spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 56

PSGC Ciamis Hajar Sumsel United 2-0, Brace Ezechiel dan Aksi Heroik Raufa Warnai Stadion Galuh

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Duel Pemain PSGC Ezechiel dan Pemain Sumsel United (Foto: Media Officer)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Stadion Galuh kembali bergemuruh! PSGC Ciamis sukses memetik kemenangan manis dengan skor 2-0 saat menjamu Sumsel United pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu (19/9/2026).

Sebanyak 9.605 tiket ludes terjual pada laga home perdana ini. Ribuan suporter PSGC memenuhi tribun stadion untuk memberikan dukungan penuh bagi Laskar Singacala.

Baca Juga: Babak Pertama PSGC Ciamis vs Sumsel United Panas, Ezechiel Cetak Gol lalu Raufa Gagalkan Penalti

Dominasi Tuan Rumah Sejak Babak Pertama

Tim tuan rumah langsung memegang kendali permainan sejak wasit meniup peluit kick-off. Johan Josue Bonilla Calderon dan kawan-kawan menggebrak lini belakang Sumsel United lewat variasi serangan cepat.

Sumsel United sempat merespons lewat skema serangan balik tajam. Namun, bek jangkung asal Korea Selatan, Minhyeok Kim, tampil kokoh mematahkan setiap gempuran tim tamu sebelum membahayakan gawang.

Tandukan Maut King Eze Pecah Kebuntuan

Gelombang tekanan PSGC akhirnya membuahkan gol pembuka pada menit ke-36. Bonilla mengirimkan umpan bola mati yang sangat presisi ke area terlarang.

Ezechiel Ndouasel langsung menyambut umpan tersebut lewat heading tajam dari jarak yang cukup jauh. Bola bersarang mulus ke sudut gawang tanpa sanggup terjangkau kiper Panggih Triatmojo. Gol indah ini membawa PSGC unggul 1-0.

Aksi Heroik Raufa Aghastya Tepis Penalti

Tertinggal satu gol memaksa Sumsel United meningkatkan intensitas serangan. Tekanan bertubi-tubi tim tamu memicu benturan yang berbuah pelanggaran handball oleh bek PSGC.

Wasit menunjuk titik putih untuk Sumsel United usai meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).

Peluang emas tim tamu untuk menyamakan skor mendadak sirna. Kiper muda PSGC, Muhammad Raufa Aghastya, tampil cemerlang dengan menepis eksekusi penalti pemain Sumsel United secara sempurna. Keunggulan 1-0 untuk PSGC bertahan hingga turun minum.

Brace Sundulan Ezechiel dan Kartu Merah Laskar Sumsel

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap memperagakan permainan bertempo tinggi yang menguras energi. Duet maut Bonilla dan Ezechiel kembali memamerkan taji pada menit ke-57.

Bonilla menyodorkan umpan terukur dari sisi penyerangan. King Eze kembali memenangi duel udara dan menyundul bola dengan akurat ke dalam gawang lawan. Gol kedua sang striker langsung mengunci kemenangan PSGC Ciamis menjadi 2-0.

Tensi pertandingan yang semakin memanas memaksa wasit mengeluarkan kartu merah pada menit ke-76. Pemain Sumsel United, Fedly Damara, harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua.

Hingga peluit panjang berbunyi, PSGC Ciamis sukses mempertahankan keunggulan 2-0 dan mengamankan tiga poin sempurna di kandang sendiri.

(Mia)

Sisa Bara Tungku Gula Aren Picu Kebakaran, 3 Rumah di Tasikmalaya Ludes dan Rugi Rp185 Juta

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Tiga unit rumah milik warga di Bojonggambir Tasikmalaya, hangus dilalap si jago merah, akibat lalai memadamkan bara api sisa memasak gula aren (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musibah kebakaran hebat melahap tiga unit rumah panggung milik warga di Kampung Cikayang RT 001/RW 008, Desa Mangkonjaya, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (19/9/2026) pagi. Sisa bara api tungku pembuat gula aren memicu kobaran api hingga meratakan bangunan warga.

Si jago merah menghanguskan rumah panggung kayu milik Majen (65), Yayah (66), dan Efe Safei (51).

Baca Juga: Literasi Keuangan Pelajar Baru 62,72 Persen, OJK Tasikmalaya Perkuat Edukasi Lewat GENIUS

Berawal dari Dapur Pembuatan Gula Aren

Kapolsek Bojonggambir IPDA Yayat Very Hidayat menjelaskan bahwa pemilik meninggalkan ketiga rumah tersebut dalam keadaan kosong. Para pemilik sedang beraktivitas menggarap sawah dan ladang di sekitar lokasi kejadian.

“Api diperkirakan dari sisa bara api dari tungku pembuatan gula aren milik Sdr Majen yang berada di bagian dapur kemudian, dengan cepat merambat ke dinding rumah yang terbuat dari bilik dan langsung membakar tiga unit rumah,” ungkap IPDA Yayat Hidayat, Sabtu (19/9/2026).

Percikan api menjangkau dinding bilik bambu yang sangat mudah terbakar. Dalam hitungan menit, kobaran api langsung membesar lalu merembet ke dua rumah panggung di sebelahnya.

Gotong Royong Warga Padamkan Api

Dua orang saksi mata, Nunung Toyibah dan Samsudin Mohamad, melihat kepulan asap tebal membumbung ke udara. Kedua saksi berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Puluhan warga langsung berdatangan ke lokasi dan berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Personel Polsek Bojonggambirbersama aparat pemerintah desa setempat langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian.

Kerja sama solid antara warga dan petugas berhasil menjinakkan si jago merah sebelum menjangkau pemukiman lainnya.

Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Peristiwa ini tidak menelan korban jiwa, namun menelan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah.

“Alhamdulilah kejadian memilukan ini, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi ditaksir cukup besar,” imbuh Yayat.

Kebakaran tersebut menghancurkan rumah Majen berukuran 7×5 meter dengan kerugian Rp60 juta, rumah Yayah berukuran 6×4 meter dengan kerugian Rp50 juta, serta rumah Efe Safei berukuran 9×6 meter dengan kerugian Rp75 juta. Total kerugian seluruh korban mencapai Rp185 juta.

Saat ini kepolisian telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Para korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Polisi mengimbau warga agar memastikan tungku masak benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah.

(Seda)

Baru Pulang dari Seoul, Marc Klok Tetap Bidik Kemenangan Persib atas Persijap Jepara

0
Marc Klok Laga Final fokusjabar.id
Kapten Persib, Marc Klok. (foto: Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengusung target kemenangan penuh saat melakoni laga tandang Super League 2026/2027 melawan Persijap Jepara. Persib bakal menjajal kekuatan tuan rumah di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026).

Langkah skuad Maung Bandung tergolong tidak mudah. Pasalnya, para pemain baru saja menyelesaikan perjalanan udara yang cukup panjang dari Seoul, Korea Selatan.

Baca Juga: Babak Pertama PSGC Ciamis vs Sumsel United Panas, Ezechiel Cetak Gol lalu Raufa Gagalkan Penalti

Persiapan Mampet Bawa Tekad Membara

Kendati mengantongi waktu persiapan yang relatif singkat, Klok enggan menjadikan kelelahan fisik sebagai alasan. Gelandang naturalisasi tersebut menegaskan seluruh pemain Persib menyatukan tekad demi mengamankan tiga poin penuh di markas lawan.

“Kami tidak tahu kondisi di sana. Tapi apapun di depan, kami akan berusaha ambil dan kami ke sana untuk menang,” tegas Marc Klok, Sabtu (19/9/2026).

Menghormati Gaya Main Laskar Kalinyamat

Klok mengakui bahwa menundukkan Laskar Kalinyamat di depan pendukungnya sendiri bakal menguras keringat. Apalagi Persib mengantongi catatan yang kurang memuaskan saat berhadapan dengan Persijap pada musim sebelumnya.

“Ya, kita tahu Persijap bukan tim yang jelek, mereka sangat baik, punya playing style sangat bagus, punya pelatih dengan ide bagus juga. Kami tahu besok bukan pertandingan mudah buat Persib,” ucap Klok.

Misi Evaluasi Demi Tiga Poin

Menatap laga krusial ini, Klok kemudian mengajak seluruh rekannya untuk membedah evaluasi dari hasil musim lalu. Ia menilai timnya sudah memetakan sejumlah kelemahan agar sanggup memetik hasil yang jauh lebih baik pada pertemuan kali ini.

“Kami harus perbaiki dari musim lalu. Kami tahu apa kurang musim lalu dan kami tahu harus evaluasi dan harus perbaiki besok di match selanjutnya. Dan semoga musim ini kami bisa kalahkan Persijap,” pungkasnya.

(Arif)

Babak Pertama PSGC Ciamis vs Sumsel United Panas, Ezechiel Cetak Gol lalu Raufa Gagalkan Penalti

0
WhatsAppSPemain PSGC Ciamis Ezechiel Ndouasel Menggiring Bola Image 2026-09-19 at 16.49.04

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Laga panas mewarnai duel PSGC Ciamis kontra Sumsel United pada ajang Liga 2 musim 2026/2027 di Stadion Galuh, Sabtu (19/9/2026). Tim tuan rumah langsung menggebrak pertahanan lawan sejak wasit meniup peluit tanda mulainya babak pertama.

Para penggawa PSGC mengambil inisiatif serangan melalui skema variasi umpan dari Johan Josue Bonilla Calderon dan kawan-kawan.

Baca Juga: Persija vs Java United, David da Silva: Kami Diuntungkan

Benteng Kokoh Minhyeok Kim Redam Serangan Balik

Sumsel United sempat menebar ancaman berbahaya ke area pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik cepat. Kombinasi serangan tim tamu beberapa kali menembus lini tengah.

Namun, bek jangkung asal Korea Selatan, Minhyeok Kim, tampil solid mengawal lini pertahanan PSGC. Kim sukses mematahkan setiap gempuran pemain Sumsel United sebelum masuk ke kotak penalti.

Tandukan Maut Ezechiel Ndouasel Pecah Kebuntuan

Gelombang serangan PSGC akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-36. Berawal dari eksekusi bola mati Bonilla, bola meluncur akurat ke dalam kotak penalti lawan.

Ezechiel Ndouasel menyambut umpan tersebut dengan tandukan terukur dari jarak cukup jauh. Bola meluncur deras ke sudut gawang Sumsel United tanpa mampu terjangkau kiper Panggih Triatmojo. Gol indah ini mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSGC.

Aksi Heroik Raufa Aghastya Gagalkan Penalti Tim Tamu

Tertinggal satu gol memicu Sumsel United untuk menaikkan tempo permainan. Tekanan bertubi-tubi tim tamu memaksa bek PSGC melakukan kesalahan berupa handball di dalam area terlarang.

Wasit langsung menunjuk titik putih untuk Sumsel United usai meninjau insiden tersebut melalui sistem Video Assistant Referee (VAR).

Peluang emas Sumsel United untuk menyamakan kedudukan mendadak sirna. Kiper muda PSGC, Muhammad Raufa Aghastya, melakukan aksi penyelamatan heroik dengan menepis eksekusi penalti pemain Sumsel United secara sempurna.

Hingga wasit mengakhiri babak pertama, PSGC Ciamis sukses mempertahankan keunggulan 1-0 atas Sumsel United.

Susunan Pemain Utama

PSGC Ciamis

  • Penjaga Gawang: Muhammad Raufa Aghastya
  • Pemain Belakang: Zikri Ferdiansyah, Faris Abdul Hafizh, Surya Wardana, Minhyeok Kim
  • Pemain Tengah: Ghani Fathir Nuralbani, Johan Josue Bonilla Calderon, Alsidqi Muhammad Raffa Abubakar
  • Pemain Depan: Yandi Sofyan Munawar, Ezechiel Ndouasel (C), Aldi Imron Rosadi
  • Pelatih Kepala: Herry Kiswanto

Sumsel United

  • Penjaga Gawang: Panggih Triatmojo
  • Pemain Belakang: Ragil Dimas Tri Prasetyo, Franc Rikhart Sokoy, Arif Satria (C), Fedly Damara
  • Pemain Tengah: Tegar Hening Pangestu, Gilberto Carrara Martins Leite, Hibiki Mochizuki, Rizki Ramadhan
  • Pemain Depan: Tomi Darmawan, Ikechukwu Kenneth Ngwoke
  • Pelatih Kepala: M. Nasuha

(Mia)

Persija vs Java United, David da Silva: Kami Diuntungkan

0
David da Silva Persija fokusjabar.id
David da Silva (foto: ilustrasi)

BALI, FOKUSJabar.id: Striker Java United FC, David da Silva akan memanfaatkan situasi pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027.

Di mana laga tersebut tidak di gelar di Jakarta dan akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/9/2026) malam.

BACA JUGA:

4 Sanksi Persija Jakarta dari Komdis PSSI

“Kondisi ini akan di manfaatkan Java United untuk menghadapi Persija yang berstatus sebagai tuan rumah,” kata David da Silva.

Dia siap tampil maksimal pada pertandingan tersebut. Terlebih David mengklaim kebugarannya siap bertanding kontra Macan Kemayoran.

David siap tampil dan tidak mempermasalahkan perubahan lokasi pertandingan. Menurutnya, Bali bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi Java United.

“Ini bukan masalah. Saya siap, saya akan tampil besok. (Bali) bukan kandang Persija. Mereka harus datang dari jauh,” kata David di kutip JawaPos.com.

Menurut David da Silva, Persija kehilangan salah satu keuntungan sebagai tim tuan rumah karena pertandingan di gelar di Bali dan tanpa kehadiran pendukungnya.

Meski demikian, dia menyadari pertandingan tetap terbuka dan segala kemungkinan bisa terjadi.

“Mereka mungkin kehilangan keuntungan bermain di hadapan para pendukungnya. Namun, pertandingan ini tetap bisa menghasilkan apa saja,” ungkap David.

Selain faktor venue, David juga mencermati perubahan permainan Persija sejak di tangani Shin Tae-yong.

Dia mengaku sudah melihat rekaman pertandingan Persija saat menghadapi Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.

Menurut pengamatannya, Persija kini tidak lagi terlalu mengandalkan permainan dengan umpan-umpan pendek seperti sebelumnya.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

Mereka lebih sering memanfaatkan sisi sayap. Termasuk melalui crossing dan bola-bola silang.

David meminta rekan-rekannya tidak terlalu terpaku pada pemain tertentu dari Persija. Baginya, Java United harus lebih fokus menjaga permainan, mentalitas dan kepercayaan diri sepanjang pertandingan.

“Sebelumnya, mereka lebih banyak memainkan umpan-umpan pendek. Sekarang lebih banyak bermain dari sisi sayap, melakukan crossing dan lebih banyak mengandalkan bola-bola silang,” ujarnya.

“Siapa pun yang bermain bisa memberikan ancaman. Kami harus fokus pada tim sendiri dan memiliki mental yang kuat. Mereka tim yang bagus. Tetapi mereka juga harus menghormati kami karena memiliki pemain-pemain hebat,” tutup David.

(Bambang Fouristian)

Persib Bandung vs Persijap, Igor Tolic: Situasi tidak Ideal

0
Igor Tolic persijap fokusjabar.id
Igor Tolic (foto: ilustrasi)

JEPARA, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic berusaha memaksimalkan waktu persiapan yang relatif singkat sebelum menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2026/2027.

Laga Persijap versus Persib Bandung akan teraji di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026) malam.

BACA JUGA:

Persib Bandung Sulit Kalahkan Persijap Jepara

Igor Tolic menyadari timnya menghadapi situasi yang tidak ideal setelah melakoni perjalanan panjang dari Seoul, Korea Selatan. Setelah itu terbang ke Semarang.

Menurut Dia, kondisi tersebut semakin menantang karena tidak memiliki kesempatan untuk menjalani latihan resmi di stadion sehari sebelum pertandingan.

Musim ini, seluruh tim tidak mendapatkan fasilitas official training H-1 di stadion pertandingan.

Dia memanfaatkan dua hari berada di Semarang untuk menggelar latihan dan menjaga kesiapan tim sebelum bertolak ke Jepara.

“Kami tiba di Semarang dan menggelar dua sesi latihan. Karena latihan resmi (official training) di tiadakan. Dan kami tidak bisa mencoba lapangan stadion.”

“Kami memanfaatkan dua hari di Semarang untuk berlatih di lapangan sekolah. Kami berharap, kondisi rumput stadion besok dalam keadaan baik untuk permainan,” kata Igor.

Selain persoalan lapangan, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian utama tim pelatih.

Kata Dia, padatnya jadwal pertandingan serta perjalanan lintas negara membuat proses pemulihan menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Persijap Jepara.

Hingga 24 jam sebelum pertandingan, Tolic masih terus memantau kondisi para pemainnya.

Keputusan mengenai komposisi pemain. Termasuk siapa yang akan di percaya tampil sejak menit pertama akan di tentukan berdasarkan perkembangan kondisi kebugaran mereka.

“Kondisi pemain masih terus kami pantau. Kami memanfaatkan waktu 24 jam terakhir ini untuk pemulihan ekstra sebelum menentukan siapa yang siap tampil sejak menit awal besok,” jelasnya.

Tolic tidak akan menganggap remeh Persijap meskipun tim tuan rumah belum meraih poin dari dua pertandingan awal musim ini.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

Dia mengaku telah menyaksikan dua pertandingan Persijap. Menurutnya, hasil yang di raih Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan yang mereka tampilkan di lapangan.

“Saya sudah menyaksikan dua pertandingan awal mereka. Persijap hanya kurang beruntung belum meraih poin. Padahal permainan mereka sangat baik. Bertanding di Jepara selalu menjadi laga yang berat dan penuh tantangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemain Timnas Indonesia sekaligus gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha mengatakan, timnya siap menghadapi Persijap Jepara.

Beckham mengakui rangkaian perjalanan tersebut bukan perkara mudah. Setelah menyelesaikan pertandingan di Seoul, harus kembali melakukan perjalanan menuju Jawa Tengah untuk menghadapi Persijap.

“Kondisi ya alhamdulillah menurut saya bagus, karena saya lihat juga pemain perjalanan yang bagus. Kemarin kita tahu lawan tim berat juga, Persija dan Seoul. Terutama Seoul, perjalanan cukup panjang dan kami langsung ke Semarang.”

“Ini pastinya enggak mudah. Semoga pemain bisa cepat fit kembali karena perjalanan hampir seharian kemarin, dan semoga kita bisa bermain maksimal lawan Persijap nanti,” ujar Beckham

(Bambang Fouristian)

Persija Jakarta kontra Java United Tanpa Penonton

0
Java United fokusjabar.id
Pelatih Java United (foto: ilustrasi)

BALI, FOKUSJabar.id: Pelatih Java United, Fabio Lefundes memilih fokus menatap laga pekan ketiga Super League 2026/2027 melawan Persija Jakarta.

Dia meminta anak asuhannya tidak terpengaruh dengan kondisi pertandingan yang tak akan di hadiri oleh penonton.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

Laga Java United kontra Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Sabtu (19/9/2026) malam nanti.

Laga terpaksa di gelar di pulau Dewata seusai Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta serta Jakarta International Stadium urung bisa di pakai.

Alhasil laga di pindah ke Bali dan tanpa di hadiri oleh penggemar kedua tim.

“Pemain butuh atmosfer yang di ciptakan oleh suporter di stadion. Sayangnya, kami tidak dapat menikmati atmosfer seperti itu,” katanya di kutip jpnn.com.

Java United mengusung misi wajib menang di laga ini setelah dua laga sebelumnya tampil buruk.

Tercatat Gustavo Franca hanya mampu meraih satu angka dari dua laga yang telah di jalani.

BACA JUGA:

Laga Kandang Perdana, PSGC Ciamis Target 3 Poin vs Sumsel United

Tim berjuluk Laskar Kepodang Emas itu hanya mampu bermain imbang melawan Garudayaksa (1-1) sebelum akhirnya kalah dari Persita Tangerang (2-3).

Hasil tersebut membuat tim yang bermarkas di Semarang itu berada di posisi ke-17 klasemen sementara.

(Bambang Fouristian)