spot_img
Selasa 3 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7588

Sewa Boseh Bikesharing Keliling Kota Bandung Hanya Rp1000

0
Ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan Kota Bandung menyediakan moda transportasi ramah lingkungan yakni bike sharing yang dinamai Boseh.

Kabid Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Dudi Prayudi menyebutkan, ada sekitar 350 sepeda tersedia yang bisa disewa oleh warga.

Boseh yang beroprasi sejak Juli 2017 itu tersebar di 30 shelter di beberapa lokasi di kota Bandung. Masing-masing shelter disediakan 8 sampai 12 sepeda.

“Yang dioperasikan hanya 70 persen. Sisanya cadangan untuk mengganti yang rusak atau kalau ada event bisa dikeluarin,” ungkapnya mengutip PRFM, Kamis (15/2/2018).

Dudi menjelaskan, secara teknis, warga yang akan menyewa harus melakukan registrasi untuk memastikan identitas penyewa dan menjamin keamanan sepeda. Untuk melakukan registrasi penyewa bisa menggunakan e-money dari BRI, BNI, dan Mandiri dan mendatangi booth registrasi.

Adapun lokasi booth registrasi tersebar di Kawasan seperti Alun-alun Bandung, Taman Cibeunying, dan Grha Pos Jalan Banda.

“Caranya bisa pake kartu e-tol juga yang dari bank kerjasama kami ke booth lalu registrasi dengan menyertakan e-ktp, daftar, difoto, langsung bisa digunakan. Kalau pelajar bisa juga pakai kartu pelajar,” paparnya.

Biaya sewa yang dibebankan sebesar Rp 1.000 untuk satu jam pertama, dan Rp 2.000 untuk satu jam berikutnya. Boseh mulai beroperasi dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

“Lalu untuk penyewa yang ambil sepeda dari shelter asal, bisa mengembalikan ke shelter terdekat dari tujuan. Jadi tidak perlu kembalikan ke shelter asal. Kebetulan kita sudah punya aplikasi di playstore, tinggal ketik boseh disitu diketahui shelter ada dimana saja, dan tahu sisa isi shelter ada berapa. Jadi bisa ketauan ketersediaannya,” ungkapnya.

Nantinya, Dudi berharap animo masyarakat kian meningkat sehingga bisa disediakan lebih banyak booth registrasi, shelter, dan sepeda di seluruh Kota Bandung.

(Vetra)

BIN : Penyerangan Pemuka Agama Bentuk Kampanye Hitam Jelang Pilpres

0
Ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menyebut kasus penyerangan terhadap para pemuka agama yang terjadi akhir-akhir ini sudah diprediksi dan dideteksi pihaknya.

Menurut Budi, kasus tersebut adalah bagian dari kampanye hitam yang dilancarkan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Seluruh jajaran sudah mendeteksi dan memprediksi di tahun politik ini 2018-2019 akan marak kampanye hitam. Wujudnya isu-isu PKI, agama, SARA, politik identitas,” kata Budi, di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Budi pun mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tak mudah dipolitisasi, serta diprovokasi oleh oknum-oknum yang punya kepentingan tersebut.

“Masyarakat harus lebih waspada, lebih peka. Jangan mudah terpolitisasi, terprovokasi, terhasut sehingga terseret dalam permainan itu,” ujar Budi, sperti dikutip Kompas.

Budi juga membantah bahwa BIN kecolongan atas kasus-kasus penyerangan terhadap pemuka agama di sejumlah daerah tersebut.

“Enggak. Karena kami sudah prediksi. Ini kan tahun politik. Kami sudah ingatkan bahwa kampanye hitam itu akan marak,” tambahnya.

(Agung/Vetra)

SMPN 1 Baregbeg Gelar Simulasi UNBK

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri-1 Baregbeg Kabuparen Ciamis ikuti simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Kamis (15/2/2018).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis H Wawan S Arifien mengatakan, kegiatan simulasi tersebut sebagai bentuk persiapan siswa dalam menghadapi UNBK yang akan datang.

“Simulasi ini dilaksanakan supaya saat ujian yang sebenarnya nanti para siswa sudah siap,” katanya.

Wawan menjelaskan, untuk menghasilkan nilai ujian yang baik, para siswa harus terus dibimbing agar menguasai materi ujian dan pengetahuan tentang teknologi komputer.

“Selain melakukan pengayaan mata pelajaran juga bimbingan teknis tentang komputerisasi harus terus dilatih,” ucapnya.

Sementara itu, Rian Andriana proktor UNBK, disekolahnya sudah siap untuk melaksanakan ujian berbasis komputer tersebut.

“Komputer yang tersedia disekolahnya ada 120, sedangkan jumlah siswa yang mengikuti ujian ada 349 siswa sehingga saat ujian nanti akan dibagi tiga sesi,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/Vetra)

FBI Klaim Mata-Mata Cina Telah Menyusup ke Universitas di AS

0
Direktur FBI Christopher Wray (kiri) dan Direktur CIA Mike Pompeo (kedua kiri) saat sidang dengar pendapat dengan Senat di Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (13/2/2018). (AFP/Saul Loeb)

AMERIKA SERIKAT, FOKUSJabar.id: Biro Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI) mengklaim mata-mata Cina telah menyusup ke universitas di AS sebagai upaya untuk melemahkan kekuatan militer, ekonomi, dan budaya.

Direktur FBI Chris Wray menyatakan Cina berusaha untuk mendapatkan akses teknologi AS dan kekayaan intelektual melalui perusahaan telekomunikasi, akademisi, dan usaha bisnis bersama.

“Warga China semakin banyak beralih ke jalur yang lebih kreatif dengan mengumpulkan (informasi) dengan cara yang tidak tradisional,” kata Wray dalam rapat dengar pendapat tahunan komite intelijen dengan Senat AS, Rabu (14/2/2018).

Menurutnya, Cina berusaha untuk mendapatkan akses teknologi AS dan kekayaan intelektual melalui perusahaan telekomunikasi, akademisi, dan usaha bisnis bersama.

Wray meyakini mata-mata Cina telah menjaring informasi dari lingkungan akademis, seperti profesor, ilmuwan, dan pelajar.

“Mereka memanfaatkan lingkungan penelitian dan pengembangan yang kita miliki,” ucap Wray, seperti dikutip Kompas.

(Agung/Vetra)

Kampanye Perdana, Emil Umbar Janji di Pesantren

0
ilustrasi (web)

PURWAKARTA, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil), mengawali kampanye perdananya mengunjungi Pondok Pesantren Alhikmussalafiyah, Desa Cipulus, Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (15/2/2018).

“Saya datang ke sini untuk mendengarkan harapan-harapan santri dan ulama serta meminta doa pada para ulama untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar,” kata Emil dalam siaran tertulisnya, seperti dilansir CNN.

Dalam kunjungannya, Emil langsung mengumbar sejumlah janji. Mulai dari soal perubahan sampai perda pesantren.

Ridwan menjanjikan, bahwa yang pertama kali akan dia perjuangankan jika terpilih sebagai Gubernur Jabar adalah perda pesantren. Melalui perda itu, infrastruktur pesantren akan dibangun dan kesejahteraan guru ngaji bakal ditingkatkan.

“Itu hadiah buat para ulama,” katanya.

Program Emil lainnya, yakni meminta camat/lurah salat Jumat di masjid yang berbeda setiap hari Jumat, dan membawakan makanan ke rumah-rumah miskin untuk mendengarkan keluhan warga. Selanjutnya ada layad rawat, yang menyiapkan 1000 dokter untuk mendatangi dan mengobati warga yang sakit.

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga mengatakan dirinya akan memimpin Jabar dengan memadukan pengalamannya bersama Uu Ruzhanul Ulum.

“Pada Pilkada ini saya berpasangan dengan Kang Uu, Bupati Tasikmalaya. Saya berpengalaman di kota dan Kang Uu di desa, kami akan padukan pengalaman ini untuk memimpin Jabar,” kata Ridwan.

(Agung/Vetra)

KPU Garut Dinilai Ceroboh, Relawan PASTI Gelar Aksi Turun ke Jalan

0

GARUT, FOKUSJabar.id  : Ribuan relawan pangrojong Pasangan Agus Supriadi – Teh Imas (PASTI) hari ini dipastikan turun ke jalan menuntut keadilan terhadap penyelenggara Pemilu yang diduga telah merugikan paslon PASTI dengan menghilangkan salah satu berkas persyaratan.

Tak hanya itu, KPU setempat pun telah meloloskan Pasangan Calon (Paslon) yang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melampaui batas perbaikan dokumen syarat calon.

Ketua Tim Gabungan (Timgab) pemenangan PASTI, Galih Fachrudin Qurbany mengatakan, aksi damai turun ke jalan ini merupakan aksi mosi tidak percaya kepada pihak penyelenggara Pemilu.

Galih menilai, KPU Garut telah bertindak ceroboh dan gegabah yang memutuskan Paslon yang diusung Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak memenuhi persyaratan.

“PASTI sudah menyerahkan semua data dan persyaratan pencalonannya,” kata Galih, dengan nada tegas, Kamis (15/2/2018).

Ditambahkannya,  ketidakadilan yang dilakukan KPU Garut telah merampas dan mengkebiri hak politik Agus Supriadi dan ribuan massa pendukungnya yang tergabung dalam 17 tim relawan.

Berdasarkan pantauan FOKUSJabar, saat ini ratusan massa akan berkumpul di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) untuk orasi dan mengungkapkan kekesalan. Mereka akan bersholawat dan melakukan doa bersama dan selanjutnya menuju Gedung KPU Garut.

(Andian/Vetra)

Roro Fitria Diciduk Bersama Pengedar Sabu

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Penyanyi Dangdut sekaligus model Roro Fitria diketahui telah ditahan atas dugaan penggunaan dan kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 2,4 gram. Bersama Roro, polisi juga menangkap teman Roro, seorang pria berinisial WH.

Roro Fitria ditangkap di rumahnya di kawasan Jakarta selatan, sementara rekannya yang berinisial WH ditangkap dekat showroom mobil.

“Mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di samping showroom di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat sering digunakan pesta narkotik,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Saat penggeledahan, pihak kepolisian yang dipimpin oleh Kepala Subdirektorat Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jean Calvin berhasil mengamankan 2,4 gram Sabudan satu unit HP merk samsung yang digunakan Roro Fitria dan WH untuk berkomunikasi dalam pemesanan barang haram itu, serta sebuah kartu ATM BCA atas nama WH.

“ATM ini digunakan untuk menerima transferan dari pesanan sabu yang dilakukan oleh RF kepada WH,” ujar Argo, seperti dikutip CNN.

Argo melanjutkan, dari hasil interogasi diketahui Roro mentransfer uang kepada WH sebesar Rp5 juta pada 13 Februari.

“Dalam chat Whatssap di HP keduanya terdapat komunikasi yang intens terkait pemesanan barang bukti narkoba dan soal uang yang ditransfer,” tutupnya.

(Agung/Vetra)