spot_imgspot_img
Selasa 11 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 51

Cara Daftar Job Fair Depok 2026 Lewat Aplikasi Buruburu, Lengkap dengan Tips Persiapannya

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Pelaksanaan Job Fair di Kota Depok.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Disnaker Kota Depok mengimbau pencari kerja menyelesaikan proses registrasi daring sebelum menghadiri Job Fair 2026. Tahapan pendaftaran awal ini bertujuan agar alur masuk peserta ke lokasi acara berjalan tertib serta lancar.

Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan sistem pendaftaran berbasis aplikasi demi memudahkan para pencari kerja.

Baca Juga: Pemkot Depok dan Yonif TP 899 Tanam Alpukat, Tomat, serta Tebar Ribuan Benih Ikan Dukung Program Ketahanan Pangan

Peserta yang mematuhi prosedur berkesempatan melakukan wawancara langsung bersama puluhan perusahaan perekrut.

Kepala Disnaker Kota Depok Nessi Annisa Handari mengarahkan pendaftaran melalui aplikasi Buruburu Kerja atau tautan Instagram resmi.

“Pencaker dapat membuat akun terlebih dahulu kemudian login, dan melengkapi data diri,” jelas Nessi, Jumat (31/7/2026).

Setelah menyelesaikan pendaftaran, sistem bakal menerbitkan bukti masuk digital bagi setiap calon peserta.

Sesampainya di lokasi, petugas akan melakukan verifikasi berkas melalui pemindaian QR Code pada ponsel peserta.

“Pastikan seluruh proses registrasi telah selesai sebelum datang. Hal ini agar proses masuk ke lokasi dapat berjalan lebih tertib dan lancar,” tegasnya.

Nessi juga mengingatkan peserta agar menyiapkan berkas curriculum vitae (CV) sesuai kualifikasi posisi yang pelamar tuju.

“Gunakan pakaian yang rapi dan sopan, serta hadir sesuai jadwal,” tambahnya.

Panitia menyediakan meja layanan khusus guna membantu calon peserta yang mengalami kendala teknis pendaftaran di lokasi.

Job Fair Kota Depok 2026 bakal berlangsung di Depok Town Square (Detos) pada 4–5 Agustus 2026.

Kegiatan rekrutmen massal ini beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB tanpa memungut biaya dari pengunjung.

(Jingga Sonjaya)

Hutan Bambu di Ciamis Terbakar, BPBD Ungkap Diduga Dipicu Gesekan Bambu Kering

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot : Personel BPBD Kabupaten Ciamis saat berada di lokasi untuk membantu memadamkan kebakaran lahan hutan Bambu

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Lahan hutan bambu seluas 280 meter persegi di Dusun Sukahurip, Desa Sindangsari, Cikoneng, Ciamis, terbakar. Sengatan terik matahari musim kemarau memicu gesekan antarbatang bambu kering hingga memercikkan kobaran api.

Warga sekitar dengan cepat menyadari kemunculan asap sehingga berhasil mencegah api meluas ke seluruh area hutan.

Baca Juga: Lahan Ilalang di Ciamis Terbakar, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Merembet ke Permukiman

Masyarakat langsung bergotong-royong memadamkan api sambil melaporkan insiden tersebut kepada pihak BPBD Kabupaten Ciamis.

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani mengonfirmasi penanganan darurat usai menerima laporan warga pada Jumat (31/7/2026).

“Mendapat laporan ada kejadian kebakaran lahan hutan Bambu di wilayah Desa Sindangsari itu kami langsung menindaklanjuti dengan secepatnya menerjunkan personel ke lokasi kejadian,” kata Ani.

Pihaknya mengerahkan tujuh personel menuju tempat kejadian perkara guna menjinakkan si jago merah.

BPBD Ciamis juga terus berkoordinasi erat dengan Damkar Ciamis dalam menanggulangi ancaman kebakaran lahan.

“Kami juga telah berkordinasi dengan pihak Damkar Ciamis dalam menangani kebakaran itu,” ucapnya.

Ani membeberkan bahwa musibah kebakaran lahan melanda dua lokasi berbeda di Ciamis dalam satu hari.

Sebelumnya, kebakaran lahan ilalang juga sempat terjadi di Dusun Linggamanik akibat sisa pembakaran sampah.

“Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Dusun Linggamanik telah berhasil dipadamkan oleh personel Damkar UPTD Ciamis,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Wali Kota Tasikmalaya Pimpin Aksi Plogging di Situ Gede, Dorong Zero Waste Movement

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan bersama Mojang dan Jajaka Tasikmalaya, melepaskan tim Plogging di kawasan wisata Situ Gede Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemkot Tasikmalaya bersama Paguyuban Mojang Jajaka menggelar aksi sosial Green Sport Tourism For Zero Waste Movement. Kegiatan kebersihan lingkungan ini berlangsung secara semarak di kawasan objek wisata Situ Gede Mangkubumi, Jumat (31/7/2026).

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memimpin langsung aksi plogging atau jogging sambil memungut sampah di area wisata.

Baca Juga: TMMD Ke-129 Kodim Tasikmalaya Bangkitkan Semangat Gotong Royong di Parungponteng

Jajaran pejabat pemkot, pimpinan perbankan, Ketua TP-PKK, hingga komunitas lokal turut memadati kawasan Situ Gede.

Para peserta menyisir jalur pejalan kaki serta bibir danau untuk membersihkan sampah berserakan menggunakan kantong khusus.

Viman menjelaskan bahwa aksi ini menjadi media edukasi guna menumbuhkan kesadaran kolektif warga akan kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas kami, Tasik Resik dan Tasik Gemas. Kita ingin membiasakan olahraga sambil menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi bersih-bersih,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan.

Ia menegaskan kebersihan kawasan destinasi wisata unggulan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Pihaknya berharap kawasan wisata yang bersih dan asri mampu mendongkrak daya tarik kunjungan para wisatawan.

Selain memungut sampah, peserta menaburkan cairan eco enzyme ke danau guna membantu mengurai pencemaran air Situ Gede.

Paguyuban Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya tampil aktif mengedukasi pengunjung agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Dalam kesempatan itu, Viman juga menyoroti kerusakan jalan menuju lokasi wisata yang memerlukan penanganan secepatnya.

Ia berjanji segera berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat terkait perbaikan infrastruktur jalan pendukung kawasan Situ Gede.

“Untuk infrastruktur jalan ini kita terus komunikasikan dengan Pemprov Jawa Barat, dan mudah-mudahan secepatnya bisa segera terealisasi perbaikannya, sehingga akses jalan untuk wisatawan pun semakin nyaman,” paparnya.

Ia optimistis lingkungan wisata yang sehat dan nyaman bakal menggairahkan roda ekonomi pelaku UMKM setempat.

(Seda)

TMMD Ke-129 Kodim Tasikmalaya Bangkitkan Semangat Gotong Royong di Parungponteng

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Keterangan foto: TNI menyatu dengan masyarakat pada kegiatan TMMD ke-129 di Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Program TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya membuktikan kehadiran TNI tidak sebatas pembangunan infrastruktur fisik semata. Di Desa Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, TMMD hadir menjadi gerakan sosial yang menghidupkan kembali semangat gotong royong warga.

Para personel Satgas TMMD menyempatkan diri terjun langsung ke persawahan membantu para petani lokal memanen padi.

Baca Juga: Ironis! Destinasi Wisata Religi Terkenal di Tasikmalaya Masih Bergulat dengan Gunungan Sampah

Kehadiran tentara di tengah ladang tidak hanya meringankan pekerjaan warga, tetapi juga mempererat jalinan tali kekeluargaan.

Pemandangan menarik juga terlihat saat pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di area Kampung Situ.

Ibu-ibu setempat tampil menginspirasi dengan ikut bahu-membahu mengangkut bahan bangunan serta menyiapkan adukan semen bersama TNI.

Keterlibatan kaum perempuan ini membakar semangat para prajurit untuk menyelesaikan target pembangunan fasilitas desa dengan maksimal.

Selain itu, Satgas TMMD bersama warga menggelar kegiatan Jumat Bersih demi menjaga keasrian lingkungan sekitar permukiman.

Mereka memangkas rumput liar, mengangkut sampah, serta membersihkan saluran air secara bergotong royong sejak pagi hari.

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menegaskan bahwa TMMD berupaya membangkitkan kembali budaya kebersamaan masyarakat.

“TNI akan selalu bersama-sama masyarakat melakukan berbagai kegiatan positif. Rasa kebersamaan ini harus terus dipupuk agar mengakar kuat di lingkungan masyarakat,” tegas Dandim, Jumat (31/7/2026).

Sinergi apik antara TNI dan warga Parungponteng membuktikan kebersamaan sebagai fondasi utama mewujudkan desa mandiri.

(Abdul Latif)

Ironis! Destinasi Wisata Religi Terkenal di Tasikmalaya Masih Bergulat dengan Gunungan Sampah

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Sampah yang menggunung menjadi problem obyek Wisata Religi Pamijahan Tasikmalaya yang tak pernah usai.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wisata religi Makam Keramat Syekh H. Abdul Muhyi di Desa Pamijahan Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya selalu menyedot jutaan peziarah. Kendati mendatangkan berkah ekonomi, kawasan ini terus terjerat masalah klasik berupa gunungan sampah dan kemacetan.

Kasepuhan Makam Keramat KH. Endang Ajidin mengungkapkan keprihatinan mendalam atas persoalan sampah yang menahun tersebut.

Baca Juga: Yonif TP 939/Macan Putih Persembahkan Air Kehidupan di Tasikmalaya

Ia menyebut penanganan sampah tidak pernah tuntas meski kepemimpinan daerah sudah berganti berkali-kali.

“Mulai dari era Bupati Tatang Farhanul Hakim, Uu Ruzhanul Ulum, Ade Sugianto, hingga Bupati saat ini Cecep Nurul Yakin, upaya penanganan sampah terus dilakukan. Namun belum juga tuntas,” ujar KH. Endang, Jumat (31/7/2026).

Bahkan pergantian Gubernur Jawa Barat dari Ahmad Heryawan, Ridwan Kamil, hingga Dedi Mulyadi belum menghadirkan solusi konkret.

Ketiadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memicu penumpukan puluhan ton sampah setiap bulannya di Pamijahan.

Sebagian limbah tersebut kini mulai mencemari aliran Sungai Cilangla yang melintasi permukiman warga setempat.

“Diakui kesadaran membuang sampah pada tempatnya bagi sebagian warga juga belum tumbuh baik, dan upaya Pemerintah Desa belum maksimal. Saat ini, pembuangan akhir terpaksa mengandalkan tanah milik pribadi dengan sistem sewa,” imbuh KH. Endang.

Sekretaris Desa Pamijahan Olih Solihudin membenarkan bahwa desanya belum memiliki TPA permanen hingga kini.

Rencana pembangunan TPA di Kampung Bojong sempat batal akibat penolakan dari warga Kampung Parungpung.

Tokoh muda setempat Asep Saepul Ulum menilai masalah ini terlalu berat jika hanya dibebankan kepada pihak desa.

Ia mendesak Pemerintah Pusat serta Pemkab Tasikmalaya turun tangan mengatasi darurat sampah dan menyelamatkan sungai.

“Kompleksitasnya sangat tinggi karena peziarah datang dari luar daerah hingga Malaysia. Kami sangat berharap Pemerintah Pusat dan Pemkab Tasikmalaya bisa turun tangan secara komprehensif, baik untuk penanganan sampah, solusi TPA, maupun penyelamatan Sungai Cilangla,” tegas Asep.

(Abdul Latif)

Demokrat Jabar Gelar Lomba Rakyat Sambut HUT ke-25 dan Bulan Kemerdekaan RI

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto, (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Partai Demokrat merilis program nasional bertajuk Lomba Rakyat guna memperingati HUT ke-25 serta Bulan Kemerdekaan RI. Program ini mengusung tema ‘Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi’ secara serentak di berbagai daerah.

Partai Demokrat berupaya mempererat hubungan dengan warga sekaligus menggerakkan mesin partai hingga tingkat daerah.

Baca Juga: Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bandung Murka

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto menegaskan kesiapan seluruh kader menyukseskan agenda nasional ini.

Anton merangkul pengurus DPC pada 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat untuk melibatkan partisipasi aktif warga.

“Demokrat Jabar siap menggelar Lomba Rakyat dan memastikan seluruh pengurus DPC di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat bergerak aktif melibatkan masyarakat,” kata Anton, Jumat (31/7/2026).

Ia menilai peringatan HUT ke-25 menjadi momentum pembuktian komitmen partai untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Rangkaian Lomba Rakyat menghadirkan tiga kegiatan utama bagi seluruh lapisan masyarakat dan generasi muda.

Pertama, kader menggelar Lomba Tradisional dan Kreativitas Rakyat secara serentak pada 23 Agustus 2026.

Kedua, pengurus partai membuka Program Aspirasi Kemerdekaan pada 20 Agustus 2026 untuk menjaring persoalan warga.

Setiap DPD dan DPC bertugas menyerap isu lokal mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Ketiga, partai menggelar Lomba Pidato Rakyat “AHY Muda” bagi pelajar SMA mulai 5 hingga 23 Agustus 2026.

Kompetisi pidato ini bertujuan menumbuhkan keberanian generasi muda dalam menyampaikan ide kebangsaan secara santun dan kritis.

Partai Demokrat mengundang partisipasi luas dari masyarakat, media, serta pemuda untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tahun ini.

(Yusuf Mugni)

Lahan Ilalang di Ciamis Terbakar, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Merembet ke Permukiman

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot : Personel Damkar UPTD Ciamis saat memadamkan lahan terbakar di Ek Asrama Kompi C Zipur 3

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Lahan ilalang di Dusun Linggamanik, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Jawa Barat, hangus terbakar. Kebakaran terjadi tepat di pinggir jalan bekas Asrama Zipur 3, Jumat (31/7/2026) siang.

Petugas Damkar UPTD Ciamis bergerak cepat memadamkan kobaran api sehingga tidak merembet ke rumah warga.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemkab Ciamis Buka Sertifikat Halal Gratis untuk Ratusan UMKM

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar mengonfirmasi jajarannya menerima laporan sekitar pukul 11.30 WIB.

Kasi Penanganan Kebakaran Trisyanto menyebut lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan area permukiman padat penduduk.

“Karena lokasi itu berada di pemukiman padat penduduk saat mendapat laporan lahan yang ditumbuhi ilalang dan rumput liar terbakar secepat nya merespon laporan itu,” katanya.

Pemicu kebakaran diduga berasal dari sisa pembakaran sampah dan rumput kering yang ditinggalkan oleh warga.

Warga membakar sampah usai kerja bakti lalu meninggalkannya begitu saja untuk menunaikan ibadah salat Jumat.

“Saat bersih-bersih sampah maupun rumput di bakar namun saat tiba salat Jumat mreka tinggalkan dan apinya juga tidak warga padamkan,” ucapnya.

Angin kencang berembus lalu memicu nyala api hingga membesar dan membakar lahan kering di sekitarnya.

Warga sekitar yang melihat kepulan asap serta kobaran api langsung menghubungi kantor Damkar UPTD Ciamis.

Petugas berhasil menjinakkan si jago merah sampai padam sepenuhnya sebelum menjangkau bangunan permukiman warga.

“Saat ini api sudah berhasil kita padamkan dengan sempurna,” ungkap Trisyanto.

(Husen Maharaja)