, ASN Pemkot Tasikmalaya Tetap Berbagi Takjil di Simpang Lima

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Sekda Asep Goparulloh, saat ikut membagi-bagikan makanan Takjil untuk berbuka puasa saat kegiatan Ngabatalan di simpang lima Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya turun langsung ke jalan menggelar aksi sosial Ngabagi Takjil di Jalan (Ngabatalan), Jumat (27/2/2026) sore. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Simpang Lima dan menyasar para pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Melalui aksi ini, para ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya pengendara dan warga sekitar yang tengah beraktivitas di jam padat sore hari.

Baca Juga: Kapolda Jabar Kunjungi Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Perkuat Sinergi Ulama–Polri

Beragam menu berbuka puasa tersaji di meja yang disiapkan di tepi jalan. Mulai dari kolak, nasi boks, kurma, gorengan, air mineral, minuman dingin, es kelapa muda, hingga es buah segar dibagikan secara gratis.

Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan. Para pengendara dan warga sekitar menunggu pembagian takjil yang secara simbolis dibuka oleh Asep Goparulloh sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah itu, pembagian takjil berlanjut kepada pengguna jalan yang melintas di ruas Simpang Lima yang terkenal padat lalu lintas.

Meski hujan gerimis turun, para ASN tetap bersemangat membagikan takjil. Setiap pengendara memperlambat laju kendaraan untuk menerima paket berbuka. Kondisi tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat, namun tetap terkendali berkat pengaturan dari Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota.

Wujut Nyata Kepedulian ASN Pemkot Tasikmalaya

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, menegaskan bahwa Ngabatalan menjadi wujud nyata kepedulian OPD kepada masyarakat.

“Aksi ini melibatkan ASN dari seluruh OPD se-Kota Tasikmalaya. Mereka turun langsung ke lapangan untuk berbagi makanan berbuka kepada pengendara dan warga sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Ngabatalan tahun ini terselenggara di tiga titik, yakni Simpang Lima, kawasan Taman Kota, dan Alun-Alun Tasikmalaya. Kegiatan tersebut rutin terlaksana setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Banyak warga yang ngabuburit sambil mencari makanan berbuka. Melalui kegiatan ini, kami ingin memudahkan mereka mendapatkan takjil,” katanya.

Asep juga menegaskan bahwa seluruh makanan takjil berasal dari sumbangan masing-masing OPD sesuai kemampuan dan tidak menggunakan anggaran APBD.

“Kami berharap kegiatan ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.


(Seda)

Turun ke Jalan Saat Hujan, BRI Ciamis Tebar 1.000 Takjil Bersama Gandara Group

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Turun ke Jalan Saat Hujan, BRI Ciamis Tebar 1.000 Takjil Bersama Gandara Group

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rintik hujan yang turun di sepanjang Jalan Ir. Juanda, Jumat sore (27/2/2026), tidak menyurutkan semangat berbagi. Di depan Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ciamis, puluhan karyawan bersama tim Gandara Group turun langsung ke jalan membagikan 1.000 paket takjil kepada masyarakat.

Aksi sosial di bulan suci Ramadan ini memperlihatkan kolaborasi antara sektor perbankan dan dunia usaha lokal untuk menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan menjelang waktu berbuka.

Baca Juga: Ular Kobra Gegerkan Dapur Warga Ciamis, Damkar Gercep Evakuasi

Pemandangan menarik terlihat saat Pimpinan Cabang BRI Ciamis, Bramastya Gadiansah, ikut membagikan takjil meski hujan terus turun. Ia menyapa warga dengan ramah dan menyerahkan paket satu per satu. Dalam waktu singkat, seluruh takjil ludes dibagikan.

Antusiasme warga sempat membuat arus lalu lintas melambat. Namun, situasi tersebut segera terurai dan terbayar dengan senyum serta ucapan terima kasih dari masyarakat yang melintas.

Menurut Bramastya, kegiatan ini tidak sekadar rutinitas seremonial. BRI Ciamis ingin membangun kedekatan personal dengan masyarakat melalui aksi sosial yang langsung terasa manfaatnya.

“Ramadan menjadi momen untuk menguatkan kebersamaan. Bukan soal besar kecilnya paket, tetapi tentang kehadiran kami di tengah masyarakat,” ujarnya.

Berbagi Takjil Akan Menjadi Agenda Tahunan

Ia menambahkan, program berbagi takjil ini rencananya akan menjadi agenda tahunan. Ke depan, BRI Ciamis juga menyiapkan kegiatan lanjutan berupa santunan anak yatim sebagai bentuk komitmen keberlanjutan budaya berbagi.

Komitmen serupa Owner Gandara Group, Cahya Gandara sampaikan. Ia menegaskan bahwa setiap usaha harus memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar.

“Gandara Group meyakini bahwa hidup harus memberi manfaat. Sekecil apa pun kontribusi, jika kita laksanakan dengan ikhlas, akan terasa oleh masyarakat,” tuturnya.

Aksi berbagi 1.000 takjil ini membuktikan bahwa hujan justru menghadirkan kehangatan melalui kepedulian. Kolaborasi BRI Ciamis dan Gandara Group menunjukkan bahwa sinergi korporasi dan komunitas mampu menciptakan harmoni sosial yang berkelanjutan. Warga pun melihat BRI bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi mitra yang hadir dan peduli.

Ular Kobra Gegerkan Dapur Warga Ciamis, Damkar Gercep Evakuasi

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa: Personel Damkar UPTD Ciamis memperlihatkan ular kobra yang berhasil ditangkap dari dapur milim Engkar Kartini warga Kelurahan Sindangrasa Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seekor ular kobra sepanjang sekitar satu meter menggegerkan dapur warga Lingkungan Yudanegara Ciamis, Jumat (27/2/2026) petang. Reptil berbahaya itu masuk ke dapur rumah Engkar Kartini (58) saat pemilik rumah bersiap menyiapkan hidangan berbuka puasa.

Pemilik rumah pertama kali menyadari keberadaan ular ketika melangkah ke dapur. Dari arah bawah meja makan, terdengar suara desisan keras yang membuatnya waspada. Saat melihat ke kolong meja, ia mendapati seekor ular kobra dalam posisi siap menyerang.

Baca Juga: Ramadhan Jadi Ladang Rezeki, Pasutri Ciamis Bertahan Puluhan Tahun Olah Kolang Kaling

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 18.00 WIB.

“Begitu menerima laporan adanya ular berbahaya di dalam rumah warga, personel piket Damkar UPTD Ciamis langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Trisyanto.

Ia menjelaskan, pemilik rumah sempat panik dan menyelamatkan diri setelah melihat ular berada sangat dekat dengan area aktivitas keluarga. Untuk mencegah risiko gigitan, keluarga memilih segera meminta bantuan petugas.

Petugas Damkar kemudian mengevakuasi ular kobra tersebut dengan peralatan khusus hingga situasi terkendali dan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun Damkar mengimbau warga tetap waspada, terutama saat musim hujan dan menjelang malam hari ketika ular kerap keluar mencari tempat hangat.


(Husen Maharaja)

Harga Bawang Merah Melonjak, Pelaku UMKM Keripik di Pangandaran Tertekan

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Ilustrasi by web.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Lonjakan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting), khususnya bawang merah, mulai memberi tekanan serius bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran. Kenaikan harga tersebut dirasakan langsung oleh pelaku UMKM yang menggantungkan produksi pada komoditas tersebut.

Salah satunya Ariz (36), pengusaha keripik bawang asal Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang. Ia mengaku kenaikan harga bawang merah sangat membebani usahanya karena bahan baku utama produksi mengalami lonjakan signifikan, sementara harga jual produk tidak bisa ikut naik.

Baca Juga: Mobil Boks Terbakar di Kawasan Wisata Pangandaran, Barang Ritel Hangus 70 Persen

“Harga bahan pokok naik semua, terutama bawang merah. Itu bahan utama keripik bawang, tapi harga jual tidak bisa dinaikkan begitu saja,” ujar Ariz, Jumat (27/2/2026).

Ariz memperkirakan harga bawang merah masih berpotensi terus naik hingga mendekati Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut membuat margin usaha semakin menipis dan menempatkan pelaku UMKM pada posisi sulit.

Dalam kondisi normal, Ariz biasa membeli bawang merah di kisaran Rp30 ribu per kilogram, bahkan terkadang lebih murah. Namun saat ini, harga bawang merah sudah menembus Rp40 ribu per kilogram dengan ketentuan pembelian minimal 10 kilogram.

“Kalau beli di bawah 10 kilogram, harganya bisa Rp42 ribu sampai Rp43 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Ariz berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah pengendalian harga agar lonjakan tidak semakin membebani pelaku usaha kecil.

“Kalau pun naik, semoga tidak terlalu tinggi. Jangan sampai melonjak tajam, karena bawang merah ini bahan baku utama keripik bawang,” pungkasnya.


(Sajidin)