spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 70

Polemik Layanan dan Piutang, HMI Desak DPRD Panggil RSUD Banjar

0
Banjar@fokusjabar.id
Ketua Umum HMI Cabang Kota Banjar, Rio Julian.(Dok)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar mendesak DPRD Kota Banjar. Turun tangan menyikapi polemik pelayanan dan informasi mengenai piutang di RSUD Kota Banjar.

Bahkan, DPRD diminta tidak membiarkan persoalan tersebut berhenti sebagai perdebatan di media sosial.

Ketua Umum HMI Cabang Kota Banjar, Rio Julian, meminta DPRD Kota Banjar. Menggunakan fungsi pengawasannya dengan memanggil manajemen RSUD Kota Banjar.

Baca Juga: Kantor Wali Kota Banjar Terbakar Malam Hari, Api Diduga Muncul dari Charger

Menurutnya, berbagai keluhan yang muncul di ruang digital perlu dibawa ke forum resmi. Agar dapat diuji berdasarkan data dan penjelasan dari pihak rumah sakit.

“Ruang-ruang digital hari ini, khususnya platform TikTok, telah berubah menjadi ruang pengadilan terbuka. Yang membongkar persoalan institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan penyelamatan nyawa manusia,” kata Rio Kamis (17/9/2026). 

Rio menilai ramainya kritik masyarakat tidak cukup hanya dijawab melalui perdebatan di media sosial. DPRD, kata dia, perlu memastikan apakah persoalan yang dikeluhkan warga. Sebatas masalah pelayanan atau berkaitan dengan tata kelola rumah sakit yang lebih luas.

Sejumlah isu menjadi sorotan, mulai dari polemik korset pasien hingga informasi mengenai dugaan piutang pasien umum RSUD Kota Banjar. Namun, berbagai tudingan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran atau penyimpangan.

Informasi mengenai piutang maupun persoalan pelayanan masih membutuhkan klarifikasi dan pemeriksaan berdasarkan data resmi dari pihak terkait.

Soroti Piutang Rp439 Juta

Rio meminta DPRD Kota Banjar tidak sekadar mengikuti perkembangan polemik dari ruang digital. Menurutnya, lembaga legislatif memiliki ruang untuk meminta penjelasan langsung kepada manajemen RSUD.

“Harus ada evaluasi total, audit keuangan yang transparan, serta tindakan tegas apabila memang ditemukan pihak-pihak yang terbukti lalai,” ujarnya.

Menurut Rio, pemanggilan RSUD oleh DPRD dapat menjadi momentum untuk mempertemukan keluhan masyarakat dengan penjelasan pihak rumah sakit.

Data mengenai pelayanan, piutang, hingga mekanisme pengelolaan keuangan rumah sakit, menurut dia, perlu dibuka secara jelas. Supaya publik tidak hanya mendapatkan informasi sepihak dari media sosial. 

Desakan tersebut juga berkaitan dengan informasi piutang pasien umum RSUD Kota Banjar. Yang disebut mencapai sekitar Rp439 juta untuk periode Januari-September 2026.

Wartawan sebelumnya telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak RSUD Kota Banjar mengenai informasi tersebut. Permintaan konfirmasi melalui WhatsApp tidak memperoleh jawaban.

Polemik Jangan Berhenti di Medsos

Wartawan kemudian mendatangi RSUD Kota Banjar untuk meminta penjelasan langsung. Namun, Direktur RSUD belum dapat ditemui karena berdasarkan keterangan bagian keamanan, yang bersangkutan sedang mengikuti rapat.

Karena itu, HMI menilai DPRD perlu mengambil peran agar persoalan tidak berkembang menjadi bola liar di ruang publik.

Baca Juga: Keren! Samsat Outlet Langensari Kota Banjar Resmi Dibuka

Rio meminta DPRD segera memanggil manajemen RSUD dan meminta penjelasan mengenai data piutang. Dan mekanisme pengelolaan tunggakan pasien, serta berbagai keluhan pelayanan yang disampaikan masyarakat.

“Jangan sampai kritik masyarakat hanya berhenti di media sosial. DPRD harus hadir dan memastikan persoalan ini dijelaskan secara terbuka,” kata Rio.

Bagi HMI, pemanggilan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus disalahkan. Forum itu dinilai penting untuk menguji informasi yang beredar sekaligus memastikan pengelolaan rumah sakit berjalan sesuai ketentuan.

(Agus Purwadi) 

Juara Individu Campus League Badminton-Bandung Lahir, 23 Universitas Berebut Juara Beregu

0
Campus League Badminton Regional Bandung fokusjabar.id
Agnia Sri Rahayu, Rangga Arda Rheta, dan Deandra Ikhsan Gunawan dari STKIP Pasundan Cimahi sukses menyandang gelar juara kategori individu nomor 3v3 Campus League Badminton Regional Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Campus League Badminton Regional Bandung tahun 2026 telah menyelesaikan pertandingannya di kategori individu di GOR Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Rabu (16/9/2026).

Para juara di nomor tunggal putra, putri, ganda putra, putri, ganda campuran dan 3v3 pun lahir dari turnamen yang melibatkan student-athlete dari 23 kampus di Bandung, Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi hingga Cimahi.

BACA JUGA:

GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027

Head of Competition Campus League, Dave Leopold mengaku sangat bangga sekaligus bersyukur dengan sambutan hangat masyarakat Kota Kembang dan sekitarnya terhadap penyelenggaraan Campus League Badminton Regional Bandung.

Nomor pertandingan 3v3 yang di adaptasi dari format latihan atlet profesional menjadi sorotan dalam turnamen kali ini.

“Tujuan dari penyelenggaraan turnamen yakni mendorong student-athlete yang belum percaya diri atas kemampuan mereka namun ingin bertanding dan kategori 3v3 bisa mewadahi semangat mereka,” kata Dave saat di temui di sela-sela pelaksanaan pertandingan kategori beregu, Kamis (17/9/2026).

Secara jam terbang dan kerja sama tim, Dave menuturkan jika nomor 3 versus 3 menyuguhkan pertandingan yang seru dan menarik.

Pihaknya pun akan tetap mempertahankan format kompetisi badminton di Campus League di kategori individu dengan enam nomor pertandingan.

Pada musim perdana, Campus League mengadopsi sistem skor terbaru yang di perkenalkan Badminton World Federation (BWF).

Untuk kategori perseorangan, pertandingan di mainkan dengan format best of three games hingga 15 poin (15×3). Sementara kategori beregu menggunakan format skor kumulatif 55 poin sesuai regulasi terbaru BWF.

“Campus League pun telah mendapat persetujuan PBSI untuk menggunakan poin 15 sebagai ajang sosialisasi. Secara pertandingan lebih cepat, seru dan menarik. Dan para student-athlete menyukai sistem poin ini sebagai pemanasan untuk menjadi atlet profesional,” Dave menambahkan.

Di partai puncak 3v3, tim STKIP Pasundan Cimahi yang di motori Agnia Sri Rahayu, Rangga Arda Rheta dan Deandra Ikhsan Gunawan meladeni Alya Zafira, Muhammad Irsya Mubarok serta Ardha Tanu Widarma sebagai wakil Universitas Gunadarma.

Trio Agnia-Rangga-Deandra menyudahi perlawanan tim Gunadarma dengan skor 15-10 dan 15-5.

BACA JUGA:

Rela Terbang Bandung-Seoul, Bobotoh Siap Bikin Stadion Piala Dunia Seoul Membiru

Di nomor tunggal putri, perwakilan Universitas Padjadjaran (Unpad), Maria Veronica Ngadien Prawesti berhasil keluar sebagai kampiun.

Pada partai final, Maria mampu menundukkan utusan Universitas Gunadarma, Alya Zafira melalui pertandingan dua set langsung 15-9 dan 15-12.

Sementara pada nomor tunggal putra, perjalanan Nopriansyah Adi Gunawan (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi) cukup mulus.

Usai mengalahkan unggulan empat, Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat (Universitas Trisakti Jakarta) 15-12, 15-9 di babak semifinal, Nopriansyah tampil stabil dengan melibas unggulan tiga Muhammad Bagus Suyarto (Universitas Budi Luhur Jakarta) 15-12, 16-14.

BACA JUGA:

PSGC Ciamis Kalah dari Persikad, Coach Herkis Langsung Pasang Target Wajib Menang

Lalu di partai ganda putra, perwakilan Universitas Trisakti Jakarta yakni Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami harus mengakui ketangguhan Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus yang menjadi wakil Universitas Komputer Indonesia (Unikom).

Fajar/Ridho berhasil menang atas wakil Universitas Trisakti dalam laga dua set 15-10 dan 17-15.

Pada partai final terakhir di kategori individu yakni ganda campuran, Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) keluar sebagai juara.

Wakil UNJ tersebut menundukkan pasangan Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia sebagai wakil Universitas Budi Luhur Jakarta dalam dua set langsung, 15-13 dan 15-10.

Usai kategori individu rampung, Campus League Badminton Regional Bandung berlanjut ke kategori beregu Kamis-Jumat (17-18/9/2026).

Penerapan sistem skor terbaru dari BWF yakni 55 poin kumulatif dalam kompetisi beregu, di prediksi akan memberi keseruan dan peta persaingan sengit antartim yang berlaga.

“Ini lebih menarik karena menang di set pertama dan kedua, tidak menjamin sebuah tim bisa unggul sampai akhir. Itu tergantung strategi pelatih dalam menempatkan pemain penentu. Kami juga ingin para pemain, perangkat pertandingan dan yang terlibat turnamen ini lebih familier. Makin terbiasa tentu akan makin baik,” Dave menegaskan.

Pada Campus League Badminton Regional Bandung tahun 2026, di ikuti oleh 23 tim perguruan tinggi di Jawa Barat dan Jakarta.

Jawa Barat di wakili student-athlete dari ITB, Politeknik Negeri Bandung, STIE STAN Indonesia Mandiri, Telkom University, Universitas Jenderal Achmad Yani, Universitas Komputer Indonesia.

BACA JUGA:

Kabar Gembira Warga Ciamis! Tiket PSGC vs Sumsel United Diskon, Mulai Rp25 Ribu

Universitas Kristen Maranatha, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Widyatama, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Gunadarma Depok, Universitas Ibn Khaldun Bogor, President University Bekasi dan STKIP Pasundan Cimahi.

Sementara Jakarta di wakili Budi Luhur University, Institut Kesehatan Hermina, UNJ, Universitas Bhayangkara, Universitas Bina Nusantara, Universitas Esa Unggul, Universitas Pertamina, dan Universitas Trisakti.

(ageng)

Bupati Ciamis Cek Kebersihan OPD, ASN Diminta jadi Teladan

0
Bupati Ciamis kebersihan fokusjabar.id
Bupati Ciamis Cek Kebersihan OPD, ASN Diminta jadi Teladan

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya mengecek langsung kebersihan sejumlah lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelum mengikuti apel pagi, Kamis (17/9/2026).

Herdiat mendatangi lingkungan perkantoran untuk memastikan kondisi halaman dan area sekitar kantor tetap bersih serta tertata.

BACA JUGA:

Waspada Cuaca Terik dan Angin Kencang, Dua Kebakaran Lahan Melanda Ciamis dalam Sehari

Dia menilai, kebersihan lingkungan kerja perlu menjadi perhatian seluruh aparatur.

Setelah melakukan pengecekan, Bupati Ciamis mengikuti apel pagi sekaligus memberikan sejumlah arahan kepada jajaran ASN.

Bupati meminta ASN tidak berhenti pada kegiatan mengajak masyarakat menjaga kebersihan. Menurutnya, aparatur pemerintah harus terlebih dahulu menunjukkan contoh melalui lingkungan kerja masing-masing.

“Jangan hanya mengimbau masyarakat. Mari kita mulai dari lingkungan kita masing-masing. Termasuk lingkungan kantor. Jaga kebersihan dan kerapian lingkungan,” ujar Herdiat.

Ia juga mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah menghidupkan kembali semangat gotong royong. Kebersihan, kata dia, membutuhkan keterlibatan bersama dan tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan.

Selain kebersihan, Herdiat membahas sejumlah agenda pemerintah daerah. Termasuk persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Ia meminta seluruh aparatur menjaga netralitas selama tahapan Pilkades berlangsung. Pengawasan juga perlu di perkuat agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Pemerintah daerah turut mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelaksanaan Pilkades yang transparan dan akuntabel.

BACA JUGA:

SDN 4 Sindangrasa Sabet Juara Tarumpah Panjang pada Invitasi Oltrad Ciamis

Herdiat kemudian menyoroti kondisi kemarau yang masih melanda sejumlah wilayah Ciamis. Minimnya hujan membuat kebutuhan air bersih masyarakat di beberapa daerah meningkat.

Pemkab Ciamis melakukan pendistribusian air bersih secara rutin. Setiap hari, sekitar 40-50 tangki air di kirim ke wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

“Yang di daerah kota mungkin terbantu oleh PDAM. Tetapi tidak semua terlayani PDAM. Karena itu, pemerintah daerah terus membantu masyarakat yang mengalami kekeringan,” jelasnya.

Herdiat meminta, ASN ikut membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan air secara hemat selama musim kemarau.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan.

Kondisi lingkungan yang kering dapat memperbesar potensi kebakaran. Sehingga pengelolaan sampah harus di lakukan dengan cara yang aman.

ASN pun di minta aktif mengedukasi masyarakat mengenai kebersihan, penggunaan air secara bijak serta pencegahan kebakaran.

Herdiat menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan harus di mulai dari lingkungan terdekat.

Ia berharap, jajaran pemerintah daerah dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan Ciamis yang bersih, sehat, nyaman dan aman.

(Mia)

Kalah dari Persib Bandung 1-0, Ini Kata Pelatih FC Seoul

0
FC Seoul-Persib fokusjabar.id
foto: ilustrasi

KOREA SELATAN, FOKUSJabar.id: Laga perdana AFC Champions League (ACL) 2 Grup E mempertemukan FC Seoul-Persib Bandung di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026).

Pertandingan di menangkan Persib Bandung dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang tersebut di cetak Julio Cesar ketika laga baru berjalan lima menit.

BACA JUGA:

Teja Paku Alam Jadi Pahlawan Persib di Seoul, Raih Player of the Match dan Clean Sheet

Kemenangan itu harus di bayar mahal karena Julio Cesar mengalami cedera setelah bertabrakan dengan kiper FC Seoul, Kang Hyeonmu pada menit ke-51.

Pelatih FC Seoul, Kim Ki Dong mengaku menyesal setelah keputusannya memainkan pemain-pemain muda.

Dia melakukan rotasi pemain saat menjamu Persib Bandung lantaran FC Seoul menghadapi jadwal padat.

Rotasi yang di lakukannya terbilang ekstrem lantaran memasukkan delapan pemain yang belum pernah bermain pada musim ini.

“Meski saya merotasi pemain, sebenarnya saya ingin menang karena ini adalah pertandingan kandang dan pertandingan pertama di ACL 2 musim ini. Jadi ini mengecewakan,” kata Ki Dong.

Menurut Ki Dong, pemain muda yang masuk dalam daftar pemain ketika menghadapi Persib jarang berlatih bersamanya.

Dia berharap, kekalahan dari Maung Bandung tidak melunturkan semangat para pemain masa depan itu.

“Sejujurnya para pemain muda ini jarang berlatih bersama saya. Pemain-pemain dari tim muda harus jadi tulang punggung Seoul. Mereka adalah pemain-pemain terbaik di SMA Osan. Tapi ini baru awal,” ungkapnya.

Setelah kalah dari Persib, FC Seoul yang kini menduduki peringkat pertama di klasemen liga Korea akan menghadapi klub legendaris Pohang Steelers pada akhir pekan mendatang.

Ki Dong menjelaskan, fokus yang terpecah bisa membuat FC Seoul tidak bisa berbuat banyak di ACL 2.

“Kami akan fokus pada liga. Garis besar soal kejuaraan mungkin baru akan jelas setelah Oktober. Saya khawatir kami mungkin akan gagal ke babak 16 besar kalau kami mengamankan gelar juara sebelum masuk ke ACL 2,” ujar Ki Dong.

Di sisi lain, Pelatih Persib, Igor Tolic memberikan apresiasi atas kerja keras anak asuhnya.

BACA JUGA:

GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027

Ia menegaskan, timnya tidak meraih kemenangan tersebut dengan mudah. Persib harus terbang ke Korea Selatan setelah melakoni laga derbi yang menguras tenaga melawan Persija Jakarta. Sehingga hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat.

“Kami harus memastikan siapa pemain yang bugar dan siapa yang tidak. Lalu menyesuaikan taktik untuk pertandingan ini,” kata Igor Tolic.

Dia menjelaskan, situasi mepet tersebut memaksanya melakukan penyesuaian cepat. Baik dalam pemilihan susunan pemain maupun penerapan strategi di lapangan.

Pertahanan Kokoh Redam Gempuran Tuan Rumah

Tuan rumah FC Seoul terus melancarkan gempuran demi mengejar gol penyeimbang sepanjang laga. Kendati demikian, lini pertahanan Persib tampil solid meredam serangan lawan hingga peluit panjang berbunyi tanpa kebobolan.

Igor Tolic menilai, para pemain telah mempertunjukkan karakter kuat dan daya juang luar biasa pada laga pembuka ACL Two ini.

Bagi Igor, mempertahankan keunggulan di bawah tekanan pendukung tuan rumah menjadi ujian berharga bagi timnya.

“Tetapi memang seperti inilah caranya. Anda harus berjuang keras dan bertarung hingga detik-detik terakhir. Kami berhasil mempertahankan keunggulan, mengamankan tiga poin dan menang di Korea,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

1.276 SPPG Disuspend, BGN ‘On the Spot’ Kelayakan Dapur

0
BGN SPPG fokusjabar.id
foto ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara (suspend) operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mematuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Suspend di lakukan berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) BGN terhadap pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi SPPG.

BACA JUGA:

BGN Susun 4 Regulasi Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG

Dari 1.276 SPPG yang di hentikan sementara, sedikitnya 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran SLHS, 447 SPPG telah melakukan pendaftaran tetapi tidak memenuhi syarat dan kelayakan. sisaya delapan dapur belum terkonfirmasi status SLHS-nya.

Berdasarkan wilayah, SPPG yang di hentikan sementara terdiri atas 239 SPPG di Wilayah I (Sumatera), 927 SPPG di Wilayah II (Jawa) dan 110 SPPG di Wilayah III (di luar Sumatera dan Jawa).

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana mengatakan, keselamatan siswa sebagai penerima manfaat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Karena itu, pihaknya mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional SPPG yang belum memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi.

“Kesehatan dan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama. Kami tidak akan berkompromi terhadap standar kebersihan dan sanitasi.”

“SLHS bukan sekadar persyaratan administratif. Tetapi bagian penting untuk memastikan proses penyediaan makanan memenuhi standar higiene dan sanitasi,” kata Ketut di kutip JawaPos.com, Kamis (17/9/2026).

Ketegasan BGN tidak berhenti pada penghentian sementara. Ketut menyatakan, pihakya juga telah mengusulkan kepada pimpinan BGN agar 654 SPPG yang masuk kategori kritis di tutup permanen dalam waktu tujuh hari ke depan apabila tidak memenuhi ketentuan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 447 SPPG telah mendaftarkan SLHS tetapi terbukti tidak memenuhi syarat dan kelayakan, 199 SPPG belum melakukan pendaftaran SLHS dan 8 SPPG belum mengonfirmasi status pendaftarannya.

BACA JUGA:

Menteri Keuangan Suahasil Nazara Bicara Soal Efisiensi APBN

BGN juga akan memperkuat pengawasan melalui pemeriksaan langsung untuk memastikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di SPPG berjalan sesuai ketentuan.

“Kami juga akan melakukan pengecekan langsung (on the spot) mengenai kelayakan dan standar SPPG di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk memastikan kelayakan, kebersihan serta penerapan SOP di laksanakan dengan benar tanpa toleransi kesalahan,” tegas Ketut.

Dia menegaskan, penghentian sementara sejumlah SPPG tidak mengganggu keberlanjutan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Untuk itu, BGN telah menyiapkan mekanisme pengalihan sementara layanan dari SPPG yang di hentikan kepada dapur terdekat yang telah memiliki SLHS dan memiliki kapasitas yang memadai.

Suspend merupakan bentuk pembinaan terhadap SPPG. Status suspend akan di cabut apabila SPPG telah memiliki SLHS dan bisa kembali beroperasional sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

BACA JUGA:

Anomali Beras Fortifikasi Diusut Pemerintah, 93 Persen Sampel Bermasalah

“Penghentian sementara ini merupakan bagian dari proses mitigasi risiko dan pembinaan. Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Dinas Kesehatan setempat untuk memfasilitasi pemenuhan standar bagi SPPG yang masih memiliki itikad untuk beroperasi sesuai ketentuan.”

“Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, operasional dapat di lanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku,” tutup Ketut.

(Bambang Fouristian)

Kondisi Pahlawan Persib Bandung Julio Cesar Membaik

0
Julio Cesar Persib fokusjabar.id
Julio Cesar ditandu ke luar lapangan (foto: ilustrasi)

KOREA SELATAN, FOKUSJabar.id: Kabar baik datang dari tim besutan Igor Tolic. Sang pahlawan kemenangan Persib Bandung, Julio Cesar kondisinya sudah membaik setelah mengalami benturan keras dengan pemain FC Seoul.

Julio Cesar mengalami cedera pada laga pembuka AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026).

BACA JUGA:

GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027

Dia mengalami benturan keras dengan kiper FC Seoul, Kang Hyeonmu pada menit ke-51.

Insiden tersebut membuat pemain asal Brasil itu harus mendapat penanganan dari tim medis di tengah lapangan.

Setelah menjalani pemeriksaan awal, Dia tidak dapat melanjutkan pertandingan dan di tarik keluar pada menit ke-56 di gantikan Ikhwan Ali Tanamal.

Situasi tersebut sempat membuat Bobotoh khawatir. Cesar bahkan harus meninggalkan lapangan dengan menggunakan penyangga leher dan di tandu oleh petugas medis.

Kekhawatiran tersebut mereda setelah Julio Cesar memberikan kabar mengenai kondisinya. Melalui pesannya untuk Bobotoh, bek bernomor punggung 4 itu memastikan dirinya berada dalam kondisi baik.

“Halo Bobotoh! Saya hanya ingin bilang bahwa semuanya baik-baik saja. Saya baik-baik saja dan siap untuk pertandingan berikutnya,” kata Cesar.

Kabar tersebut menjadi pelengkap malam istimewa bagi Cesar. Sebelum mengalami benturan, ia lebih dulu mencatatkan namanya dalam sejarah Persib Bandung di kompetisi Asia.

Julio Cesar mencetak gol tunggal kemenangan Maung Bandung atas FC Seoul pada menit ke-5.

Gol tercipta dari skema sepak pojok yang di eksekusi sang Kapten, Marc Klok.

BACA JUGA:

Oh In-kyun Doakan Persib Bandung Menang vs FC Seoul

Gol tersebut menjadi gol pertama Persib ke gawang FC Seoul dalam pertemuan resmi di kompetisi Asia sekaligus mengantarkan Pangeran Biru meraih kemenangan 1-0.

Hasil itu menjadi debut manis Igor Tolic dan anak asuhnya di ACL Two 2026/2027.

Kemennagan tersebut menempatkan Persib Bandung di puncak klasemen sementara Grup E.

Setelah menuntaskan pertandingan di Seoul, Thom Haye dan kolega di jadwalkan kembali ke Indonesia, Kamis (17/9/2026) karena akan menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Jepara, 20 September 2026.

(Bambang Fouristian)

827 Warga Kota Tasikmalaya Dapat Bantuan Bedah Rumah, Jumlah Terbanyak Tahun Ini

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan bersama tim BSPS serta penerima manfaat, berfoto bersama, usai penyerahan bantuan rehab rumah (fokusjabar/Seda)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI akhirnya merealisasikan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya menyerahkan langsung secara simbolis Buku Tabungan (Serbutab) kepada para penerima manfaat dalam acara di Aula Kelurahan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Kekerasan Anak hingga Pelecehan Seksual Tinggi di Cipedes, TP-PKK Kota Tasikmalaya Turun Tangan

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, memimpin langsung agenda tersebut bersama Plt. Kadis Perwaakim Sandi Lesmana, PPK Program BSPS, jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta ratusan warga penerima manfaat.

Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik penyaluran program BSPS bagi warganya. Ia menganggap program ini sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang aman, nyaman, dan layak.

“Tahun ini Kota Tasikmalaya mendapatkan 827 penerima manfaat Program BSPS yang tersebar di 10 kecamatan. Ini menjadi jumlah terbanyak sepanjang tahun,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan pada Rabu (16/9/2026).

Pemkot Tasikmalaya Targetkan Perbaikan 2.000 Unit Rutilahu Tahun Depan

Viman menegaskan program bedah rumah tidak sebatas memberikan bantuan fisik, melainkan menjadi strategi utama pemerintah dalam mengintervensi angka kemiskinan daerah.

“Rumah yang layak huni akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan. Kemudian pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Viman memaparkan bahwa Pemkot Tasikmalaya telah mengusulkan 2.000 unit rumah tidak layak huni (rutilahu). Berharap agar mendapatkan alokasi program BSPS dari pemerintah pusat pada tahun mendatang.

“Selain BSPS, perbaikan rutilahu juga di-cover oleh program Rutilahu Provinsi sebanyak 20 unit dan dari Pemerintah Kota sebanyak 60 unit. Jadi totalnya cukup banyak,” paparnya.

Ia mengimbau para penerima manfaat untuk membelanjakan dana bantuan sesuai aturan baku. Tujuannya agar program ini memberikan manfaat optimal dalam mewujudkan tempat tinggal yang layak.

Mekanisme Penyaluran Dana dan Kriteria Penerima Manfaat

PPK Program BSPS, Fahri, menjelaskan bahwa tim menentukan daftar penerima manfaat melalui verifikasi faktual secara ketat di lapangan.

Tim mengecek langsung kelayakan struktur bangunan, luas area, hingga sistem sanitasi rumah sebelum memuat hasilnya ke dalam berita acara.

“Yang diutamakan adalah warga yang masuk dalam desil 1 sampai 4, atau kategori keluarga miskin dan miskin ekstrem,” ungkap Fahri.

Fahri merinci bantuan sebesar Rp20 juta per unit rumah. Skema penyaluran membagi dana tersebut menjadi Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.

Pemerintah menyalurkan dana tersebut langsung ke rekening tabungan khusus milik masing-masing penerima. Langsung tanpa perantara tunai demi menjaga transparansi dan kontrol penggunaan.

Sanksi Tegas Pencabutan Bantuan Bagi Pelanggar Aturan

Fahri menegaskan penerima wajib membelanjakan dana tersebut di toko material yang para penerima manfaat di setiap kelurahan sepakati bersama.

“Jika menemukan ada yang menyalahgunakan anggaran BSPS untuk kepentingan lain di luar ketentuan, maka statusnya akan dicabut sebagai penerima dan uangnya akan dikembalikan ke kas negara,” tegasnya.

“Program ini akan ada pengawasan ketat dan pendampingan dari tim teknis. Program BSPS harapannya mampu menghasilkan rumah yang benar-benar layak, sehat, dan aman untuk warga Kota Tasikmalaya huni. Harapannya juga agar meningkatkan kualitas hidup,” tandasnya.

(Seda)