spot_imgspot_img
Minggu 22 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 47

Bupati Garut Tinjau Infrastruktur Daerah Selatan

0
Bupati garut infrastruktur fokusjabar,id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai monitoring kondisi infrastruktur jalan di wilayah Selatan, Selasa (3/3/2026) kemarin.

Manurut Syakur, peninjauan di lakukan untuk memetakan prioritas pembangunan serta memastikan konektivitas antara jalur desa, provinsi dan nasional berjalan optimal.

BACA JUGA:

Cap Go Meh 2026, Bupati Garut: Keberagaman adalah Kekuatan Bangsa

Bupati Garut melewati jalur Cimahi, Cikarang hingga Pamalayan untuk melakukan survei kondisi terkini.

Pemerintah Kabupaten Garut saat ini tengah mempertimbangkan dua alternatif jalur penghubung dari Pamalayan (Cisewu) yang merupakan jalur provinsi menuju jalur nasional.

Bupati Garut mengungkapkan, terdapat dua opsi pengembangan jalur yang sedang di kaji. Yakni, jalur melalui Panggalih, Karangsewu dan Singajaya serta jalur melalui Cikarang dan Cimahi.

“Kemarin saya sudah melihat kondisinya. Karena kita lagi mengajukan ke pemerintah pusat melalui program Infrastruktur Jalan Desa. Semoga ini bisa terealisasi,” kata Syakur, Rabu (4/3/2026).

Mengenai spesifikasi jalan, Bupati Garut menjelaskan bahwa perkiraan estimasi anggaran untuk standar jalan nasional sekitar Rp4 milyar per kilometer. Dengan asumsi lebar 4 meter dan ketebalan beton 40 cm.

Namun, pengerjaan di lapangan akan menyesuaikan kondisi, baik menggunakan rabat beton maupun hotmik.

“Seingat saya, kalau jalan nasional itu Rp4 milyar per km,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pola pembangunan jalan di Garut yang selama ini terkesan terputus-putus karena keterbatasan anggaran.

Untuk jalur Singajaya – Banjarwangi, Syakur memastikan bahwa penanganan darurat berupa lapis penetrasi (lapen) akan dilakukan agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat.

BACA JUGA:

Warga Garut Kini Bisa Cetak e-KTP di Kantor Kecamatan

“Ini kita berharap bahwa dengan ada bantuan dari pemerintah pusat bisa lebih sistematis,” ujar Syakur.

Bupati Garut berkomitmen untuk terus mengawal usulan ini demi kelancaran ekonomi dan mobilitas warga.

Cap Go Meh 2026, Bupati Garut: Keberagaman adalah Kekuatan Bangsa

0
Bupati Garut Cap Go Meh fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin hadir dalam perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Dharma Loka, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota.

Kehadiran tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam menjaga toleransi dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

BACA JUGA:

Warga Garut Kini Bisa Cetak e-KTP di Kantor Kecamatan

Bupati Garut mengatakan, perayaan Cap Go Meh merupakan bentuk syukur atas segala nikmat dan anugerah yang di berikan Tuhan Yang Maha Esa kepada seluruh elemen masyarakat.

Syakur juga menyampaikan rasa prihatinnya terhadap konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Termasuk Timur Tengah.

Kondisi itu harus menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia untuk terus menjaga persatuan.

“Kita di ciptakan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman. Baik dalam agama, fisik, suku maupun ras,” kata Bupati Garut.

Syakur mengomentari tema “Harmoni dalam Keberagaman, Harmoni Nusantara.” Menurut Dia, tema tersebut bukan sekadar formalitas. Namun cerminan keselarasan yang harus di wujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tema ini bukan sekedar basa-basi. Melainkan satu keselarasan dalam perbedaan. Kita harus saling menghormati, menyayangi dan mencintai. Sehingga terbina suatu konektivitas yang menyatu dalam diri kita. Menjadikan negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara yang kuat, maju dan bermatabat,” ungkap Syakur.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ajak Masyarakat Mekarmukti Syukuri Nikmat Ibadah

Wakil Ketua Vihara Dharma Loka Garut, Erwindi Ramali menjelaskan, perayaan Cap Go Meh tahun ini menandai puncak sekaligus penutupan rangkaian Tahun Baru Imlek 2577.

Dia menekankan bahwa esensi dari Cap Go Meh melampaui tradisi lampion dan hidangan lezat.

“Cap Go Meh adalah soal persatuan untuk merayakan bersama tanpa memandang perbedaan. Kami berharap semoga hidup kita ditahun ini selalu diberi terang, kemudahan dan bahagia yang tak terhingga,” tutur Erwindi.

Dia mengajak seluruh jemaat dan tamu undangan untuk menutup perayaan Imlek dengan semangat baru dan optimisme tinggi.

Warga Garut Kini Bisa Cetak e-KTP di Kantor Kecamatan

0
garut fokusjabar.id
Pelayanan Adminduk di Kecamatan Wanaraja

GARUT, FOKUSJabar.id: Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar). Pasalnya, kini mereka tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mengurus dokumen kependudukan.

Sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di setiap kantor kecamatan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Tekankan Respons Cepat Pelayanan Publik

Sebut saja salah satunya Kecamatan Wanaraja. Wilayah itu hadir sebagai salah satu titik layanan Adminduk yang cepat, dekat dan gratis.

Camat Wanaraja, Fahmi Fauzi menyebut, antusiasme masyarakat dalam mengakses layanan di kecamatan terus meningkat. Berdasarkan data pelayanan, terdapat kenaikan jumlah pencetakan e-KTP yang cukup tajam pada awal tahun 2026.

“Nah khusus untuk KTP memang ada lonjakan yang signifikan. Bulan Januari ada 115 dan Februari sekitar 425 pencetakan KTP dengan berbagai alasan,” kata Fahmi.

Menurut Camat, selain e-KTP, pembuatan Kartu Keluarga (KK) juga menunjukkan tren stabil dengan 213 dokumen di bulan Januari dan 246 dokumen pada Februari.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Pemuda dan Olahraga Akselerator Pembangunan

Secara total, terdapat sekitar 11 jenis layanan yang dapat di akses masyarakat di tingkat kecamatan.

Fahmi menjelaskan, prosedur pengurusan sangat sederhana. Masyarakat cukup membawa surat pengantar dari desa sesuai dengan keperluan operasionalnya.

Baik itu untuk perekaman baru (bagi warga yang memasuki usia 17 tahun), penggantian e-KTP rusak (wajib membawa fisik KTP yang rusak), Ubah Status (alamat, pekerjaan dsb) dan e-KTP hilang (wajib menyertakan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian).

Dia menyebut, untuk perubahan foto pada e-KTP hanya bisa di lakukan di Kantor Disdukcapil Garut.

Terkait durasi pelayanan, pihak kecamatan berkomitmen memberikan layanan prima dengan durasi yang sangat singkat.

BACA JUGA:

Putri Karlina Targetkan Relokasi PKL dan Aktivasi Ekonomi

Fahmi memastikan, distribusi blangko dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut berjalan lancar. Jika pada Januari pasokan di batasi 50 blangko per minggu. Kini kuota meningkat menjadi hampir 100 blangko per minggu.

“Alhamdulillah sekarang stoknya sudah banyak dari Disdukcapil mendistribusikan blangko KTP per minggu hampir 100. Jadi pada intinya adalah tidak ada kendala terkait dengan blangko,” katanya.

Fahmi menegaskan, seluruh pelayanan Adminduk yang berada di setiap kecamatan tidak di pungut biaya sepeserpun alias gratis.

Kemudahan ini di rasakan langsung oleh Deni Hardani, salah seorang warga yang datang untuk mencetak ulang e-KTP. Dia mengaku terkesan dengan kecepatan petugas.

Baznas Ciamis Konsisten Jaga Integritas Laporan Keuangan

0
baznas ciamis fokusjabar.id
Pengurus Baznas Ciamis (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Komitmen terhadap transparansi kembali ditegaskan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Baznas Ciamis sembilan kali (berturut-turut) meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.

BACA JUGA:

Cap Go Meh 2577 di Hok Tek Bio Ciamis, Harmoni Imlek dan Ramadan Berpadu Hangat

Capaian tersebut bukan sekadar angka. Melainkan cerminan konsistensi tata kelola yang terjaga dari tahun ke tahun.

Predikat WTP ke-9 di raih berdasarkan Laporan Auditor Independen Nomor: 00005/2.1219/A.U8/11/1471-2/1/III/2026 yang di terbitkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Suryadi & Rizal pada Maret 2026.

WTP merupakan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan. Artinya, laporan keuangan di nilai telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia.

Raihan sembilan kali WTP menempatkan Baznas Ciamis sebagai salah satu lembaga pengelola dana umat yang konsisten menjaga akuntabilitas.

Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi lembaga, capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan para muzakki.

Dengan tata kelola yang teruji, Baznas Ciamis di harapkan terus meningkatkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah secara tepat sasaran

Sehingga manfaatnya semakin di rasakan oleh mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

Ketua Baznas Ciamis, Lili Miftah menyampaikan, keberhasilan mempertahankan prestasi ini menjadi penegas konsistensi lembaganya dalam membangun tata kelola zakat yang terpercaya dan modern.

BACA JUGA:

Warga Serbu GPM Polres Ciamis, Bahan Pokok Dijual di Bawah Harga Pasar

“WTP ini adalah amanah besar. Kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang di titipkan masyarakat tidak hanya tercatat dengan baik. Namun juga tersalurkan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi mustahik,” tegasnya.

Dia menjelaskan, Baznas Ciamis berpegang pada prinsip 3A. Yakn, Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.

“Prinsip inilah yang menjadikan fondasi kami agar pengelolaan zakat tetap sesuai tuntunan agama, patuh terhadap hukum serta mendukung program pengentasan kemiskinan yang selaras dengan kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas bukan pilihan, melainkan keharusan,” tambah Lili.

Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang mengelola zakat di tingkat kabupaten, pihaknya berkomitmen terus memperkuat sistem tata kelola serta memperluas program pemberdayaan demi mewujudkan kesejahteraan umat.

(Mia)

Rumah di Kawali Ciamis Terancam Terseret Longsor

0
Kawali Ciamis fokusjabar.id
Rumah warga terancam terseret longsor (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Rumah milik Eming di Dusun Lintungpaku Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) terancam terseret longsor.

Menurut Camat Kawali, Syaeful Slamet, Tembok Penahan Tanah (TPT) 4 x 7 meter ambruk. Sehingga mengancam menyeret bangunan rumah.

BACA JUGA:

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah di Sukajadi Ciamis

“TPT tersebut ambruk saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kawali,” kata Camat, Rabu (4/3/2026).

Syaeful menuturkan, pihaknya menerima laporan dari Pemdes Karangpawitan pascakejadian.

“Kami telah menerima laporan resmi terkait peristiwa itu dan selanjutnya berkordinasi dengan pimpinan,” ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani mengaku telah menerima laporan dari Pemerintah Kecamatan Kawali.

“Personel BPBD sudah bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan,” ungkap Ani.

BACA JUGA:

Penghuni Perum Garden Permatasari Kawalimukti Mengungsi Diteror Longsor

Menurut Ani, selain di Kawali telah terjadi juga bencana alam di Kecamatan Cikoneng dan Cisaga.

” Laporan dari wilayah Kecamatan Cikoneng dan Cisaga ada rumah terdampak cuaca ekstrem,” pungkas Ani.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, TPT sepanjang 30 meter dengan ketinggian 10 meter di lingkungan Perum Garden Permatasari Dusun Singandaru Desa Kawalimukti Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) longsor, Minggu (1/3/2026) malam.

Longsor tersebut mengakibakan tiga rumah yang di huni 18 jiwa mengalami kerusakan dan terancam terseret longsor susulan.

Dalam peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa maupun luka. Pemilik rumah di kabarkan rugi jutaan rupiah dan terpaksa mengungsi lantaran rawan terbawa longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani menduga penyebab TPT longsor akibat tanahnya labil yang secara terus menerus di guyur hujan.

Menurut Ani, pihaknya menerima laporan kejadian TPT Perum Garden Permatasari longsor Minggu (1/3/2026) malam.

(Husen Maharaja)

Wasit Persebaya vs Persib Bandung Disoal Umuh Muchtar

0
persib bandung Umuh Muchtar fokusjabar.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung bermain imbang 2-2 kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (2/3/2026).

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengapresiasi kerja keras pemain yang bermain penuh motivasi sepanjang laga.

BACA JUGA:

Persib Siap Hadapi Persebaya, Federico Barba Targetkan 3 Poin

Meski begitu, Umuh Muchtar menyoroti kepemimpinan wasit yang di nilai banyak mengeluarkan keputusan kontroversial.

Seperti di ketahui, pada pertandingan pekan ke-24 kompetisi Super League 2025/2026 wasit beberapa kali melakukan pengecekan VAR.

Selain itu, salah satu hasil dari pengecekan VAR memberikan penalti bagi Persebaya. Padahal Federico Barba hanya benturan biasa.

“Tapi saya sudah tekankan, ‘kalian main bagus, kalian main luar biasa, saya tahu kalian sudah berusaha keras dan tidak mau kalah,” kata Umuh Muchtar.

“Apa permintaan pelatih kalian terapkan, dan permainan Persib di atas rata rata, lihat saja Persebaya ada di bawah Persib,” ujarnya.

BACA JUGA:

Persebaya vs Persib, Bojan Hodak Ogah Komentari Kinerja Wasit

Pria yang akrab disapa Pak Haji ini menuturkan, jika wasit memimpin pertandingan dengan baik, maka skuad Maung Bandung bisa meraih kemenangan.

“Kalau wasit netral, kemungkinan kita menang di laga ini. Paling tidak 2-1 kalau wasitnya netral,” tegas pria yang juga Manajer Persib ini.

Sementara Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak mengulas detail teknis laga.

persib bandung fokusjabar.id
Bojan Hodak (foto: web)

Pelatih asal Kroasia ini lebih memilih menyampaikan rasa hormatnya kepada kerja jurnalis.

“Saya katakan begini, saya selalu menghormati media dan menghargai pekerjaan kalian,” kata Hodak.

Pertandingan pekan ke-24 kompetisi Super League 2025/2026 ini berlangsung ketat dan menyisakan cerita terutama kepemimpinan wasit dan VAR.

Bojan Hodak memilih untuk tidak berkomentar banyak, karena ia menyadari setiap pernyataan yang keluar dari mulutnya akan memiliki konsekuensi.

(Arif)

13 Ruas Jalan Kota Bandung Bakal Mulus Sebelum 5 Maret

0
Bandung@fokusjabar.id
PT Bandung Infra Investama (BII) memastikan seluruh pekerjaan proyek galian kabel bawah tanah di 13 ruas jalan Kota Bandung akan rampung dan rapi paling lambat 5 Maret 2026.(fokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PT Bandung Infra Investama (BII) memastikan seluruh pekerjaan proyek galian kabel bawah tanah di 13 ruas jalan Kota Bandung akan rampung dan rapi paling lambat 5 Maret 2026.

Ketua Tim Proyek Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) Kota Bandung dari PT BII, Boby Suryo Alam menyampaikan, bahwa
pekerjaan konstruksi utama sebenarnya telah rampung.

Tim kini fokus pada finishing dan pembersihan akhir sesuai arahan wali kota, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.

Baca Juga: Gaslah Jadi Andalan Pemkot Bandung, Ini Targetnya

“Pekerjaan utama sebenarnya sudah selesai. Sekarang kami fokus beres-beres dan perapian supaya tanggal 5 semuanya clear, rapi, dan tidak mengganggu masyarakat yang akan mudik, sesuai arahan Pak Wali Kota,”kata Boby Rabu (4/3/2026).

Boby menjelaskan, bahwa 13 ruas jalan yang saat ini di tangani di antaranya Jalan Wastukencana, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Jenderal Sudirman. Seluruh ruas tersebut telah selesai di kerjakan dan kini tinggal tahap penyempurnaan.

Untuk mengejar target, tim di lapangan bahkan bekerja hingga malam dan dini hari guna memastikan tidak ada bagian yang terlewat sebelum batas waktu yang di tentukan.

Lebih lanjut Boby mengatakan, bahwa secara keseluruhan, proyek ducting berdasarkan Keputusan Wali Kota mencakup 148 ruas jalan. Pada periode 2024–2025, PT BII telah membangun jaringan di 36 ruas jalan.

Tahun ini, perusahaan menambah 13 ruas lagi yang kini dalam tahap penyelesaian akhir.

Surat Keputusan Wali Kota

Adapun target 2026 di tetapkan sebanyak 85 ruas jalan. Timeline pelaksanaan telah di atur dalam surat keputusan wali kota, sementara kelanjutan teknis pekerjaan akan menunggu arahan direktur operasional perusahaan.

“Untuk kelanjutannya kemungkinan besar habis Lebaran kami mulai lagi,” katanya.

Dari total pekerjaan di 13 ruas jalan tersebut, terdapat sekitar 80 titik galian yang di buka. Saat ini, sekitar 70 titik sudah di nyatakan aman dan tertutup rapi.

Sementara 10 titik lainnya masih dalam proses perapian. Beberapa titik manhole juga masih di lakukan penyempurnaan.

“Alhamdulillah sekitar 70 lubang sudah clear dan aman. Tinggal kurang lebih 10 titik yang masih dalam proses perapian. Termasuk beberapa manhole juga sedang kami perbaiki,” jelasnya.

Tanggapi Keluhan Warga

Menanggapi keluhan warga terkait bekas galian yang di nilai merusak jalan dan membahayakan, Boby menegaskan pihaknya terus melakukan pemulihan dan pemeliharaan secara berkala.

“Kami mohon maaf kepada warga. Proses recovery atau perapihan memang tidak bisa instan karena harus menunggu kondisi tanah stabil. Tapi kami tetap maintenance supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemprov Jabar Pangkas Pajak Kendaraan Angkutan Umum

Terkait insiden kecelakaan akibat lubang galian, Boby menegaskan perusahaan tidak lepas tangan. Setiap laporan korban selalu di tindaklanjuti dengan mendatangi yang bersangkutan dan di selesaikan secara musyawarah.

Boby mengaku bahwa sejumlah kasus kecelakaan tidak sepenuhnya di sebabkan faktor pekerjaan proyek. Namun demikian, PT BII tetap bertanggung jawab apabila terbukti ada dampak langsung dari pekerjaan mereka.

“Sejauh ini kami selalu tanggung jawab apabila ada korban yang terdampak pekerjaan kami,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)