spot_img
Minggu 8 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7515

Satpol PP dan Linmas Harus Amankan Pilkada Serentak 2018

0
(HUMAS JABAR)

SUKABUMI, FOKUSjabar.co.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta kepada Satpol PP dan Satlinmas bersama TNI dan Polri mengamankan  Pilkada Serentak 2018.  Apalagi  Satpol PP dan Satlinmas tugasnya mengamankan langsung pelaksanaan pemungutan  bersama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

” Satpol PP dan Limnas itu masuk dalam lingkungan pelaksanaan pilkada secara langsung bukan di luar seperti KPPS maka hadirkan Pilkada yang aman, tentram, lancar dan Jurdil,” kata  Gubernur saat memberikan amanat pada Apel Siaga Dalam Rangka Mengawal Pilkada Serentak 2018 dan peringatan HUT ke-68 Satpol PP dan HUT ke-56 Linmas di lapangan Pos TNI AL Cipatugaran, Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/03/2018).

Hadir pada kesempatan itu perwakilan dari Satpol PP dan Linmas seluruh Jabar itu, sebagai aparat yang menyelenggrakan ketertiban umum dan ketentraman serta perlindungan masyarakat, Satpol PP harus bersikap produktif mencermati gelagat dinamika di wilayahnya demi menjaga stabilitas dan keamanan jelang pesta demokrasi serta konisisten menjaga citra dan wibawa penyelenggaraan pemerintah.

“Satpol PP harus lebih meningkatkan upaya deteksi dini agar potensi gangguan ketertiban umum dan keamanan bisa diantisipasi, dengan begitu masyarakat akan merasa teindungi,” ujar Aher.

Untuk anggota Linmas, lanjut Aher, harus proaktif melakukan pengamatan situasi dan kondisi di wilayah tempat tinggal masing-masing dan bertugas optimal membantu tugas KPPS pada saat hari pemungutan suara agar berlangsung aman dan tertib.

Terkait kesejahteraan, Aher menyetujui bila tunjangan Satpol PP dinaikkan. Besarannya tergantung dari ketetapan Bupati dan Walikota masing-masing. Menurutnya hal tersebut wajar sebab Satpol PP memiliki peran dan tugas yang berat dalam menegakkan Perda dan menciptakan rasa aman. Selain dituntut memiliki intelektual tinggi juga harus memiliki fisik yang prima.

“Wajar kalau ada kenaikan tunjangan dan kenaikannya tentu di sesuai kemampuan daerah, yang pasti saya setuju kalau ada kenaikan. Jika dinaikan bagus karena paradigmanya hadirnya sebuah rasa aman,” ujarnya.

“Saya juga ingin mengatakan bahwa tolong perhatikan Satpol PP dengan baik sebab ini terkait dengan rasa aman yang terus mereka hadirkan. Jadi produknya rasa aman dan penegakan hukum ini tentu harus ada kecerdasan tersendiri, intelektual dan fisik,” tambah Aher.

Aher menuturkan, walaupun jabatan Gubernur berakhir di pertengahan tahun 2018 ini, namun masih memiliki tugas dalam perencanaan anggaran daerah untuk tahun 2019. Rencannya, anggaran untuk tahun 2019 akan dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan Satpol PP.

“Walaupun 2019 saya bukan Gubernur lagi tapi perencaanannya masih ada di tangan saya dan dikerjakan di tahun 2018 ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Aher menyerahkan bantuan dari Satpol PP berupa santunan kepada panti jompo, anak yatim dan anak nelayan di Palabuhanratu berupa peralatan sekolah. Bersama Bupati Sukabumi dan Kasatpol PP Kabupaten Kota, Aher juga menyaksikan simulasi pertolongan kecelakaan oleh tim SAR Satpol PP dan Linmas patroli pariwisata Kabupaten Sukabumi.

“Luar biasa simulasinya, saya kira masing-masing daerah ada potensi wisatanya yang menonjol ya seperti Kabupaten Sukabumi ini ada Satpol PP wisata yang pakai dasi kuning ya,” tutupnya.

(DAR/rls)

Blusukan di Indramayu, Deddy Mizwar Ajak Warga Gunakan Hak Pilih 27 Juni Nanti

0

INDRAMAYU, FOKUSJabar.id: Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar blusukan ke pasar tumpah Jatibarang, Rabu (14/3/2018). Deddy yang tiba sekitar pukul 09:00 WIB, disambut hangat para pedagang maupun pengunjung pasar. Tidak hanya diminta foto bersama, Deddy pun mendapat kesempatan diarak becak oleh masyarakat di pasar.

Dalam kampanyenya, Deddy tetap meminta masyarakat Jatibarang Indramayu menggunakan hak pilihnya dan mengajak untuk bersama-sama menjaga Jabar tetap kondusif.

“Jangan sampai kerukunan antar tetangga, saudara dan keluarga terberai akibat beda pilihan. Jangan sampai suami istri saling memunggungi gara-gara beda pilihan. Percuma sekarang bilang siap tapi pas pemilihan malah tidur dan yang penting pula, jangan lupa pilih nomor empat,” seloroh Deddy.

Deddy pun tak lupa berterimakasih atas kontribusi masyarakat Jabar, termasuk Indramayu dalam peningkatan ketersediaan pangan, khususnya beras, selama saya menjalankan tugas sebagai Wagub Jabar periode 2013-2018.

“Terima kasih kepada Indramayu, sebentar lagi akan ada pelabuhan Patimban, artinya kita harus mempersiapkan diri memberikan produk produk berkualitas supaya nilai jualnya tinggi,” kata dia.

Deddy menambahkan, dengan potensi pertanian yang di Indramayu, di antaranya beras dan mangga Indramayu harus menambah wirausahawan untuk memasarkan produk berkualitas ke luar Indramayu.

“Sekarang waktunya mendorong terciptanya wirausaha dari Indramayu. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” kata dia.

(Adie/LIN)

Persib Seleksi Pemain Lokal, Al Amin Masih Dicoba

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kedatangan pemain lokal anyar saat berlatih di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018). Pemain tersebut bernama Al Amin Syukur Fisabillah.

Pemain yang berposisi sebagai bek ini mencoba peruntungannya di tim Persib Bandung untuk musim 2018. Dia merasa nyaman saat mengikuti latihan pertama bersama tim Maung Bandung.

“Bagus latihan pertama teman-teman juga enjoy. Status masih tanda tanya, masih trial,” kata M Sabillah di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018).

Pemain asal Malang, Jawa Timur ini mendapatkan telepon dari asisten pelatih Fernando Soler untuk mengikuti seleksi. Tim pelatih pun memberikan waktu sekitar lima hari untuknya.

“Baru kemarin datang ke Bandung. Saya dihubungi sama Soler. Sampai lawan Arema, Ya kalau diturunkan (lawan Arema) selalu siap lah,” jelasnya.

(Arif)

Soal Pemain Seleksi Gomez Belum Beri Penilaian

0
ilustrasi (web)

‎BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menuturkan masih melihat penampilan M Al Amin Syukur Fisabillah sehingga belum bisa memberikan penilain.

Pemain berusia 24 tahun tersebut menjalani seleksi di tim Maung Bandung dan baru berlatih pada sesi latihan yang berlangsung di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018).

“Dia hanya ikut berlatih bersama kami, posisinya ada di bek tengah, jika dia cukup bagus tentu akan kita ambil, jika tidak kita akan lihat pemain lainnya,” kata Gomez di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018).

Pelatih asal Argentina ini masih memberikan waktu kepada pemain yang sempat bermain untuk Perijap Jepara dan Persibat Batang menampilkan permainan terbaiknya. Dan tidak menutup kemungkinan M Sabillah akan diturunkan pada laga uji coba kontra Arema, Minggu (18/3/2018).

“Dia baru berlatih sekarang, sya masih perlu lihat kemampuannya dalam bebebrapa hari ini, jadi sya belum bisa menilai,” jelasnya.

(Arif)

Aktivis Pemuda Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Oknum Guru Bejat di Ciamis

0
ilustrasi (web)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Kelakuan oknum guru SMP di Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis memicu keprihatinan terutama dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis. Gara-gara oknum itu guru jadi tercoreng. Maka desakan agar polisi mengusut tuntas masalah ini makin deras.

“Kami sangat prihatin ada seorang guru berbuat amoral kepada anak didiknya. Seharusnya guru jadi panutan, ini malah berbuat bejat. Makanya kami meminta polisi mengusutnya secara tuntas,” kata Ketua Forum Pemuda Ciamis (FPC) Eka Muntaha.

Aktivis Ciamis ini menduga pelaku pencabulan tak hanya sendirian. Bisa jadi ada guru lain yang berbuat serupa kepada korban. Apalagi terungkap guru perempuan berinisial Ni menyediakan rumahnya untuk perbuatan amoral.

“Diduga, pelaku cabul A yang juga guru agama korban tidak berbuat sendirian. Yakin ada indikasi dua oknum guru R lain yang menjerumuskan korban. Semua masalahnya harus diusut tuntas secara hukum,” kata Eka kepada FOKUSJabar.id, Rabu (14/3/2018).

Sebelumnya diberitakan, tiga oknum guru SMP di Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis diduga memperdaya seorang siswinya. Guru berinisial N dan Y memberikan siswinya berinisal R kepada A yang masih guru sekolah tersebut untuk dicabuli dengan dalih bayar utang.

Peristiwa memalukan itu lantaran N dan Y belum mampu membayar utang kepada A. Maka timbulah ide untuk mengasih R siswinya sendiri supaya hutangnya lunas kepada A. Anehnya korban R mau saja diperdaya dua gurunya itu.

Kepala Bidang Kepegawaian, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Dudi membenarkan peristiwa tersebut, Senin (12/3/2018), pihaknya sudah mengonfirmasi serta mengklarifikasi kepada korban dan pihak-pihak yang diduga sebagai pelaku.

Hasil dari beberapa keterangan yang didapatnya kedua oknum guru N dan Y terlilit utang ke A. Jumlah utang cukup besar namun N dan Y belum mampu untuk melunasinya. Diduga, untuk mengakali supaya utang piutang dengan A selesai, N dan Y mempunyai niat membawa korban R ke A untuk dicabuli.

“Ini terjadi karena utang piutangnya besar. Kami mendalami ke guru bersangkutan, ke korban dan orang-orang sekitarnya, termasuk kepala sekolah,” kata Dudi kepada wartawan di kantornya.

Sementara ibu korban, Etin (37) kepada wartawan mengaku diduga pencabulan anaknya terjadi dua kali, sesuai dengan pengakuan korban kepadanya. Kejadian pertama di Pangandaran pada 2017 lalu. Saat itu anaknya dijemput oleh oknum guru N di rumah. Kemudian menggunakan mobil A ke Pangandaran.

Etin mengatakan di Pangandaran itulah A melampiaskan nafsunya ke korban dengan cara memaksa dan mengiming imingi korban diajak berbelanja. Kejadian pencabulan kedua dilakukan di rumah N pada Januari 2018.

“Pada Februari 2018 lalu, mungkin A hendak melakukannya lagi namun tidak berhasil karena anak saya memaksa untuk pulang saat mobil yang dikemudikan A berhenti di sebuah warung kopi di daerah Cijeunjing,” ucap Etin.

(Ibenk/DAR)

Mali: Persib Punya Budaya yang Kuat

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemain belakang Persib Bandung Bojan Malisic mengucapkan selamat ulang tahun bagi klub yang dibelanya. Persib sendiri hari ini (14/3/2018) berulang tahun ke-85.

Menurut Mali sapaan akrabnya, Persib merupakan tim besar yang memiliki banyak prestasi dan sejarah, sehingga hal itu harus ditingkatkan pada musim 2018.

“Saya mau katakan untuk klub yang merayakan ulang tahun ke-85. Ini jadi perayaan yang besar. Saya bermain untuk dua klub di Serbia yang sudah berusia lebih dari 100 tahun tapi ini juga tim yang tua dengan budaya yang kuat,” ucapnya.

Pemain yang berposisi sebagai stoper ini menganggap Persib sudah menjadi salah satu icon Indonesia. Sehingga, dia berharap tim kebanggaan Bobotoh ini bisa lebih berprestasi lagi.

“Ini seperti simbol dari Indonesia jadi saya mau katakan selamat ulang tahun untuk Persib dan saya harap tahun ini lebih baik lagi,” harapnya.

(Arif/DAR)

Anak Petugas Pemadam Kebakaran Sudah Selayaknya Diurus Negara

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin berharap ada mekanisme yang menjadikan anak-anak para petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) diurus oleh negara. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah bagi para petugas Damkar yang sudah menjaga keamanan warga Kota Bandung dalam 24 jam.

“Perhatian bagi mereka itu tidak hanya sebatas materi berupa tunjangan kinerja, tapi juga kebutuhan lain. Seperti makanan bergizi dan perhatian kepada keluarga petugas. Untuk tunjangan kinerja maupun makanan bergizi, saya lihat dari Kota Bandung sudah memberikan,” ujar Solihin usai peringatan HUT ke-99 Pemadam Kebakaran tahun 2018 tingkat Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Rabu (14/3/2018).

Meski demikian, Solihin saya berharap ada peningkatan bentuk perhatian kepada keluarga pemadam yang menjadi korban saat penyelamatan pada peristiwa tahun lalu. Dirinya berharap ada mekanisme yang memungkinkan anak-anak para petugas Damkar ini diurus oleh negara.

“Kalau memungkinkan anaknya jadi anak negara karena ayahnya sudah bekerja untuk pemerintah. Mereka anumerta, sudah selayaknya anaknya menjadi tanggung jawab pemerintah. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan,” tambahnya.

Peringatan HUT Pemadam Kebakaran ini, lanjutnya, harus dijadikan momentum agar generasi muda paham jika mereka memiliki pahlawan yang siap menjaga keamanan dan keselamatan warga kota. Para petugas pemadam kebakaran ini selalu berjibaku selama 24 jam menjaga keamanan warga Kota Bandung. Tak hanya urusan kebakaran, namun selalu siap sedia menolong warga yang mengalami kesulitan.

“Mereka itu bekerja keras untuk menangani berbagai keluhan warga. Mulai dari kebakaran, bencana alam tabrakan, ular masuk ke rumah, sarang tawon, kucing terjebak di pohon, terakhir monyet yang lepas dari kandangnya. Mereka bekerja 24 jam, jadi sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian khusus kepada mereka. Dan untuk anak-anak para petugas, mereka harus bangga kalau orang tuanya menjadi bagian dari pengamanan di Kota Bandung,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Solihin mewakili Pemkot Bandung pun mengucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang selalu bekerja sama membangun rasa aman di masyarakat. Yakni Kapolrestabes Bandung, Dandim 0618/BS, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Manajer PLN Area Bandung, Ketua Basarnas Bandung, Ketua PMI Kota Bandung, Kepala Unit Reaksi Cepat Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan Kepala Satuan Relawan Kebakaran Kota Bandung.

(ageng/bam’s)