spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7997

Ketua OC Temu Karya II: Asian Games Jadi Siprit Pemuda Ciamis

0
Ketua OC Temu Karya II Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Andi Ali Fikri

CIAMIS, FOKUSjabar.co.id : Perhelatan pemilihan Ketua Karang Taruna pada Temu Karya II Karang Taruna Kabupaten Ciamis 2018 akan digelar bertepatan dengan pembukaan Asian Games Jakarta-Palembang, Sabtu (18/8/2018). Momen ini diharapkan menjadi spirit pemuda Karang Taruna dalam karyanya di bidang olahraga.

Hal itu dikatakan Ketua OC Temu Karya II Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Andi Ali Fikri menyikapi peran pemuda Ciamis dalam mendukung terselenggaranya sports multievent terbesar kedua di dunia setelah Olimpiade itu, karena Asian Games merujuk pada pesta olahraga benua Asia (lebih dari 40 negara), berbeda dengan SEA Games hanya untuk level kawasan ASEAN alias Asia Tenggara (11 negara).

Menurut Andi, 56 tahun yang lalu Indonesia pernah menjadi penyelenggara Asian Games 1962, maka dimaklumi ketika Asian Games tahun ini banyak kalangan Melania atau anak muda belum begitu familiar.

“Mengingat event yang luar biasa ini layak disambut dengan gembira dan semoga Indonesia bisa meraih kemenangan karena banyak potensi anak muda Indonesia yang menggeluti bidang olah raga,” tegasnya.

Andi mengatakan, sangatlah tepat jika momen lima tahunan Karang Taruna digelar bersamaan dengan pembukaan Asian Games Jakarta-Palembang 2018 ini, karena secara tidak langsung akan melekatkan penyemangat pemuda Karang Taruna terhadap sejumah karyanya di bidang olahraga.

Andi berharap, semoga Asian Games 2018 bisa membawa nama harum Indonesia, dan sebagai pemuda pihaknya siap untuk memeriahkan pesta hebat ini sehingga kegiatan AG 2018 berjalan lancar dan aman serta menjadi spirit positif bagi anak muda Melania untuk terus berkarya dalam bidang olahraga.

“Karang Taruna merupakan wadah kepemudaan yang sering menyelenggarakan event olahraga yang dikemudian hari melahirkan kader kader olahraga yang potensial untuk bisa ikut menjadi peserta pada Asian Game selanjutnya,” harapnya.

Mewakili pemuda Ciamis, Andi pun memberikan semangat kepada atlet-atlet tanah air dalam berjuang meraih prestasi. “Selamat berjuang dan semoga sukses Asian Game 2018 mengharumkan Indonesia dalam sports multievent terbesar kedua di dunia setelah Olimpiade,” katanya.

(dar)

Demokrat Garut Gelar Rakorcab dan Konsolidasi Strategi Pileg 2019

0
Rakorcab DPC Partai Demokrat Garut (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : 17 April 2019 mendatang, perhelatan politik Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) digelar. Rangkaian Pemilu yang sudah tersusun itu tentunya mampu mendorong antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam pesta demokrasi tersebut.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 lalu, menjadi salah satu pemicu antusiasme sekaligus kesemarakan aktivitas politik di daerahnya masing-masing. Khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA:

Viral Temuan Capcay Basi, Dapur SPPG Banjarhara Pangandaran Belum Kantongi SLHS

Terpantau FOKUSJabar.id, pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat Garut tengah fokus menyukseskan hajat Pileg dan Pilpres 2019.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  gelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) serta konsolidasi strategi dan potensi dalam menghadapi pemenangan Pileg 2019, Sabtu (11/8/2018).

Kegiatan tersebut mengusung tema “ Perkuat Struktur dan Perluas Langkah Strategi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).”

” Kita gerakan semua kemampuan pengurus, kader, simpatisan dan seluruh Bacaleg bersatu sekaligus bergerak untuk memenangkan Pileg 2019,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri.

Menurut mantan Ketua DPRD Garut periode 2009-2014, pihaknya menargetkan kursi DPRD terbanyak dan mengincar unsur pimpinan.

” Tekad kami mengincar unsur pimpinan di DPRD,” kata mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi).

Senada disampaikan Sekretaris DPC Partai Demokrat Garut, Dadang Sudrajat. Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan para pengurus hingga tingkat Kecamatan dan para Bacaleg. Selain melaksanakan konsolidasi internal juga membahas strategi pemenangan Pileg 2019.

“ Tahapan penjaringan dan pendaftaran Bacaleg sudah rampung. Kini, kami berikan pembekalan startegi pemenangan kepada seluruh pengurus DPAC dan Bacaleg,” singkat Dadang yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Garut.

(Andian/Bam’s)

Bulan Ini, Maha Diffa Promo Single Perdananya di Priatim

0
diky chandra fokusjabar.id
Maha Diffa

BOGOR, FOKUSJabar.id : Setelah sukses merilis single perdananya “ Bintang Jatuh,“ Diffa Maha Chandra (Maha Diffa) mulai promo di sejumlah kota-kota besar di tanah air.

Informasi yang terhimpun, penyanyi muda bertalenta ini dijadwalkan manggung di Kota Tasikmalaya pada event Yudafest (Yudanegera Festival 2018). Event tersebut merupakan festival kuliner terbesar di Kota Tasikmalaya, Kamis (23/8/2018).

Bahkan dikabarkan, Sabtu (25/8/2018) mendatang, Maha Diffa bakal manggung di Mambo kuliner Tasikmalaya. Selain promo single perdananya di Tasikmalaya, dia juga akan manggung di beberapa kota di Priangan Timur (Priatim).

Pihak panitia Yudafest 2018 telah memberikan jadwal untuk Maha Diffa live Perfomance di arena Yudafest 2018 mulai pukul 16.00 WIB.

Puluhan artis dan Bintang Selebgram pun mensuppornya. Diantaranya, Sule, Umar Syarif, Corry Pamela, Artta Ivano, Ferry Salim, Minati Atmanagara, Deni Cagur, Komeng, Rita Hamzah, Shanty Denny, Ogi SOS, Nita Thalia, Gita KDI, Kevin Anggara, Densrock, Aden Bajaj, Selpi KDI, Dahlia KDI, Eri Makmur, Melky Bajaj, Wika Salim, Irma Rachim, Dea Annisa.

Mono Cocok, Ranggi Pratama, Kimau Gerbang, Asep Encut dunia terbalik, Rifky Balweel, Bemby Putuanda, Vizza Dara, Rendy Kjaernett, Merdianti Octavia, Ega Olivia, Maisaka, Abun Sungkar, Handika Pratama, Uyung Aria, Fajar Songek, Bowo Seosatyo, Hamas Syahid, Miminieva dan Rochman Suwandanata.

Maha Diffa mengaku, dirinya sudah mendapatkan jadwal dari panitia Yudafest melalui manajemen yang menaunginya.

Tasikmalaya sambung Diffa bukan kota yang asing baginya. Pasalnya, dia terlahir dari darah Kota Resik.

“ Manggung di Tasikmalaya, bisa sekalian mengunjungi keluarga. Selanjutnya ke Ciamis dan Garut,” ungkapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan,  penyanyi pendatang baru ber-genre Pop Jazz, Maha Diffa luncurkan single perdananya berjudul “ Bintang Jatuh.” Lagu tersebut diciptakan  Candra Permana dan di bawah naungan Kamasa Project Music Label & Management.

Secara serentak, lagu tersebut diputar di 500 stasiun Radio yang tersebar di Indonesia, Rabu (8/8/2018).

Menurut anak ke-dua dari pasangan selebriti senior tanah air, Diky Chandra dan Rani Permata, lagu tersebut mengisahkan tentang seseorang yang tengah jatuh cinta dan mengharapkan jawaban atau kepastian.

” Lagu ini menjabarkan bagaimana seseorang yang tengah mengharapkan jawaban atau kepastian yang tidak mungkin. Artinya, seperti mengharapkan bintang jatuh yang entah kapan datangnya dan mungkin juga tidak akan ada sama sekali,” kata Maha Diffa saat ditemui di rumahnya, Perum Duta Mekar Asri, Blok Q1 No5, Cileungsi Bogor.

(Bam’s)

Kim Optimistis Timnas Indonesia Tampil Maksimal 

0
kim jeffrey kurniawan fokusjabar.id
Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan. (foto web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan optimistis Timnas Indonesia U-23 akan tampil maksimal saat bertarung di Asian Games 2018.
Menurutnya, Indonesia yang menjadi tuan rumah pada multievent empat tahunan ini akan menjadi keuntungan. Pasalnya, mereka akan mendapatkan dukungan langsung dari masyarakat.
” Untuk timnas Indonesia, saya yakin dengan dukungan masyarakat Indonesia stadion pasti penuh,” kata Kim di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (11/8/2018).
Pada Asian Games 2018, Tim besutan pelatih Luis Milla akan berada di grup A bersama Hongkong, Laos, Taiwan, dan Palestina. Melihat komposisi grup, Kim menilai persaingan akan berlangsung ketat.
” Lawan tangguh, tapi kita enggak usah takut sama mereka. Saya yakin dengan mereka (Timnas) dengan dukungan kita bisa raih hasil maksimal,” tegasnya.
(Arif/Bam’s) 

Lestarikan Seni dan Budaya, Kemendikbud Dorong Program GSMS

0
Foto Seda

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Untuk menjaga dan melestarikan budaya serta kesenian tetap eksis di tengah-tengah masyarakat, khususnya generasi muda, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terus menggalakkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Menurut Dirjen Kebudayaan pada Kemendikbud, Hilmar Farid, GSMS membantu pemerintah dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai pelestarian budaya serta seni khususnya generasi muda menjaga sekaligus mencintai budaya dan seni lokal daerah agar tetap eksis.

Hal itu Hilmar Farid sampaikan dalam acara implementasi UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan di Hotel Horison, Jalan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/08/2018).

” UU No5/2017 akan menjadi induk dari segala regulasi yang berkaitan dengan berbagai produk hukum yang mengatur masalah budaya dan kesenian di masyarakat Indonesia. Dengan begitu, seluruh elemen masyarakat berperan dalam memajukan dan melestarikan budaya dan seni kekayaan daerah,” ungkap Hilmar.

Untuk mendukung implementasi pelaksanaan UU tersebut lanjut dia, Kemendikbud terus menggalakkan program GSMS untuk membantu pemerintah memberikan pengajaran penguatan pendidikan seni dan kebudayaan pada anak-anak sekolah.

” Berbagai hambatan dalam memajukan dan melestarikan seni dan budaya, semisal jarak antara sekolah dengan fasilitas kesenian yang ada susah terjangkau, kurangnya jumlah tenaga pendidik bidang ilmu kesenian ditambah guru kesenian yang ada cendrung masih memilih tinggal di kota-kota enggan mengajar di pelosok-pelosok desa,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, sudah lunturnya seni budaya ditengah-tengah masyarakat karena kurangnya rasa mencintai dan memiliki budaya lokal ditambahkan pengaruh budaya luar.

” Strategi kuncinya yakni pendidikan. Kita perlu memperbanyak guru bidang seni. Namun saat ini memang terbatas SDM seni, tapi dengan program GSMS setidaknya adanya pemerataan seni budaya dalam melengkapi praktek pengajaran di sekolah-sekolah,” tambahnya.

Hilmar menyebut, jumlah guru seni dan jumlah sekolah yang ada di Indonesia tidak seimbang. Dimana jumlah guru seni sekitar 1.320 orang sementara jumlah sekolah 208.000 unit.

(Seda/Bam’s)

Kalah dari Mitra Kukar, Kiper Persib Sudah Berusaha Maksimal

0
Dapat Kesempatan Penuh Deden Bersyukur. (foto web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung harus mengakui keunggulan Mitra Kukar dengan skor tipis 1-0 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (10/8/2018) pada laga tandang Liga 1 2018.
Penjaga gawang Persib, Muhammad Natshir (Deden) mengaku, timnya sudah berusaha maksimal pada pekan ke-20 tersebut. Hanya saja, skor akhir tidak seusai harapan.
” Ya, kita sudah berusaha maksimal tapi hasilnya tidak seusai harapan. Dan kita lagi-lagi kemasukan di menit akhir,” kata Deden ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Sabtu (11/8/2018).
Deden mengaku pada pertandingan tersebut, Persib bisa menciptakan banyak peluang. Namun, beberapa peluang skuad Maung Bandung gagal dimaksimalkan menjadi gol.
“Engga ada sih engga ada kesulitan, karena semua juga tahu kita bermain seperti apa, dan ada gol cukup disayangkan juga,” jelasnya.
(Arif/Bam’s) 

Pocari Hadirkan Anak Bangsa Berprestasi di Torch Relay Asian Games XVIII

0
Perwakilan-Pocari-Andre-Surya-saat-membawa-obor-Asian-Games-XVIII-di-Kota-Bandung (Foto Ageng)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Sebagai official pa‎rtner Asian Games XVIII, Pocari Sweat ikut ambil bagian dalam rangkaian acara Torch Relay Asian Games XVIII yang digelar di sembilan kota.
Kota Bandung sendiri menjadi kota ke-tujuh dari keikutsertaan Pocari Sweat diajang pawai obor Asian Games XVIII.
Head of Brand Communication Pocari Sweat, Ahmad Syaiful Choiri‎ menuturkan, sembilan kota yang menjadi lokasi keterlibatan Pocari Sweat di acara Torch Relay Asian Games XVIII yakni Jogjakarta, Solo, Malang, Denpasar, Makasar, Palembang, ‎dan Bandung.
” Kota Bandung jadi kota ketujuh keterlibatan Pocari di kegiatan Torch Relay Asian Games XVIII‎. Usai di Kota Bandung, kita akan ikut serta di acara Torch Relay di Bogor dan Jakarta sebagai upaya untuk lebih menggaungkan kegiatan Asian Games XVIII di Indonesia,” ujar Ahmad usai acara Rangkaian Torch Relay Asian Games XVIII di salah satu rumah makan, Jalan Surapati Kota Bandung, Sabtu (11/8/2018).
Pada kegiatan Torch Relay Asian Games XVIII, lanjutnya, Pocari Sweat tidak membawa atlet maupun mantan atlet berprestasi untuk membawa obor. Namun, Pocari mengirim perwakilannya dari anak-anak bangsa yang berprestasi.
“Tidak hanya atlet atau mantan atlet berprestasi tapi juga anak bangsa yang berprestasi di berbagai bidang yang kami utus sebagai pembawa obor Asian Games XVIII. Salah satunya, Andre Surya yang merupakan seorang visual effect artist dan pernah ikut berpartisipasi di beberapa film box office dunia seperti Transformer dan Iron Man,” ‎terangnya.
‎Menghadirkan anak bangsa berprestasi di berbagai bidang, lanjut Ahmad, sebagai upaya pihaknya memperlihatkan kepada dunia jika Indonesia memiliki prestasi di berbagai bidang. Tidak hanya di bidang olahraga saja.
“Indonesia tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tapi juga di bidang lain. Ini yang ingin kita perlihatkan kepada dunia pada momen Asian Games XVIII ini, sekaligus untuk memotivasi masyarakat Indonesia untuk berprestasi di segala bidang,” tegasnya.
Pembawa obor Asian Games XVIII, Andre Surya mengaku sangat terhormat menjadi bagian dari acara Torch Relay Asian Games XVIII. Membawa obor Asian Games XVIII di Kota Bandung, menjadi pengalaman kedua bagi Andre setelah sebelumnya di Jogjakarta.
“Kalau di Bandung, acaranya lebih meriah dan banyak yang mengiringi jadinya saat membawa obor lebih kepada jalan sekitar 300 meter sebelum garis finish. Kalau di Jogjakarta memang benar-benar lari, meski sedikit pegal juga, tapi tidak keteteran karena sudah terbiasa juga berolahraga,” pungkas Andre.
(ageng/bam’s)