spot_imgspot_img
Kamis 26 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 71

Umuh Muchtar Puas Persib Menang Telak 5-0 atas Madura United

0
persib bandung Umuh Muchtar fokusjabar.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, puas dengan kemenangan yang diraih skuad Maung Bandung saat menghadapi Madura United.

Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, setelah mengalahkan Madura United dengan skor 5-0.

BACA JUGA:

Beckham Bersyukur Persib Menang dan Clean Sheet

Pertandingan pekan ke-23 tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).

Lima gol Persib di cetak, Ramon “Tanque” De Andrade Souza menit 13 dan 33, Uilliam Barros Pereira (45+2), Andrew Jung (80) dan Frans Putros (89).

“Ya, kalau main puas dan tidak puas, ya puasnya jadi kita menang, gitu kan ya,” kata Umuh Muchtar.

Meski demikian, pria yang akrab di sapa Pak Haji ini menilai masih ada kekurangan dari penampilan skuad Maung Bandung pada laga tersebut.

Hanya saja kekurangan tersebut tidak terlalu fatal, sehingga skuad Maung Bandung bisa mengamankan poin penuh.

“Tapi kalau tidak puas selalu ada kekurangan, tapi kekurangan ini tidak fatal dan tidak ada masalah, yang penting kita dapat 3 poin,” ujarnya.

Melihat skor akhir pada pertandingan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini merasa puas.

BACA JUGA:

Persib Bandung Menang Telak vs Madura, Ramon Tanque Brace

Karena kemenangan atas Madura United di pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menjadi skor terbesar Persib di musim ini.

“Apalagi kalau, poinnya (gol) ya itu lebih besar ya puas lah, saya puas, kalau melihat peramainan kemarin, ya gitu,” ungkapnya.

“Kadang-kadang bisa mendapatkan dengan baru, bisa dapat poin banyak, gitu,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Umuh Muchtar mengingat pemain untuk tetap fokus lantaran perjuangan Persib di Super League masih panjang.

Dalam laga terdekat, Persib akan melakoni laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Umuh Muchtar mengingatkan pemain untuk kembali kerja keras, agar bisa membawa pulang kemenangan guna menjaga posisi puncak klasemen.

(Arif)

Meski Hujan Gerimis, ASN Pemkot Tasikmalaya Tetap Berbagi Takjil di Simpang Lima

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Sekda Asep Goparulloh, saat ikut membagi-bagikan makanan Takjil untuk berbuka puasa saat kegiatan Ngabatalan di simpang lima Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya turun langsung ke jalan menggelar aksi sosial Ngabagi Takjil di Jalan (Ngabatalan), Jumat (27/2/2026) sore. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Simpang Lima dan menyasar para pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Melalui aksi ini, para ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya pengendara dan warga sekitar yang tengah beraktivitas di jam padat sore hari.

Baca Juga: Kapolda Jabar Kunjungi Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Perkuat Sinergi Ulama–Polri

Beragam menu berbuka puasa tersaji di meja yang disiapkan di tepi jalan. Mulai dari kolak, nasi boks, kurma, gorengan, air mineral, minuman dingin, es kelapa muda, hingga es buah segar dibagikan secara gratis.

Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan. Para pengendara dan warga sekitar menunggu pembagian takjil yang secara simbolis dibuka oleh Asep Goparulloh sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah itu, pembagian takjil berlanjut kepada pengguna jalan yang melintas di ruas Simpang Lima yang terkenal padat lalu lintas.

Meski hujan gerimis turun, para ASN tetap bersemangat membagikan takjil. Setiap pengendara memperlambat laju kendaraan untuk menerima paket berbuka. Kondisi tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat, namun tetap terkendali berkat pengaturan dari Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota.

Wujut Nyata Kepedulian ASN Pemkot Tasikmalaya

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, menegaskan bahwa Ngabatalan menjadi wujud nyata kepedulian OPD kepada masyarakat.

“Aksi ini melibatkan ASN dari seluruh OPD se-Kota Tasikmalaya. Mereka turun langsung ke lapangan untuk berbagi makanan berbuka kepada pengendara dan warga sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Ngabatalan tahun ini terselenggara di tiga titik, yakni Simpang Lima, kawasan Taman Kota, dan Alun-Alun Tasikmalaya. Kegiatan tersebut rutin terlaksana setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Banyak warga yang ngabuburit sambil mencari makanan berbuka. Melalui kegiatan ini, kami ingin memudahkan mereka mendapatkan takjil,” katanya.

Asep juga menegaskan bahwa seluruh makanan takjil berasal dari sumbangan masing-masing OPD sesuai kemampuan dan tidak menggunakan anggaran APBD.

“Kami berharap kegiatan ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.


(Seda)

Turun ke Jalan Saat Hujan, BRI Ciamis Tebar 1.000 Takjil Bersama Gandara Group

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Turun ke Jalan Saat Hujan, BRI Ciamis Tebar 1.000 Takjil Bersama Gandara Group

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rintik hujan yang turun di sepanjang Jalan Ir. Juanda, Jumat sore (27/2/2026), tidak menyurutkan semangat berbagi. Di depan Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ciamis, puluhan karyawan bersama tim Gandara Group turun langsung ke jalan membagikan 1.000 paket takjil kepada masyarakat.

Aksi sosial di bulan suci Ramadan ini memperlihatkan kolaborasi antara sektor perbankan dan dunia usaha lokal untuk menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan menjelang waktu berbuka.

Baca Juga: Ular Kobra Gegerkan Dapur Warga Ciamis, Damkar Gercep Evakuasi

Pemandangan menarik terlihat saat Pimpinan Cabang BRI Ciamis, Bramastya Gadiansah, ikut membagikan takjil meski hujan terus turun. Ia menyapa warga dengan ramah dan menyerahkan paket satu per satu. Dalam waktu singkat, seluruh takjil ludes dibagikan.

Antusiasme warga sempat membuat arus lalu lintas melambat. Namun, situasi tersebut segera terurai dan terbayar dengan senyum serta ucapan terima kasih dari masyarakat yang melintas.

Menurut Bramastya, kegiatan ini tidak sekadar rutinitas seremonial. BRI Ciamis ingin membangun kedekatan personal dengan masyarakat melalui aksi sosial yang langsung terasa manfaatnya.

“Ramadan menjadi momen untuk menguatkan kebersamaan. Bukan soal besar kecilnya paket, tetapi tentang kehadiran kami di tengah masyarakat,” ujarnya.

Berbagi Takjil Akan Menjadi Agenda Tahunan

Ia menambahkan, program berbagi takjil ini rencananya akan menjadi agenda tahunan. Ke depan, BRI Ciamis juga menyiapkan kegiatan lanjutan berupa santunan anak yatim sebagai bentuk komitmen keberlanjutan budaya berbagi.

Komitmen serupa Owner Gandara Group, Cahya Gandara sampaikan. Ia menegaskan bahwa setiap usaha harus memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar.

“Gandara Group meyakini bahwa hidup harus memberi manfaat. Sekecil apa pun kontribusi, jika kita laksanakan dengan ikhlas, akan terasa oleh masyarakat,” tuturnya.

Aksi berbagi 1.000 takjil ini membuktikan bahwa hujan justru menghadirkan kehangatan melalui kepedulian. Kolaborasi BRI Ciamis dan Gandara Group menunjukkan bahwa sinergi korporasi dan komunitas mampu menciptakan harmoni sosial yang berkelanjutan. Warga pun melihat BRI bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi mitra yang hadir dan peduli.

Ular Kobra Gegerkan Dapur Warga Ciamis, Damkar Gercep Evakuasi

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa: Personel Damkar UPTD Ciamis memperlihatkan ular kobra yang berhasil ditangkap dari dapur milim Engkar Kartini warga Kelurahan Sindangrasa Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seekor ular kobra sepanjang sekitar satu meter menggegerkan dapur warga Lingkungan Yudanegara Ciamis, Jumat (27/2/2026) petang. Reptil berbahaya itu masuk ke dapur rumah Engkar Kartini (58) saat pemilik rumah bersiap menyiapkan hidangan berbuka puasa.

Pemilik rumah pertama kali menyadari keberadaan ular ketika melangkah ke dapur. Dari arah bawah meja makan, terdengar suara desisan keras yang membuatnya waspada. Saat melihat ke kolong meja, ia mendapati seekor ular kobra dalam posisi siap menyerang.

Baca Juga: Ramadhan Jadi Ladang Rezeki, Pasutri Ciamis Bertahan Puluhan Tahun Olah Kolang Kaling

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 18.00 WIB.

“Begitu menerima laporan adanya ular berbahaya di dalam rumah warga, personel piket Damkar UPTD Ciamis langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Trisyanto.

Ia menjelaskan, pemilik rumah sempat panik dan menyelamatkan diri setelah melihat ular berada sangat dekat dengan area aktivitas keluarga. Untuk mencegah risiko gigitan, keluarga memilih segera meminta bantuan petugas.

Petugas Damkar kemudian mengevakuasi ular kobra tersebut dengan peralatan khusus hingga situasi terkendali dan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun Damkar mengimbau warga tetap waspada, terutama saat musim hujan dan menjelang malam hari ketika ular kerap keluar mencari tempat hangat.


(Husen Maharaja)

Harga Bawang Merah Melonjak, Pelaku UMKM Keripik di Pangandaran Tertekan

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Ilustrasi by web.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Lonjakan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting), khususnya bawang merah, mulai memberi tekanan serius bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran. Kenaikan harga tersebut dirasakan langsung oleh pelaku UMKM yang menggantungkan produksi pada komoditas tersebut.

Salah satunya Ariz (36), pengusaha keripik bawang asal Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang. Ia mengaku kenaikan harga bawang merah sangat membebani usahanya karena bahan baku utama produksi mengalami lonjakan signifikan, sementara harga jual produk tidak bisa ikut naik.

Baca Juga: Mobil Boks Terbakar di Kawasan Wisata Pangandaran, Barang Ritel Hangus 70 Persen

“Harga bahan pokok naik semua, terutama bawang merah. Itu bahan utama keripik bawang, tapi harga jual tidak bisa dinaikkan begitu saja,” ujar Ariz, Jumat (27/2/2026).

Ariz memperkirakan harga bawang merah masih berpotensi terus naik hingga mendekati Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut membuat margin usaha semakin menipis dan menempatkan pelaku UMKM pada posisi sulit.

Dalam kondisi normal, Ariz biasa membeli bawang merah di kisaran Rp30 ribu per kilogram, bahkan terkadang lebih murah. Namun saat ini, harga bawang merah sudah menembus Rp40 ribu per kilogram dengan ketentuan pembelian minimal 10 kilogram.

“Kalau beli di bawah 10 kilogram, harganya bisa Rp42 ribu sampai Rp43 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Ariz berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah pengendalian harga agar lonjakan tidak semakin membebani pelaku usaha kecil.

“Kalau pun naik, semoga tidak terlalu tinggi. Jangan sampai melonjak tajam, karena bawang merah ini bahan baku utama keripik bawang,” pungkasnya.


(Sajidin)

Putri Karlina Targetkan Relokasi PKL dan Aktivasi Ekonomi

0
Putri Karlina PKL fokusjabar.id
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Putri Karlina berkunjung ke pusat perbelanjaan Garut Plaza (GP) di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Jumat (27/2/2026).

Tujuannya, memantau persiapan Bazar Ramadan sekaligus mematangkan rencana pengalihan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari sepanjang Jalan Ahmad Yani ke area gedung.

BACA JUGA:

Putri Karlina Tinjau SLB-C Karya Bhakti dari Potensi Bencana

Putri Karlina menyoroti kondisi lantai 2 Garut Plaza yang di nilai masih belum optimal dan banyak ruang kosong.

Menurutnya, momentum Bazar Ramadan harus menjadi titik balik untuk meramaikan kembali pusat perbelanjaan GP.

“Kami melihat kapasitas di sini masih banyak yang kosong. Terutama di lantai dua. Maka dengan adanya event ini bisa mengisi dan meramaikan dengan perpindahan PKL,” kata Putri Karlina.

Program pengalihan PKL ke Garut Plaza di rancang agar para mereka memiliki tempat yang lebih layak dan representatif. Sementara akses publik di Jalan Ahmad Yani dapat kembali tertata rapi.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Pemuda dan Olahraga Akselerator Pembangunan

Wabup juga memberikan pesan khusus kepada para pelaku usaha yang akan berpartisipasi dalam event tersebut agar lebih jeli melihat peluang pasar dan menjual barang dagangan sesuai yang di minati pembeli.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut: Pemuda dan Olahraga Akselerator Pembangunan

0
Bupati garut pemuda fokusjabar.id
Kunker Bupati Garut ke Kantor Dispora

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Jumat (27/2/2026).

Syakur menyebut, peran krusial Dispora adalah menyiapkan generasi pemimpin masa depan. Selain itu menjadikan olahraga sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

BACA JUGA:

Putri Karlina Tinjau SLB-C Karya Bhakti dari Potensi Bencana

Menurutnya, pemuda merupakan komponen utama bangsa yang akan melanjutkan estafet tugas dari para seniornya.

“Mereka itu harus sudah paham dengan dinamika yang ada di masyarakat sekarang dan sudah memberikan kontribusi yang nyata. Karena akan ada waktunya mereka memegang kepemimpinan,” ungkap Syakur.

Bupati garut pemuda fokusjabr.id
Bupati Garut,Abdusy Syakur Amin

Sementara olahraga bukan sekadar gerakan fisik. Namun memiliki berbagai dimensi strategis. Yakni, olahraga pendidikan untuk pembentukan karakter.

Sementara olahraga prestasi sebagai wujud jati diri dan kebanggaan daerah serta olahraga rekreasi.

BACA JUGA:

Jalan Bergelombang, Masyarakat Cibatu Tagih Janji Bupati Garut

Bupati Garut menegaskan, olahraga rekreasi dapat menjadi salah satu instrumen kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Yang pasti olahraga di jadikan salah satu cara untuk mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Garut,” imbuh Syakur Amin.

Bupati Garut berpesan secara khusus kepada seluruh jajaran pegawai Dispora. Dia mengibaratkan kantor Dispora sebagai rumah yang harus di jaga nama baiknya.

Untuk itu, Dia meminta para pegawai untuk bekerja dengan penuh pengabdian, dedikasi, loyalitas dan tidak melakukan perbuatan tercela.

BACA JUGA:

Bupati Garut dan DKP Jabar Bahas Pembangunan Cilauteureun

“Semestinya pemilik rumah harus menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban dan kehormatannya. Nanti orang-orang tahu bahwa kantor ini di huni oleh pegawai yang berintegritas. Itu harapan saya,” tutup Syakur.

Sebelumnya, Bupati Garut menekankan pentingnya menjaga kebersihan secara menyeluruh selama bulan Ramadan.

Syakur membagi konsep kebersihan tersebut ke dalam tiga pilar utama. Yakni, kebersihan diri, kebersihan hati dan kebersihan lingkungan.

“Ramadan adalah waktu bagi kita untuk mengevaluasi diri. Mari kita jaga kebersihan. Khususnya kelestarian lingkungan. Dengan cara menjaga kebersihan diri, hati dan lingkungan. Sehingga ke depan Kabupaten Garut akan tetap aman, damai dan tenteram,” katanya.

(Bambang Fouristian)