spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 71

Kantor Wali Kota Banjar Terbakar Malam Hari, Api Diduga Muncul dari Charger

0
BANJAR, FOKUSJabar.id
Caption: Petugas damkar sedang berusaha memadamkan api yang melalap Kantor Wali Kota Banjar. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Si jago merah melalap Kantor Wali Kota Banjar yang beralamat di Jalan Siliwangi, Kota Banjar. Peristiwa yang menggegerkan warga ini terjadi, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 22.10 WIB.

Saksi mata kejadian, Feri, menjelaskan bahwa dirinya mendengar suara dari bagian charger paralel di ruangan resepsionis sebelum api membesar. Ia tersentak kaget ketika melihat percikan api mulai menyala di area charger tersebut.

Baca Juga: Keren! Samsat Outlet Langensari Kota Banjar Resmi Dibuka

“Saya kaget karena api sudah membesar. Saya berusaha untuk memadamkan api dengan air dan alat seadanya,” ungkapnya.

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Utama Kebakaran

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, menjelaskan bahwa dugaan kuat korsleting listrik menjadi pemicu utama musibah ini. Ia menegaskan bahwa kobaran api hanya melahap area ruangan resepsionis.

“Dugaannya dari konsleting listrik,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Petugas menerjunkan empat armada pemadam kebakaran untuk menaklukkan si jago merah. Tim Damkar membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih untuk menguasai keadaan hingga api benar-benar padam.

“Sekitar satu jam api baru bisa petugas jinakkan. Kita terjunkan 3 unit mobil damkar dan satu unit mobil tangki,” terangnya.

Wali Kota Banjar Tinjau Langsung Penanganan di Lokasi

Wali Kota Banjar, Sudarsono, mengaku menerima kabar kebakaran ini tepat usai memimpin rapat di Pendopo. Ia bersama jajaran pejabat yang menghadiri rapat langsung meluncur ke lokasi kejadian demi memantau kondisi secara langsung.

“Pas tadi kesini api masih kecil. Penyebabnya dari carger dan alhamdulillah sudah petugs tangani,” singkatnya.

(Agus Purwadi)

Kekerasan Anak hingga Pelecehan Seksual Tinggi di Cipedes, TP-PKK Kota Tasikmalaya Turun Tangan

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Ket foto : Ketua TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri bersama Kader PKK tingkat Kecamatan dan kelurahan, saat kegiatan Bina Wilayah di Kelurahan Panglayungan Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tasikmalaya kembali menggelar kunjungan lapangan ke kampung binaan melalui kegiatan Bina Wilayah (Binwil).

Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, memimpin langsung kunjungan Binwil di Kampung Binaan PKK, wilayah Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, pada Rabu (16/9/2026). Sejumlah pengurus TP-PKK tingkat kota, kecamatan, kelurahan, serta Camat Cecep Ridwan dan para lurah ikut turun ke lapangan.

Baca Juga: Ratusan Warga Tasikmalaya Serbu Bakti Sosial Yonif TP 939, Ada Cek Kesehatan hingga Obat Gratis

Kunjungan Binwil ini menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan program PKK di tingkat kecamatan.

Namun, Ketua TP-PKK Kota Tasikmalaya menemukan catatan kritis mengenai tingginya kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak di wilayah Kecamatan Cipedes.

TP-PKK Tekankan Peran Pokja 1 Tekan Kasus Kekerasan Anak

Ketua TP-PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, menyoroti kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak di Kecamatan Cipedes yang tergolong tinggi jika membandingkannya dengan wilayah lain. Ia meminta seluruh pihak memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini.

dr. Elvira menekankan pentingnya peran Kelompok Kerja (Pokja) 1 TP-PKK untuk meningkatkan pembinaan dan pendampingan kegiatan keluarga di Kecamatan Cipedes.

Ia menjelaskan bahwa Pokja 1 memegang fungsi strategis dalam membina karakter keluarga, menghayati dan mengamalkan Pancasila, serta menggerakkan gotong royong guna mencegah kekerasan terhadap anak sejak dari lingkungan keluarga.

“Di Cipedes ini kasus pelecehan seksual termasuk kekerasan terhadap anak tergolong tinggi. Maka dari itu saya tekankan Pokja 1 untuk lebih meningkatkan pembinaan kegiatan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ungkap dr. Elvira.

Ia menilai minimnya ketahanan keluarga, lemahnya komunikasi antara orang tua dan anak, serta terbatasnya pemahaman pola asuh memicu maraknya kasus kekerasan seksual dan KDRT. Oleh karena itu, kader harus terus menggencarkan edukasi keluarga.

“10 program pokok PKK ini, harus benar-benar di implementasi dan diperkuat. Agar kita mampu mengatasi dan menyelesaikan sejumlah persoalan sosial di wilayah ini,” terangnya.

Program Ayam Petelur Jadi Solusi Penanganan Stunting dari Hulu

Selain memetakan persoalan kekerasan, dr. Elvira turut menaruh perhatian besar pada penanganan kasus stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama di Kota Tasikmalaya.

Pihaknya telah menyalurkan program bantuan ayam petelur di wilayah binaan untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak yang berisiko stunting.

“Melalui program tersebut, telur hasil panen dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga. Sehingga asupan gizi anak menjadi lebih baik dan terpenuhi,” paparnya.

“Untuk stunting, kita sudah menurunkan program ayam petelur yang hasilnya untuk meningkatkan kualitas gizi. Ini bagian dari upaya kita menekan angka stunting dari hulu,” imbuhnya.

Ia berharap pelaksanaan 10 program pokok PKK oleh setiap Pokja mampu mengubah perilaku masyarakat menuju pola hidup bersih dan sehat. Kemudian juga memantapkan ketahanan pangan, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi keluarga.

Kepadatan Penduduk Cipedes Pemicu Munculnya Berbagai Masalah Sosial

dr. Elvira memaparkan bahwa posisi Kecamatan Cipedes sebagai kawasan padat penduduk memicu tingginya kerawanan sosial. Mulai dari kekerasan anak, pelecehan seksual, pinjaman online (pinjol), hingga masalah stunting dan ekonomi.

“Cipedes Sebagai wilayah yang padat penduduk, tentu menimbulkan berbagai permasalahan sosial. Untuk itu diperlukan adanya kolaborasi dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dan lintas sektoral,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara TP-PKK, pemerintah kecamatan, kelurahan, kader di kewilayahan, serta tokoh masyarakat dapat menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Cipedes secara berkelanjutan.

Pihaknya menargetkan Kampung Binaan PKK di Kelurahan Panglayungan menjadi percontohan pembinaan keluarga ideal. Keluarga yang mampu mencegah kekerasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Seda)

Ratusan Warga Tasikmalaya Serbu Bakti Sosial Yonif TP 939, Ada Cek Kesehatan hingga Obat Gratis

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Masyarakat antusias menghadiri pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Yonif TP Macan Putih

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih sukses menggelar bakti sosial berupa pengecekan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan yang sarat kepedulian sosial ini berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Serbaguna Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (16/9/2026). Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi hari untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Baca Juga: Kabupaten Tasikmalaya Siapkan Pos Damkar Baru di 4 Zona, Target Mulai Beroperasi 2027

Sinergi Nyata TNI dan Dinas Kesehatan Hadirkan Layanan Medis

Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian satuan baru Yonif TP 939/Macan Putih terhadap kesejahteraan warga di wilayah penugasannya.

Jajaran perwira Yonif TP 939/Macan Putih, aparat desa setempat, serta tenaga medis profesional dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya menghadiri acara tersebut.

Komandan Yonif TP 939 Macan Putih, Letkol Deddy Setya Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya merancang kegiatan ini untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Alhamdulillah kami bisa melaksanakan pengecekan kesehatan gratis kepada masyarakat dan ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap masyarakat dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Kepala Desa Cipakat Singaparna, Dadan Ridwan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada pihak TNI serta Dinas Kesehatan.

“Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini. Terlebih ini menjadi wadah yang sangat baik bagi masyarakat kami untuk memantau kondisi kesehatan mereka,” ungkapnya.

Rangkaian Layanan Kesehatan Lengkap untuk Masyarakat

Warga menunjukkan antusiasme tinggi saat memanfaatkan beragam fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia, seperti:

  • Pemeriksaan Fisik: Pengukuran tinggi badan dan berat badan.
  • Pemeriksaan Tanda Vital: Pengecekan tekanan darah (tensi).
  • Pemeriksaan Laboratorium Sederhana: Pengecekan kadar gula darah dan kolesterol.
  • Konsultasi Medis: Sesi konsultasi langsung bersama dokter dari Dinas Kesehatan.
  • Distribusi Obat: Pemberian obat-obatan gratis sesuai hasil diagnosis dokter.

Wujud Nyata Kemanunggalan Tentara Rakyat

Aksi sosial Yonif TP 939/Macan Putih membuktikan respons cepat (fast response) TNI dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Kegiatan ini mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan warga Tasikmalaya, terlebih sekaligus memperkokoh citra TNI sebagai tentara rakyat yang selalu hadir memberikan solusi positif.

Seluruh rangkaian acara pengecekan kesehatan gratis berlangsung aman, kemudian tertib, dan lancar. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat Tasikmalaya yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

(Abdul Latif)

Kabupaten Tasikmalaya Siapkan Pos Damkar Baru di 4 Zona, Target Mulai Beroperasi 2027

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Pemkab Tasikmalaya akan membentuk pos pemadam kebakaran di empat titik.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak tinggal diam menghadapi tantangan luasnya wilayah geografis demi keselamatan warganya.

Pemkab kini tengah mematangkan rencana besar untuk membentuk pos pemadam kebakaran (Damkar) baru di berbagai wilayah strategis yang selama ini sulit dijangkau dari pusat kota.

Langkah ini menjadi solusi atas kendala klasik di lapangan, yaitu jarak tempuh armada yang terlalu jauh hingga sering mengakibatkan keterlambatan penanganan awal kebakaran di daerah terpencil.

Luasnya wilayah kerap menjadi kendala utama dalam penanganan musibah kebakaran di Kabupaten Tasikmalaya yang membawahi 39 kecamatan.

Baca Juga: Konfercab HMI Tasikmalaya ke-42 Diwarnai Keributan, Banner Robek dan Polemik Hak Suara

Wabup Asep Sopari Tegaskan Kehadiran Pos Damkar Sangat Mendesak

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, menegaskan bahwa kehadiran pos penolong di titik-titik strategis sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

“Rencananya di beberapa titik akan ada unit pembantu Damkar. Penempatannya akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing,” ujar Asep pada Rabu (16/9/2026).

Pemkab Tasikmalaya menargetkan pemenuhan pos layanan pemadam kebakaran tambahan ini mulai terealisasi pada tahun 2027 mendatang.

UPTD Damkar Petakan 4 Zona Utama Berdasarkan Kajian Riset

Kepala UPTD Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Agus Toni, menjelaskan bahwa rencana penyebaran unit ini terintegrasi dalam penyusunan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) untuk tahun anggaran 2027.

Pihaknya tidak menentukan lokasi pos baru secara sembarangan. UPTD Damkar menggelar kajian komprehensif yang memperhitungkan:

  • Tingkat kerawanan kebakaran
  • Kepadatan penduduk
  • Kondisi akses jalan serta jarak antarwilayah

Hasil pemetaan awal tersebut mendasari UPTD Damkar untuk mengajukan pembentukan pos minimal di empat zona wilayah utama. Yaitu wilayah timur, utara, selatan, dan tengah.

Pemkab Tasikmalaya menaruh harapan besar agar pemerataan pos dan armada ini mampu menekan risiko kerugian material maupun korban jiwa akibat musibah kebakaran secara signifikan di masa mendatang.

(Abdul Latif)

Teja Paku Alam Jadi Pahlawan Persib di Seoul, Raih Player of the Match dan Clean Sheet

0
Persib, FOKUSJabar.id
Penjaga Gawang Persib Teja Paku Alam Sumber Gambar: bola.kompas.com

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, bersyukur skuad Maung Bandung mampu meraih kemenangan atas FC Seoul pada laga perdana AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Teja Paku Alam berhasil mengukir clean sheet sekaligus mempertahankan keunggulan tipis 1-0 Persib atas tuan rumah di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027

Teja mendedikasikan hasil manis ini untuk seluruh Bobotoh, terutama para suporter yang memberikan dukungan langsung di tribune Stadion Piala Dunia Seoul.

Kiper asal Sumatra Barat tersebut tampil amat gemilang di sepanjang pertandingan. Ia melakukan sederet penyelamatan krusial demi menjaga gawang Pangeran Biru dari kebobolan hingga laga usai.

Raih Player of the Match usai Tampil Heroik di Korea

Panitia menganugerahkan predikat Player of the Match kepada Teja Paku Alam atas aksi impresifnya. Teja mengakui bahwa laga pembuka ini berjalan sangat berat, namun kerja keras tim berhasil mengunci kemenangan lewat gol tunggal Julio Cesar.

“Pertandingannya tidak mudah, tetapi kami menjalani pertandingan yang solid hari ini. Kami berjuang bersama, dan kemenangan ini untuk Bobotoh yang hadir. Terima kasih untuk yang telah hadir mendukung kami,” ujar Teja seusai pertandingan.

Teja merasa kemenangan di Seoul ini bernilai sangat tinggi karena seluruh pemain harus memangkas rasa lelah akibat perjalanan jauh serta kepungan jadwal kompetisi yang padat.

Modal Berharga Sambut Laga Berikutnya di Jepara

Kiper andalan Maung Bandung ini menegaskan bahwa poin penuh dari markas FC Seoul menyuntikkan motivasi besar bagi Persib. Tentunya untuk menatap laga-laga berikutnya.

“Ya, tentunya ini kemenangan penting untuk kami. Kami tahu perjalanannya cukup jauh, jadi ini kemenangan penting untuk modal kami menghadapi pertandingan selanjutnya di Jepara,” pungkasnya.

(Arif)

GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027 (Foto: Instagram : InfobandungKota)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil meraih kemenangan pada pertandingan perdana AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 usai menaklukkan FC Seoul.

Skuad Maung Bandung menundukkan tuan rumah FC Seoul dengan skor tipis 1-0 pada laga tandang yang berlangsung di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Oh In-kyun Doakan Persib Bandung Menang vs FC Seoul

Para pemain memperjuangkan laga ini dengan gigih hingga Julio Cesar mencetak gol tunggal Persib saat pertandingan baru berjalan lima menit.

Igor Tolic Apresiasi Perjuangan Pemain Pasca Derby Panas

Pelatih Persib, Igor Tolic, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa timnya tidak meraih kemenangan tersebut dengan mudah.

Persib harus terbang ke Korea Selatan setelah melakoni laga derbi yang menguras tenaga melawan Persija Jakarta, sehingga hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat.

“Kami harus memastikan siapa pemain yang bugar dan siapa yang tidak, lalu menyesuaikan taktik untuk pertandingan ini,” kata Igor Tolic.

Igor Tolic menjelaskan bahwa situasi mepet tersebut memaksanya melakukan penyesuaian cepat, baik dalam pemilihan susunan pemain maupun penerapan strategi di lapangan.

Pertahanan Kokoh Persib Redam Gempuran Tuan Rumah

Tuan rumah FC Seoul terus melancarkan gempuran demi mengejar gol penyeimbang sepanjang laga. Kendati demikian, lini pertahanan Persib tampil solid meredam serangan lawan hingga peluit panjang berbunyi tanpa kebobolan.

Igor Tolic menilai para pemain telah mempertunjukkan karakter kuat dan daya juang luar biasa pada laga pembuka ACL Two ini. Bagi Igor, mempertahankan keunggulan di bawah tekanan pendukung tuan rumah menjadi ujian berharga bagi timnya.

“Tetapi memang seperti inilah caranya. Anda harus berjuang keras dan bertarung hingga detik-detik terakhir. Kami berhasil mempertahankan keunggulan, mengamankan tiga poin, dan menang di Korea,” pungkasnya.

(Arif)

Konfercab HMI Tasikmalaya ke-42 Diwarnai Keributan, Banner Robek dan Polemik Hak Suara

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Keributan Sejumlah Mahasiswa dari HMI, terus berlanjut hingga di luar GDI Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-42 Periode 2026-2026 di Aula Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya, Rabu (16/9/2026).

Agenda tertinggi organisasi pergerakan mahasiswa tersebut menjadi wadah pergantian kepemimpinan sekaligus evaluasi kinerja organisasi selama satu periode. Sebanyak 13 komisariat di bawah naungan Cabang Tasikmalaya menghadiri forum tersebut.

Baca Juga: Iwan Saputra Batal Maju Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Ada Penugasan Baru dari Jabar

Proses penjaringan meloloskan lima kader sebagai bakal calon Ketua Umum HMI Cabang Tasikmalaya periode mendatang. Kelima nama tersebut meliputi Rendi Rizki Sutisna (Komisariat Insan Cita), Dian Purnama (Komisariat Cipasung), Dikri Rizki Ramadhan (Komisariat STIA), Ahmad Riza Hidayat (Komisariat Siliwangi), dan Aji Samiaji (Komisariat Suryalaya).

Pengurus komisariat mendelegasikan kader-kader unggulan terbaiknya untuk bertarung di tingkat cabang demi menjaga keberlangsungan organisasi pergerakan.

Aksi Keributan dan Banner Robek Warnai Jalannya Forum

Pelaksanaan Konfercab ke-42 tidak berjalan mulus karena diwarnai keributan antaranggota di tengah berjalannya acara.

Sebagian peserta mempertontonkan aksi tidak terpuji di muka umum akibat ketidakpuasan terhadap keputusan panitia mengenai hak suara Komisariat Cipasung.

Aksi keributan membuat suasana acara menjadi gaduh. Kejadian tersebut membuat para tamu undangan terbengong, termasuk Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi yang menghadiri pembukaan acara.

Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab HMI ke-42, Cepi Sultoni, menjelaskan bahwa panitia telah membahas persoalan hak suara komisariat bersama Steering Committee (SC). Pihak OC hanya menjalankan tugas teknis di lapangan sesuai aturan.

Cepi menegaskan bahwa panitia tidak merancang rekayasa untuk memenangkan salah satu kandidat.

“Karena berdasarkan database-nya terus bertambah, maka pihak Komisariat Cipasung mengusulkan dua suara saja, yang awalnya hanya satu suara,” ungkap Cepi Sultoni menjelaskan kronologi protes tersebut.

Panitia Tegaskan Konfercab Tetap Sah dan Memenuhi Quorum

Meski sempat terjadi adu mulut, Cepi memastikan bahwa forum konfercab tetap sah dan terus berjalan karena telah memenuhi syarat kuorum (setengah plus satu dari total komisariat).

“Dalam konfercab ke-42 kali ini, sebanyak 13 komisariat yang mengikuti, jadi sudah memenuhi quorum, maka Konfercab tetap dilanjutkan,” ungkap Cepi Sultoni pada Rabu (16/9/2026).

Cepi menyayangkan aksi sejumlah mahasiswa Komisariat Cipasung yang melanggar tata tertib forum resmi.

“Jika memang ada permasalahan terkait konfercab, seharusnya bisa dibicarakan baik-baik dengan Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Pendamping Lapangan Organisasi atau PLO, bukan dengan dilakukan di depan forum, dengan memperlihatkan aksi-aksi tidak terpuji yang sangat memalukan,” tegasnya.

Cepi juga menyuarakan kekecewaannya atas aksi perobekan banner konfercab saat ketegangan memuncak. Ia menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap mahasiswa terdidik dan berintelektual.

Pesan Wabup Tasikmalaya: Jaga Marwah dan Etika Mahasiswa

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menilai dinamika perselisihan tersebut sebagai hal yang lumrah dalam organisasi mahasiswa.

Asep mengingatkan para peserta untuk menyelesaikan setiap perbedaan pendapat dengan kepala dingin dan musyawarah.

“Mahasiswa itu kalangan terdidik, sehingga dalam menyelesaikan sebuah permasalahan harus dengan cara-cara yang elok dan bijaksana sebagai cerminan kaum intelektual,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pergerakan mahasiswa memegang prinsip utama untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas, bukan syahwat kelompok.

Kendati demikian, Asep menilai HMI Cabang Tasikmalaya masih konsisten berada di jalur pergerakan yang menyuarakan aspirasi rakyat.

“HMI ini kan organisasi kader dan perjuangan. Perbedaan pendapat dsn pandangan seperti ini sesuatu yang wajar, namun yang terpenting tetap menjaga marwah perjuangan organisasi,” pintanya.

Konfercab ke-42 ini harapannya melahirkan estafet kepemimpinan baru yang progresif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman.

(Seda)