spot_img
Rabu 4 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7573

Marak Penganiayaan TKI, RI Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Pemerintah Indonesia mengirim nota diplomatik ke Malaysia. Nota itu berisi tekanan agar Kuala Lumpur segera mengambil tindakan pencegahan agar penganiayaan tenaga kerja Indonesia (TKI) seperti kasus Adelina Jemirah tidak terulang lagi.

“Kami telah mengirim nota diplomatik kepada Malaysia kemarin, Rabu (21/2) yang mendorong Malaysia untuk segera duduk bersama Indonesia mendiskusikan langkah preventif guna menanggapi masalah perlindungan TKI kita di sana. Intinya kami terus beri tekanan kepada pemerintah Malaysia untuk memastikan kasus seperti Adelina tidak terjadi lagi,” kata juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir seperti dilansir CNN, Kamis (22/2/2018).

Arrmanatha menegaskan bahwa pemerintah telah menekan Malaysia agar serius dan tegas menangani kasus Adelina. Pemerintah Indonesia pun meminta Malaysia memroses serta menghukum pelaku penganiayaan Adelina seberat-beratnya sesuai dengan hukum Negeri Jiran.

“Kami minta kepada Malaysia para pelaku ini dihukum seberat-beratnya sesuai aturan yang ada,” kata Arrmanatha.

Adelina merupakan TKI asal Nusa Tenggara Timur yang tewas pada 11 Februari lalu karena diduga disiksa oleh majikannya.

(Agung/LIN)

Dibombardir, Warga Ghouta di Suriah ‘Menanti Ajal’

0
(foto AFP)

SURIAH, FOKUSJabar.id: Warga distrik timur Ghouta merasa hanya bisa ‘menanti ajal’ di tengah pengeboman terbesar pasukan pro-pemerintah Suriah yang dibantu Rusia terhadap wilayah pemberontak yang terkepung di dekat Damaskus itu.

Setidaknya 38 orang tewas pada Rabu (21/2/2018). Sejak Minggu malam, sudah ada 310 orang tewas dan lebih dari 1.550 luka-luka, kata kelompok pengamat Syrian Observatory for Human Rights.

Ghouta bagian timur adalah distrik pertanian padat penduduk yang ada di pinggiran Damaskus dan area besar terakhir di sekitar ibu kota yang masih dikuasai pemberontak.

Kawasan yang dihuni oleh 400 ribu orang ini telah dikepung pasukan pemerintah selama bertahun-tahun.

Eskalasi pengeboman besar-besaran, termasuk tembakan roket, artileri, serangan udara dan bom barel yang dijatuhkan dari helikopter sejak Minggu, menjadi salah satu rangkaian peristiwa paling mematikan dalam perang saudara Suriah yang sudah memasuki tahun kedelapan.

“Kami menanti kematian. Ini adalah satu-satunya hal yang bisa saya katakan,” kata Bilal Abu Salah (22).

Istrinya tengah hamil lima bulan di Douma, dan mereka takut teror pengeboman itu memicu kelahiran dini, seperti dikutip CNN.

Dia mengatakan bahwa hampir semua orang yang tinggal di sini tinggal di penampungan sekarang.

“Ada lima atau enam keluarga dalam satu rumah. Tidak ada makanan, tidak ada pasar,” ujarnya.

Foto-foto Reuters yang diambil di timur Ghouta, Rabu, menunjukkan warga mengais dari reruntuhan bangunan, membawa orang-orang bersimbah darah ke rumah sakit dan meringkuk di jalanan berpuing.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengecam pengeboman yang mengenai rumah sakit dan infrastruktur sipil lain itu, menyebutnya bisa dianggap sebagai kejahatan perang.

(Agung/LIN)

Boko Haram Diduga Culik 90 Siswa Perempuan Nigeria

0
Pada April 2014, Boko Haram menculik 270 siswa dari sekolah di Chibok. Setelah serentetan negosiasi, sebagian gadis itu sudah dibebaskan, menyisakan 100 orang dalam sekapan. (Social Media via Reuters)

NIGERIA, FOKUSJabar.id: Kelompok militan Boko Haram diduga kembali menculik 90 siswa perempuan di Nigeria setelah menyerang Desa Dapchi, Yobe, jika terkonfirmasi ini merupakan kasus terbesar setelah tragedi Chibok.

Dugaan ini mulai muncul setelah sejumlah guru di Yobe mendata siswa yang hadir ke sekolah pada Selasa (20/2/2018). Setelah daftar hadir dikumpulkan kembali, 91 anak terdata tidak masuk sekolah.

Kepolisian dan perwakilan kementerian pendidikan setempat menampik dugaan ini. Namun, tujuh orang tua mengaku kepada Reuters bahwa anak mereka belum kembali dari sekolah sejak saat itu.

“Saya harap putri saya tidak menjadi salah satu yang diculik setelah kita mengetahui ada 90 anak menghilang setelah didata,” ujar salah satu orang tua, seperti dikutip CNN.

sejumlah warga mengaku kepada Reuters bahwa mereka sempat melihat gadis dibawa menggunakan mobil.

“Saya melihat sejumlah gadis menangis di atas kendaraan Tata yang sedang melaju dan mereka menangis meminta tolong,” ujar seorang saksi mata di Desa Gumsa.

Hingga saat ini, belum ada pejabat yang mengonfirmasi dugaan ini. Jika terkonfirmasi, ini merupakan penculikan terbesar kedua yang dilakukan Boko Haram.

(Agung)

Ahmad Bajuri Kembali Jabat DPC Demokrat Garut

0
Ahmad Bajuri Kembali Jabat DPC PD. (FOKUSJabar/Andian)

GARUT,FOKUSJabar.id: Ketua DPC Demokrat Kabupaten Garut Ahmad Bajuri kembali dipercaya memegang tampuk pimpinan Demokrat di Kabupaten Garut.

Demikian diungkapkan anggota DPRD Garut Fraksi Demokrat Dadang Sudrajat di sela Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat di Hotel Holiday In Kota Bandung, Kamis (22/2/2018).

“Secara aklamasi Ahmad Bajuri kembali menjadi Ketua DPC Demokrat Garut,” kata dia.

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

Dia berharap, Ahmad Bajuri bisa mengembalikan kejayaan Demokrat di Garut dengan meraih kursi terbanyak di DPRD seperti sebelumnya.

(Andian/LIN)

PWI Ciamis Boyong 14 Anggotanya Berlaga di Powarda Jabar II

0
Ketua PWI Kabupaten Ciamis, Anjar Asmara. (FOKUSjabar/Agung)
Ketua PWI Kabupaten Ciamis, Anjar Asmara. (FOKUSjabar/Agung)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 14 anggota PWI Perwakilan Ciamis berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Powarda) II Jabar 2018. Powarda II ini digelar PWI Jabar sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional yang berlangsung sejak Kamis 22 Februari hingga 23 Februari 2018.

Ketua PWI Perwakilan Ciamis Anjar Asmara mengatakan bahwa PWI Ciamis mengirim anggotanya untuk berlaga di semua cabang olahraga. Adapun cabor yang diikuti, yakni Tenis Meja, Catur, Domino, Atletik, Biliar dan Bulutangkis.

“Untuk Bowling kami tidak mengirim atlet. Namun kita punya cabor unggulan lain yang kita yakin mereka (anggota) mampu tampil maksimal, bahkan menang,” kata Anjar di Bandung, Kamis (22/2/2018).

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

Meski saingannya cukup kuat, namun Anjar optimistis anggota PWI Ciamis mampu bersaing, terlebih di cabor domino dan tenis meja.

“Kami optimistis bisa meraih hasil maksimal, baru saja kita bahkan menang wo di cabor bulutangkis,” kata dia.

(LIN)

Aher: Rehabilitasi Citarum Perlu Sinergitas

0
Aher bersama Presiden Jokowi, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar dan Kemen LH (Foto IST)
Aher bersama Presiden Jokowi, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar dan Kemen LH (Foto IST)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan bahwa pencanangan rehabilitasi sungai Citarum akan menjadi payung hukum dalam pelaksanaan program dan kegiatan secara terintegrasi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Citarum.

Menurut dia, penanganan sungai Citarum memerlukan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah. Sebab, sungai sepanjang 269 kilometer itu mengalir di 12 wilayah administrasi ini telah menjadi sumber penghidupan bagi 28 juta masyarakat.

“Sungai Citarum punya peran sangat strategis, selain untuk irigasi pertanian seluas 420 ribu hektar, juga menjadi urat nadi bagi 28 juta masyarakat. Kalau tidak sinergis, apapun programnya Citarum akan tetap seperti ini,” kata Aher saat mendampingi Presiden Joko Widodo di Cisanti, Kabupaten Bandung, Kamis (22/2/2018).

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

Pemprov Jabar pun sudah banyak membuat program dan kegiatan untuk menanggulangi pencemaran dan kerusakan Citarum. Seperti gerakan Citarum Bergetar dan diteruskan dengan gerakan Citarum Bestari. Kini pemerintah pusat memberikan perhatian penuh dengan melibatkan semua pihak melalui pendekatan struktural, non struktural dan kultural.

“Ternyata apa yang kita lakukan mendapat perhatian dari Presiden dengan penanggulangan pencemaran kerusakan DAS Citarum. Tujuannya agar penanganan Citarum dapat diselesaikan oleh semua level pemerintahan maupun seluruh masyarakat dari hulu hingga hilir,” jelas dia.

(LIN)

Hari Ini Kunjungi Bandung, Besok Presiden ke Bali

0
Hari Ini Kunjungi Bandung, Besok Presiden ke Bali (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/2/2018) pagi tadi, bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan kunjungan kerja.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres), Bey Machmudin mengatakan, dari Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, Presiden dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

BACA JUGA:

KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

“Di sini, Presiden akan menanam pohon yang menandakan dimulainya revitalisasi sungai Citarum,”kata Bey dalam siaran persnya pagi ini.

Dari Kabupaten Bandung, lanjut Bey, Presiden dan rombongan akan kembali Kota Bandung dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Di Kota Bandung, Presiden akan meninjau pelayanan di salah satu rumah sakit.

Sebelum meninggalkan Kota Bandung, Presiden akan memberikan pengarahan kepada peserta Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

Sore harinya, menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres itu, Presiden dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Setibanya di Bali, Presiden dan rombongan langsung menuju hotel tempat menginap selama berada di Bali untuk melanjutkan kunjungan kerja pada esok harinya.

Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Bandung, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit.

(Vetra)