spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7992

Fitria Raih Juara O2SN SMK Tahun 2018 Cabor Karate

0
Foto Agenk
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Atlet Karate asal Kabupaten Bandung, Fitria juara nomor kata perorangan putri ‎pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat.
Pada laga yang digelar di GOR Sasakawa, komplek olahraga Pajajaran Kota Bandung, Selasa (14/8/2018), siswi kelas XII SMKN 3 Bale Endah ini berhasil meraih nilai tertinggi.
Tampil dengan kata Shito Ryu, Chatanyara no Kusanku di babak final, Fitria berhasil memeragakan setiap gerakan dengan tepat dan benar. ‎Sementara lawannya dari SMK Al Muhadjirin 2 Kota Bekasi, Ashilla Shava Sufiani yang tampil dengan kata Shotokan, Nijushiho Sho harus puas dengan medali perak.
Sementara medali perunggu atau juara ketiga bersama diraih Feby Farhan Nabila (SMKN 1 Cibinong Kabupaten Bogor) dan Meyfa Dwi Hana (SMKN 1 Kedawung Kabupaten Cirebon).
‎Di kelompok putra, medali emas diraih oleh siswa kelas XII SMKN 1 Kuningan, Agung Budi Darmawan usai tampil sempurna memeragakan kata Shito Ryu, Papuren. Medali perak diraih siswa SMK Pasundan 1 Banjaran, Chaerul Try Julianto yang membawakan kata Shotokan, Kanku-Sho. Dan medali perunggu bersama diraih Triana Nurfitri (SMKN 2 Kota Tasikmalaya) dan Putra Umar Makrup (SMKN 11 Kota Bandung).
Ketua Pelaksana O2SN SMK tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat cabang olahraga Karate‎, Erick M Zaki Anggara menuturkan, pertandingan hanya digelar untuk dua nomor. Yakni kata perorangan putra dan kata perorangan putri.
“Untuk jumlah atlet yang mengikuti O2SN SMK tahun 2018 tingkat Jabar cabang olahraga karate sebanyak 54 atlet yang berasal dari 27 kota dan kabupaten. Untuk satu kota dan kabupaten, mengirimkan dua orang atlet di nomor kata perorangan putra dan kata perorangan putri,” ujar Erick saat ditemui di GOR Sasakawa, komplek Pajajaran Kota Bandung, Selasa (14/8/2018).
‎Erick menambahkan, meski hanya mempertandingkan nomor kata, namun antusias atlet mengikuti cukup tinggi. Pasalnya, jumlah atlet yang dikirim dari setiap kota dan kabupaten dibatasi dua atlet saja.
“Untuk tahun ini, hanya nomor kata yang dipertandingkan karena baru berpisah dari gelaran O2SN SMA. Ke depan, diharapkan nomor kumite pun bisa dipertandingkan. Meski demikian, kualitas atlet SMK ini cukup menjanjikan dan saya punya keyakinan bisa bersaing di level nasional,” tegasnya.
Gelaran O2SN SMK tahun 2018 tingkat Provinsi Jabar sendiri digelar selama tiga hari, Senin-Rabu (13-15/8/2018). O2SN SMK tahun 2018 tingkat Provinsi Jabar sendiri mempertandingkan tujuh cabang olahraga. Selain cabang olahraga Karate, dipertandingkan pula cabang olahraga Pencak Silat, Futsal, Atletik, Renang, Bulutangkis, dan Bola Basket.
(ageng/bam’s)

Sabil Nilai Piala Indonesia Bergengsi 

0
foto web
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni babak 128 besar Piala Indonesia 2018 menghadapi PSKC Cimahi di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Rabu (15/8/2018).
Menurut pemain belakang Persib, M. Al Amin Syukur Fisabillah, meski laga tersebut hanya sebatas turnamen, namun tetap bergengsi. Sehingga, pada pertandingan nanti dia siap menampilkan permainan terbaiknya dan membawa Persib lolos ke babak selanjutnya.
“Piala Indonesia ini saya rasa ajang yang tak kalah bergengsi dari (Go-Jek) Liga 1. Pertandingan besok saya akan berusaha maksimal untuk bawa kemenangan. Apalagi, turnamen ini menggunakan sistem gugur,” kata Sabil dikutip laman Persib, Selasa (14/8/2018).
Sabil menambahkan, setiap lawan yang berhadapan dengan Persib selalu memiliki motovasi berlipat. Sehingga, dia memprediksi jalannya pertandingan akan berlangsung seru dan enak untuk disaksikan oleh pecinta sepak bola.
“Saya kira besok pertandingan akan berjalan seru. Semua lawan tentunya adalah lawan yang berat, tidak ada yang di bawah kita. Harus full konsentrasi agar lawan tidak bisa mencetak gol ke gawang kita,” ucapnya.
(Arif/Bam’s) 

Pelatih Persib U-19 Bersyukur Pemainnya Diboyong Gomez

0
persib fokusjabar.id
Budiman. (foto web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez membawa tiga pemain Persib U-19 untuk persiapan menghadapi PSKC Cimahi pada babak 128 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Rabu (15/8/2018).

Ketiga pemain Maung Ngora itu, Mario Jardel di posisi bek, Beckham Putra Nugraha (gelandang serang) dan Ilham Qolba sebagai penyerang.

Pelatih Persib U-19, Budiman mengaku bersyukur anak asuhnya mendapatkan kesempatan bergabung dengan tim senior menghadapi turnamen Piala Indonesia 2018.

“Alhamdulillah, tiga pemain kami ikut senior di Piala Indonesia. Saya senang sekali dan percaya Gomez tidak pernah bergantung kepada satu atau dua pemain,” kata Budiman, Selasa (14/8/2018).

Mantan pemain Persib dan Persija ini memastikan, bergabungnya ketiga pemainnya ke tim senior tidak akan menganggu persiapan Persib U-19. Justru dia berharap dengan bergabungnya ketiga anak asuhnya ke tim senior bisa membawa dampak positif bagi timnya, saat mereka kembali ke Maung Ngora.

(Arif/Bam’s)

Pegang Teguh Amanah Leluhur, Warga Jagabaya Sayangi Hutan

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Warga Desa Jagabaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis masih memegang teguh amanat leluhur untuk menjaga keaslian hutan Gunung Gundul dan Gunung Dukuh yang berada di lingkungan penduduk.

“Warga di sini tidak akan berani merusak keaslian hutan, karena takut kena karma,” kata Kepala Desa Jagabaya Wawan Hernawan, Selasa (14/8/2018).

Karena kuatnya warga dalam memegang teguh amanat leluhur, keberadaan hutan itu sampai saat ini keasliannya tetap terjaga.

“Pohon-pohon di sini sudah berumur ratusan tahun, sehingga suasana di dalam hutan sangat nyaman dengan udaranya yang sejuk,” ucapnya.

Wawan mengatakan, ketakutan warga akan karma para leluhur itu rupanya bukan isapan jempol. Dia menyebut bahwa pernah ada warga yang tersesat setelah membawa kayu bakar dari hutan.

“Bahkan malam harinya didatangi harimau.Paginya orang itu mengaku kepada tetua di sini bahwa dirinya telah mengambil kayu dari hutan larangan,” jelasnya.

Karena ada pengakuan bersalah dari pelakunya, maka tetua kampung memerintahkan orang tersebut untuk mengembalikan kayu bakar ketempatnya semula,” ucapnya.

Kejadian tersebut menambah keyakinan warga untuk tidak memperlakukan hutan sembarangan, sebaliknya warga akan menjaga dan melestarikannya.

(Husen Maharaja/LIN)

Cegah Radikalisme Melalui Lomba Tari Tradisional?

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Puluhan siswa perwakilan Koramil se jajaran Kodim 0613 Ciamis ikuti lomba tari tradisional di Makodim 0613 Ciamis, Jalan Jendral Ahmad Yani Ciamis, Selasa (14/8/2018).

Kasdim 0613 Ciamis Mayor. Inf Nurochman mengatakan bahwa kegiatan tersebut diadakan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya tradisional.

“Lomba ini diadakan untuk menggali potensi generasi muda terhadap budaya lokal,” katanya.

Dengan menguasai budaya lokal, kata dia, para generasi muda dipastikan akan lebih cinta tanah air dan tidak akan terpengaruh hal-hal negatif.

“Dengan berbudaya yang baik generasi muda kita pasti akan terhindar dari radikalisme akibat pengaruh budaya luar,” ucapnya.

Selain lomba tari tradisional dalam kegiatan tersebut pun digelar lomba lukis bertemakan ‘kemanunggalan TNI-Rakyat’.

“Untuk para pemenang yang saat ini mengikuti lomba akan menjadi wakil Kodim 0613 Ciamis ke tingkat Kodam,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/LIN)

Ketua Kwarcab Garut Sebut Banyak Manfaat Ikuti Gerakan Pramuka

0
Ketua Kwarcab Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri (Foto Andian)

GARUT,FOKUSJabar.id: Praja Muda Karana (Pramuka) dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Republik Indonesia No238 Tahun 1961 (20/5/1961). Secara luas Gerakan Pramuka diperkenalkan pada  14 Agustus 1961.

Upacara HUT ke-57 Pramuka di Kabupaten Garut (Foto Andian)

14 Agustus diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka. Pada perkembangannya, Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib bagi SD, SMP dan SMA/sederajat. Hari ini, tepat HUT ke-57.

Berdasarkan pantauan FOKUSJabar.id, sejumlah kegiatan dilakukan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Garut. Salah satunya, menggelar upacara di Alun-alun Kecamatan Cibatu, Selasa (14/8/2018).

Menurut Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Garut, Ahmad Bajuri, Pramuka merupakan organisasi pendidikan nonformal yang terkonsep dengan baik.

Selain itu, memberikan manfaat menyeluruh dan vital sesuai dengan fungsi dari kepramukaan bagi peserta didik, anggota dewasa pramuka dan Negara karena mencakup aspek yang cukup lengkap. Mulai dari pendidikan formal hingga pendidikan nonformal.

Baca Juga: Kwarcab Ciamis Ajak Anggota Pramuka Menanam Padi

“ Setiap Pramuka mendapat lebih banyak ilmu teoritis dan empiris yang sangat penting sebagai salah satu pusat perubahan dan stok kepemimpinan di masa depan,” ungkap Bajuri.

Kepramukaan sambung dia, mencakup materi pendidikan keagamaan, teknologi, jasmani, kesehatan, alam dan sosial. Melalui kepramukaan, kegiatan eksplorasi bakat lebih terasa karena pramuka menghargai setiap bakat serta kreativitas untuk dikembangkan.

“ Hangatnya salam Pramuka yang bergema di bumi perkemahan menjadi salah satu simbol mudahnya menyatu tanpa membeda-bedakan agama, suku dan kebudayaan,” ucap mantan Ketua DPRD Garut periode 2009-2014.

Gerakan Pramuka sebut mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), merupakan organisasi nasionalisme. Artinya, mengenal dan bergabung dengan Pramuka berkesempatan berkenalan dengan Indonesia melalui event nasional pada berbagai tingkatan. Kuncinya, mesti berprestasi.

Pramuka beradaptasi dengan berbagai komponen dan golongan masyarakat. Dengan pendidikan yang ada, pramuka akan menjadi orang-orang yang disenangi. Secara umum, Pramuka kegiatan pesta untuk kebersamaan, kegiatan bakti untuk pengabdian.

Kegiatan kompetisi untuk mengasah kemampuan, pelatihan untuk meningkatkan taraf pemahaman, cross culture understanding untuk melatih nilai nasionalisme keberagaman dan kegiatan wisata untuk merasakan indahnya alam serta memberi kesadaran menjaga alam sekitar.

(Andian/Bam’s)

DPRD Jabar: Perda Kewirausahaan Bangkitkan Perekonomian

0
APBD Jawa Barat
Sekretaris Komisi II DPRD Jabar Yunandar Eka Perwira. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat R Yunandar Eka Perwira menjelaskan, usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang kewirausahaan merupakan salah satu alternatif dan solusi tepat untuk menciptakan pelaku usaha baru di Jawa Barat.

“Raperda ini untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan yang inovatif dalam rangka membangun perekonomian daerah berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan,” kata Yunandar.

Yunandar menyebut, Jabar dengan jumlah penduduk mencapai 45,5 juta jiwa dan dimoninasi usia produktif, yakni 70 persen dengan rata-rata pangsa pasar 13,40 persen terhadap nasional.

Artinya, harus ada prioritas perhatian terhadap pelaku usaha baru untuk mengembangkan usaha, terlebih Jabar memiliki ragam potensi sumber alam yang variatif dan bisa dioptimalkan.

Salah satu persyaratan peningkatan ekonomi yang tinggi adalah sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

“SDM yang kompeten ini bisa menangkap berbagai peluang seiring perubahan lingkungan usaha yang memliki turbulensi pada situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian. SDM kompeten pun mampu bersaing dalam lingkungan bisnis global,” jelas dia.

Peraturan mengenai kewirausahaan, kata dia, saat ini masih tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan dan belum diatur secara terpadu dan komprehensif.

“Maka penting kiranya Provinsi Jawa Barat menyiapkan Raperda yang secara khusus dan terintegrasi dapat memfasilitasi dan mendorong terbentuknya ekosistem wirausaha yang kondusif dan berdaya saing di Jawa Barat” papar Yunandar.

Yunandar pun berharap, dengan adanya peraturan daerah terkait kewirausahaan maka pembangunan ekonomi berkelanjutan di Jawa Barat akan semakin tumbuh pesat.

(LIN)