spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 46

Indeks Literasi Ciamis Tempati Posisi Kedua di Jawa Barat

0
Ciamis@fokusjabar.id
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha.(fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kabupaten Ciamis menempati posisi kedua terbaik se-Jawa Barat dalam capaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Berdasarkan rilis Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada Februari 2026, IPLM Kabupaten Ciamis mencapai angka 18,92.

Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk terus memperkuat budaya membaca dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai program literasi.

Upaya itu salah satunya dilakukan melalui Festival Literasi Kabupaten Ciamis 2026 yang digelar di Halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: Festival Literasi Ciamis 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pegiat dan Masyarakat

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, mengatakan festival tersebut digelar untuk meningkatkan budaya literasi sekaligus kompetensi masyarakat.

“Festival ini memang kita arahkan untuk meningkatkan budaya literasi dan kompetensi sumber daya manusia di Ciamis,” kata Okta.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kolaborasi itu diharapkan membuat gerakan literasi tidak hanya berlangsung di lingkungan perpustakaan, tetapi berkembang di berbagai sektor.

“Pesertanya kita libatkan dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, akademisi, pengelola perpustakaan, penggiat literasi, pelaku UMKM, seniman sampai budayawan. Semuanya kita kolaborasikan di sini,” ujarnya.

Semakin Gemar Membaca

Menurut Okta, keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin gemar membaca dan memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan.

“Kita berharap minat baca dan budaya literasi masyarakat Ciamis semakin meningkat. Kalau budaya literasinya meningkat, tentu capaian indeks pembangunan literasi masyarakat juga bisa terus kita dorong,” katanya.

Okta menyebut capaian IPLM Ciamis saat ini menempatkan daerah tersebut di posisi kedua di Jawa Barat.

“Alhamdulillah, untuk tingkat Jawa Barat, Ciamis sekarang berada di peringkat kedua,” ujarnya.

Namun, Okta menilai capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti. Sebaliknya, posisi tersebut harus menjadi motivasi untuk memperluas akses literasi dan meningkatkan keterlibatan masyarakat.

“Ini tentu menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan budaya literasi. Jangan sampai berhenti di angka indeks, tetapi harus terlihat dari semakin banyak masyarakat yang membaca, belajar dan memanfaatkan perpustakaan,” katanya.

Karya dan Kreativitas Masyarakat

Festival Literasi Ciamis 2026 berlangsung selama tiga hari, 22-24 September 2026. Kegiatan diisi pameran, talkshow, edukasi, diskusi, pentas seni serta berbagai aktivitas yang melibatkan komunitas dan penggiat literasi.

Okta mengatakan festival tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai fungsi perpustakaan.

“Kita ingin mengubah pandangan bahwa perpustakaan itu bukan hanya tempat menyimpan atau membaca buku. Perpustakaan juga menjadi ruang informasi, ruang pengetahuan, ruang belajar dan ruang untuk berdiskusi dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Wamenkes Cek Langsung RSUD Ciamis, Soroti Pentingnya Cegah Penyakit Sebelum Terlambat

Ia berharap ruang tersebut dapat mendorong lahirnya berbagai karya dan kreativitas masyarakat Ciamis.

“Dari ruang-ruang seperti ini kita ingin muncul karya, kreativitas dan talenta-talenta baru. Jadi perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga tempat masyarakat belajar dan menghasilkan sesuatu,” ujarnya.

Festival Literasi Ciamis 2026 menargetkan sekitar 1.000 pengunjung dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antarkomunitas sekaligus membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.

(Mia)

Waduh! Mantan Pegawai Bank Ditangkap Satreskrim Polres Majalengka

0
Majalengka@fokusjabar.id
Mantan Pegawai Bank Gelapkan Rp400 Juta dengan Modus Catut Program Bank.(Istimewa)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Seorang mantan pegawai bank berinisial RAP (38), warga Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, ditangkap Satreskrim Polres Majalengka. Ia diduga menggelapkan uang nasabah sebesar Rp400 juta dengan menawarkan program perbankan yang ternyata tidak resmi.

RAP diketahui pernah bekerja sebagai Funding Officer (FO) di Bank BRI Cabang Majalengka. Dalam aksinya, tersangka diduga menawarkan program bernama Britama Get Reward kepada Encu, warga Desa Nanggewer, Kecamatan Sukahaji.

Kasus ini bermula pada 24 Desember 2024. Saat itu, RAP mendatangi korban di sebuah gudang di Desa Nanggewer dan menawarkan penyimpanan dana dengan iming-iming keuntungan atau reward hingga Rp16 juta per bulan.

Baca Juga: Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus dan Amankan 40 Tersangka

Korban juga diyakinkan bahwa uang pokok sebesar Rp400 juta bisa ditarik kembali secara utuh pada Maret 2025.

Tertarik dengan tawaran tersebut, korban kemudian menyerahkan uang tunai Rp400 juta kepada tersangka. Namun, selama periode yang dijanjikan, korban disebut hanya menerima Rp16 juta dari RAP.

Masalah mulai terungkap setelah batas waktu pengembalian dana pada Maret 2025 terlewati. Uang pokok korban tidak kunjung dikembalikan dan tersangka tidak mampu memenuhi janjinya.

Dugaan Gelapkan Uang Rp400 Juta

Dalam mediasi pada 10 Juli 2025, tersangka akhirnya mengakui bahwa uang Rp400 juta tersebut tidak pernah dimasukkan ke program resmi perbankan, tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi. Satreskrim Polres Majalengka melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah alat bukti.

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto mengatakan, penyidik telah menetapkan RAP sebagai tersangka dan menangkapnya.

Baca Juga: 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Sebut Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

“Aksi tersangka RAP ini murni perbuatan perorangan yang memanfaatkan profesinya saat itu untuk mengelabui korban. Uang sebesar Rp400 juta milik korban digunakan untuk keperluan pribadi,” ujar AKP Udiyanto, Senin (21/9/2026).

Udiyanto mengatakan, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk surat pernyataan antara korban dan tersangka. Polisi turut memeriksa tiga orang saksi, termasuk saksi ahli dan pihak manajemen perbankan.

Atas kasus tersebut, RAP dijerat Pasal 492 KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara.

(Jior)

Pemkot Bandung Siapkan Teknologi SRF di Gedebage, Ini Tujuannya

0
Bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota Bandung menyiapkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di Gedebage. Fasilitas Solid Recovered Fuel (SRF) tersebut dirancang mampu mengolah hingga 300 ton sampah per hari.(Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di Gedebage.

Fasilitas Solid Recovered Fuel (SRF) tersebut dirancang mampu mengolah hingga 300 ton sampah per hari. Hasil pengolahannya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan industri maupun PLN.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pengembangan fasilitas SRF tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, mulai dari pemerintah pusat, Danantara, PLN hingga Pertamina.

Baca Juga: HJKB ke-216 Pemkot Bandung Siapkan Pawai Jampana

Menurutnya, teknologi SRF memungkinkan sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan diolah menjadi bahan bakar alternatif berbentuk arang.

“Pada prinsipnya SRF adalah pengolahan sampah yang menghasilkan arang sebagai sumber energi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh industri maupun PLN,” kata Farhan, Selasa (22/9/2026).

Farhan mengatakan, fasilitas SRF di Gedebage diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang harus diangkut ke tempat pemrosesan akhir. Pengolahan tersebut sekaligus dapat meningkatkan nilai guna sampah sebagai sumber energi.

Baca Juga: Jelang HJKB ke-216, DPRD Bandung Dorong Evaluasi Arah Pembangunan

Ia menilai pengembangan teknologi tersebut penting dilakukan mengingat persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama Kota Bandung.

Karena itu, Farhan meminta para camat dan lurah ikut memantau perkembangan pembangunan fasilitas SRF. Dukungan dari kewilayahan dinilai penting untuk memastikan program berjalan lancar dan dapat diterima masyarakat.

“Kalau ini berhasil, akan kita kembangkan di seluruh enam satuan wilayah kerja Kota Bandung. Karena itu para camat dan lurah harus ikut memperhatikan proses perkembangannya,” katanya.

(Yusuf Mugni)

Festival Literasi Ciamis 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pegiat dan Masyarakat

0
Ciamis@fokusjabar.id
Festival Literasi Ciamis 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pegiat Literasi dan Masyarakat.(fokusjabar.id/Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Festival Literasi Kabupaten Ciamis 2026 resmi di gelar sebagai ruang kolaborasi bagi pegiat literasi, dunia pendidikan, komunitas, pelaku UMKM dan masyarakat untuk memperkuat budaya literasi di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026) tersebut akan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (24/9/2026).

Festival mengusung tema “Bersinergi dalam Literasi Memajukan Ciamis Maju dan Berkelanjutan”. Beragam kegiatan di siapkan, mulai dari pameran koleksi dan layanan perpustakaan, talkshow, diskusi literasi, gelar karya, pertunjukan seni dan budaya hingga pemberian penghargaan bagi peserta kegiatan literasi.

Baca Juga: Wamenkes Cek Langsung RSUD Ciamis, Soroti Pentingnya Cegah Penyakit Sebelum Terlambat

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengapresiasi penyelenggaraan Festival Literasi 2026. Ia menilai kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan minat baca masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan beserta jajaran atas di selenggarakannya Festival Literasi di Ciamis,” ungkapnya.

“Ini satu terobosan yang dampaknya mudah-mudahan kita semua beserta masyarakat Ciamis dapat meningkatkan minat baca,” tambah Herdiat.

Masyarakat Terus Belajar

Herdiat mengatakan, perkembangan zaman menuntut masyarakat untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan.

“Kita tidak boleh berhenti belajar. Dari anak-anak, orang dewasa sampai orangtua dan kakek nenek juga harus belajar membaca,” ujarnya.

Menurut Herdiat, masyarakat yang terus belajar dan mengikuti perkembangan zaman menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Ciamis maju dan berkelanjutan.

“Literasi harus kita kembangkan, kita budayakan membaca. Tidak mungkin daerah maju kalau orangnya pemalas dan tidak mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Festival Literasi Ciamis 2026 menargetkan sekitar 1.000 pengunjung.

Melalui kegiatan tersebut pemerintah daerah berharap partisipasi masyarakat dalam gerakan literasi meningkat, pemanfaatan perpustakaan semakin luas serta jejaring antarkomunitas dan pegiat literasi semakin kuat.

Festival ini sekaligus di arahkan untuk membangun ekosistem literasi Ciamis yang inklusif dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia pendidikan dan dunia usaha.

Memperluas Ruang Kolaborasi

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis sekaligus Ketua Penyelenggara, Okta Jabal Nugraha. Mengatakan festival tersebut menjadi salah satu upaya memperluas ruang kolaborasi sekaligus meningkatkan kecakapan literasi masyarakat.

“Literasi pada saat ini tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis. Tetapi merupakan kemampuan untuk memperoleh, memahami, mengevaluasi dan mengolah informasi sehingga dapat digunakan secara bijak,” kata Okta.

Menurutnya, penguatan budaya literasi menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berpengetahuan, adaptif, kreatif dan produktif.

Baca Juga: Ditemukan 21 Kasus TB dari Penelusuran Kontak di Ciamis

“Festival Literasi Kabupaten Ciamis menjadi salah satu upaya untuk memperkuat budaya membaca. Meningkatkan kecakapan literasi masyarakat sekaligus memperluas ruang apresiasi dan kreativitas masyarakat Ciamis,” ujarnya.

Okta menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelajar, mahasiswa, akademisi, komunitas dan penggiat literasi. Pengelola perpustakaan, PKK, Dharma Wanita, pelaku UMKM hingga masyarakat umum.

“Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan terus ditingkatkan sehingga gerakan literasi di Kabupaten Ciamis semakin kuat. Dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Mia)

Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus dan Amankan 40 Tersangka

0
Majalengka@fokusjabar.id
Polres Majalengka Ungkap 20 Kasus dalam Sebulan, 40 Tersangka Diamankan (fokusjabar.id / Jior)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Sebanyak 40 tersangka diamankan Polres Majalengka setelah polisi mengungkap 20 kasus kriminal dalam satu bulan terakhir.

Kasus yang diungkap cukup beragam, mulai dari pencurian dengan kekerasan atau begal, pembobolan rumah, toko dan pabrik, pencurian kendaraan bermotor hingga tindak pidana lainnya.

Pengungkapan tersebut disampaikan Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dalam konferensi pers di halaman Mapolres Majalengka, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik, Dedi Mulyadi Sebut Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

“Dapat kami sampaikan ke-20 ungkapan ini terkait dengan kasus pencurian dengan kekerasan, atau saat ini yang biasa dikenal begal. Kemudian ada juga pencurian dengan pemberatan yang biasa dikenal juga bobol rumah, bobol kantor, bobol pabrik, dan bobol toko,” kata Aldy.

Dari pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan berbagai barang bukti. Di antaranya delapan sepeda motor, 10 handphone, satu kunci letter T, CCTV, surat berharga, pakaian, serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan kejahatan.

Peralatan tersebut antara lain gunting, linggis, pahat, obeng dan senjata tajam jenis sangkur.

Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan mengapresiasi langkah Polres Majalengka dalam mengungkap kasus kriminal di wilayah Kabupaten Majalengka.

“Tentu sekarang mobilitas masyarakat Majalengka sangat tinggi, apalagi ada yang masuk kerja di malam hari. Nah, ini ketakutan-ketakutan masyarakat sekarang sudah terempaskan karena banyak sekali orang-orang kriminal yang ditangkap oleh Polres Majalengka,” ujar Dena.

Baca Juga: Tak Ada Ampun Bagi Pengedar Miras, Kapolres Majalengka Tegaskan Hal Ini!

Menurut Dena, upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pemkab Majalengka juga akan berkoordinasi dengan Polres Majalengka untuk mengaktifkan kembali siskamling di desa-desa.

Siskamling tersebut nantinya melibatkan masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Langkah itu diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Majalengka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

(Jior)

15 Gereja Ramaikan LIBAJA 2026 di Tasikmalaya, Basket Jadi Jembatan Kerukunan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Para tim Basket dari sejumlah Gereja di Kota Tasikmalaya, terlihat antusias mengikuti prosesi pembukaan LIBAJA 2026 di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana meriah mewarnai GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai penonton mengiringi pembukaan Liga Basket Antar Gereja (LIBAJA) yang resmi memulai kompetisinya, Senin (21/9/2026) malam.

Ajang olahraga yang mempertemukan jemaat dari berbagai gereja se-Kota Tasikmalaya ini membuktikan bahwasanya olahraga mampu menjadi jembatan pemersatu di tengah perbedaan.

Baca Juga: 220 Becak Listrik Tiba di Kota Tasikmalaya, Viman Minta ASN Kawal Agar Tepat Sasaran

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Momon Suryaman, menyambut hangat gelaran LIBAJA saat membuka acara. Ia mengapresiasi inisiatif komunitas gereja yang menggelar kegiatan positif tersebut.

Momon menilai LIBAJA menyimpan nilai besar yang melampaui persaingan memperebutkan piala, yakni mempererat kerukunan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama di Kota Tasikmalaya.

“Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan kerukunan antar jemaat gereja. Olahraga basket menjadi ajang silaturahmi yang sehat dan menyenangkan. Kami dari Disporabudpar tentu sangat mendukung gelaran kejuaraan Basket ini,” ungkap Momon Suryaman, Senin (21/9/2026) malam.

Dorong Pembinaan Atlet dan Perputaran Ekonomi Warga

Momon menjelaskan bahwa kompetisi ini memberi ruang luas bagi pembinaan atlet. Pihaknya membuka pintu lebar bagi komunitas maupun organisasi keagamaan yang ingin menggelar kejuaraan olahraga di Kota Tasikmalaya.

“Pemerintah daerah tentu akan terus mendukung event-event kejuaraan selama penyelenggara bisa berkoordinasi dengan cabang olahraga (cabor) terkait, seperti KONI, Perbasi dan Disporabudpar Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi yang solid menjamin keteraturan penggunaan fasilitas umum serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.

“Dengan semakin banyaknya event-event olahraga seperti LIBAJA yangberlangsung di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya, selain bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai kelompok usia, juga bisa mendongkrak roda perekonomian masyarakat sekitar,” paparnya.

“Kalau event olahraga banyak dan sering terselenggara di Kota ini, ekonomi warga bergerak, pedagang kaki lima laku, parkir hidup, UMKM di sekitar GOR juga dapat rejeki. Jadi dampaknya tidak hanya olahraga, tapi juga perputaran ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

15 Gereja Berkompetisi dalam Dua Kategori Usia

Ketua Panitia LIBAJA 2026, Antonius, menegaskan bahwa kejuaraan basket ini menjadi agenda rutin tahunan. Panitia memprioritaskan nilai persaudaraan daripada sekadar kejar gelar juara.

“Even ini rutin kami laksanakan setiap tahun sebagai ajang silaturahmi bagi para jemaat gereja dan untuk menjalin hubungan baik antar gereja. Kami ingin gereja-gereja di Tasikmalaya semakin kompak dan penuh kasih sayang,” ungkap Antonius.

Sebanyak 15 gereja di Kota Tasikmalaya meramaikan LIBAJA tahun ini. Para pemain dan suporter menunjukkan antusiasme tinggi saat mendampingi tim kesayangan mereka bertanding.

Untuk memfasilitasi seluruh potensi peserta, panitia membagi kompetisi ke dalam dua kelompok:

  • Kelas Junior (Usia 7–12 Tahun): Fokus pada pembinaan usia dini.
  • Kelas Umum (SMP hingga Dewasa): Menyajikan pertandigan tim-tim basket terbaik antar-gereja.

Ratusan pebasket siap memberikan performa terbaik dari Senin hingga Sabtu, 21–26 September 2026.

“Ratusan pemain Basket dari berbagai gereja se-Kota Tasikmalaya, siap memberikan permainan terbaiknya untuk menjadi juara. Dan kejuaraan LIBAJA pun berlangsung mulai Senin – Sabtu tanggal 21 hingga 26 September 2026 mendatang,” terangnya.

“Event kejuaraan LIBAJA 2026 ini, harapannya mampu menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mempererat persaudaraan antar jemaat melalui semangat sportivitas di lapangan basket,” pungkasnya.

(Seda)

220 Becak Listrik Tiba di Kota Tasikmalaya, Viman Minta ASN Kawal Agar Tepat Sasaran

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, saat memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Balekota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah pusat. Langkah ini bertujuan mengawal berbagai kebijakan serta program strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan komitmen tersebut saat memimpin Apel Gabungan ASN di Halaman Bale Kota, Jalan Letnan Harun Nomor 1 Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (21/9/2026).

Baca Juga: Perbakin Tasikmalaya Siapkan Atlet Hadapi Porprov XV Jabar

Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, hingga ratusan ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya menghadiri apel yang berlangsung khidmat tersebut.

Dalam amanatnya, Viman menekankan peran vital ASN sebagai garda terdepan mengawal implementasi program strategis pusat di tingkat daerah. Ia meminta seluruh jajaran memastikan setiap bantuan kesejahteraan berjalan tepat sasaran.

“Kita perlu kawal setiap program-program strategis dari Presiden Prabowo Subianto dan memastikan progam tersebut, berjalan sesuai aturan serta tepat sasaran yang akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Senin (21/9/2026).

Becak Listrik Dorong Transportasi Ramah Lingkungan

Viman mencontohkan salah satu bantuan nyata dari pemerintah pusat, yakni penyaluran 220 unit becak listrik untuk Kota Tasikmalaya. Program ini menjadi wujud kepedulian pusat dalam mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para penarik becak lansia.

“Program becak listrik ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto yang harus kita kawal bersama agar dapat memberikan dampak dan manfaat secara optimal bagi masyarakat, khususnya para pengayuh becak di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Ia mengingatkan jajarannya agar mengelola dan memanfaatkan 220 unit becak listrik tersebut secara maksimal, mulai dari perawatan hingga pengawasan di lapangan. Pihaknya mencegah bantuan tersebut terbengkalai atau salah sasaran.

Selain becak listrik, Viman menyoroti berbagai bantuan pusat lainnya yang membutuhkan pengawasan ketat, seperti bantuan sosial, pembenahan rumah tidak layak huni, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi warga.

“Kita harus mengawal kebijakan-kebijakan pusat. Alhamdulillah, 220 becak dari pusat sudah ada di Kota Tasikmalaya. Masih banyak lagi bantuan-bantuan dari pusat yang harus kita kawal agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat kita,” paparnya.

ASN Harus Inovatif dan Proaktif

Viman menegaskan bahwa komunikasi yang lancar antara pusat dan daerah menjadi kunci sukses pelaksanaan program. Ia melarang jajarannya bersikap pasif dalam merespons program pemerintah pusat.

“Jangan sampai kita hanya menunggu bantuan datang, tapi tidak kita kawal dengan baik. ASN harus inovatif dan proaktif demi memastikan semua program strategis dapat berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” pintanya.

Ia sekaligus mengajak seluruh ASN meningkatkan disiplin dan etos kerja dalam memberikan pelayanan publik.

“Apel gabungan ini menjadi momentum untuk menyatukan komitmen serta memperkuat soliditas dan kerja sama dalam membangun Kota Tasikmalaya yang lebih maju dan berkelanjutan,” tegasnya.

“Kami ingin dan harapkan, seluruh program-program strategis pemerintah, baik pusat maupun daerah dapat berjalan lancar. Terlebih membawa keberkahan serta kesejahteraan bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” tutupnya.

(Seda)