spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7746

Tiga Rumah di Baregbeg Ciamis Terbakar

0
palangkaraya fokusjabar.id
foto dok

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tiga rumah petak semi permanen masing-masing di Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis terbakar, Senin (12/2 /2018).

Konsleting listrik dari rumah Aceng diduga menjadi penyebab terbakarnya dua rumah lainnya, yakni rumah milik Kirman dan Idan.

Polisi dan TNI bantu petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api (foto Husen)
Polisi dan TNI bantu petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api (foto Husen)

Jojo warga sekitar mengatakan, saat kejadian dirinya tengah berada di sawah tak jauh dari lokasi kejadian.

“Saat itu saya mendengar ada warga berteriak kebakaran,” kata dia.

Mendengar teriakan itu, Jojo langsung menghampiri sumber suara, dan benar saja, dia melihat dapur milik Aceng sudah dilahap api.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Api cukup besar saya lihat di dapur milik Pak Aceng,” jelas dia.

Dia pun langsung mengambil air dan menyiram api tersebut. Namun karena material rumah itu didominasi kayu, api dengan cepat membesar.

Jojo pun langsung mencari pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

(Husen Maharaja/LIN)

Ketua DPRD Pangandaran: Pemekaran Desa Karangpawitan Menunggu Verifikasi Komisi I

0

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan menerima audiensi warga Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Dalam audiensi itu dibahas rencana pemekaran Desa Sindangharja dari Karangpawitan.

Ketua Pemrakarsa Pemekaran Desa Karangpawitan ke Desa Sindangharja, Kecamatan Padaherang Teguh Sucipto mengungkapkan, keinginan masyarakat untuk pemekaran muncul dari keinginan adanya pemerataan pembangunan.

“Setelah audiensi dengan ketua dewan, warga Sindangharja mendapat pencerahan. Kami berharap rencana ini bisa segera terealisasi,” kata Teguh.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Teguh mengatakan bahwa pemekaran itu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kaitannya dengan pelayanan publik.

” Maka kami meminta pemerintah segera merealisasikan pemekaran itu. Adapun jumlah penduduk yang ingin dimekarkan mencapai hampir 10 ribu jiwa.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan menyebut bahwa rencana pemekara Desa Karangpawitan menjadi dua, sudah memenuhi syarat. Terutama jika dilihar dari demografi penduduk desa itu.

Desa Karangpawitan terdiri dari lima dusun dengan jumlah penduduk mencapai 9 ribu jiwa. Tiga dusun di antaranta akan dimekarkan menjadi Desa Sindangharja.

“Dalam syarat ketentuan pemekaran, jumlah penduduk minimal 6 ribu jiwa dan Karangpawitan memiliki hampir 9 ribu jiwa lebih. Selain itu, potensi alam lainya pun sudah mendukung untuk dikembangkan, ” kata Iwan melalui rilisnya kepada FOKUSJabar.id, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut Iwan mengatakan bahwa pemerintah melalui Bupati dan DPRD Pangandaran sudah tidak ada kendala.

“Tinggal menunggu verifikasi dari Komisi I DPRD Pangandaran. Jika dinyatakan memenuhi syarat, maka akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Kami berharap dalam verifikais syarat yang dilakukan hari ini tidak ada kendala,” kata dia.

(LIN)

Ikut Manakib, Aher Berikan Ceramah

0
SOREANG, FOKUSJabar.id: Manakib Syeikh Abdul Qodir Jaelani digelar bulanan di Masjid Besar Muhammad Alwi Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Manakiban pada Minggu (11/2) malam dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher).

Aher bersama rombongan tiba di Masjid Muhammad Alwi sekitar pukul 20.30 WIB. Selain Aher, hadir juga bakal Cagub Jabar Sudrajat. Pada manakib semalam, Aher memberikan ceramah.

“Kita bisa berdzikir bersama-sama untuk menghadirkan taqorrub kita. Dengan selalu berdzikir hati menjadi tentram, membersihkan hati, membahagiakan jiwa,” ucap Aher.

Manakib ini merupakan pengajian rutin yang dilakujan para ‘penganut’ thoriqoh.

Masjid Besar Muhammad Alwi adalah salah satu masjid Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) yang dibangun oleh Habib Idan seorang pengusaha besar asal Soreang.

Untuk diketahui, sepeninggal Syeikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin, (Abah Anom), Pimpinan Ponpes Suryalaya di Kabupaten Tasikmalaya, kemursyidan TQN Suryalaya-Sirnarasa kini adalah Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul (Abah Aos) yang juga pimpinan Pondok Pesantren Sirnarasa, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis.

Abah Aos adalah Mursyid TQN Suryalaya-Sirnarasa ke-38 setelah Abah Anom (Mursyid ke-37).

Aher pun sudah beberapa kali berkunjung ke Abah Aos di Ponpes Sirnarasa, Kabupaten Ciamis. Bahkan pada Desamber 2017 lalu dia diangkat menjadi Wakil Talkin Abah Aos, R.A.

(Ibenk/LIN)

Demiz Ajak Warga Tasik Tidak Golput di Pilgub Jabar

0
Demiz : Pilgub Harus Saling Memuliakan Bukan Saling Menghinakan. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta masyarakat untuk menggunakan dan menyalurkan hak pilihnya di Pilgub Jabar Juni 2018.

Pilgub juga harus dijadikan momen mempererat tali silaturahmi.

“Harus ada rasa saling asih, asah dan saling asuh. Jangan ada permusuhan atau ketegangan. Justru harus jadi momen menyatukan yang tercerai berai, mendekatkan yang jauh, mengaitkan yang sudah dekat, dan saling memuliakan bukan menghinakan,” jelas Demiz saat  bersilaturahmi dengan organisasi Kemasyarakatan, Kepemudaan dan Keagamaan di RM Abah Asep, Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (11/2/2018).

Demiz menyebut bahwa setiap warga negara mempunyai hak dan dilindungi undang-undang dalam mengawal serta menjaga proses demokrasi dengan aman.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Jabar agar menjaga kondusifitas dan tetap menyalurkan hak pilihnya.

“Saya berharap masyarakat Jabar tidak menyia-nyiakan hak pilihnya do Pilgub Jabar 2018. Jangan Golput, sebab tidak akan mengubah apapun dalam proses demokrasi,” jelas dia.

(Seda/DAR)

Kepala Kemenag Pangandaran Meninggal

0
 PANGANDARAN,FOKUSJabar.id Kepala Kemenag Pangandaran Eep Nuhyana meninggal dunia pada Minggu (11/2/2018), sekitar pukul 16.00 WIB di RS Jasa Kartini Tasikmalaya.

Berdasarkan informasi terhimpun, Almarhum sempat terbaring di rumah sakit, bahkan dokter menyarankan Eep untuk istirahat total agar kondisi badan terjaga.

Almarhum meninggal dunia di usianya yang ke 59 tahun.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan meminta kepada masyarakat Pangandaran untuk  merenungkan dan mendoakan almarhum.

“Semoga diampuni dosanya, diterima amal ibadahnya dan dikuatkan keluarga yang ditinggalkannya, amin,” kata Iwan.

(Boip/LIN)

Tujuh Waduk Siap Dibangun di Jabar

0
Tujuh Waduk Siap Dibangun Di Provinsi Jawa Barat. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Mengatisipasi banjir saat musim hujan dan kekeringan di musim kemarau, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membangun tujuh bendungan (waduk).

Tujuh bendungan itu, seperti Leuwikeris, Matenggeng, waduk Cipanas di Sumedang, Waduk Sadawarna di Subang, waduk Sukamahi di  Bogor, dan Ciawi serta Waduk Kuningan.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan, curah hujan di Jabar tertinggi di Indonesia, artinya perlu upaya antisipasi agar setiap turun hujan tidak menimbulkan banjir.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Pembangunan bendungan itu diperlukan, apalagi curah hujan tinggi tinggi. Ditambah lagi wilayah Jabar ini paling luas. Waduk ini perlu untuk pengendali banjir, persediaan air baku, sumber air bersih, pembangkit listrik hingga kepariwisataan,” jelas dia.

Demiz yang juga Calon Gubernur Jawa Barat ini meminta masyarakat terus menjaga dan merawat lingkungan hidup, infrastruktur serta tata kelola ruang.

Hal itu penting agar tetap nyaman ditinggali dan tidak menimbulkan bencana di kemudian hari.

(Seda/LIN)

Tebing Tanjakan Emen akan Jadi Safety Area

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Supratman mengungkapkan, tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Ciater, Kabupaten Subang.

Untuk diketahui, kecelakaan maut terjadi di Tanjakan Emen, Sabtu (10/2/2018) kemarin. Dalam insiden tersebut, sebanyak 27 orang meninggal dunia.

Supratman mengatakan bahwa kecelakaan di Tanjakan Emen bukan pertama kali. Menurut dia, haemrua ada penambahan infrastruktur agar arus perjalanan di kawasan tersebut aman, meski dalam keadaan darurat.

“Tim gabungan lagi turun ke Tanjakan Emen itu. Nanti kita tunggu keputusan bersamanya seperti apa. Kalau saya melihat sepintas kemarin, paling tidak, harus ada semacam safe area,” kata dia di Gedung Sate Bandung, Minggu (11/2/2018).

Adapun objek yang harus ada pembenahan di kawasan itu, yakni tebing tinggi di lokasi kejadian.

Dari perbincangan sementara dengan tim, tebing tersebut nantinya akan dipangkas menjadi safe area bagi kendaraan, baik untuk beristirahat maupun dalam kondisi darurat.

Dia berharap area (Safe Area) itu menjadi lokasi yang mampu memangkas kemungkinan terburuk saat kendaraan mengalami kondisi darurat.

“Apakah perlu dikasih pasir yang banyak, sehingga (bus rem blong) masuk itu langsung berhenti,” kata dia.

Untuk rencana matang pembenahan Tanjakan Emen, pihaknya akan memprioritaskan hasil kajian tim gabungan.

“Safety Area itu salah satu pembicaraan, namun bagi kita, tetap kajian tim,” jelas dia.

(LIN)