spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 50

47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026

0
hotel dan resor Indonesia fokusjabar.id
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (foto: Kemenpar)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Sebanyak 47 hotel dan resor Indonesia berhasil masuk dalam daftar Michelin Keys 2026 yang di terbitkan Global MICHELIN Guide.

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata karena menunjukkan semakin kuatnya pengakuan internasional terhadap industri hospitality Indonesia.

BACA JUGA:

Nikah Massal Gratis di Bandung, Pengantin Juga Dapat Honeymoon Hotel Berbintang

Jumlah tersebut sekaligus mencatatkan peningkatan di bandingkan tahun sebelumnya.

Pada Michelin Keys sebelumnya, terdapat 33 hotel dan resor Indonesia yang masuk daftar. Sedangkan pada edisi 2026 jumlahnya bertambah menjadi 47 properti.

Dengan capaian tersebut, Indonesia kini menjadi negara dengan jumlah hotel pemegang Michelin Keys terbanyak kedua di Asia Tenggara setelah Thailand.

Daftar Michelin Keys 2026 sendiri di publikasikan pada 18 September 2026 setelah melalui proses seleksi terhadap sekitar 9.000 properti dari berbagai negara di dunia.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menyebut, capaian tersebut mencerminkan perkembangan daya saing sektor hospitality Indonesia.

BACA JUGA:

Mess Pemda Ciamis Resmi Berubah Jadi Hotel Singacala untuk Tingkatkan PAD

Menurutnya, pengakuan di tingkat internasional juga dapat memberikan dampak terhadap penguatan citra pariwisata Indonesia secara lebih luas.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengelola dan insan hospitality yang terus konsisten menjaga standar kualitas,” ujar Widiyanti.

Dari 47 properti yang masuk dalam Michelin Keys 2026, sebanyak tiga hotel dan resor memperoleh penghargaan tertinggi. Yakni 3 Keys dengan kategori An Extraordinary Stay.

Ketiganya adalah Nihi Sumba di Sumba, Nusa Tenggara Timur, Amanjiwo di Magelang, Jawa Tengah dan Mandapa Ritz Carlton Reserve di Ubud, Bali.

Selanjutnya, terdapat 11 hotel dan resor yang mendapatkan 2 Keys atau An Exceptional Keys.

Daftar tersebut terdiri atas Amankila, The Sanchaya, The Apurva Kempinski Bali, Soori Bali, Capella Ubud, Four Season Hotel Jakarta, Bvlgari Resort Bali, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay, Buahan a Banyan Tree Escape, The Langham Jakarta, dan Raffles Bali.

Sementara itu, 33 hotel lainnya memperoleh 1 Key dengan kategori A Very Special Stay.

Properti yang masuk dalam kategori ini adalah Como Shambala Estate, Capung Sebali, Amandari, Viceroy Bali, Bisma Eight Ubud, Plataran Komodo Resort and Spa, Desa Potato Head Bali, Blue Karma Village.

Cap Koroso, Hotel Tugu Lombok, La Reserve 1785 Canggu, Lost Lindeberg, The Puri Villas and Spa, Revivo Wellness Resort Nusa Dua Bali, Nirjhara, Jimbaran Puri, A Belmond Hotel Bali, dan Samsara Ubud.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Pajak Hotel dan Restoran jadi Pembangunan Infrastruktur

Daftar penerima 1 Key juga mencakup The Ridge Bali, The Legian Seminyak, Raffles Jakarta, Hotel Le Temple Borobudur, The Dharmawangsa Jakarta, Four Season Resort Bali at Sayan.

Innit Lombok, Garrya Bianti Yogyakarta, The St. Regis Jakarta, The Ungasan Cliffton Resort, Jumaerah Bali, Desa Hay Canggu, Park Hyatt Jakarta, Taaktana Luxury Collection Resort and Spa Labuan Bajo, The Orient Jakarta: a Royal Hideaway Hotel serta The St. Regis Bali Resort.

Untuk dapat masuk dalam Michelin Keys 2026, hotel dan resor harus melewati proses seleksi yang mempertimbangkan sejumlah aspek.

Penilaian mencakup desain dan estetika bangunan, keselarasan arsitektur dengan lingkungan sekitar, konsistensi kualitas pelayanan, keramahan staf, karakter unik setiap properti, serta kontribusi dalam menghadirkan pengalaman lokal yang autentik bagi tamu.

Pengakuan internasional terhadap industri hospitality Indonesia juga terlihat dari daftar The 50 Best Hotels 2026.

Sebelumnya, tiga hotel Indonesia berhasil masuk dalam daftar tersebut. Yakni Desa Potato Head di Seminyak, Bali, Nihi Sumba di Nusa Tenggara Timur, serta Mandapa di Bali.

Desa Potato Head menempati posisi ke-21 dalam daftar tersebut. Properti yang berada di Seminyak, Bali, itu menawarkan perpaduan konsep hotel butik, beach club, pusat seni dan budaya, sekaligus membawa komitmen terhadap kelestarian lingkungan.

Nihi Sumba yang berada di Nusa Tenggara Timur menempati posisi ke-35.

Hotel tersebut memadukan konsep kemewahan kelas dunia dengan pelestarian budaya lokal, penggunaan arsitektur tradisional, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Mandapa, Bali, berada di peringkat ke-61. Properti tersebut menggabungkan standar pelayanan mewah kelas dunia dengan keindahan alam Ubud dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari pengalaman menginap para tamu.

Penilaian dan pemeringkatan dalam The 50 Best Hotels 2026 di lakukan berdasarkan ulasan serta analisis dari jaringan pakar global.

The 50 menghimpun pendapat ribuan pakar untuk memberikan peringkat dan penghargaan di bidang perhotelan.

BACA JUGA:

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT Ke-2, Hotel Syariah Bintang Empat Pertama di Pangandaran

Berbagai capaian tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan pelaku industri untuk terus menjaga standar kualitas hospitality Indonesia.

Menteri Pariwisata juga mendorong para pelaku pariwisata agar tidak berhenti pada pencapaian penghargaan. Tetapi menjadikannya sebagai dorongan untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata.

“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang unggul, berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Menteri Widiyanti.

Masuknya 47 hotel dan resor Indonesia dalam Michelin Keys 2026 menambah catatan pengakuan terhadap kualitas industri hospitality nasional di tingkat global.

Peningkatan jumlah properti di bandingkan tahun sebelumnya sekaligus menjadi gambaran perkembangan sektor perhotelan Indonesia dalam menghadirkan pengalaman menginap yang memenuhi standar internasional.

(Jingga Sonjaya)

TNI Run 2026 di Monas Catat Rekor Muri

0
TNI Run 2026 fokusjabar.id
TNI Run 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: TNI Run 2026 berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Minggu, 20 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian TNI Fair 2026 yang di gelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

BACA JUGA:

SICITA Dicanangkan Pecahkan Rekor Muri

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin turut hadir dalam pelaksanaan TNI Run 2026.

Ajang lari tersebut melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan yang memadati kawasan Monas sejak kegiatan di mulai.

Pelaksanaan TNI Run 2026 di buka secara resmi setelah Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan flag off.

Para peserta mengikuti dua kategori lari, yakni 5K dan 10K dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian TNI Fair 2026.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain menjadi kegiatan olahraga, TNI Run 2026 juga menjadi ruang kebersamaan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui aktivitas fisik.

Tingginya partisipasi peserta membuat TNI Run 2026 mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri).

Panglima TNI menyebut, pencatatan tersebut tidak hanya berasal dari pelaksanaan fun run di kawasan Monas. Tetapi juga dari kegiatan lari yang di lakukan secara serentak di sejumlah wilayah.

“Hari ini ada empat rekor Muri yang lari. Di fun run yang ada di Monas ini ada 15 ribu yang hadir. Secara keseluruhan, 81 ribu peserta yang di laksanakan secara serentak,” kata Agus Subiyanto.

Menurut Agus, kegiatan tersebut tidak hanya di ikuti masyarakat yang memang memiliki hobi berlari. Sebagian peserta juga datang untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana kegiatan yang berlangsung di kawasan Monas.

Panglima TNI pun ikut berlari bersama masyarakat dalam kategori 5 kilometer.

BACA JUGA:

Rekor Muri, Festival Mustikarasa Diikuti 62 Ribu Siswa

“Jadi kalau fun run itu ada yang memang hobi lari, ada juga yang fun aja gitu, ingin olahraga. Saya lihat semuanya berbahagia, semangat semuanya. Apalagi ada doorprize,” ujarnya.

TNI Run 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju peringatan HUT ke-81 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2026.

Selain kegiatan lari, rangkaian peringatan tersebut juga di isi berbagai agenda olahraga, pameran alat utama sistem senjata (alutsista), bakti sosial hingga bakti kesehatan.

Dalam rangkaian kegiatan sosial tersebut, TNI juga melaksanakan sejumlah agenda di daerah.

Salah satunya kegiatan di Jawa Barat berupa sunatan massal dan pembagian sembako.

Selain itu, terdapat pula agenda bakti kesehatan yang melibatkan seluruh Komando Daerah Militer melalui konferensi video.

Setelah TNI Run 2026 di gelar, rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan HUT ke-81 TNI masih berlanjut.

TNI di jadwalkan menggelar naval parade di Selat Sunda pada 4 Oktober 2026. Kemudian pada 5 Oktober 2026, upacara serta parade dan defile akan di laksanakan di kawasan Monas, Jakarta.

Selain TNI Run, rangkaian HUT ke-81 TNI juga mencakup kompetisi dalam berbagai cabang olahraga dan kegiatan nonolahraga.

Sebanyak 61 cabang olahraga dan 11 cabang nonolahraga di siapkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan tersebut.

Pelaksanaan TNI Run 2026 turut di hadiri sejumlah pejabat tinggi pertahanan dan TNI.

Wakil Menteri Pertahanan RI, para Kepala Staf Angkatan, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, serta para pejabat utama Kemhan dan TNI hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan berlangsungnya TNI Run 2026, rangkaian HUT ke-81 TNI tidak hanya menghadirkan agenda yang berkaitan dengan pertahanan. Tetapi juga kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Tingginya partisipasi peserta di Monas dan pelaksanaan lari secara serentak di berbagai wilayah turut mengantarkan kegiatan tersebut mencatatkan rekor Muri.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H pada 8/2/2027

0
1 Ramadan 1448 Hijriah Muhammadiyah fokusjabar.id
foto: ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1448 Hijriah bertepatan dengan Senin, 8 Februari 2027.

Penetapan tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang di gunakan Muhammadiyah sebagai pedoman penanggalan Hijriah bagi warga persyarikatan.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto: Ada Pakar Pelontar Fitnah

Informasi mengenai jadwal tersebut kembali menjadi perhatian publik.

Berdasarkan kalender KHGT, Ramadan 1448 H akan berlangsung selama 29 hari.

Warga Muhammadiyah yang mengikuti kalender tersebut akan menjalankan ibadah puasa mulai Senin, 8 Februari 2027 hingga Senin, 8 Maret 2027.

Dengan demikian, malam pertama salat Tarawih di perkirakan berlangsung pada Minggu malam, 7 Februari 2027.

Selain menentukan awal Ramadan, kalender Muhammadiyah juga mencantumkan sejumlah tanggal penting selama bulan suci tersebut.

Hari ke-17 Ramadan 1448 H yang bertepatan dengan momentum Nuzulul Quran jatuh pada Rabu, 24 Februari 2027. Sementara itu, 1 Syawal 1448 H atau Hari Raya Idulfitri di tetapkan pada Selasa, 9 Maret 2027.

KHGT yang menjadi dasar penanggalan tersebut di susun menggunakan metode hisab hakiki kontemporer.

Sistem ini di kembangkan sebagai kalender Hijriah yang dapat di gunakan secara global dengan memanfaatkan perhitungan astronomis untuk menentukan awal bulan kamariah.

Kalender tersebut di hitung oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam kalender resmi KHGT tahun 1448 H, Ramadan tercatat di mulai pada 8 Februari 2027. Perhitungan yang sama menunjukkan 24 Februari 2027 sebagai 17 Ramadan atau momentum Nuzulul Quran.

Kemudian 8 Maret 2027 sebagai 29 Ramadan. Setelah itu, kalender memasuki bulan Syawal pada 9 Maret 2027.

Dengan susunan kalender tersebut, Ramadan 1448 H versi Muhammadiyah di mulai pada Senin, 8 Februari 2027 dan berakhir pada Senin, 8 Maret 2027.

Sehari berikutnya, Selasa, 9 Maret 2027, menjadi 1 Syawal 1448 H sekaligus Hari Raya Idulfitri. Artinya, Ramadan berlangsung selama 29 hari menurut perhitungan KHGT.

KHGT merupakan sistem kalender yang menggunakan hisab untuk menentukan awal bulan kamariah.

Muhammadiyah mengembangkan sistem tersebut dengan tujuan menghadirkan penanggalan Hijriah yang seragam secara global.

Perhitungan kalender juga mempertimbangkan aspek astronomis dalam menentukan masuknya bulan baru.

BACA JUGA:

KPK Geledah ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB Summarecon Bogor

Meski tanggal awal Ramadan telah tercantum dalam kalender Muhammadiyah, keputusan tersebut belum menjadi penetapan pemerintah yang berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Agama memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan awal Ramadan 1448 H. Yaitu melalui perhitungan hisab dan pengamatan hilal atau rukyatul hilal yang kemudian di bahas dalam Sidang Isbat.

Karena Ramadan 1448 H masih beberapa bulan lagi, pemerintah hingga Minggu, 20 September 2026 belum menetapkan tanggal resmi awal Ramadan maupun Idulfitri 2027.

Keputusan pemerintah nantinya akan di buat menjelang pelaksanaan Ramadan dengan mempertimbangkan hasil perhitungan astronomis serta pengamatan hilal sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, tanggal 8 Februari 2027 merupakan awal Ramadan berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal yang di gunakan Muhammadiyah.

Sementara masyarakat yang mengikuti keputusan pemerintah masih harus menunggu hasil Sidang Isbat Kementerian Agama untuk mengetahui tanggal resmi awal puasa secara nasional.

Perbedaan tanggal dapat terjadi karena adanya perbedaan mekanisme atau kriteria yang di gunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Informasi mengenai jadwal tersebut memberikan gambaran lebih awal mengenai waktu pelaksanaan Ramadan 1448 H bagi warga Muhammadiyah.

Penetapan melalui KHGT dapat menjadi acuan bagi warga persyarikatan untuk mempersiapkan ibadah Ramadan dan Idulfitri.

Sementara itu, masyarakat yang mengikuti penetapan pemerintah tetap perlu menunggu keputusan resmi Kementerian Agama melalui mekanisme yang berlaku.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik dari Peredaran

0
beras fortifikasi fokusjabar.id
foto: iustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Pemerintah mengambil tindakan terhadap 25 merek beras fortifikasi yang di temukan tidak memenuhi sejumlah ketentuan setelah menjalani pengawasan dan pengujian laboratorium.

Persoalan yang di temukan tidak hanya menyangkut kandungan vitamin dan mineral. Tetapi juga administrasi serta mutu produk yang tercantum dalam informasi kemasan.

BACA JUGA:

Anomali Beras Fortifikasi Diusut Pemerintah, 93 Persen Sampel Bermasalah

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman memastikan proses penarikan produk bermasalah tidak akan mengganggu ketersediaan beras premium di pasar.

Pemerintah bahkan meminta Perum Bulog memperkuat pasokan beras premium ke jaringan ritel modern.

Temuan terhadap 25 merek itu sebelumnya diperoleh melalui pengawasan yang di lakukan pemerintah bersama pihak terkait.

Dari pemeriksaan tersebut, seluruh produk yang di uji di ketahui memiliki ketidaksesuaian kandungan vitamin dan mineral dengan klaim yang tercantum pada label.

Selain itu, terdapat produk yang mengaku sebagai beras premium, tetapi hasil pemeriksaan mutunya menunjukkan kategori medium hingga submedium.

Pemerintah juga menemukan persoalan terkait administrasi produk. Sejumlah ketidaksesuaian yang di temukan antara lain izin edar yang sudah tidak berlaku, perbedaan informasi antara sertifikat izin edar dengan label produk serta klaim berlebihan atau overclaim pada kemasan.

Temuan tersebut kemudian di kelompokkan pemerintah menjadi tiga bentuk pelanggaran. Yakni administrasi, nilai gizi dan mutu beras.

“Berdasarkan hasil pengawasan dan uji laboratorium yang diampu Bapanas terdapat tiga jenis pelanggaran yang terjadi. Yakni, ketidaksesuaian administrasi, nilai gizi dan mutu beras,” kata Amran.

Pemeriksaan laboratorium di lakukan dengan melibatkan empat lembaga. Yaitu Saraswanti Indo Genetech, Eurofins Angler Biochemlab, Laboratorium IPB Terpadu Bogor serta Balai Riset dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.

Produk yang masuk dalam pemeriksaan tersebut terdiri atas 25 merek yang menggunakan kode WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR dan CMS.

Pemerintah menyatakan produk-produk tersebut tidak memenuhi ketentuan yang mengacu pada SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.

BACA JUGA:

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Dari sisi harga, produk-produk tersebut sebelumnya di pasarkan sekitar Rp19.270 hingga Rp57.600 per kilogram dengan klaim mengandung tambahan vitamin dan mineral.

Pemerintah memperkirakan terdapat potensi kerugian konsumen hingga Rp89 triliun.

Perhitungan tersebut di dasarkan pada selisih rata-rata harga jual sebesar Rp23.385 per kilogram dengan harga wajar Rp13.689 per kilogram. Dehingga terdapat selisih sekitar Rp9.695 per kilogram.

Perhitungan potensi kerugian itu kemudian di kaitkan dengan asumsi 30 persen dari kebutuhan konsumsi beras tahunan yang mencapai 9,2 juta ton.

Pemerintah menggunakan perhitungan tersebut untuk menggambarkan besarnya potensi kerugian ekonomi yang dapat di alami konsumen akibat ketidaksesuaian produk dengan informasi yang tercantum pada kemasan.

Langkah penindakan terhadap pelaku usaha juga telah di lakukan. Sebanyak 11 pelaku usaha yang memiliki 25 izin edar merek beras fortifikasi mendapatkan surat peringatan melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).

Pengawasan di lakukan di sejumlah wilayah. Yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan Sumatera Utara.

Dalam perkembangan proses penarikan, seluruh merek yang di nyatakan bermasalah telah menghentikan produksinya.

Sebanyak 12 merek juga telah melakukan penarikan stok dari peredaran. Sedangkan produk lainnya masih menjalani proses penarikan.

BACA JUGA:

Menteri Keuangan Suahasil Nazara Bicara Soal Efisiensi APBN

Pemerintah turut menyerahkan temuan tersebut kepada Satgas Pangan Polri untuk di tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada Minggu, 20 September 2026, Amran juga memastikan penarikan beras fortifikasi tidak membuat masyarakat kesulitan memperoleh beras premium.

Pemerintah meminta Bulog memperkuat distribusi ke jaringan ritel modern karena stok beras premium di sebut masih tersedia.

“Untuk beras premium kami minta Bulog optimalkan menyuplai, karena stoknya banyak. Itu bagaimana menyuplai toko-toko ritel modern, itu segera disuplai,” katanya.

Amran juga menegaskan, kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah.

Selain memastikan pasokan, pemerintah menyatakan akan melanjutkan tindakan terhadap produk beras fortifikasi yang di nilai bermasalah.

Amran menyebut, tindakan tegas akan di berikan kepada pihak yang terbukti melakukan manipulasi dalam produk yang di pasarkan kepada masyarakat.

Adapun dugaan pelanggaran dapat berlanjut ke ranah hukum apabila unsur pidana dalam perkara tersebut dapat di buktikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Dari sisi perlindungan konsumen, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) turut menyoroti ketidaksesuaian antara informasi pada label dengan kandungan produk.

“Bila merujuk pada prinsip perlindungan konsumen, ini tentu ada pelanggaran hak konsumen yang di langgar oleh pelaku usaha,” ungkap Ketua Pengurus Harian YLKI, Niti Emiliana.

YLKI juga menyebut persoalan tersebut berpotensi masuk ke ranah pidana apabila unsur pelanggaran dapat di buktikan.

BACA JUGA:

OTT HGB Bogor, 8 Tersangka Keluar KPK Pakai Rompi Tahanan

Respons lain datang dari Anggota Komisi IV DPR RI, Ajbar. Ia meminta pelaku usaha lebih memastikan kesesuaian antara proses produksi, kandungan gizi serta informasi yang di cantumkan sebelum produk di edarkan kepada masyarakat.

“Pelaku usaha harus memastikan proses produksi, kandungan gizi dan informasi produk memenuhi ketentuan sebelum beras di pasarkan,” latanya.

Ajbar juga mengingatkan produsen beras agar tidak mencantumkan informasi pada kemasan yang berbeda dari kandungan sebenarnya.

“Saya berharap kepada semua teman-teman, pengusaha penggilingan, pengusaha beras untuk menaati secara serius bahwa apa yang tertera di kemasan kita itu benar-benar sesuai dengan kandungan yang di miliki,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut di sampaikan sebagai respons terhadap temuan pemerintah mengenai 25 merek beras fortifikasi yang tidak memenuhi sejumlah ketentuan.

Kasus tersebut kini menjadi bagian dari pengawasan pemerintah terhadap mutu dan keamanan pangan sekaligus perlindungan konsumen.

Penarikan produk masih berjalan, sementara pemerintah memastikan pasokan beras premium tetap tersedia di pasar.

Dengan pemeriksaan yang mencakup administrasi, kandungan gizi, serta mutu beras, tindak lanjut terhadap 25 merek tersebut masih terus di lakukan sesuai proses yang berlaku

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Antara Doa Ibu dan Beban Bupati Pangandaran

0
Bupati Pangandaran fokusjabar.id
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Menjadi Bupati Pangandaran membuat Citra Pitriyami harus berhadapan dengan beragam persoalan yang harus Dia hadapi.

Namun tidak banyak yang tahu bagaimana perempuan yang kini memimpin Kabupaten Pangandaran itu menghadapi semua beban tersebut.

BACA JUGA:‎

Sebelum Jadi Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami Pernah Jual Keripik Sukun hingga Tidur di Masjid

Di mata sang ibu, Entih Trisuyahmi (Nenek Ail), Citra adalah sosok anak yang hampir tidak pernah mengeluh.‎

‎Sebagai seorang ibu, Dia bisa merasakan ketika putrinya sedang menghadapi persoalan.

Ia tahu Citra memiliki banyak beban. Namun tidak pernah memperlihatkan beban tersebut kepada keluarga maupun orang-orang yang di cintainya.

‎Justru sebaliknya, Citra selalu berusaha membuat sang ibu merasa tenang.

‎Setiap kali Nenek Ail melihat/membaca pemberitaan mengenai persoalan yang berkaitan dengan putrinya dan kemudian menanyakannya, Citra selalu memberikan jawaban yang menenangkan.

‎“Aman, Nek. Tenang saja, semua ada caranya.” kata Nek Ail menirukan ucapan Bupati Pangandaran.

Kalimat sederhana itu, menurut Nenek Ail hampir selalu menjadi jawaban Citra. Sebagai ibu, ia sebenarnya tahu bahwa tidak semua persoalan yang di hadapi putrinya benar-benar selesai.

‎Nenek Ail bahkan menyadari bahwa di balik jawaban tenang tersebut, ada banyak hal yang sedang di pikirkan Citra. Namun, putrinya memilih untuk tidak memperlihatkannya.

‎“Dia kayaknya tidak mau memperlihatkan beban kepada ibu atau kepada orang-orang yang di cintainya. Itu yang luar biasa. Saya salut dengannya,” tutur Nenek Ail kepada wartawan.‎

‎Bagi Nenek Ail, sikap tersebut menjadi salah satu karakter Citra yang paling ia kagumi.

‎Citra di sebut lebih memilih menanggung persoalannya sendiri daripada membuat ibunya ikut khawatir.

‎“Dia banyak masalahnya, banyak bebannya. Tapi jarang, hampir tidak pernah mengeluh,” katanya.

‎Karena itu, Citra bukan hanya seorang anak yang kini di percaya memimpin daerah. Ia tetap melihat sosok putrinya yang berusaha menjaga hati ibunya agar tidak ikut terbebani.

‎Tak Mengatur Jalan Politik Sang Anak

‎Sebagai ibu, Nenek Ail tentu memiliki harapan terhadap masa depan Citra.

Namun ketika di tanya mengenai kemungkinan Citra melanjutkan perjalanan politiknya lima tahun mendatang, ia memilih tidak menentukan jalan tersebut.

‎BACA JUGA:

Usai Pensiun Jadi Guru, Ibu Bupati Pangandaran dan Cakra Khan Pilih Beternak Maggot

‎Jika Citra memang menghendaki untuk kembali melanjutkan langkah di dunia politik, Nenek Ail mengatakan, dirinya akan memberikan doa dan dukungan.

‎Ada satu syarat yang selalu ia pegang sejak Citra masih kecil. Yakni, harus bertanggung jawab atas pilihan yang di ambil.

‎“Kalau Citra memang menghendaki ke sana, seorang ibu hanya akan berdoa dan mendukung. Syaratnya, dia harus siap bertanggung jawab,” ujarnya.

‎Bagi Nenek Ail, seorang ibu tidak seharusnya memaksakan keinginan kepada anaknya.

‎Ia memilih memberikan ruang bagi Citra untuk menentukan sendiri jalan hidupnya. Sementara dirinya berada di belakang, memberikan doa dan dukungan.

‎Menariknya, Nenek Ail mengaku tidak memiliki doa khusus yang secara spesifik meminta sesuatu untuk Citra.

‎Doanya justru sederhana, menggunakan bahasa sehari-hari dan di panjatkan kepada Tuhan dengan penuh rasa syukur.

‎Ia tidak ingin mengatur Tuhan tentang apa yang harus di berikan kepada anak-anaknya.

‎“Saya serahkan kepada Yang Maha Segalanya, yang tahu skenario yang terbaik untuk anak-anak saya,” ucapnya.

‎Bagi Nenek Ail, tugasnya sebagai seorang ibu adalah terus mendoakan, bersyukur dan memberikan energi positif kepada anak-anaknya.

‎Ia percaya, ketika seseorang terus memancarkan energi positif, maka hal-hal positif pula yang akan datang.

‎Karena itu, ia memilih menyerahkan seluruh perjalanan hidup Citra kepada Tuhan. Termasuk ketika putrinya harus menghadapi berbagai persoalan sebagai seorang kepala daerah.

‎Di mata publik, Citra adalah Bupati Pangandaran dengan segala tanggung jawab dan persoalan yang melekat pada jabatannya.

‎Namun bagi Nenek Ail, Citra tetaplah putrinya. Anak yang mungkin sedang menghadapi banyak beban, tetapi memilih tetap tersenyum dan berkata kepada ibunya, “Tenang Nek, semua ada caranya.”

‎Dan bagi seorang ibu, mungkin kalimat sederhana itulah yang membuatnya tetap tenang untuk terus mendoakan anaknya.

(Sajidin)

‎

Persib vs Persijap, Marc Klok: Lelah tapi Bangga

0
Marc Klok Persib fokusjabar.id
Marc Klok (foto: ilustrasi)

JEPARA, FOKUSJabar.id: Kapten tim Persib Bandung, Marc Klok mengakui kemenangan atas Persijap Jepara pada laga tandang di raih tidak dengan mudah.

Skuad Maung Bandung berhasil membawa pulang tiga poin usai menaklukkan Persijap dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026) malam.

BACA JUGA:

Remontada Persib di Kandang Persijap, Thom Haye dan Uilliam Barros Antar Maung Bandung Menang 2-1

Skuad Maung Bandung tertinggal lebih dulu melalui tendangan penalti Jose Antonio Ruis Lopez atau Pirulo menit 12. Persib berhasil bangkit dan mencetak dua gol lewat Thom Haye menit 21 dan Uilliam Barros menit 55.

Marc Klok mengatakan, kemenangan tersebut terasa semakin berarti karena Persib baru saja menjalani perjalanan panjang dari Korea Selatan setelah menghadapi FC Seoul pada ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Muang Bandung sebelum menghadapi Persijap. Namun, Persib mampu melewati situasi tersebut dan membawa pulang tiga poin dari Jepara.

“Berapa jam perjalanan kita? 13 jam, perjalanan cukup jauh dan suasana di sana, kita tahu persiapan tim seperti sulit. Tapi akhirnya kita tiba di sana dan menang,” katanya.

Pemilik nomor punggung 23 ini mengatakan, kemenangan ini menjadi bukti kerja keras seluruh pemain dalam menghadapi kondisi yang tidak ideal.

BACA JUGA:

Adam Alis Incar 3 Poin dari Kandang Persijap Jepara

Marc Klok mengaku bangga dengan perjuangan rekan-rekannya yang tetap mampu tampil maksimal setelah menjalani perjalanan panjang dan melakoni pertandingan dengan intensitas tinggi.

“Saya bangga dengan performa tim walau capek dan (perjalanan) jauh tapi kita datang ke sini dengan attitude sangat baik, kerja keras dan permainan hebat. Pada akhirnya, kita menang dan saya sangat senang,” pungkasnya.

(Arif)

Persib Tekuk Persijap, Igor Tolic: 3 Poin Layak Kami Dapatkan

0
Igor Tolic Persib fokusjabar.id
Igor Tolic (foto: ilustrasi)

JEPARA, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic senang dengan hasil yang di raih pasukannya pada pertandingan tandang Super League 2026/2027 menghadapi Persijap Jepara.

Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026) malam, skuad Maung Bandung berhasil membawa pulang tiga poin usai menaklukkan tuan rumah dengan skor 2-1.

BACA JUGA:

Adam Alis Incar 3 Poin dari Kandang Persijap Jepara

Menurut Igor Tolic, kemenangan tersebut patut di syukuri lantaran skuad Maung Bandung sebelumnya memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat.

Seperti di ketahui Persib dalam 17 hari terakhir melakoni tiga pertandingan tandang. Pertama ke markas Persija Jakarta, kemudian ke Korea Selatan di jamu FC Seoul dan menghadapi Persijap.

Rentang perjalanan panjang tersebut turut menjadi tantangan tersendiri bagi Persib.

Igor Tolic menyebut, timnya telah menempuh perjalanan sekitar 13-14.000 kilometer dalam 17 hari terakhir.

“Akhirnya saya merasa senang. Saya rasa menempuh perjalanan sekitar 13-14.000 kilometer dalam 17 hari terakhir dan melakoni tiga pertandingan dengan tiga poin. Saya pikir ini sangat layak kita dapatkan,” ucapnya.

Pada pertandingan menghadapi Persijap, Persib sempat tertinggal lebih dulu melalui Jose Antonio Ruiz Lopez dari titik penalti pada menit ke-12.

Namun, skuad Maung Bandung mampu memberikan respons cepat. Thom Haye menyamakan kedudukan pada menit ke-21 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Ikwan Tanamal.

Kemudian, memasuki babak kedua, Uilliam Barros membawa Persib berbalik unggul melalui sontekannya pada menit ke-55.

BACA JUGA:

2 Misi jadi Target Persib Bandung versus Persijap Jepara

Menurut Igor Tolic, kemenangan tersebut tidak di raih dengan mudah, lantaran Persijap mampu memberikan tekanan dan beberapa kali mengancam gawang Persib.

“Tidak mudah datang ke sini. Kami tentu saja sudah menduga bahwa tim lawan akan memberikan tekanan, tetapi inilah karakter kami, berjuang sampai akhir,” tegasnya.

(Arif)