spot_imgspot_img
Selasa 24 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 50

Cuaca Ekstrem Hantam Ciamis, BPBD Data Kerusakan di Empat Kecamatan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Pohon yang tumbang akibat cuaca ektrim terjang Kabupaten Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis, Rabu (4/3/2026). Cuaca ekstrem yang berlangsung cukup lama itu memicu bencana pohon tumbang serta memicu kerusakan puluhan bangunan rumah dan fasilitas umum di beberapa kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat kerusakan tersebar di beberapa titik. Di Kecamatan Lakbok, angin kencang merusak atap satu rumah dan dua kios milik warga di Desa Puloerang setelah genting tersapu angin.

Baca Juga: Baznas Ciamis Konsisten Jaga Integritas Laporan Keuangan

Di Kecamatan Pamarican, dua rumah warga di Desa Kertahayu ikut terdampak terjangan cuaca ekstrem. Sementara itu, kerusakan cukup banyak terjadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari. Angin kencang merusak bangunan SDN 2 Sindangsari serta 15 rumah warga di wilayah tersebut.

BPBD juga menerima laporan awal dari Desa Sindanghayu, Kecamatan Pamarican. Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah bangunan dan fasilitas yang terdampak di lokasi itu.

Kepala pelaksana BPBD Ciamis, Ani, menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima laporan beberapa waktu lalu dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Selain itu, laporan tambahan datang dari Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari. Di desa tersebut, empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Ani menjelaskan, tim masih mengumpulkan data rinci terkait jumlah kepala keluarga terdampak, tingkat kerusakan bangunan, serta kebutuhan mendesak warga. Pemerintah desa sejauh ini baru melaporkan lokasi dan jumlah rumah yang terdampak.

BPBD Ciamis terus menunggu laporan dari kecamatan lain untuk memastikan total dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

(Husen Maharaja)

Pemkot Tasikmalaya Matangkan Strategi Hidupkan Bandara Wiriadinata

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Bandara Wiriadinata Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Harapan masyarakat Priangan Timur untuk kembali menikmati layanan penerbangan dari Bandara Wiriadinata semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Kota Tasikmalaya kini bergerak cepat menyiapkan langkah konkret agar aktivitas penerbangan kembali hidup.

Keseriusan itu terlihat dari kunjungan langsung jajaran Pemkot ke manajemen Citilink. Selain menjajaki peluang kerja sama dengan maskapai, Pemkot juga melakukan konsultasi intensif dengan Direktorat Jenderal Keuangan Kementerian Dalam Negeri guna memastikan skema pembiayaan berjalan realistis dan berkelanjutan.

Baca Juga: Menu MBG Berkutu di Rajapolah, Begini Kata Satgas MBG Tasikmalaya

Kepala Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya, Sofian Mutaqien, menjelaskan bahwa Citilink merespons positif rencana pembukaan kembali rute penerbangan Tasikmalaya. Namun, maskapai tersebut menawarkan dua opsi pola kerja sama.

Pertama, pola carter seperti yang pernah diterapkan pada masa Penjabat Wali Kota Cheka Virgowansyah. Dalam skema ini, pemerintah daerah menyewa penerbangan secara langsung sesuai kebutuhan.

Kedua, pola subsidi. Melalui mekanisme ini, Pemkot menyediakan dana deposit operasional untuk menutup selisih harga tiket agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Sofian menyebut, untuk dua kali penerbangan dalam sepekan, kebutuhan anggaran subsidi diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta.

“Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Musrenbang di PPIK,” katanya, Rabu (4/3/2026).

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Lebih jauh, upaya mengaktifkan kembali bandara tidak sekadar menyasar aspek transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. Direktorat Jenderal Keuangan Kemendagri mendorong penyusunan kajian komprehensif terkait dampak ekonomi dan sektor pariwisata oleh Bapelitbangda.

Pemkot juga membuka peluang kolaborasi lintas daerah. Mengingat fungsi Bandara Wiriadinata sebagai pintu gerbang Priangan Timur, Sofian menilai pembiayaan subsidi idealnya dilakukan secara gotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, dan Kota Banjar agar beban anggaran lebih ringan.

Reaktivasi bandara berpotensi menghadirkan efek berganda bagi wilayah ini. Akses wisatawan menuju destinasi unggulan Priangan Timur akan semakin mudah. Pelaku usaha dapat memangkas waktu perjalanan menuju ibu kota. Selain itu, kemudahan akses udara berpeluang meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya.

Saat ini, Pemkot menunggu hasil kajian detail serta kepastian alokasi anggaran dalam perubahan APBD. Jika sinergi antar kepala daerah terwujud, langit Tasikmalaya berpeluang kembali ramai dengan suara mesin pesawat dalam waktu dekat.

(Abdul)

Baznas Salurkan Insentif untuk Ratusan Imam Masjid di Banjar

0
Banjar@fokusjabar.id
Baznas Banjar salurkan insentif ke imam masjid dan muadzin. (Foto: Istimewa)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar, Jawa Barat salurkan insentif kepada 686 imam masjid dan muadzin di Banjar.

Insentif tersebut di salurkan di Gedung Dakwah Islam, Masjid Agung Kota Banjar, bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Banjar.  Rabu (4/3/2026).

Insentif tersebut di berikan kepada 343 imam dan 343 muadzin yang berasal dari 343 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se Kota Banjar.

Baca Juga: Cegah Kecurangan Saat Mudik, Pemkot Banjar Awasi SPBU

Program ini di sebut sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelayan umat yang selama ini aktif menjaga kegiatan keagamaan di masyarakat.  

Wakil Wali Kota Banjar, Supriana menyampaikan apresiasi atas dedikasi para imam dan muadzin, sekaligus berterima kasih kepada Baznas yang konsisten mengelola zakat, infak, dan sedekah.  

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para muadzin dan imam yang telah mengabdikan diri untuk umat. Terima kasih juga kepada Baznas yang terus berkomitmen membantu dan memperhatikan kesejahteraan para pelayan masjid,” ujar Supriana.  

Supriana menekankan pentingnya peran imam dan muadzin dalam menjaga syiar Islam serta membina kehidupan keagamaan masyarakat.

Ia berharap insentif ini menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi mereka dalam meningkatkan pelayanan dan pengabdian,”katanya.

Proses Berjalan Transparan

Ketua Baznas Kota Banjar, Undang Munawar, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pendistribusian zakat yang di himpun dari masyarakat.

Ia memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai ketentuan.  

Baca Juga: Dorong Stabilitas Harga, Pemkot Banjar Gelar Pasar Murah Ramadan

“Apa yang di lakukan Baznas, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian, Alhamdulillah terlaksana dengan baik dan secara terbuka. Kami ingin memastikan bahwa para imam dan muadzin yang berhak benar-benar menerima manfaatnya,” katanya.  

Baznas bersama DMI Kota Banjar berharap program insentif ini dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.

Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat di harapkan semakin memperkuat peran Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Banjar.  

(Budiana Martin)

Mulai Besok, Proyek Galian IPT di Kota Bandung Dihentikan Sementara

0
Bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah kota (Pemkot) Bandung membatasi sementara aktivitas proyek galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) hingga 5 Maret 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kebijakan ini di ambil menyusul keluhan warga serta untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Farhan menegaskan, bahwa pembatasan di lakukan dengan syarat seluruh titik galian yang sudah di kerjakan wajib di rapikan terlebih dahulu. Tidak boleh ada lubang terbuka atau bekas galian yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga: Kunjungi SMP Santo Yusup Bandung, Wapres Dorong Penguatan Teknologi Sejak Dini

“Kita batasi sementara sampai 5 Maret. Tapi dengan catatan, semua titik yang sudah di gali harus di rapikan. Tidak boleh ada yang di biarkan terbuka dan membahayakan warga,”kata Farhan Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kondisi jalan tetap aman di tengah meningkatnya mobilitas warga menjelang Lebaran.

“Kenyamanan dan keamanan warga itu prioritas. Menjelang Idul fitri mobilitas meningkat, jadi jalan harus dalam kondisi baik,” ujarnya.

Baca Juga: 13 Ruas Jalan Kota Bandung Bakal Mulus Sebelum 5 Maret

Karena itu, percepatan penyelesaian menjadi fokus utama dalam beberapa hari ke depan. Pihak pelaksana proyek, PT Bandung Infra Investastama (BII), juga tengah melakukan percepatan pekerjaan di sejumlah ruas jalan.

Percepatan di lakukan agar seluruh pekerjaan dapat segera tuntas dan tidak mengganggu arus kendaraan saat momentum mudik dan silaturahmi Idulfitri.

“Saat ini kita percepat di ruas-ruas jalan yang tengah ada pekerjaan galian. Targetnya sebelum Lebaran sudah rapi, sudah aman di lalui,” katanya.

(Yusuf Mugni)

Cegah Kecurangan Saat Mudik, Pemkot Banjar Awasi SPBU

0
Banjar@fokusjabar.id
Petugas dari Pemkot Banjar lakukan uji tera di SPBU. (fokusjabar.id/Budiana Martin)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Menjelang arus mudik Lebaran, Pemerintah Kota Banjar melalui UPTD Metrologi Legal melakukan pengawasan ketat terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur mudik wilayah Banjar.  

Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banjar, Eka Komara, menegaskan bahwa pemeriksaan di lakukan untuk memastikan takaran BBM dan kualitas pelayanan sesuai aturan. 

“Hari ini kami melaksanakan pengawasan di SPBU wilayah Kota Banjar, khususnya di jalur mudik. Tujuannya agar masyarakat merasa aman saat mengisi BBM,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).  

Baca Juga: Dorong Stabilitas Harga, Pemkot Banjar Gelar Pasar Murah Ramadan

Pada tahap awal, pengawasan di lakukan di dua SPBU. Hasilnya, tidak di temukan pelanggaran maupun indikasi kecurangan.

“Semua masih sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jadi aman,” tegas Eka.  

Adapun dua tahap pemeriksaan yaiti segel dispenser BBM di mana petugas memastikan tidak ada kerusakan atau manipulasi. Kemudian uji takaran dengan bejana ukur 20 liter dengan menguji seluruh nozzle, hasilnya sesuai ketentuan.  

Eka menambahkan, seluruh enam SPBU di Kota Banjar sudah melaksanakan tera ulang sesuai kewajiban. Dengan begitu, masyarakat yang melintas di jalur mudik tidak perlu khawatir.

Baca Juga: Pemkot Banjar Ajukan Pinjaman Rp21 Miliar untuk Bayar THR Pegawai

“Insya Allah jalur mudik aman, karena kami sudah melaksanakan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,” katanya.  

UPTD Metrologi Legal juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Di setiap dispenser SPBU tersedia stiker barcode yang bisa di pindai untuk melaporkan dugaan ketidaksesuaian takaran BBM.

“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dan datanya terjamin,” pungkas Eka.  

(Budiana Martin)

Korban TPPO Kamboja asal Leuwigoong Garut Bisa Pulang Berkat Partai Demokrat

0
TPPO Kamboja Garut fokusjabar.id
Septi Surya Rukmana (foto: Ist)

GARUT, FOKUSJabar.id: Warga Indonesia banyak yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Salah satunya, Septi Surya Rukmana warga Kampung Cibingbin RT002/002 Desa/Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar).

Para korban di janjikan pekerjaan dengan gaji tinggi namun malah di paksa bekerja sebagai buruh dengan kondisi yang buruk.

BACA JUGA:

Lima Warga Kota Bandung Jadi Korban TPPO NTT

Berdasarkan video visual yang di terima FOKUSJabar, mereka terjebak dan tak bisa pulang.

Septi Surya Rukmana berhasil pulang ke tanah air berkat bantuan Kementerian Luar Negeri dan Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Anton Sukartono Suratto yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jabar.

“Alhamdulillah Saya sudah bisa pulang ke Indonesia (Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut) berkat Pak Anton Sukartono Suratto, Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang telah membantu sekaligus memfasilitasi akomodasi kepulangan saya setelah terlantar sekitar dua bulan di Kamboja,” kata Septi.

“Terima kasih juga kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta KBRI di Phnom Penh yang telah membantu proses administrasi dan memberikan pendampingan. Sehingga saya dapat kembali ke Indonesia dengan selamat,” Dia menambahkan.

Septi mendoakan semua orang yang telah membantu proses pemulangannya ke tanah air. Termasuk Kepala BPOKK Partai Demokrat, Ahmad Bajuri yang turut serta membantunya.

“Mudah-mudahan segala kebaikan Pak Anton dan Pak Bajuri mendapat balasan Allah SWT.  Semoga selalu sehat dan lancar segala aktivitasnya,” ungkap Septi.

TPPO Kamboja Garut fokusjabar.id
Ahmad Bajuri (foto: Bambang)

Kepala BPOKK Partai Demokrat Jawa Barat, Ahmad Bajuri berpesan kepada masyarakat. Khususnya para pencari kerja agar jangan tergiur iming-iming gaji besar dan lain-lain.

Selain itu, verifikasi informasi tentang perusahaan dan pekerjaan sebelum menerima tawaran, jangan memberikan dokumen penting kepada orang lain, beritahu keluarga atau teman serta pastikan memiliki informasi kontak kedutaan Indonesia di negara tujuan.

BACA JUGA:

Korban TPPO Kamboja, Oki Warga Kota Tasikmalaya Akhirnya Bisa Pulang 

Bajuri juga meminta Pemerintah Daerah melaui dinas terkait mendata perusahan yang resmi dan bisa di publis ke masyarakat melalui pemerintah kecamatan/desa.

“Semua itu untuk mengantisipasi terjadinya TPPO,” singkat mantan Sekjen Asosisasi DPRD Kabuapten Seluruh Indonesia (Adkasi).

(Bambang Fouristian)

Menu MBG Berkutu di Rajapolah, Begini Kata Satgas MBG Tasikmalaya

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Kurma menu MBG yang diberikan ke pelajar di pesangrahan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya berkutu.(Dokumen Pribadi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya. Ruby Azhara mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menunggu laporan petugas di wilayah terkait menu MBG berkutu di Kecamatan Rajapolah.

“Teman-teman di wilayah kecamatan yang di sinyalir ada kejadian tersebut sedang mengecek. Kita menunggu hasilnya seperti apa,” ungkap Ruby Azhara, Rabu (4/3/2026).

Dan upaya preventif berupa himbauan melalui surat dan zoom meeting. Terhadap seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kata Ruby, langsung di lakukan Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Menu MBG Berkutu di Rajapolah Tasikmalaya, Ketua DPRD: Tutup Saja Dapurnya

“Zoom meet dengan seluruh Kepala SPPG yaitu tentang ajakan pemenuhan izin dan sosialisasi teknis. Tata cara perizinan dari Dinas terkait,” ucapnya.

Dan langkah-langkah yang sudah di lakukan Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya antara lain. Ruby melanjutkan, pertama yaitu koordinasi dengan perwakilan SPPG yang berada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Diantaranya adalah perihal terkait perizinan, keamanan makanan dan lingkungan. Kedua yaitu surat himbauan kepada seluruh SPPG agar memperhatikan perizinan. Keamanan makanan dan sebagainya,” jelas Ruby Azhara yang juga menjabat Asda II Kabupaten Tasikmalaya ini.

Selanjutnya, Ruby menegasakan, bahwa zoom meeting dengan SPPG. Tujuannya untuk penguatan informasi dan himbauan serta sosialisasi teknis. Tata cara perizinan dari Dinas terkait antara lain DPMTSP, Dinas Kesehatan dan DPUPRLH Kabupaten Tasikmalaya.

“Jadi terkait menu MBG yang berkutu di Rajapolah, kami sedang menunggu hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, menyikapi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) jenis kurma berkutu di Pesangrahan. Yang di sajikan dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggungjaya di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.

Dapur SPPG di Tutup Saja

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat menegaskan bahwa. Jika benar menu MBG jenis kurma berkutu maka lebih baik dapur SPPG tersebut di tutup saja.

“Cukup dapur itu saja, kalau memang begitu tutup saja. Jangan merusak dapur yang bagus dan masalah ini menjadi isu nasional,” ungkap Budi Ahdiat, Rabu (4/3/2026).

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepuloh mengaku kecewa dengan dapur SPPG di Rajapolah. Yang menyajikan menu MBG dengan kurma yang berkutu.

Baca Juga: Waduh! Menu MBG Berkutu di Rajapolah Tasikmalaya

“Jelas kecewa, dan harus di evaluasi secara menyeluruh.
Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan semestinya harus bergerak untuk kroscek ke SPPG tersebut,” tegasnya.

Dengan Satgas MBG yang turun langsung ke SPPG yang bersangkutan di Rajapolah. Yaitu untuk memastikan benar atau tidaknya kejadian menu MBG yang menyajikan kurma berkutu.

“Kalau memang benar terjadi menu MBG kurma berkutu. Maka jelas harus ada sanksi yang di berikan sesuai aturan yang ada,” tuturnya.

(Nanang Yudi)