spot_imgspot_img
Selasa 11 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 49

Unjuk Potensi Budaya dan Kuliner, Gebyar PERSIKINDO Ke-4 Perkuat Sinergi UMKM Bekasi

0
Bekasi, FOKUSJabar.id
Unjuk Potensi Budaya dan Kuliner, Gebyar PERSIKINDO Ke-4 Perkuat Sinergi UMKM Bekasi

BEKASI,FOKUSJabar.id: Pameran Nusantara Gebyar HUT PERSIKINDO ke-4 resmi bergulir di Gedung Juang 45, Jumat (31/7/2026). Ajang pameran ini hadir memperkuat pemberdayaan perempuan kemudian mempromosikan produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Plt. Kepala DP3A Kabupaten Bekasi Akam Muharam menilai kegiatan pameran membuka akses pasar strategis bagi pelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga: Lepas Sekat Jabatan, ASN Pemkab Bekasi Gelar Senam dan Botram Bersama di Lapangan Pemkab

“Pameran Nusantara Gebyar PERSIKINDO merupakan wadah yang sangat strategis untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan mengembangkan berbagai produk unggulan,” kata Akam.

Ia menegaskan kaum perempuan kini memegang peran penting sebagai inovator dan penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemkab Bekasi berkomitmen memfasilitasi program pelatihan, pendampingan usaha, hingga perluasan jaringan pemasaran bagi para pelaku usaha.

Akam turut memberikan apresiasi tinggi kepada keterlibatan GOW, PERSIKINDO, serta komunitas Bank Sampah dalam gelaran pameran ini.

Sementara itu, Ketua PERSIKINDO DPC Kabupaten Bekasi Frida Tarek menyoroti keberagaman suku serta budaya yang hidup harmonis di Bekasi.

“Semua memiliki potensi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi melalui ekonomi kreatif, kuliner, seni, dan budaya,” ujar Frida.

Frida berharap pemerintah daerah bersedia memfasilitasi tempat atau stan gratis bagi para pelaku UMKM pemula ke depannya.

“Harapan kami ke depan, UMKM pemula bisa mendapatkan pendampingan dan kesempatan mengikuti pameran tanpa harus terbebani biaya stan,” katanya.

Panitia berhasil menyelenggarakan Pameran Nusantara tahun ini secara mandiri berkat kontribusi swadaya dari seluruh peserta pameran.

Gelaran HUT ke-4 ini diharapkan mampu mempererat sinergi lintas sektor menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

(BekasiKab/Irfansyariza)

Lepas Sekat Jabatan, ASN Pemkab Bekasi Gelar Senam dan Botram Bersama di Lapangan Pemkab

0
BEKASI, FOKUSjabar.id
Lepas Sekat Jabatan, ASN Pemkab Bekasi Gelar Senam dan Botram Bersama di Lapangan Pemkab

BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemkab Bekasi menggelar acara Senam dan Botram Bersama seluruh aparatur sipil negara (ASN) pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan di Lapangan Pemkab Bekasi ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat.

Para peserta mengawali agenda dengan senam kebugaran, lalu melanjutkan tradisi botram atau makan bersama di lokasi acara.

Baca Juga: DKUM Depok Imbau UMKM Segera Urus Sertifikat Halal, Produk Tanpa Label Tak Boleh Beredar

Setiap perangkat daerah membawa hidangan khas masing-masing untuk dinikmati secara bersama-sama di atas lapangan.

Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menilai kegiatan sederhana ini menyimpan makna mendalam bagi soliditas jajaran pemerintah.

“Kegiatan pagi ini sederhana, tetapi memiliki makna yang penting. Kita memulai dengan senam bersama untuk menjaga kesehatan dan kebugaran,” ujar Asep.

Asep mengapresiasi tradisi botram karena mampu melebur sekat tingkatan jabatan maupun batasan antar instansi dinas.

“Di sinilah letak nilai kebersamaannya. Kita duduk bersama, berbagi makanan dan cerita tanpa sekat jabatan,” tegasnya.

Ia mendorong seluruh pegawai terus memelihara budaya kebersamaan guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Asep menginstruksikan para ASN memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mengawal agenda pelayanan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Selain kebersamaan, Asep menekankan pentingnya menjaga stamina serta kebugaran fisik dalam menjalankan tugas-tugas birokrasi harian.

“Jangan menunggu sakit untuk mulai menjaga kesehatan. Mari kita biasakan hidup sehat agar kita dapat bekerja secara optimal,” pesannya.

Ia berharap kekompakan ASN ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat luas.

(BekasiKab/Irfansyahriza)

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT Ke-2, Hotel Syariah Bintang Empat Pertama di Pangandaran

0
Pangandran, FOKUSjabar.id
General Manager Grand Palma Pangandaran Raden Angga Mudzakir

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang kedua. Hotel bintang empat berkonsep syariah pertama di Pangandaran ini mengusung tema “Celebration of Growth” dalam perayaan tahun ini.

General Manager Grand Palma Pangandaran Raden Angga Mudzakir mengungkapkan harapan agar bisnis perusahaan terus bertumbuh secara berkelanjutan.

Baca Juga: Disdikpora Pangandaran Arahkan Anak Korban Kekerasan Seksual Masuk PKBM

“Kenapa kami pakai tema itu? Harapan kami Grand Palma selalu bertumbuh, memberikan contoh, menjadi pionir, dan berkembang hingga ada Grand Palma di kota-kota lain,” ujar Angga, Jumat (31/7/2026).

Manajemen hotel menempatkan program pembinaan keagamaan para karyawan sebagai prioritas utama di samping pelayanan publik.

Pihaknya menggelar pengajian mingguan serta sholat tahajud bersama untuk mengevaluasi diri serta meningkatkan spiritualitas staf.

“Artinya kami selalu melakukan evaluasi diri, baik terhadap operasional maupun keagamaan muslimnya,” jelasnya.

Grand Palma Pangandaran berambisi menjadi pionir serta percontohan nasional dalam pengelolaan hotel berbasis syariah yang profesional.

Manajemen berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama para pemangku kepentingan demi memberikan manfaat nyata bagi warga lokal.

Selama dua tahun beroperasi, Grand Palma mencatatkan tren pertumbuhan positif dari segi tingkat hunian maupun penguatan merek.

“Saat ini kami masih satu-satunya hotel di Pangandaran yang menyandang bintang empat dengan sertifikasi syariah,” katanya.

Penerapan prinsip syariah serta budaya ramah dilandasi oleh semangat ukhuwah untuk menghadirkan pengalaman berkesan bagi konsumen.

“Kami ingin seluruh tamu bisa menikmati fasilitas dan pulang membawa cerita yang mengesankan dari Grand Palma,” pungkasnya.

(Sajidin)

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2027–2032

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Pemred Inilah Koran Tantan Sulthon Bukhawan resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Jawa Barat 2027–2032. Tantan nyerahkan berkas pendaftaran di Kantor PWI Jawa Barat, Bandung, Jumat (31/7/2026).

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemred Inilah Koran Tantan Sulthon Bukhawan resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Jawa Barat 2027–2032. Sekretaris Umum PWI Jabar ini menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor PWI Jawa Barat, Bandung, Jumat (31/7/2026).

Tantan mengapresiasi kerja panitia serta berharap seluruh tahapan Konferensi Provinsi (Konferprov) dapat berjalan transparan dan demokratis.

Baca Juga: Bulan Kemerdekaan 2026 Dimulai, Ini Jadwal Lengkap Agenda HUT ke-81 Republik Indonesia

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan nilai kekeluargaan antaranggota sepanjang proses pemilihan berlangsung.

“Yang paling penting, saya ingin mengingatkan teman-teman semua, baik panitia maupun siapa pun, bahwa kebersamaan dan kekeluargaan kita harus tetap dijaga,” ujarnya.

Tantan mengaku sudah menyepakati komitmen bersama kandidat lain, Andi, untuk saling mendukung siapa pun yang kelak terpilih.

Konferprov PWI Jawa Barat bakal memilih Ketua PWI dan Ketua Dewan Kehormatan pada 12–13 Agustus 2026 mendatang.

Tantan mengusung visi “PWI Jabar Istimewa” dengan jargon “Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya Maju dan Sejahtera.”

Ia menawarkan lima program prioritas, termasuk mencetak jurnalis multimedia yang mampu menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI).

Program kedua menjanjikan 1.000 kuota Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara gratis bagi para anggota di Jawa Barat.

Ia juga berkomitmen memperkuat jaminan keselamatan profesi melalui optimalisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi insan pers.

Program berikutnya berfokus membangun kemitraan strategis dengan instansi pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, serta berbagai komunitas.

Tantan merencanakan pendirian PWI Creative Hub sebagai ruang kolaborasi dan tempat mengasah kreativitas wartawan daerah.

Alumnus Magister UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini mengawali karier jurnalistik sejak 2003 dan berlatar belakang aktivis HMI.

(Anthika Asmara)

Diduga Gas Motor Tersangkut, Siswi SMA di Ciamis Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ilustrasi AI

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Nur Azizah (16), pelajar SMAN 1 Pamarican, meninggal dunia usai sepeda motornya menabrak tembok di pinggir jalan. Warga Dusun Karangcengek, Desa Pamarican, Ciamis ini menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian, Jumat (31/7/2026).

Saksi mata bernama Amin menyebutkan insiden maut tersebut terjadi saat korban berkendara pulang menuju rumahnya usai sekolah.

Baca Juga: Hutan Bambu di Ciamis Terbakar, BPBD Ungkap Diduga Dipicu Gesekan Bambu Kering

Saat melintas di Jalan Neglasari Pamarican, tuas gas sepeda motor milik korban mendadak tersangkut hingga tidak berfungsi normal.

“Saat di lokasi kejadian di Jalan Neglasari Pamarican sepeda motor yang dikendarai korban tiba tiba gas nya nyangkol,” kata Amin.

Kondisi gas yang tersangkut membuat laju sepeda motor melesat kencang tanpa sempat terkendali oleh korban.

Kendaraan korban langsung oleng ke sebelah kiri jalan lalu menghantam tembok pembatas dengan benturan yang sangat keras.

“Dengan kecepatan cukup tinggi motor itu oleng ke kiri jalan dan langsung menabrak tembok,” ucap Amin.

Laju motor yang kencang menyebabkan korban terpental ke udara sebelum akhirnya mendarat keras di atas permukaan jalan.

Sabetan benturan keras pada bagian kepala mengakibatkan korban menderita luka sangat parah dan meninggal seketika.

Warga sekitar yang mendengar dentuman keras langsung berlarian mendekati lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Namun, parahnya cedera kepala membuat nyawa siswi SMA tersebut sudah tidak dapat warga selamatkan.

“Karena luka nya di kepala terlihat cukup parah nyawa korban tidak bisa terselamatkan,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Bulan Kemerdekaan 2026 Dimulai, Ini Jadwal Lengkap Agenda HUT ke-81 Republik Indonesia

0
Nasional, FOKUSjabar.id
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro dalam Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan Tahun 2026 di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Pemerintah mulai menyiapkan berbagai agenda nasional dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh rangkaian acara mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sepanjang Bulan Kemerdekaan.

Peringatan tahun ini dirancang lebih inklusif dengan melibatkan partisipasi masyarakat luas serta kolaborasi antar kementerian.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Kurs Dolar AS Masih Tembus Rp18 Ribu

Wamensesneg Juri Ardiantoro menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan perayaan kemerdekaan yang menyatukan seluruh elemen bangsa.

“Perayaan bulan kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaboratif melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga, serta juga melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya,” ujar Juri, Jumat (31/7/2026).

Mengawali rangkaian acara dengan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dalam penjadwalan memimpin Selawat Kebangsaan bersama para tokoh agama dan pejabat.

“Zikir dan Doa Kebangsaan ini adalah momentum bersyukur sekaligus simbol persatuan serta kerukunan antarumat beragama,” tutur Juri.

Pemerintah juga bakal menyerahkan penganugerahan tanda jasa kepada individu serta lembaga berprestasi setelah melalui seleksi ketat.

Selanjutnya, Presiden RI terjadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan serta Nota Keuangan RUU APBN 2027 pada Kamis (14/8/2026).

Malam Renungan Suci di TMPN Kalibata bakal berlangsung Jumat (15/8/2026) sebagai bentuk penghormatan jasa pahlawan.

Pelaksanaan puncak Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka Jakarta Senin (17/8/2026).

Presiden Prabowo Subianto bakal bertindak langsung sebagai inspektur upacara peringatan kemerdekaan tersebut.

Pemerintah menyediakan kuota sebanyak 8.100 undangan bagi masyarakat umum melalui sistem perebutan tiket daring (war ticket).

“Bapak Presiden memberi arahan bahwa pada peringatan atau Upacara Detik-Detik Proklamasi juga kita mengundang seluruh tokoh bangsa, termasuk para presiden, wakil presiden terdahulu,” pungkas Juri.

(SetKabRI/Jingga Sonjaya)

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Kurs Dolar AS Masih Tembus Rp18 Ribu

0
Nasional, FOKUSJabar.id
Ilustrasi rupiah melemah.

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menunjukkan tekanan hingga penutupan perdagangan Jumat (31/7/2026). Mata uang Garuda belum berhasil kembali menembus ke bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Pelemahan mata uang ini memicu kekhawatiran pelaku pasar karena berdampak langsung pada biaya impor dan harga barang.

Baca Juga: Enam Dokter Internship Meninggal, Kemenkes Lakukan Evaluasi Nasional dan Skrining Mental

Meski begitu, penguatan dolar AS memberikan angin segar serta keuntungan berlipat bagi para pelaku usaha ekspor.

Data resmi Bank Indonesia mencatat kurs tengah dolar AS bertahan pada posisi Rp18.078 per dolar AS.

Bank Indonesia menetapkan kurs jual sebesar Rp18.168,39 serta kurs beli berada pada level Rp17.987,61.

Pergerakan rupiah sepanjang pekan terakhir Juli 2026 cenderung stagnan dalam rentang Rp18.021 hingga Rp18.111.

Pasar domestik saat ini sedang mencermati dan menunggu arah kebijakan moneter pasca pergantian kepemimpinan Bank Indonesia.

Sementara itu, faktor eksternal dipicu oleh tingginya minat investor global terhadap kepemilikan aset berbasis dolar AS.

Ekspektasi suku bunga acuan AS yang bertahan tinggi turut memperkokoh dominasi mata uang Paman Sam tersebut.

Dampak tekanan kurs ini berpotensi meningkatkan beban utang luar negeri serta biaya operasional industri manufaktur.

Namun, eksportir nasional menikmati konversi pendapatan dolar AS yang jauh lebih tinggi ke dalam mata uang rupiah.

Pelaku pasar bakal terus memantau dinamika suku bunga global serta langkah strategis Bank Indonesia dalam mengawal stabilitas rupiah.

(Berbagai Sumber/Jingga Sonjaya)