spot_imgspot_img
Senin 30 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7636

Banjir Bandang Bandung, Walhi Jabar : Pembangunan di KBU tak Terkendali

0
(FOKUSJabar/Budi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Banjir bandang yang melanda sebagian kawasan Bandung Timur pada Selasa, (21/3/2018) kemarin ditanggapi serius oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar.

Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdhan menilai banjir bandang yang terjadi diakibatkan oleh masifnya pembangunan yang terjadi di Kawasan Bandung Utara (KBU). Tidak ada lagi daerah resapan yang bisa menahan volume air.

” Lahan banyak digunakan untuk sarana komersil, seperti hotel, apartmen dan vila-vila. Itu memberikan kontribusi atas terjadinya banjir bandang dan juga bencana lingkungan, ” kata Dadan melalui sambungan telpon.

Menurut Dadan, Walhi Jabar telah memberikan masukan dan memprediksi akan terjadinya banjir bandang sejak jauh-jauh hari. Pasalnya, pembangunan di KBU sudah tidak terkendali.

” Kita sudah mengingatjan sejak 10 tahun yang lalu bahwa kerusakan KBU sebagai faktor penyebab kerusakan lahan wilayah resapan air yang ada di kawasan tersebut,” ujarnya.

Dadan menambahkan, KBU terbagi ke dalam tiga wilayah, yaitu Kabupaten Bandung, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Seharusnya, lanjut ia ketiga wilayah tersebut harus lebih ketat lagi dalam mengawasi pembangunan di KBU.

“Harus ada audit lingkungan, bangunan juga perizinan sebagai langkah antisipasi semakin tak terkendalinya kerusakan di KBU, ” pungkasnya.

(budi/bam’s)

Tolak Dirazia Hp, Warga Binaan Lapas Cirebon Unjukrasa

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Kesambi Cirebon Jawa Barat nyaris ricuh akibat operasi razia kepemilikan Handphone (Hp), Narkotika dan senjata tajam.

Kalapas Klas 1 Kesambi Cirebon, Hani menjelaskan, mereka menolak dirazia dengan unjuk rasa hingga merusak tiga perangkat CCTV. Razia internal petugas Lapas ini dilakukan pada pukul 10:00 sampai dengan 11:00 WIB, aksi penolakan kemudian terjadi sesaat setelah razia usai.

“Razia kan program jajaran Lapas se Indonesia. Karena memang ada indikasi kepemilikan Handphone kami razia secara intens. Tadi pagi itu mungkin secara intens, tidak ada motif lain, ada resistensi dari warga binaan,” ujar Hani.

Menurut Hani, warga binaan ini menolak dirazia petugas karena kepemilikan Hp mereka tidak ingin dirampas petugas. “Yang intinya ingin memiliki Hp, padahal itu kan dilarang di Lapas. Jadi mereka melakukan unjuk rasa,” katanya.

Hani menambahkan, unjukrasa tersebut direspon positif petugas dengan memanggil delapan perwakilan warga binaan. Dalam unjukrasa tersebut, Hani memastikan tidak ada korban.

“Mereka ingin berdialog, kita ambil delapan warga binaan. Kita ajak dialog, setelah dialog, dapat titik temu bahwa Hp adalah barang terlarang di Lapas dan mereka menyadari,” terangnya.

(Adie/Bam’s)

Horison Palma Pangandaran “Ngajak” Liburan Nyaman Bagi Wisatawan

0
(FOKUSJabar/Boip)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kawasan Pantai Pangandaran kini rapih dan bersih karena sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) telah direlokasi.

Terciptanya kenyamanan wisata pantai Pangandaran, dimanfaatkan sejumlah kalangan untuk bersantai dan menikmati laut lepas. Bahkan, ada juga yang digunakan untuk sekedar briefing.

Misal yang dilakukan manajemen Hotel Horison Palma Pangandaran. Mereka kerap menggelar briefing di tepi pantai tanpa ada gangguan dari PKL.

“Tentu ini menjadi sebuah bagian yang sangat menyenangkan, tepi pantai Pangandaran kini lebih nyaman, aman tertib dan bersih. Sehingga kami selalu memanfaatkan ini dengan melakukan komunikasi strategi market di luar ruangan,” ungkap Sales Executive Hotel Horison Palma, Pangandaran, Dindin pada FOKUSJabar.id.

Dia mengemukakan, adanya perubahan tata kelola pantai yang dilakukan pemerintah, tentu berdampak baik terhadap kunjungan wisata Pangandaran. Dulu, wisatawan kerap mengeluh dengan tidak nyamanya pandangan mata ke laut lepas karena tehalang oleh PKL, kini pengunjung mengaku menikmati lagi alam lepas Pangandaran.

“Maka kami ngajak pada wistawan, yuk berwisata ke Pangandaran. Kini pantainya bersih dan sangat bersahabat dengan pesona wisata Pangandaran,” pungkasnya.

(Boip/Bam’s)

Hujan Disertai Angin Kencang Bakal Terjadi Hingga Bulan Depan

0
(FOKUSJabar/seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id :Kepala Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya  mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kondisi cuaca yang ekstrim. Belakangan ini kalau  hujan deras sering disertai angin kencang.

”Info dari Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Pusat setiap hari hujan deras akan disertai angin kencang, fenomena cuaca ekstrem ini diprediksi berlangsung sampai Mei mendatang,” kata Kepala BPBD Yudi Kustiadi Kota Tasik kepada wartawan, Rabu (21/03).

Yudi  mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan bersiaga dalam menghadapi kondisi ekstrem in. Apalagi yang tinggal di dekat pohon rindang. Nanti akan kita tebang, karena kita prediksi banyak pohon-pohon di wilayah Kota Tasikmalaya usianya sudah tua, ini riskan bisa tumbang maka perlu ditebang.

Yudi juga menjelaskan, hari ini saja Rabu (21/03) terjadi tujuh kejadian bencana di wilayah Kota Tasikmalaya akibat angin puting beliung kita telah mempersiapkan personil yang siap siaga untuk menanggulangi cuaca ekstrem sekarang dan kita pun terus berkoordinasi dengan pihak BPBD Provinsi Jawa Barat.

(Seda/DAR)

Meski Jadwal Mundur Dua Jam, Ribuan Warga Pelabuhanratu Tetap Sabar Tunggu AHY

0
Ribuan warga Pelabuhanratu tetap setia tunggu AHY

SUKABUMI, FOKUSJabar.id : Jadwal “ Tour de Jawa Barat “ Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Kabupaten Sukabumi mundur dua jam.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Reni Endaeni.

Menurut dia, meski jadwal mundur, namun ribuan warga Palabuhanratu tetap antusias menunggu kedatangan anak Sulung mantan Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mereka sedikitpun tak beranjak dari tempat duduknya di Dapoer Basisir, Gadobangkong, Jalan Kidang Kencana Palabuhanratu, Rabu (21/3/2018).

“ Ribuan warga tetap setia menunggu kedatangan Mas Agus,” tutup Reni.

(Bam’s)

Aher Lantik Anggota BPSK dari Tiga Kokab

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSjabar.co.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), melantik anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dari tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, dan Kota Sukabumi.

Acara pelantikan, dilaksanakan di Aula Timur Gedung Sate Bandung, Selasa (20/03/2018).

Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan, BPSK merupakan suatu badan yang penting, sebagai sarana mediasi antara konsumen dengan produsen, ataupun pedagang.

“BPSK adalah sebuah badan yang kurang dilirik orang, tapi di lapangan, banyak menyelesaikan sengketa konsumen di luar pengadilan,” kata Aher.

Dalam arahannya kepada para anggota yang dilantik, Aher mengamanatkan supaya BPSK dapat bekerja secara efektif dalam melindungi hak konsumen.

“Boleh jadi ada konsumen di lapangan, beli barang kualitasnya tidak sesuai harga yang disepakati. Komplain bisa diajukan ke BPSK agar bisa diselesaikan sama-sama,” ujarnya.

Aher pun menuturkan, selama ini BPSK sudah ada di tingkat pemerintah kabupaten/kota. Namun semenjak disahkannya UU No.23 tahun 2014 tentang Pemerintah daerah, wewenangnya pindah ke Provinsi.

“Saat ini baru ada anggota dari tiga Kabupaten/Kota BPSK yang dilantik, karena adanya perbedaan masa bakti setiap kabupaten/kota, semisal BPSK Kabupaten Cirebon yang masa baktinya sudah selesai dan saat ini masih melakukan proses seleksi,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota BPSK Kabupaten Bandung, Firman Turmantara mengatakan, dari sekian banyak permasalahan sengketa konsumen yang diadukan BPSK, ada tiga masalah yang mendominasi, yaitu mengenai bank, lising, dan asuransi.

“Praktik yang menyimpang dari beberapa bank, semisal kredit dijaminkan rumah atau tanah, proses pelelangan tidak sesuai dengan ketentuan,” Kata Firman.

Sementara terkait masalah leasing, Firman berpendapat, seharusnya tidak ada eksekusi penarikan kendaraan saat kredit macet. Hal itu dikarenakan masalah lising merupakan masalah perdata, sehingga harus diselesaikan secara perdata juga.

(DAR)

Persib Segera Kontrak Sabil

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan segera mengikat kontrak M Al Amin Syukur Fisabillah yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi oleh pelatih Roberto Carlos Mario Gomez untuk musim kompetisi Liga. 1 2018.

Menurut Direkrut PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono, manajemen sudah menemukan kata sepakat dan saat ini sedang mempersiapkan draft kontrak untuk Sabil.

“Komunikasi sudah ada, dengan Sabil sudah ada pembicaraan, kontrak sudah disiapkan sudah ada kesepakatan,” kata Teddy di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (21/3/2018).

Teddy enggan membeberkan nilai kontrak yang disodorkan kepada mantan pemain Persibat Batang dan Persijap Jepara ini. “Nilai pembelanjaan kurang lebih sama mirip-mirip, jumlahnya hampir sama,” jelasnya.

Sabil sengaja direkomendasikan oleh pelatih Roberto Carlos Mario Gomez untuk menambah kekuatan di lini belakang. Pasalnya selain tampil di Liga 1, Maung Bandung akan bermain di Piala Indonesia.

(Arif)